Kota Kembang Kejang-Kejang

5 menit baca
bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan
Ilustrasi breakdance tahun 1980-an di Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Cu Trí)
Ilustrasi breakdance tahun 1980-an di Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Cu Trí)

Tari kejang mulai menunjukan geliatnya tahun 1970-an, ketika DJ Kool Herc mulai menghasilkan musik yang sedikit berbeda dengan musik-musik pada zaman dulu. Sebuah musik Hip Hop dengan beat yang patah-patah atau biasa disebut dengan break beat yang berjasa dalam menghasilkan musik yang dapat menginspirasi para penari kejang menciptakan gaya-gaya yang memikat dan unik. Selain sebagai DJ yang menciptakan sebuah musik yang sangat pas untuk breakdance, Kool Herc juga termasuk salah satu senior di dunia musik Hip Hop.

Michael Jackson berperan pula mendorong pertumbuhan breakdance. Ia mulai memperkenalkan robot dance atau gerakan menyerupai robot pada lagu-lagu yang dibawakannya pada tahun 1974 di penampilan perdananya di televisi. Selain itu, di setiap penampilannya Michael Jackson juga selalu membawakan berbagai macam gerakan yang cukup melegenda, salah satunya ialah moon-walk. Michael Jackson juga selalu menemukan tarian-tarian baru yang menebarkan virus di masyarakat.

Perkembangan jenis tarian yang satu ini pun sangat pesat, pada tahun 1980-an, breakdance sudah menjadi seperti gaya di Amerika. Hampir di setiap malam di beberapa bagian kota terdapat beberapa komunitas yang saling menunjukan kebolehannya dalam melakukan jenis tarian ini. Tidak hanya di jalan-jalan saja tarian ini ditemukan karena di klub dan pesta pun menjadi lahan empuk bagi para penari kejang untuk unjuk kebolehan mereka.

Breakdance lahir bukan dari panggung mewah atau sekolah tari terkenal, melainkan dari kehidupan jalanan yang keras di kawasan Bronx, New York, Amerika Serikat, pada awal tahun 1970-an. Breakdance salah satu tarian modern yang paling terkenal di dunia. Gerakannya enerjik, penuh putaran, lompatan, dan atraksi tubuh yang membuat banyak orang terpukau.

Gaya dasar breaking umumnya terdiri dari empat elemen utama yaitu Toprock, gerakan tari awal yang dilakukan dengan posisi berdiri, lalu Footwork, gerakan kaki yang lincah dan cepat di lantai. kemudian Freeze, gerakan menghentikan tubuh secara tiba-tiba dalam pose artistik dan Power moves, gerakan akrobatik yang membutuhkan kekuatan dan keseimbangan ekstrem seperti windmill atau flare.

Breakdance muncul sebagai bagian dari budaya hip hop. Saat itu, banyak anak muda di kawasan Bronx hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit. Tingginya angka kriminalitas dan tawuran antar geng membuat suasana kota menjadi tidak aman. Di tengah keadaan tersebut, para pemuda mencari cara untuk mengekspresikan diri tanpa kekerasan. Musik, seni grafiti, rap, dan tarian menjadi jalan pelampiasan kreativitas mereka.

Waktu akhir tahun 1970-an sampai 1980-an, breakdance mulai dikenal luas melalui televisi, film, dan kompetisi tari. Film seperti Beat Street dan Breakin membuat masyarakat dunia mulai mengenal budaya hip hop, termasuk breakdance. Gerakan breakdance yang unik membuat banyak anak muda tertarik mempelajarinya.

Tarian ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kreativitas dan gaya pribadi. Setiap penari memiliki ciri khas masing-masing. Ada yang ahli dalam gerakan kaki cepat, ada yang fokus pada putaran kepala, bahkan ada yang terkenal karena gerakan akrobatiknya. Breakdance kemudian berkembang menjadi budaya global. Kompetisi internasional mulai digelar di berbagai negara. Banyak komunitas tari bermunculan dan saling bertukar gaya.

Breakdance bukan sekadar hiburan atau tarian biasa. Tarian ini memiliki dampak besar terhadap gaya hidup dan budaya anak muda. Selain itu, breakdance juga membantu menjauhkan sebagian anak muda dari pergaulan negatif. Banyak remaja memilih menyalurkan energi mereka melalui latihan tari dibanding terlibat dalam tawuran atau tindakan kriminal.

Di Indonesia, breakdance mulai dikenal sekitar tahun 1980-an melalui banyak film Barat, video musik, dan acara televisi. Saat itu, budaya hip hop mulai masuk ke berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Anak muda Indonesia tertarik karena breakdance terlihat modern, keren, dan berbeda dari tarian lain.

Mereka mulai meniru gerakan yang dilihat di televisi atau kaset video. Karena belum banyak sekolah tari modern, latihan sering dilakukan di halaman rumah, taman kota, atau pusat keramaian. Ada juga film lokal yang turut mempengaruhi meluasnya breakdance berjudul 'Gejolak Anak Muda' yang dibintangi Chicha Koeswoyo dan Rico Tampatty taayang tahun 1985 lalu,

Kota Bandung menjadi salah satu pusat perkembangan breakdance di Indonesia. Bandung memang dikenal sebagai kota kreatif yang dekat dengan budaya anak muda. Musik, seni jalanan, fashion, hingga komunitas tari tumbuh sangat pesat di kota ini. Komunitas breakdance di Bandung berkembang cukup solid. Mereka tidak hanya tampil dalam acara hiburan, tetapi juga mengikuti kompetisi tingkat nasional bahkan internasional. Beberapa kelompok tari dari Bandung dikenal memiliki kemampuan yang sangat baik dan sering menjadi juara dalam perlombaan.

Popularitas breakdance di Bandung juga dipengaruhi oleh budaya distro dan musik independen yang berkembang pesat. Breakdance menjadi bagian dari gaya hidup urban anak muda Bandung. Penampilan seperti celana longgar, topi, sepatu sneakers, dan musik hip hop menjadi identitas yang melekat pada para penari.

Saat ini, breakdance tetap eksis meskipun tren hiburan terus berubah. Menariknya, breakdance kini juga masuk dalam ajang olahraga dunia. Panitia Olimpiade telah menetapkan bahwa breakdance sebagai salah satu cabang olah raga yang berhak tandang di arena Olimpiade pada 24 juni 2022.

Ketika berlangsung Olimpiade Paris 2024, breakdance resmi dipertandingkan sebagai cabang olahraga baru. Hal ini menunjukkan bahwa tarian jalanan yang dahulu dianggap sekadar hiburan kini telah mendapatkan pengakuan internasional, namun hal tersebut tidak akan terjadi lagi pada Olimpiade tahun 2028 di Los Angeles, AS seperti yang dikutip dari beberapa sumber berita.

Breakdance adalah bukti bahwa seni dapat lahir dari kehidupan sederhana dan berkembang menjadi budaya dunia. Berawal dari jalanan Bronx di New York, breakdance kini dikenal hampir di seluruh negara, termasuk Indonesia.Tarian ini bukan hanya soal gerakan akrobatik, tetapi juga tentang kreativitas, kerja keras, persahabatan, dan semangat kebebasan berekspresi.

Di Kota Kembang Bandung tahun 1980-an breakdance pernah menjadi fenomena raksasa yang menunjukkan betapa sangat kuatnya pengaruh budaya global terhadap kehidupan kawula muda Bandung, meski belum sekencang sekarang karena ada internet, kawula muda Kota Kembang serentak terkena virus tarian gaya kejang-kejang atau patah-patah alias breakdance. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Okt 2026, 20:08

Sepuluh Tahun Wacana: Lampu Merah Soekarno-Hatta Menunggu Jawaban

Lampu merah Kiaracondong disebut jenuh sejak 2016, dan hingga kini masih bisa mencapai 12 menit. Mengapa solusi struktural belum juga datang?

Lampu merah Kiaracondong. (Sumber: Harun Yahya)
Ayo Netizen 22 Okt 2026, 19:29

Membangun Budaya K3 untuk Mencegah Kebakaran di Kota Bandung

Dengan budaya K3 yang kuat, pelatihan APAR yang tepat, dan partisipasi masyarakat, Kota Bandung lebih aman dari ancaman kebakaran.

Apel kesiapan petugas damkar kota Bandung. (Sumber: Bandung.go.id)
Sejarah 22 Okt 2026, 12:36

Hikayat Resolusi Jihad dan Lahirnya Hari Santri

Resulusi Jihad menjadi pembakar jiwa nasionalisme para santri untuk mempertahankan kemerdekaan. Resolusi yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945 saat ini diperingati sebagai Hari Santri Nasional

Ilustrasi Resolusi Jihad yang menjadi latar belakang diperingatinya Hari Santri Nasional (Foto: artificial intelligence)
Ayo Netizen 22 Okt 2026, 09:04

Polisi, Massa Hitam, dan Keamanan Kota Bandung

Dalam merespon demonstrasi, kemampuan membedakan aksi damai dan serangan terorganisir sangat penting.

Massa yang terdiri dari mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar demo di sekitar Tugu Simpang Lima, Kota Bandung, pada Selasa (20/10/2026) sore (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rachmadi Rasyad)
Ayo Netizen 22 Okt 2026, 07:54

Menilik Komitmen Green Campus UIN SGD Bandung di Tengah Dominasi Kendaraan Pribadi

Kampus tidak hanya berfungsi sebagai ruang untuk mengembangkan pengetahuan, tapi juga menjadi tempat di mana kesadaran ekologis harus ditanamkan.

Suasana salah satu parkiran UIN SGD Bandung Kampus 1 di siang hari, Selasa (5/5/2026). (Foto: Meyliana Sofiyanti)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 19:53

Gambut Oh Gambut

Ulasan tentang tanah gambut

Gambut oh Gambut (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 19:12

Darurat Curanmor di Peundeuy Cicalengka: Saatnya Pemilik Kontrakan Bertanggung Jawab

Maraknya kasus curanmor hingga 7-10 per bulan di Peundeuy Cicalengka menuntut pergerakan pemilik kontrakan agar lebih tegas dan serius dalam mendata identitas penghuni baru.

Bisnis kontrakan daerah Peundeuy, Cicalengka. (Sumber: Pribadi | Foto: Intan oktari ramadhani)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 18:16

Lawan Arah Bukan Jalan Pintas: Saatnya Tertib di Jalan Rancaekek

Kebiasaan berbahaya pesepeda motor yang melawan arah di Jalan Raya Bandung–Garut, Rancaekek.

para pengendara yang melawan arus di Rancaekek. (Sumber: Ayojelajah.id)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 17:03

Selamat Ulang Tahun Lembang ke-144

Tahun ini, Lembang menginjak usia 144 tahun, tepat pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Komunitas pelajar pecinta seni dan budaya, sesaat setelah penampilan sendra tari "Lembang Bihari ka Lembang Kiwari". (Sumber: Indra Riyadi)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 16:22

Ketika Muhammad Ali Datang ke Indonesia

Di antara beragam berita yang tersaji, satu judul tampil mencolok dan menarik perhatian yaitu kedatangan petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, ke Indonesia.

Halaman muka surat kabar Swadesi edisi 20 Oktober 1973, yang menampilkan berita utama tentang kedatangan petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, ke Indonesia. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 15:02

Membudayakan Berwisata ke Museum

Andai museum tidak didirikan, bagaimana kita bisa mengetahui sejarah kehidupan manusia?

Museum Sri Baduga menggelar Expo Pancarakén Sri Baduga 2023, Jalan BKR, Kota Bandung, Jumat, 23 Juni 2023. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Alfarisi)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 14:38

Tong Gengsi Atuh ... Berbahasa Sunda

Para keluarga muda Sunda sering terlihat menggunakan bahasa Indonesia dari pada bahasa Sunda saat berkomunikasi dengan anaknya sejak usia balita.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 13:05

Mabit, Camp, dan Al-Jabbar

Tugas orang tua bukan hanya memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, melainkan menemani (membersamai) mereka untuk menemukan makna terdalam dari setiap aktivitas pengalaman berharganya.

Foto bersama guru, siswa kelas 6 saat mengikuti Al-Amanah Spiritual Camp di Al Jabbar, Jumat-Sabtu. (16-17/10/2026). (Sumber: Grup WAG Kelas 6)
Linimasa 21 Okt 2026, 10:53

Jelajah Citarum Saat Musim Kemarau

Saat musim kemarau, debit Citarum susut drastis dengan warna air menghitam. Namun masih dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencari nafkah

Kondisi debit air Sungai Citarum yang menyusut disaat musim kemarau (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 08:01

Andai Kota Bandung Tidak Macet seperti Kota Cirebon

Pengalaman saya menjelajahi lalulintas di Kota Cirebon membawa saya kepada kerinduan terhadap Kota Bandung yang tertib dan minim kemacetan

Sebagian banyak Jalanan di Kota Cirebon terpantau lebih lancar. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 07:41

Mengapa Mahasiswa Pasundan Memberi Rapor Merah untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran?

Rapor merah perlu dibaca sebagai desakan agar angka statistik pemerintah jangan sampai menutupi pengalaman warga yang belum ikut merasakan perbaikan kehidupan.

Mahasiswa melakukan aksi protes dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 20:06

Downgrade Lifestyle: Strategi Bertahan Warga in This Economy

Fenomena downgrade lifestyle tengah menjadi perbincangan warga, tapi apa sih fenomena downgrade lifestyle ini dan apa bagaimana kita menyikapinya?

Ilustrasi sepasang muda-mudi di Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: arvi refo)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 19:15

Kemacetan Bunderan Cibiru Tak Kunjung Usai, Persoalannya Bukan Hanya pada Bundaran?

Mengurai benang kusut Bunderan Cibiru tak cukup hanya fokus di satu titik saja, melainkan menangani rangkaian penyebab sebelum kendaraan sampai di sana.

Kondisi lalu lintas di jalur Cibiru-Cileunyi saat jam sibuk sore, pukul 16.40 WIB. (Sumber: Dok. Pribadi | Foto: Adisty Dhona Restu Ramadhani)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 18:08

Kenapa Jawa Barat Mengalami Dampak PHK Terbesar (Bagian 2)

Acapkali PHK tidak dapat dihindari, tetapi bagaimana mencari solusi sosial akibat dampak PHK tersebut. Ketika industri melemah seharusnya kehidupan ekonomi masyarakat tidak boleh terhenti.

Ilustrasi buruh perempuan. (Sumber: a | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 17:09

Wisata Jalan Kaki Melihat Jejak Sejarah Gedung Bank Indonesia

Gedung Bank Indonesia menghadirkan sejarah perbankan, arsitektur, dan perkembangan ekonomi. Sedangkan Taman Balai Kota menawarkan ruang terbuka hijau.

Gedung bersejarah Bank Indonesia di Kota Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)