Mengapa Kasus Ban Truk Lepas Terus Berulang?

4 menit baca
Angga Marditama Sultan Sufanir
Ditulis oleh Angga Marditama Sultan Sufanir diterbitkan
Dua gerobak pedagang di Kawasan Simpang DAM, Kota Batam, hancur dihantam ban truk pengangkut tanah yang lepas pada Senin (30/6/2025). (Sumber: Youtube/Official UTV)
Dua gerobak pedagang di Kawasan Simpang DAM, Kota Batam, hancur dihantam ban truk pengangkut tanah yang lepas pada Senin (30/6/2025). (Sumber: Youtube/Official UTV)

Jalan raya semestinya menjadi ruang mobilitas yang aman bagi seluruh pengguna jalan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, publik berulang kali disuguhi video maupun pemberitaan mengenai ban truk yang terlepas saat kendaraan sedang melaju. Sebagian kejadian berakhir tanpa korban, tetapi tidak sedikit pula yang memicu kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan lain. Bahkan, dalam sejumlah kasus, ban truk yang terlepas dilaporkan menimpa pejalan kaki hingga menghantam gerobak pedagang, sehingga menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa keselamatan kendaraan berat masih menjadi perhatian penting dalam sistem transportasi jalan di Indonesia. Ketika roda kendaraan berbobot besar terlepas di tengah lalu lintas, risikonya tidak hanya dirasakan oleh pengemudi truk, tetapi juga oleh masyarakat di sekitarnya.

Fenomena Ban Truk Lepas yang Terus Berulang

Kasus ban truk lepas telah terjadi di berbagai daerah dalam beberapa tahun terakhir dan menimbulkan risiko keselamatan yang serius. Pada Juni 2020, seorang pejalan kaki yang sedang berjalan di atas trotoar di Jalan Raya Taman, Sidoarjo, tewas seketika setelah tertimpa ban truk trailer yang terlepas. Peristiwa serupa juga terjadi pada 2021 ketika sebuah ban truk menggelinding di ruas Tol Jagorawi dan videonya ramai diperbincangkan di media sosial karena melaju tanpa kendali di tengah arus kendaraan. Kasus lain terjadi di wilayah Lasem, Jawa Tengah, saat roda trailer terlepas dan masuk ke jalur lalu lintas. Media otomotif menyebut salah satu dugaan penyebab insiden tersebut berkaitan dengan baut roda yang longgar akibat kurangnya pemeriksaan kendaraan secara berkala.

Peristiwa serupa kembali menjadi perhatian publik pada April 2026 di Jalur Pantura Arjawinangun, Cirebon. Ban belakang sebuah truk trailer terlepas dan menggelinding hingga menghantam sepeda motor. Rekaman CCTV kejadian tersebut kemudian menyebar luas di media sosial.

Berulangnya kejadian ini memperlihatkan bahwa persoalan keselamatan kendaraan berat perlu menjadi perhatian bersama. Kendaraan logistik memiliki peran penting dalam distribusi barang dan mendukung aktivitas ekonomi, tetapi kendaraan dengan dimensi dan beban besar juga membutuhkan pengawasan serta perawatan yang lebih ketat agar tetap aman saat beroperasi.

Mengapa Ban Truk Bisa Lepas Saat Melaju?

Secara teknis, roda kendaraan berat dapat terlepas akibat beberapa faktor yang saling berkaitan. Salah satu penyebab yang sering dibahas ialah baut roda yang kendur atau pemasangan roda yang tidak sesuai standar. Getaran kendaraan selama perjalanan dapat membuat baut pengikat mengalami perubahan posisi apabila tidak dipasang dengan baik.

Selain itu, kondisi operasional kendaraan logistik yang menempuh perjalanan jauh dengan muatan berat membuat komponen roda bekerja lebih keras dibanding kendaraan biasa. Ban, velg, bearing, maupun baut roda mengalami tekanan terus-menerus sehingga memerlukan pemeriksaan dan perawatan rutin.

Muatan berlebih atau overloading juga dapat meningkatkan tekanan pada sistem roda kendaraan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi mempercepat keausan komponen dan meningkatkan risiko gangguan teknis apabila kendaraan tidak dirawat dengan optimal.

Faktor kondisi jalan turut memengaruhi. Jalan berlubang atau permukaan jalan yang tidak rata dapat menimbulkan benturan berulang pada sistem roda kendaraan berat. Jika komponen roda sudah mengalami keausan, tekanan tambahan dari kondisi jalan dapat memperbesar potensi kerusakan.

Di samping faktor teknis, pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan memiliki peran penting dalam pencegahan. Pemeriksaan sederhana seperti mengecek kekencangan baut roda, kondisi ban, maupun komponen pengikat dapat membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal sebelum kendaraan beroperasi di jalan raya.

Apakah Berkaitan dengan Uji Berkala atau KIR?

Kasus ban truk lepas juga memunculkan pertanyaan mengenai peran uji berkala kendaraan atau uji KIR dalam menjaga keselamatan kendaraan berat. Pada dasarnya, uji berkala bertujuan memastikan kendaraan angkutan barang berada dalam kondisi laik jalan melalui pemeriksaan berbagai aspek teknis kendaraan.

Namun, kendaraan logistik beroperasi hampir setiap hari dengan jarak tempuh panjang dan beban kerja tinggi. Karena itu, kondisi kendaraan dapat berubah setelah pengujian dilakukan. Artinya, keselamatan kendaraan tidak hanya bergantung pada hasil uji berkala, tetapi juga pada konsistensi perawatan dan inspeksi rutin selama kendaraan digunakan.

Dalam konteks ban truk lepas, pemeriksaan harian menjadi sangat penting karena beberapa gangguan teknis dapat muncul sewaktu-waktu. Baut roda yang mulai kendur, bearing yang aus, atau kerusakan pada velg perlu segera dideteksi agar tidak berkembang menjadi risiko yang lebih besar di jalan.

Uji KIR tetap memiliki peran penting sebagai bagian dari sistem keselamatan transportasi jalan. Namun, efektivitasnya akan lebih optimal apabila didukung budaya keselamatan yang baik dari perusahaan angkutan, mekanik, maupun pengemudi kendaraan.

Keselamatan Jalan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Kasus ban truk lepas menunjukkan bahwa keselamatan jalan memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Pemerintah memiliki peran dalam pengawasan dan penegakan standar keselamatan kendaraan, sementara perusahaan angkutan perlu memastikan armadanya dirawat dan diperiksa secara berkala.

Di sisi lain, pengemudi dan mekanik juga memegang peran penting dalam memastikan kondisi kendaraan tetap aman sebelum perjalanan dilakukan. Langkah-langkah pemeriksaan sederhana sering kali dapat membantu mencegah potensi gangguan teknis yang lebih serius.

Pada akhirnya, pembahasan mengenai ban truk lepas tidak seharusnya diarahkan untuk menyalahkan pihak tertentu. Fenomena ini lebih tepat dipandang sebagai pengingat bahwa keselamatan transportasi jalan membutuhkan kedisiplinan, perawatan kendaraan yang konsisten, serta kesadaran bersama agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Angga Marditama Sultan Sufanir
Asst. Professor of Transportation Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 24 Agu 2026, 09:14

Urgensi Program Bandung Peduli Lansia

Perlu dicari jalan tengah terkait dengan pro kontra perawatan lansia dengan cara ageing in place versus perawatan institusi

Ilustrasi program peduli lansia di Kota Bandung (Sumber: kreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 24 Agu 2026, 08:58

Kala Ponsel para ASN Jadi Arena Judi

Perang melawan judi online tidak cukup dilakukan dengan slogan moral. Ia membutuhkan kombinasi antara teknologi, penegakan hukum, literasi digital.

ASN sedang mengikuti apel. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 20:16

Menjelajahi Autentisitas Kuliner Sunda: Telaah 50 Hidangan Khas Jawa Barat

Eksplorasi terhadap 50 masakan khas Jawa Barat ini membuktikan bahwa kuliner Sunda adalah aset budaya tak ternilai.

Buku berjudul 50 Masakan Khas Jawa Barat karya Ajen Dianawati (2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Linimasa 22 Agu 2026, 13:32

Menengok Pabrik Bata Merah Manual di Nagreg Saat Musim Kemarau

Pabrik bata merah di Nagreg meningkatkan produksi saat kemarau karena proses pengeringannya masih mengandalkan panas matahari.

Menengok pabrik bata merah manual di Nagreg saat musim kemarau. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 13:25

Menelusuri Jejak Rasa: Potret Autentik Masakan Jawa Era 1960-an

Buku "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" hadir sebagai kompas bagi mereka yang ingin mendalami seni memasak Jawa pada masanya.

Buku berjudul "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" karya Ida S. yang diterbitkan Toko Buku Amin Madiun. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 11:36

Cuanki Teh Yuyun Cianjur: Obat Rindu Ketika Jauh dari Bandung

Ternyata Bandung terasa Istimewa setelah ditinggalkan. Satu hal yang saya rindukan dari Bandung adalah keragaman kulinernya.

Cuanki Sambal Ijo Teh Yuyun Cianjur. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 09:19

Sejarah Nama-Nama Hari dan Hari Libur (1)

Mengulas sejarah penamaan hari, asal-usul tujuh hari dalam sepekan, serta perkembangan penanggalan dan tradisi hari libur dari berbagai peradaban.

Kalender bulan Agustus 1898. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 08:18

Perempuan yang Merdeka tapi Masih Takut dengan Stigma Sosial

Hari ini mungkin perempuan memiliki banyak kesempatan seperti kaum pria tapi ada yang diam-diam membuat perempuan ragu ketika penilaian sosial merenggut kepercayaan dirinya

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Febry Arya)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 19:18

Apalah Arti Sebuah Nama: Rekonstruksi Hubungan Agus dan Agustus

Pada ruang masyarakat sering kita mendengar atas nama Agus bagi laki-laki dan Agustina bagi perempuan. Terdengar biasa saja. Nama yang diberikan oleh orangtuanya sebatas nama.

Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 di Taman Cascade, kawasan bawah jembatan layang Mochtar Kusumaatmadja, Tamansari, Kota Bandung, Sabtu 15 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 17:29

Dari Serial Drama Korea 'Teach You a Lesson' dan Realitas Pendidikan Bangsa Kita

Drama yang menyajikan tentang bobroknya pendidikan di negara yang sudah dikatakan maju, serta keberpihakan pada sifat politisasi dibidang pendidikan.

Serial drama Korea "Teach You a Lesson" (Sumber: Netflix)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 16:11

Manipulasi Terselubung di Balik Penggunaan Kata Nett Zero Emission pada Perusahan Perbankan

Membahas bagaimana istilah Net Zero Emission (NZE) yang digunakan sebagai strategi pencitraan dengan menyoroti pentingnya transparansi, verifikasi independen, dan sanksi yang tegas.

Cerobong asap yang mengeluarkan asap menembus kabut tebal, yang menyoroti masalah atau kekhawatiran tentang polusi udara. (Sumber: Pexels | Foto: Сергей Нестеров)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 15:08

Pentingnya Kecerdasan Finansial di Tengah Kemudahan Transaksi Digital

Esai ini membahas pentingnya kecerdasan finansial di tengah kemudahan transaksi digital yang dapat mendorong perilaku konsumtif.

Pecahan uang seratus ribu rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 14:37

Ketergantungan Program MBG: Potret Penjajahan Era Modern

Ketika sebuah negara memiliki kendali yang sangat besar terhadap distribusi kebutuhan dasar masyarakat. Maka akankah muncul relasi baru dari ketergantungan antara negara dengan warganya

Siswa menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 9 Bandung, Jalan Suparmin, Pajajaran, Kota Bandung pada Senin, 6 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 13:14

Untuk Apa Jawa Barat Memiliki 37 BUMD?

Masalah muncul ketika semua BUMD diletakkan dalam keranjang yang sama.

Kantor Bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 12:50

Setelah Status Guru PPPK Diambil Alih Pemerintah Pusat, Apa yang Terjadi?

Banyak yang mempertanyakan nasib dan status PPPK Non-Guru saat ini yang sistem penggajiannya menjadi urusan daerah.

Ilustrasi pegawai dengan status PPPK (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 10:41

Mampukah Bandung Bersaing Menjadi Global City

Global city menjadi tujuan kota-kota besar untuk diakui secara internasional. Dan, Kota Bandung memiliki potensi yang sangat besar menjadi salah satu Global City. Tinggal bagaimana cara mewujudkan.

Sejumlah apartemen dan hotel berdiri di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 08:33

Anwar Tohari Mencari Mati: Antara Abab, Dendam, Muslihat, & Kebenaran

Anwar Tohari atau Warto Kemplung yang di desanya dianggap sebelah mata, seorang pembual.

Buku "Anwar Tohari Mencari Mati". (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 21 Agu 2026, 08:13

Kota Bandung Masih Menarik Wisatawan? Angka-angka Ini Menceritakannya

Setelah anjlok drastis akibat pandemi, wisatawan ke Kota Bandung kini melampaui level 2019. Simak tren kunjungan domestik dan mancanegara 2019-2025.

Wisatawan menikmati wahana kuda tunggang di kawasan Jalan Cilaki, Kota Bandung, pada momen libur hari raya Idulfitri 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 07:54

Habis Agustusan, Tibalah Sampah

Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas memasang umbul-umbul, membuat karnaval, menggelar lomba, menikmati panggung hiburan, lalu pulang meninggalkan (seonggok, tumpukan) sampah.

Beginilah sampah properti arak-arakan, karnaval 17 Agustusan (Sumber: AyoBandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 20 Agu 2026, 19:28

Menjahit Ulang Nasib Cibaduyut, Menjaga Barometer Kualitas ala Koku Footwear

Kisah Koku Footwear, UMKM sepatu kulit asal Cibaduyut, yang berhasil menembus pasar mancanegara dan mempertahankan warisan kerajinan lokal di tengah digitalisasi perdagangan Indonesia.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear di Taman Cibaduyut Endah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, (26/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)