Kota Bandung yang sering disebut sebagai Kota Kembang merupakan salah satu kota besar yang ada di Indonesia. Kota yang terkenal dengan sebutan Paris Van Java ini, terkenal dengan keindahan alam dan berbagai keberagaman kulinernya. Akan tetapi, jika kita membahas mengenai kota ini tentu saja kita tidak bisa lepas dari yang namanya musik.
Bagi kota ini arti musik lebih dari sekedar hiburan, melainkan lebih dari pada itu. Bandung memang dikenal memiliki ekosistem yang baik dalam mendukung berkembangnya seorang musisi. Banyak toko-toko musik, studio-studio, dan stasiun-stasiun radio yang sering memutarkan karya-karya terbaik dari kota ini.
Dari kota ini juga banyak lahir musisi-musisi hebat seperti, PAS Band, Mocca, Pure Saturday dan masih banyak yang lainnya. Ekosistem dan semangat yang terbentuk ini menjadi salah satu alasan mengapa kota Bandung menjadi kiblat musik pada zaman itu. Bagaimana komunitas di Bandung berperan dalam membantu perkembangan skena musik indie di Bandung akan di bahas pada artikel ini
Kota Bandung punya sejarah panjang mengenai musik, sejak zaman 90-an kota ini memang dikenal sebagai gudangnya band Indie. Jangan salah kaprah mengenai “Indie” di sini, indie di sini diartikan sebagai Independent, para musisi memproduksi, merilis, dan mempromosikan karya mereka secara mandiri, tanpa ada bantuan dari label rekaman besar (major label).
Pada periode ini banyak sekali genre yang berkembang mulai dari pop, punk, hingga metal. Seperti dari genre pop ada Mocca yang merilis album pertama mereka yang bertajuk “My Diary” yang diproduksi oleh Fast Forward, salah satu label indie di Bandung, album pertama mereka ini berhasil terjual kurang lebih 100.000 keping, sebuah jumlah yang sangat besar bagi sebuah band, apalagi untuk band indie.
Kesuksesan ini dapat berhasil tidak serta merta diakibatkan oleh kualiatas musik para musisi, faktor komunitas menjadi faktor penting yang turut andil dalam keberhasilan para musisi indie ini.
Dilansir dari Komunitas Aleut, pada saat itu musik merupakan salah satu topik yang sering dibahas dalam perkumpulan pemuda di Bandung, salah satu nya adalah komunitas skateboard ada di Taman Lalu Lintas, Arian, Robin, dan Marcel dulu adalah salah satu pemuda yang sering bermain skate di sana yang di mana mereka mendirikan sebuah band yang Bernama Puppen. Banyak juga acara-acara musik yang menjadi tempat mereka berkumpul. GOR Saparua salah satu tempat yang sering menjadi tempat diadakannya event musik tiap akhir pekan.

GOR Saparua merupakan salah satu tempat yang menjadi titik temu para komunitas yang ada di Bandung, dari situlah banyak terjadi pertukaran informasi yang terjadi dari satu komunitas ke komunitas lainnya.
Studio juga memiliki pengaruh dalam perkembangan musik di Bandung seperti yang disebutkan dalam artikel dari Bandung Bergerak.id, Riset Unpar, Studio Reverse salah satu nya, studio yang diusung oleh Richard Mutter (drummer PAS Band), studio ini menjadi tempat berkumpul nya anak-anak muda pada saat itu, PAS Band dan Puppen juga besar lewat studio ini.
Studio ini juga akhirnya berkembang menjadi sebuah Distro banyak band Indie yang menjual album mereka lewat distro yang ada di Bandung, jadi distro ini berperan sebagai distributor produk band Indie.
Peran komunitas dalam perkembangan skena musik indie di Bandung sangat penting, lewat berbagai acara dan ruang yang ada mereka sering bertemu di berbagai kesempatan.
Dari pertemuan yang terjadi secara intens ini dan pertukaran informasi dari tiap individu membuat skena musik bisa berkembang secara organik. Interaksi yang sering juga mendorong terjadinya sebuah kolaborasi, serta inovasi dalam berkarya. Kekuatan skena musik di Bandung terletak pada solidaritas dari tiap-tiap komunitas yang menciptakan ekosistem yang mandiri. (*)
Sumber
- Pradipta, I. B., Dienaputra, R. D., & Septiani, A. (n.d.). Fashion streetwear sebagai penunjang musisi indie di Kota Bandung (1990–2004). Universitas Padjadjaran.
- Tim Penulis BandungBergerak.id. (2022, Desember 20). Riset UNPAR: Rahasia kekuatan skena musik indie Bandung menaklukkan industri musik. BandungBergerak.id.
