Band Punk asal Bandung Dongker Kemas Musik Punk dengan Sentuhan Artistik

2 menit baca
Nurmeila Elfreda
Ditulis oleh Nurmeila Elfreda diterbitkan
Suasana Pertunjukan Band Dongker di acara 2nd Anniversary Balada Dongkap di  di Spill and Bites Purnawarman, Bandung (24/10/2025) (Kiri: Delpi, Tengah: Arno, Kanan: Tantra) (Sumber: dokumentasi pribadi | Foto: Nurmeila Elfreda)
Suasana Pertunjukan Band Dongker di acara 2nd Anniversary Balada Dongkap di di Spill and Bites Purnawarman, Bandung (24/10/2025) (Kiri: Delpi, Tengah: Arno, Kanan: Tantra) (Sumber: dokumentasi pribadi | Foto: Nurmeila Elfreda)

Riuh ramai skena musik kota Bandung selalu memberikan angin segar bagi penikmatnya di tanah air. Suara musik punk yang menggema di Jalan Purnawarman No. 64 Kota Bandung pada Jumat (24/10/2025), menarik perhatian muda-mudi kota kembang untuk menyaksikannya. 

Dongker, Band punk asal Bandung yang lahir pada tahun 2019 sukses menggabungkan musik punk, stage present artistik, dan lirik berisi isu sosial menjadi satu. Keunikan dari band ini adalah lirik progresif yang berani dan selalu menggunakan topeng Balaclava sebagai statement artistik juga branding dari band mereka. 

Delpi Suhariyanto, vokalis sekaligus gitaris dari Band Dongker menyatakan bahwa mereka terbentuk dari lingkaran pertemanan di Institut Teknologi Bandung, lebih tepatnya bertemu di FSRD ITB. “Dongker itu singkatan dari Bodong Kekar, yang mencetuskan pertama kali adalah Juzari ketua angkatan FSRD 2015,” tambahnya ketika menjelaskan nama Dongker.

Dongker menyuguhkan musik punk dengan melodi dan ritme dinamis, vokal yang mentah dan lirik yang menggebu, musik mereka mudah diterima di telinga muda-mudi Bandung.

“Kami terinspirasi dari band punk 70’s seperti Ramones dan The Undertones, namun seiring berjalannya waktu, Dongker meleburkan berbagai referensi sehingga membentuk warna sendiri,” ujarnya.

Dongker beranggotakan Delpi Suhariyanto di gitar dan vokal, Arno Zarror di Gitar dan Vokal, Dzikrie Arethusa di drum. Sejak awal terbentuk Dongker menganggap musik merupakan salah satu bentuk medium atas kritik sosial dan refleksi diri. 

Dongker menyajikan lirik berisi kesadaran akan isu sosial yang lekat dengan kehidupan di kota Bandung. “Anak-anak Dongker sadar kalau isu yang bersifat personal maka disebabkan juga oleh hal-hal yang struktural, maka kami tuangkan pada lirik,” tambahnya. 

Seperti lagu andalan mereka, “Tuhan Di Reruntuhan Kota” yang secara implisit mengisahkan tentang kasus penggusuran pemukiman warga dan mafia tanah di kota Bandung. Lalu, Lagu berjudul “Luka di Pelupuk Mata” yang menyoroti isu toxic abusive relationship, hampir semua lagu terinspirasi dari isu sosial disekitar mereka. 

Dongker baru saja merilis album “ I Don’t Know and I Dongker” kolaborasi epik bersama Jason Ranti yang mengeksplor warna musik baru bagi Dongker. Album baru mereka kini lebih menyorot bagaimana penggiat seni khususnya seni rupa berhadapan dengan kegelisahan dan romantisme kota Bandung. 

Lagu andalan album tersebut ialah “Salah Display” menceritakan kegiatan sebagai penggiat seni, lalu yang sedang hits yaitu “Disarankan di Bandung” mengisahkan romantisme di kehidupan kampus.  Lagu “Disarankan di Bandung” saat ini sedang menduduki chart musik urutan ketiga di kategori “Lagi Viral” pada platform musik Spotify. 

Delpi mengaku sangat senang mendapati lagu mereka diterima dengan baik oleh pendengar, dengan jarak durasi antara perilisan album dan waktu trending yang tidak jauh yaitu dua bulan. Agustus 2025 kemarin lebih tepatnya Dongker berhasil merilis album tersebut yang berisi 9 track hasil kolaborasi mereka dengan Jason Ranti. 

Dapat diakui Dongker merupakan band bergenre punk yang membawakan lirik progresif dan melek isu sosial, namun dikemas dengan sentuhan artistik yang menyenangkan. Karya mereka membawakan udara segar baru di skena musik Bandung bahkan Indonesia, juga menyebarkan kesadaran kolektif agar masyarakat lebih melek terhadap isu sosial. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nurmeila Elfreda
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 19:02

Pendidikan Empati dalam Isu Sosial

urgensinya pendidikan empati diajarkan. Bukan hanya mencari jalan keviralan. Demi meningkatkan kuantitas konten tanpa memfilter isinya.

Ilustrasi anak sekolah di ladang sawah. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 17:03

Stadion Persib Kelas Dunia Kapan ?

Persib Bandung bermain di stadion kelas Piala Dunia saat Asian LC 2 melawan FC Seoul Korea Selatan medio September 2026

Kondisi rumput liar tak terawat di luar Stadion GBLA yang sempat disorot pada 2019 lalu. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 15:29

Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya

Mengupas potensi bahaya gunung berapi, sesar aktif di Bandung Raya dan langkah mitigasi demi keselamatan warga. Simak informasi artikel Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya.

Poster Riset - Kesiapan Obyek Wisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Terhadap Bencana (Sumber: issuu.com/anggasafik/docs/poster_riset_tangkuban_perahu | Foto: Angga Safik Ul Ridwa)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 13:45

Penyiar Legendaris dan Perjalanan RRI di Era 1970-an Hingga Masa Kini

Terkadang wajah penyiar tidak pernah dilihat, tapi suaranya bisa menjadi kenangan dalam sejarah. Sambas, Hasan Azhari Oramahi, Poppy Tiendas, dll adalah nama legendaris penyiar RRI dengan suara emas.

Gedung Kantor RRI Bandung. (Sumber: RRI | Foto: R.Erlan W.K)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 10:32

Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?

Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.

Gedung bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 08:11

Kebakaran Cihanja Punclut dan Pentingnya Penanganan Lingkungan Berkelanjutan

Catatan Lukman Nurhakim tentang material mudah terbakar di bawah timbunan, dampak asap terhadap warga, dan pentingnya penanganan pascakebakaran membuka pertanyaan yang lebih luas.

Kebakaran lahan di Cihanja-Punclut Kawasan Bandung Utara. (Foto: Dokumen Lukman Nurhakim)
Ayo Biz 15 Sep 2026, 20:08

Dari Lereng Arjuno ke Peta Jalan Net Zero: Jejak United Tractors Merawat Industri Berkelanjutan

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan.

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 19:51

200 Ikon Bandung #5: Pemandian Tjihampelas, Kolam Renang Pertama di Indonesia

Pemandian Tjihampelas menyimpan sejarah panjang olahraga renang di Indonesia sebelum bangunannya hilang dan berganti menjadi kawasan hunian modern.

Pemandian Tjihampelas pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 17:12

200 Ikon Bandung #4: Saritem

Sekarang, kawasan lokaslisasi Saritem telah tiada, bahkan telah digantikan dengan keberadaan sebuah pesantren yang cukup besar.

Sebuah roman Sunda karya Aan Merdeka Permana yang berjudul "Saritem". (Sumber: Istimewa)
Seni Budaya 15 Sep 2026, 16:00

Hikayat Wayang Tavip, Inovasi Wayang dari Sampah Plastik

Wayang Tavip lahir dari plastik bekas. Karya seni ciptaan Muhammad Tavip ini terus berkembang dari bentuk 2D hingga 3D.

Wayang Tavip menjadi inovasi dalam seni pewayangan dengan bentuk karakter yang khas dan unik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 15:17

Menjaga Wajah Kota: Sinergi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung

Mereka tidak sekadar ditertibkan, melainkan langsung dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili.

Ilustrasi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung. (Sumber: dibuat dengan chatgpt.com | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 13:25

Seandainya Saya Jadi Presiden - Bagian 2

Negara bukanlah panggung pertunjukan, tetapi seandainya saya jadi presiden, saya ingin ada yang membaca puisi kenegaraan saat pelantikan. Negara akan maju jika semua warga diwajibkan membaca buku.

Bendera Republik Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Firman Marek_Brew)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 11:41

Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital

Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.

Ilustrasi Pilkades. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 09:56

Obituari untuk Kanaya Whu

Ada suara yang justru menemukan kehidupan keduanya setelah kematian. Kanaya Whu salah satunya. Kematian selalu memiliki cara yang aneh untuk menjadi kenangan. Ada sebuah puisi elegi dalam obituari ini

Kanaya Whu. (Sumber: Instagram | Foto: Kanaya Whu)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 12:36

Romantisme Membaca Majalah Vista September 1983: Ketika Radio, Kaset, Bioskop dan Idola Menghidupkan Kenangan

Membaca Vista hari ini seperti memutar kembali sebuah kaset lama.

Majalah Vista, salah satu majalah hiburan populer pada era 1980–1990-an. Majalah ini menyajikan beragam informasi seputar musik, film, dan perkembangan dunia hiburan. (Sumber: Koleksi Majalah Vista milik Kin Sanubary)