Unjuk Rasa Mahasiswa, Sinar Asta Cita dan Suguhan Humor Segar

4 menit baca
Arif Minardi
Ditulis oleh Arif Minardi diterbitkan
Unjuk rasa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Unjuk rasa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Unjuk rasa mahasiswa masih terjadi secara sporadis di berbagai kota. Akar masalah unjuk rasa mahasiswa umumnya berakar pada akumulasi kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat, memburuknya kondisi ekonomi, dan lemahnya pengawasan oleh lembaga legislatif. 

Framing Indonesia gelap tetap menjadi topik hingga kini. Mampukah sinar Asta Cita yang merupakan suar haluan negara yang berupa program pembangunan pemerintahan Prabowo Subianto menerangi Indonesia yang dianggap kaum mahasiswa sedang dilanda kegelapan. Sebagai agent of change, mahasiswa menggunakan mimbar bebas dan demonstrasi sebagai alat penyeimbang (check and balance) di luar jalur parlemen. 

Tajuk prioritas pembangunan Presiden Prabowo Subianto diberi judul Asta Cita. Publik perlu mengetahui pikiran detail presiden terpilih dengan bahasa dan konten yang berbeda pada saat melakukan kampanye pemilu. Kalau pada saat kampanye boleh memakai kalimat yang agak bombastis, tetapi setelah terpilih mesti memakai kalimat yang lugas, bernas dan detail. 

Sebagai seorang aktivis dan pengurus serikat pekerja, saya berpendapat bahwa langkah strategis  Presiden dalam menyelesaikan secara mendasar persoalan bangsa ini, maka selesaikan sebaik mungkin masalah ketenagakerjaan. Jika segala aspek masalah ketenagakerjaan bisa ditangani dengan baik, niscaya 60 persen masalah bangsa ini sudah kelar.

Publik berharap agar Presiden dan kabinetnya memaparkan pikiran detailnya serta daya inovasinya untuk menjawab tantangan bangsa kedepan. Agar rakyat punya harapan dan respon pasar menjadi positif.

Pikiran detail tidak sekedar jargon-jargon politik, bukan juga bahasa eufemisme pembangunan. Publik berharap agar pikiran detail tersebut disampaikan dengan bahasa yang lugas dan bernas.

Kini rakyat mengharapkan pemimpin pemerintahan yang bertipe civil servant yang cerdas dan pandai berempati. Kabinet mesti mampu mencerahkan rasionalitas publik terkait dengan haluan pembangunan bangsa. Karena pada saat ini tidak ada lagi Gari Besar Haluan Negara (GBHN) yang disusun oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Karena tidak ada GBHN maka pikiran detail yang kritis dan inovatif dari Presiden terpilih bisa menjadi grand design pembangunan nasional yang sesuai dengan semangat zaman. Pikiran detail tidak sekedar menyusun dokumen pembangunan, tetapi juga termasuk menyusun metode untuk mewujudkan kekuasaan atau pemerintahan yang efektif dan berdaya saing. Karena rumusan visi dan misi yang sebagus apapun, akan percuma jika sistem kekuasaan tidak efektif.

Faktor penting untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan berdaya saing tinggi adalah mencetak SDM bangsa khususnya tenaga kerja yang unggul. Konkritnya mewujudkan kelas pekerja bangsa yang tangguh, terampil dan berkompeten. Perlu memperhatikan dua hal yang mendasar, yakni adanya estafet kepemimpinan dalam berbagai lini serta penyiapan SDM unggul yang akan menjalankan transformasi bangsa menjadi bangsa yang maju.

Transformasi menjadi negara maju mustahil tanpa disertai dengan mencetak kelas pekerja yang tangguh disegala bidang. Selain aspek pikiran detail, publik juga ingin mendengar humor-humor segar dari pemimpin bangsa yang bisa membuat seluruh komponen bangsa melepas ketegangan dan timbul saling berempati. Sudah bukan zamannya lagi pemimpin bangsa menunjukkan ekspresi yang kaku. Semua pemimpin hendaknya jangan mengalami defisit sense of humor. Karena faktor humor sangat penting. Menurut konsultan kelas dunia Hay Group, tipe kepemimpinan yang paling efektif pada era sekarang ini adalah yang bisa menimbulkan rasa humor.

Ilustrasi pentingnya humor segar untuk mengatasi masalah bernegara (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi pentingnya humor segar untuk mengatasi masalah bernegara (Sumber: Pixabay)

Humor Segar

Jagat politik butuh transformasi budaya dari yang serba kaku dan terburu waktu, menjadi ruang atau situasi kebangsaan yang nyaman dan mampu berbagi emosi serta empati yang diwarnai dengan humor segar.

Menikmati suguhan humor dari para pemimpin bisa memberikan rasa senang dan penghargaan. Humor telah terbukti secara empiris melalui berbagai penelitian dapat memberikan efek positif terhadap peningkatan kualitas interaksi antara pemerintah dan publik. Namun, penggunaan humor dalam memperbaiki kualitas interaksi dan komunikasi mesti didukung oleh teori dan logika yang memadai.

Melalui paparan pikiran detail masyarakat bisa menakar dan difusi gagasan, inisiatif dan solusi pemimpinnya terkait dengan pengembangan potensi warga negara. Pikiran detail dari para pemimpin bisa menjadi gambaran terhadap kualitas kerja detail jika mereka terpilih menjadi penyelenggara nantinya.

Ada peribahasa bahwa setan selalu bersembunyi dibalik detail untuk menggagalkan usaha kita. Itulah mengapa kewaspadaan terhadap detail sangatlah penting. Manajemen detail bukanlah manajemen mikro. Perhatian pemimpin terhadap detail bukanlah rasionalisasi untuk manajemen mikro atau kontrol secara berlebihan kepada bawahannya. Manajemen detail untuk menentukan arah serta menetapkan rangkaian kebijakan pemerintahan yang paling baik dan untuk melaksanakan rangkaian kebijakan tersebut secara meyakinkan, cepat dan efisien.

Selain mampu membeberkan pikiran detailnya, pemimpin yang ideal pada saat ini adalah yang mampu berpikir dan mengambil Keputusan yang inovatif. Perlu membenahi manajemen inovasi nasional dan daerah agar lebih efektif dan bisa diakses seluas-luasnya oleh publik. Manajemen inovasi merupakan disiplin yang berkaitan dengan pengelolaan inovasi dalam proses produk dan pelayanan, organisasi, hingga pelanggan dan pasar.

Manajemen inovasi memungkinkan semua pihak untuk bekerja sama dengan pemahaman yang sama tentang proses dan sasaran strategis.

Perlu difusi inovasi terhadap masyarakat luas terkait dengan hasil-hasil inovasi teknologi yang selama ini dihasilkan oleh pemerintah, perguruan tinggi maupun oleh perusahaan swasta dan perorangan.Pakar sosial Rogers dan Shoemaker menjelaskan bahwa proses difusi merupakan bagian dari proses perubahan sosial. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Arif Minardi
Tentang Arif Minardi
Aktivis Serikat Pekerja

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 28 Sep 2026, 07:40

Gunta Akhiri: Mewujudkan Rumah Besar Para Insinyur Kota Bandung

Tantangan besar ketersediaan Insinyur Profesional mesti segera diatasi

Ilustrasi Ketua PII  Cabang Bandung, Gunta Akhiri dan Ketum PII Pusat, Ilham Akbar Habibie (Sumber: dikreasi dengan chatgpt | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 19:12

Eksplorasi Gastronomi Bandung: Menyingkap Jejak Rasa, Sejarah, dan Warisan Budaya Pasundan

Memahami kuliner Bandung bukan sekadar aktivitas konsumsi, melainkan sebuah penelusuran antropologis terhadap budaya Pasundan yang menempatkan harmoni alam di atas piring saji.

Soto Bandung tampil unik dengan kuah bening kaldu sapi sebagai pembeda dari soto bersantan di daerah lain, dipadukan secara khas dengan potongan lobak. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 16:09

Jalan yang Benar di 'Google Maps' Belum Tentu Benar bagi Kendaraan Kita

Google Maps tidak berada di balik kemudi. Ia tidak tahu secara langsung apakah kendaraan tertentu membawa muatan berlebih atau apakah mesin kendaraan sedang prima.

Google Maps (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 10:36

Cuma Rp216 Bisa Keliling Bandung! Merayakan Ulang Tahun Kota Kembang Naik Bandros dan TMB

Pemerintah Kota Bandung memberikan kado spesial kepada seluruh warga dan wisatawan dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216.

Salah satu video Youtube Boby Rachma "BANDUNG TOUR ON BUS!! KELILING KOTA BANDUNG NAIK BANDROS!!".
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 10:06

Ekstrakurikuler yang Membahagiakan sebagai Resiliensi Pendidikan Berkelanjutan

Hadirnya pembelajaran ekstrakurikuler bagi murid diwujudkan dengan kegiatan yang lebih tepat dan memberi ruang bagi murid untuk mengekspresikan dirinya sesuai dengan hobi atau minat bakatnya.

Ilustrasi murid sekolah negeri. (Sumber: Pexels/Yazid N)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 08:26

Kamera Dulu, Peluk dan Tolong Kemudian

Fenomena masyarakat modern yang lebih mengutamakan kamera dan dokumentasi dibandingkan dengan mengutamakan empati.

Fenomena yang sering terjadi pada masyarakat modern yang menjadikan dokumentasi satu-satunya yang penting ketika terjadi sesuatu (Sumber: Generated AI)
Beranda 26 Sep 2026, 11:23

46 Kilometer Jalan yang Melintasi Kota Bandung Ini Bukan Milik Pemkot

Berdasarkan dokumen itu, sebagian besar ruas jalan nasional yang melintasi Kota Bandung tersebut membentang dari barat ke timur.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 19:46

MJT: Program Pemerintah Jawa Barat yang Cukup Solutif untuk Mengurangi Kemacetan

Metro Jabar Trans menjadi program yang cukup bermanfaat untuk meminimalisir kemacetan juga alternatif kendaraan umum yang terjangkau bagi masyarakat

Metro Jabar Trans menjadi salah satu transportasi umum pilihan masyarakat (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 18:19

Menonton Film di Bioskop Legendaris Bandung Era 90-an

Jauh sebelum bioskop hadir di dalam pusat perbelanjaan dan sinepleks modern, Bandung memiliki banyak gedung bioskop yang menjadi bagian dari denyut kehidupan kota.

Penulis berdiri di seberang bekas Bioskop Dian, Jalan Dalem Kaum, tepat di seberang kawasan Alun-Alun Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 17:24

Apa yang Salah Ketika Kekerasan Dipertontonkan di Sosial Media secara Vulgar?

Tontonan pada konten media sosial kini banyak yang mempertontonkan kekerasan secara vulgar. Nilai-nilai humanistik kian tergerus. Apakah kita bisa bijak dan memikirkan dampaknya untuk masa depan?

Ilustrasi korban kekerasan. (Sumber: Pexels | Foto: Daniel Reche)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 16:50

Nilai Diri 'Dus Obat' dalam Perspektif Industri Farmasi

Dus obat yang sering kita sepelekan ternyata tidak sesederhana yang kita pikirkan karena perlu spesifikasi tertentu saat diproduksi.

Dus Obat. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Seni Budaya 25 Sep 2026, 15:21

Mengenal Makna Kehidupan Melalui Batik

Legenda Ki Bahu Reksa dihadirkan melalui empat panel batik tulis Pekalongan yang menggambarkan perjalanan hidup manusia.

Luqiani Octa Pratiwi menghidupkan legenda Ki Bahu Reksa melalui wayang beber dan batik tulis khas Pekalongan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 15:17

Membenahi Kompetensi Sopir, Atasi Jalur Tengkorak di Bandung Raya

Regulasi mewajibkan pemerintah menjamin penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi pengemudi

Ilustrasi jalur tengkorak di Bandung Raya. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 13:32

Api Biru Papandayan: Ketika Foto Indah Justru Bisa Menyimpan Bahaya

Foto yang baik tidak harus menjadi bukti bahwa fotografer berhasil mengalahkan jarak.

Fenomena blue fire. (Sumber: kemenparekraf.go.id)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 10:19

Jejak Kuliner Nusantara: Telaah Literatur Resep Masakan Indonesia Pascakemerdekaan (1950–1979)

Secara keseluruhan, literatur resep masakan kurun 1950 hingga 1979 berhasil meletakkan fondasi kokoh bagi kebudayaan Indonesia modern.

Di antara buku-buku resep masakan yang terbit pada kurun 1950 hingga 1979 telah berhasil meletakkan fondasi kokoh bagi kebudayaan Indonesia modern. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 08:28

Kado Istimewa Hari Jadi Kota Bandung:  Penghargaan Nasional Layanan Investasi

Pada semester pertama tahun 2026 telah mencatatkan angka investasi yang sangat impresif, yaitu melampaui Rp 6 triliun

Penghargaan Nasional Layanan Investasi 2026 untuk  kota Bandung (Sumber: dok bandung.go.id)
Ayo Netizen 24 Sep 2026, 20:45

Becak Listrik Bandung dan Penyakit Lama Kebijakan Publik

Becak listrik adalah alat produksi. Ia menghasilkan uang hanya ketika bergerak dan membawa penumpang. Kalau baterai habis, ada risiko pendapatan hilang.

Becak listrik bantuan Presiden tiba di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayobandung)
Ayo Netizen 24 Sep 2026, 18:56

Koleksi Media Cetak Lawas: Merawat Ingatan dan Sumber Pengetahuan 

Di tengah derasnya arus informasi digital yang serba cepat dan instan, koleksi media cetak lawas menghadirkan cara lain untuk memahami perjalanan bangsa.

Mahasiswa Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, melakukan penelitian terhadap surat kabar Pikiran Rakyat edisi lawas. (Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 24 Sep 2026, 17:27

Toponimi yang Lahir dari Respons Indra Manusia terhadap Stimulus Gempa 

Guncangan gempa bumi yang besar dengan kehancuran permukiman, akan menimbulkan emosi dan rasa takut, sebab inilah yang dapat menjadi alasan lahirnya toponim Cieundeur dan Cigenjlong.

Korban Gempa Cianjur. (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 24 Sep 2026, 16:03

Mengapa Sejarah Kelam G30S Harus Tetap Dibaca?

Seyogianya sejarah harus tetap dibaca, meski itu adalah sejarah kelam. Sejarah bukanlah alat untuk menebar kebencian, tetapi dari sejarah kita belajar. Pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila.

Poster rilis film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI tahun 1984 oleh Perusahaan Produksi Film Negara. (Sumber: Wikimedia Commons)