Rumah Sakit Dustira: Perkembangan dari Rumah Sakit Militer menjadi Rumah Sakit Modern

3 menit baca
Silvi Febrianti Nurfais
Ditulis oleh Silvi Febrianti Nurfais diterbitkan
Militair hospitaal te Tjimahi bij Bandoeng. (sumber: KITLV)
Militair hospitaal te Tjimahi bij Bandoeng. (sumber: KITLV)

Rumah Sakit Dustira memiliki sejarah panjang, bermula dari rumah sakit militer bernama Militaire Hospital Tjimahi hingga sekarang masih berdiri menjadi rumah sakit modern.

Rumah sakit ini didirikan pada tahun 1887 di Cimahi, tetapi ada yang mengatakan bahwa rumah sakit ini didirikan pada tahun 1897. Dilihat dari arsitekturnya rumah sakit ini bercorak neoklasikal. Pada tahun 1940-an, rumah sakit ini berfungsi sebagai tempat perawatan tentara Belanda yang terluka akibat perang.  

Dalam rencana Belanda untuk membangun kota kolonial di Bandung dan pemindahan ibukota, Cimahi terpilih sebagai pusat militer Belanda. Belanda memilih Cimahi karena wilayahnya sangat strategis dan memadai secara infrastruktur. Disitulah dibangun area pertahanan untuk menjaga ibukota baru. Selanjutnya, Belanda membangun rumah sakit untuk menyokong kegiatan dalam kompleks pertahanan, rumah sakit itu bernama Militaire Hospital dan sekarang dikenal dengan nama Rumah Sakit Dustira.

Dikutip dari cimahi.go.id, Ketua Komunitas Tjimahi Heritage. Mahmud Mubarok menyatakan bahwa Rumah Sakit Dustira didirikan pada tahun 1897. Pernyataan tersebut diperkuat oleh surat kabar zaman Belanda yang menyatakan bahwa persiapan pembangunan Rumah Sakit Dustira dilaksanakan pada tahun 1896. Pembangunan rumah sakit ini diperkirakan selesai pada tahun 1898. Pada era kependudukan Jepang, rumah sakit ini berubah fungsi dari tempat perawatan tentara Belanda menjadi kamp bagi tahanan perang Belanda. Setelah kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1945-1947 Rumah Sakit Dustira ini sempat dikuasai oleh NICA (organisasi semi militer bentukan Belanda). Pada tahun 1950-an,  rumah sakit ini mulai dialokasikan bagi pribumi sejak Belanda menyerahkan asetnya kepada TNI yang diwakili oleh Letkol Dokter Kornel Singawinata. pada tahun 1956 ,dalam surat kabar harian umum Hindia Belanda yang berjenis iklan sudah ada pengumuman tentang perpindahan praktik seorang ahli senam medis bernama Zuster A.J. van Kruiselbergen

Perkembangan Rumah Sakit Dustira menjadi rumah sakit modern

Tampak depan bangunan Rumah Sakit Dustira saat ini (sumber: Dokumentasi pribadi)
Tampak depan bangunan Rumah Sakit Dustira saat ini (sumber: Dokumentasi pribadi)

Pada Mei 1956, Panglima Territorium III/Siliwangi, Kolonel Kawilarang, menetapkan nama rumah sakit ini dari Militaire Hospital menjadi Rumah Sakit Dustira. Pengubahan nama rumah sakit ini karena sebagai bentuk penghormatan TNI terhadap jasa-jasa yang dilakukan oleh Mayor dr.Dustira Prawiraamidjaya. Beliau merupakan dokter tentara pada era kolonial. Beliau sudah berjasa untuk membantu para pejuang kemerdekaan Indonesia.  

Saat ini Rumah Sakit Dustira menjadi rumah sakit rujukan tertinggi di cimahi, karena perkembangan fasilitas dan pelayanannya. Setelah menjadi rumah sakit modern, rumah sakit ini memiliki fasilitas dan pelayanan yang beragam, seperti adanya Unit Rawat Jalan, Unit Rawat Inap, Unit Bedah, dan Unit Gawat Darurat.  Fasilitas rumah sakit ini juga mempunyai Unit Radiologi, Farmasi, Laboratorium, dan Hemodialisasi.

Selain itu, rumah sakit ini sering digunakan untuk tempat koas mahasiswa kedokteran dari Unjani, Unpad, dan universitas lainnya. Perkembangan ini menandai Rumah Sakit Dustira terus meningkat secara peralatan dan teknologi medisnya.

Rumah Sakit Dustira adalah salah satu rumah sakit tertua di Indonesia yang terletak di Cimahi, Jawa Barat. Rumah sakit ini merupakan peninggalan dari Belanda yang dulu difungsikan sebagai tempat perawatan tentara Belanda. Saat ini, Rumah Sakit Dustira menjadi rumah sakit umum dan rumah sakit pendidikan yang masih beroperasi. (*)

DAFTAR PUSTAKA

  • Administrator. (2019, 18 September). Jelajah Rumah Sakit Tertua di Jawa Barat.Cimahikota.
  • Kartiana Dewi, A. (2017). Wajah Militair Hospital dan  Kota Militer Cimahi. Seminar Ikatan Penelitian Lingkungan Binaan Indonesia (ILBI),1, B261-B266.
  • Pradipta,S. (n.d). Gambaran Umum Daerah Perencanaan. jbptitbpp-gdl-senapradip-32811-32005ta-2.
  • Rahandhyan, A.(2023, 11 Febuari) Cerita dan Sejarah Panjang RS Dustira Kota Cimahi. Cimahikota
  • Hasna Iskanto, F. (2018,7 Agustus). Rumah Sakit Dustira. Budaya Indonesia.
  • Admin. (2024, 12 Juli). Bangunan Rumah Sakit Dustira. Disbudparporacimahikota.
  • Ramdhani, D. (2023, 22 Febuari). Menguak Sepenggal Kisah Dibalik Kokokhnya Bangunan RS Dustira Cimahi. inilahkoran.id.
Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Silvi Febrianti Nurfais
Mahasiswa S1 Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Jul 2026, 18:04

Cara Ampuh Menerangi Jalan Kota Bandung

Menindak tegas begal bukan sekadar menjadi program tapi melanjutkan keluhan masyarakat yang diprioritaskan

Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan perbaikan lampu penerangan jalan umum di jalan Katapang, Kota Bandung, Senin, 9 Juni 2025. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 15:30

Mafia Olahraga, Sebuah Stigma Menakutkan

Olahraga yang seharusnya menjadi ruang sportivitas kini dihantui oleh mafia yang terhubung dengan jaringan global.

Uang rupiah. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Wisata & Kuliner 19 Jul 2026, 14:01

Keripik Paru Klaten, Oleh-oleh Gurih Legendaris dari Kampung Tegal Kepatihan

Dari Kampung Tegal Kepatihan hingga dikenal luas, Keripik Paru Klaten menjadi ikon kuliner khas. Ketahui sejarah, proses, dan tempat membelinya.

Keripik Paru Klaten.
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 11:33

Marak Begal, Gangster, dan Matel Menelan Korban, Warga Bandung Pertanyakan Aksi Walikota dan Aparat

Bandung darurat 'Red Zone' akibat maraknya begal, gangster, dan matel yang menelan banyak korban.

Senjata Tajam. (Sumber: Pixabay/KhanaBadosh | Foto: Pixabay/KhanaBadosh)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 08:00

Ketika Deru Knalpot dan Distorsi Musik Menyatukan Ribuan Pecinta Otomotif Bandung

Seri pembuka Kejurnas Slalom MLDSPOT Autokhana 2026 sukses mengguncang GOR Arcamanik Bandung.

Gate masuk event MLDSPOT Autokhana, pada 11 Juli 2026 (Sumber: Athhar Jundi Pratama Attaqa | Foto: Athhar Jundi Pratama Attaqa)
Ayo Netizen 19 Jul 2026, 07:50

Mengembalikan Fungsi Bandara Husein Bukan Romantisme Masa Lalu

Keberhasilan reaktivasi Bandara Husein pada akhirnya tidak akan ditentukan oleh hari pertama operasional, melainkan oleh apa yang terjadi berbulan-bulan setelahnya.

Petugas Avsec melakukan patroli di pintu keberangkatan domestik Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 21:21

Panduan Wisata ke Kawah Ijen Banyuwangi: Blue Fire, Tiket, dan Tips Lengkap

Panduan lengkap wisata Kawah Ijen Banyuwangi, mulai harga tiket 2025, fenomena Blue Fire, rute pendakian, jam terbaik, hingga tips agar perjalanan lebih aman.

Kawah Ijen Banyuwangi. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 20:15

Luka, Algoritma, dan Dogma

Luka hanya dapat disembuhkan oleh kepedulian, algoritma dapat diimbangi dengan literasi, dan rapuhnya interaksi sosial hanya dapat dipulihkan saat kita meluangkan waktu untuk benar-benar hadir bersama

Kita tidak akan sepenuhnya paham bagaimana rasanya di-bully, sebelum kita merasakan sendiri dampaknya. (Sumber: Unsplash/Carolina)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)