Kilas Balik Kepopuleran Mobil Toyota Corolla di Indonesia Era 70-an

4 menit baca
Karima Faika Supyan
Ditulis oleh Karima Faika Supyan diterbitkan
Toyota Corolla 1970-1975. (Sumber: Wikimedia Commons)
Toyota Corolla 1970-1975. (Sumber: Wikimedia Commons)

Masuknya mobil Toyota Corolla di tahun 1970-an disambut baik oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, desain mobil ini sangat menarik perhatian sehingga mereka yang menyukainya terpincut dengan kehadiran mobil ikonik ini. Apa yang membuat masyarakat Indonesia menyambut baik kedatangan Toyota Corolla? Sebelum datangnya Toyota Corolla, masyarakat Indonesia menggunakan mobil-mobil buatan Eropa yang saat itu mendominasi dalam dunia otomotif sebagai transportasi sehari-hari.

 Setelah datangnya Toyota Corolla, masyarakat sangat antusias menyambut karena dilihat dari segi harganya yang ekonomis dan mesinnya yang tangguh sangat cocok untuk wilayah di Indonesia. Mobil ini diterima baik oleh masyarakat karena meskipun sederhana, tetapi bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Generasi pertama Toyota Corolla diproduksi di tahun 1966 dengan seri mobil KE-10 sedan, bermesin 1.100cc dan ciri khasnya yang memiliki lampu utama berbentuk bulat dan spion yang terletak di kap mobil. Pada saat itu hanya negara Australia saja yang mendapatkan pendistribusian. Baru di tahun 1971 saat Indonesia bersedia menjadi salah satu negara pendistribusian, Toyota Corolla masif dipasarkan.

Masyarakat sangat antusias dengan kehadiran mobil ini meskipun masuknya Toyota Corolla di Indonesia baru sempat di generasi kedua. Dengan kondisi ekonomi Indonesia saat itu belum sestabil seperti sekarang, agaknya sulit untuk memilih Indonesia sebagai negara pendistribusian. Setelah ekonomi mulai membaik ditambah adanya dukungan dari sektor para pemodal asing, maka Toyota resmi memilih Indonesia sebagai salah satu negara pendistribusian.

Wajah mobil Toyota Corolla generasi kedua KE-20 (Sumber: Kanal Youtube Back To Old Wheels, 18 Maret 2020)
Wajah mobil Toyota Corolla generasi kedua KE-20 (Sumber: Kanal Youtube Back To Old Wheels, 18 Maret 2020)

Toyota Corolla generasi kedua hadir dengan seri mobil sedan KE-20 bermesin 3K 1.200 cc, transmisi manual, tipe mobil yang masuk ke Indonesia persis memiliki empat pintu lengkap dengan fitur-fitur modern pada masanya, yaitu memiliki sandaran kepala, AC, radio AM/FM, dan banyak fitur lainnya. Dari deskripsi ini sudah jelas sekali mengapa masyarakat banyak menyukainya kala itu.

Ada hal yang menarik dari mobil Toyota Corolla, di tahun 1970-an mobil ini memiliki sebutan khusus oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat menjuluki mobil ini dengan sebutan "Corbet". Apa itu Corbet? Dikutip dari Autos.id edisi 10 November 2025 dahulu mobil ini memiliki sebutan khusus, yaitu Corbet yang merupakan sebuah singkatan dari Corolla Betawi.

Masyarakat memanggilnya dengan sebutan Corbet karena di tahun tersebut sebagian besar pembeli adalah orang-orang Betawi yang menjual tanah untuk membeli mobil ini. Hal inilah yang menyebabkan Toyota Corolla generasi kedua lebih dikenal khususnya di Indonesia dengan sebutan Corbet.

Setelah melihat bahwa ternyata Toyota Corolla generasi kedua ini disambut baik oleh masyarakat Indonesia, Toyota Corolla hadir kembali pada generasi ketiganya di tahun 1979. Mobil ini sebenarnya tidak memilki perubahan signifikan dari model mesin. Seri mobil sedan KE-30 ini masih sama dengan generasi sebelumnya yaitu bermesin 3K 1.200 cc, tetapi hal yang berbeda terletak dari bagian belakang awak mobil, generasi ketiga ini cenderung memiliki potongan kaku seperti berbentuk kotak.

Awak mobil Toyota Corolla generasi ketiga KE-30 (Sumber: Sumber: Kanal Youtube Motomobi, 27 Januari 2024)
Awak mobil Toyota Corolla generasi ketiga KE-30 (Sumber: Sumber: Kanal Youtube Motomobi, 27 Januari 2024)

Tidak hanya di generasi kedua yang memiliki sebutan khusus, generasi ini pun dinamai oleh masyarakat sebagai mobil "Corvet", yaitu sebuah singkatan dari Corolla Veteran. Jika di generasi kedua disebut Corbet karena banyak masyarakat betawi yang membelinya, hal ini pun terjadi di Corvet karena banyak mantan tentara yang membeli mobil ini.

Penyebutan nama khusus terhadap mobil Toyota Corolla merupakan hal unik yang terjadi di masyarakat karena mobil-mobil ini memiliki sebutan khusus tidak hanya disebut Toyota Corolla saja seperti di tempat lain.

Selain digunakan sebagai transportasi sehari-hari, ternyata mobil Toyota Corolla juga digunakan sebagai roda perputaran ekonomi. Hal ini sangat menarik bahwa Toyota Corolla bukan hanya sekedar mobil biasa yang hype pada masanya, melainkan juga sebagai roda perekonomian kala itu. Toyota Corolla digunakan sebagai mobil transportasi umum atau taksi di perkotaan.

Toyota Corolla hadir sebagai President Taxi (Sumber: kanal Youtube old channel, 13 Maret 2021)
Toyota Corolla hadir sebagai President Taxi (Sumber: kanal Youtube old channel, 13 Maret 2021)

President Taksi adalah salah satu perusahaan taksi di Indonesia yang menggunakan mobil Toyota Corolla sebagai kendaraan operasionalnya. Uniknya, mobil taksi ini dicat berwarna kuning sehingga sangat menonjol di jalanan ibu kota bahkan banyak masyarakat mengakui masih ingat dengan taksi ini yang hadir di antara mereka.

Taksi ini berjaya sekitar 1970-an awal sampai sepuluh tahun lamanya. Namun, sayangnya masa kejayaan President Taksi tidak berlangsung lama seperti perusahaan taksi lain karena hal-hal seperti argometer yang tidak wajar sehingga penumpang sering mengeluhkan biaya yang terlampau besar, sopir yang kurang ramah terhadap pelayanannya hingga pada akhirnya citranya meredup.

Dari semua yang sudah dipaparkan ternyata kehadiran Toyota Corolla di Indonesia diterima dan digunakan baik oleh masyarakat Indonesia, mobil produksi Toyota ini dirancang sedemikian rupa supaya cocok untuk penggunaan sehari-hari dan mesinnya yang tangguh cocok dengan medan di Indonesia. Selain itu, desain yang estetik ini membuat mobilnya disukai oleh banyak orang khususnya oleh orang-orang Indonesia.

Uniknya, ternyata masyarakat memiliki sebutan khusus untuk kedua generasi Toyota Corolla yaitu "Corbet" yang berarti Corolla Betawi dan "Corvet" yang berarti Corolla Veteran. Hal ini sangat menjelaskan bahwa ternyata masyarakat zaman itu lebih suka memanggil kedua jenis mobil ini dengan penamaan khusus mereka.

Selain digunakan untuk sehari-hari ternyata di tahun tersebut mobil Toyota Corolla menjadi kendaraan operasional transportasi umum atau taksi yang membuat mobil Toyota Corolla ini semakin ikonik pada masanya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Okt 2026, 20:08

Sepuluh Tahun Wacana: Lampu Merah Soekarno-Hatta Menunggu Jawaban

Lampu merah Kiaracondong disebut jenuh sejak 2016, dan hingga kini masih bisa mencapai 12 menit. Mengapa solusi struktural belum juga datang?

Lampu merah Kiaracondong. (Sumber: Harun Yahya)
Ayo Netizen 22 Okt 2026, 19:29

Membangun Budaya K3 untuk Mencegah Kebakaran di Kota Bandung

Dengan budaya K3 yang kuat, pelatihan APAR yang tepat, dan partisipasi masyarakat, Kota Bandung lebih aman dari ancaman kebakaran.

Apel kesiapan petugas damkar kota Bandung. (Sumber: Bandung.go.id)
Sejarah 22 Okt 2026, 12:36

Hikayat Resolusi Jihad dan Lahirnya Hari Santri

Resulusi Jihad menjadi pembakar jiwa nasionalisme para santri untuk mempertahankan kemerdekaan. Resolusi yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945 saat ini diperingati sebagai Hari Santri Nasional

Ilustrasi Resolusi Jihad yang menjadi latar belakang diperingatinya Hari Santri Nasional (Foto: artificial intelligence)
Ayo Netizen 22 Okt 2026, 09:04

Polisi, Massa Hitam, dan Keamanan Kota Bandung

Dalam merespon demonstrasi, kemampuan membedakan aksi damai dan serangan terorganisir sangat penting.

Massa yang terdiri dari mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar demo di sekitar Tugu Simpang Lima, Kota Bandung, pada Selasa (20/10/2026) sore (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rachmadi Rasyad)
Ayo Netizen 22 Okt 2026, 07:54

Menilik Komitmen Green Campus UIN SGD Bandung di Tengah Dominasi Kendaraan Pribadi

Kampus tidak hanya berfungsi sebagai ruang untuk mengembangkan pengetahuan, tapi juga menjadi tempat di mana kesadaran ekologis harus ditanamkan.

Suasana salah satu parkiran UIN SGD Bandung Kampus 1 di siang hari, Selasa (5/5/2026). (Foto: Meyliana Sofiyanti)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 19:53

Gambut Oh Gambut

Ulasan tentang tanah gambut

Gambut oh Gambut (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 19:12

Darurat Curanmor di Peundeuy Cicalengka: Saatnya Pemilik Kontrakan Bertanggung Jawab

Maraknya kasus curanmor hingga 7-10 per bulan di Peundeuy Cicalengka menuntut pergerakan pemilik kontrakan agar lebih tegas dan serius dalam mendata identitas penghuni baru.

Bisnis kontrakan daerah Peundeuy, Cicalengka. (Sumber: Pribadi | Foto: Intan oktari ramadhani)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 18:16

Lawan Arah Bukan Jalan Pintas: Saatnya Tertib di Jalan Rancaekek

Kebiasaan berbahaya pesepeda motor yang melawan arah di Jalan Raya Bandung–Garut, Rancaekek.

para pengendara yang melawan arus di Rancaekek. (Sumber: Ayojelajah.id)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 17:03

Selamat Ulang Tahun Lembang ke-144

Tahun ini, Lembang menginjak usia 144 tahun, tepat pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Komunitas pelajar pecinta seni dan budaya, sesaat setelah penampilan sendra tari "Lembang Bihari ka Lembang Kiwari". (Sumber: Indra Riyadi)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 16:22

Ketika Muhammad Ali Datang ke Indonesia

Di antara beragam berita yang tersaji, satu judul tampil mencolok dan menarik perhatian yaitu kedatangan petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, ke Indonesia.

Halaman muka surat kabar Swadesi edisi 20 Oktober 1973, yang menampilkan berita utama tentang kedatangan petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, ke Indonesia. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 15:02

Membudayakan Berwisata ke Museum

Andai museum tidak didirikan, bagaimana kita bisa mengetahui sejarah kehidupan manusia?

Museum Sri Baduga menggelar Expo Pancarakén Sri Baduga 2023, Jalan BKR, Kota Bandung, Jumat, 23 Juni 2023. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Alfarisi)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 14:38

Tong Gengsi Atuh ... Berbahasa Sunda

Para keluarga muda Sunda sering terlihat menggunakan bahasa Indonesia dari pada bahasa Sunda saat berkomunikasi dengan anaknya sejak usia balita.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 13:05

Mabit, Camp, dan Al-Jabbar

Tugas orang tua bukan hanya memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, melainkan menemani (membersamai) mereka untuk menemukan makna terdalam dari setiap aktivitas pengalaman berharganya.

Foto bersama guru, siswa kelas 6 saat mengikuti Al-Amanah Spiritual Camp di Al Jabbar, Jumat-Sabtu. (16-17/10/2026). (Sumber: Grup WAG Kelas 6)
Linimasa 21 Okt 2026, 10:53

Jelajah Citarum Saat Musim Kemarau

Saat musim kemarau, debit Citarum susut drastis dengan warna air menghitam. Namun masih dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencari nafkah

Kondisi debit air Sungai Citarum yang menyusut disaat musim kemarau (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 08:01

Andai Kota Bandung Tidak Macet seperti Kota Cirebon

Pengalaman saya menjelajahi lalulintas di Kota Cirebon membawa saya kepada kerinduan terhadap Kota Bandung yang tertib dan minim kemacetan

Sebagian banyak Jalanan di Kota Cirebon terpantau lebih lancar. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 21 Okt 2026, 07:41

Mengapa Mahasiswa Pasundan Memberi Rapor Merah untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran?

Rapor merah perlu dibaca sebagai desakan agar angka statistik pemerintah jangan sampai menutupi pengalaman warga yang belum ikut merasakan perbaikan kehidupan.

Mahasiswa melakukan aksi protes dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 20:06

Downgrade Lifestyle: Strategi Bertahan Warga in This Economy

Fenomena downgrade lifestyle tengah menjadi perbincangan warga, tapi apa sih fenomena downgrade lifestyle ini dan apa bagaimana kita menyikapinya?

Ilustrasi sepasang muda-mudi di Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: arvi refo)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 19:15

Kemacetan Bunderan Cibiru Tak Kunjung Usai, Persoalannya Bukan Hanya pada Bundaran?

Mengurai benang kusut Bunderan Cibiru tak cukup hanya fokus di satu titik saja, melainkan menangani rangkaian penyebab sebelum kendaraan sampai di sana.

Kondisi lalu lintas di jalur Cibiru-Cileunyi saat jam sibuk sore, pukul 16.40 WIB. (Sumber: Dok. Pribadi | Foto: Adisty Dhona Restu Ramadhani)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 18:08

Kenapa Jawa Barat Mengalami Dampak PHK Terbesar (Bagian 2)

Acapkali PHK tidak dapat dihindari, tetapi bagaimana mencari solusi sosial akibat dampak PHK tersebut. Ketika industri melemah seharusnya kehidupan ekonomi masyarakat tidak boleh terhenti.

Ilustrasi buruh perempuan. (Sumber: a | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 20 Okt 2026, 17:09

Wisata Jalan Kaki Melihat Jejak Sejarah Gedung Bank Indonesia

Gedung Bank Indonesia menghadirkan sejarah perbankan, arsitektur, dan perkembangan ekonomi. Sedangkan Taman Balai Kota menawarkan ruang terbuka hijau.

Gedung bersejarah Bank Indonesia di Kota Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)