Aktif Berorganisasi, Benarkah Membantu Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja?

5 menit baca
MUHAMMAD IQBAL DAFFA ARDIANSYAH
Ditulis oleh MUHAMMAD IQBAL DAFFA ARDIANSYAH diterbitkan
Pengalaman organisasi dapat menjadi proses pembelajaran yang membantu mahasiswa mengembangkan employability skills sebagai bekal menghadapi dunia profesional. (Sumber: magnific.com | Foto: tirachardz)
Pengalaman organisasi dapat menjadi proses pembelajaran yang membantu mahasiswa mengembangkan employability skills sebagai bekal menghadapi dunia profesional. (Sumber: magnific.com | Foto: tirachardz)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik tapi juga harus menyiapkan berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia profesional.

  • Pengalaman berorganisasi memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan berbagai employability skills melalui situasi yang mereka hadapi secara langsung

  • Keterampilan membantu seseorang untuk mendapatkan pekerjaan, berkembang dalam karier, beradaptasi dengan perubahan industri, serta meningkatkan produktivitas dan profesionalisme.

Selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, apakah aspek akademik merupakan satu-satunya aspek yang perlu diperhatikan mahasiswa? Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik tapi juga harus menyiapkan berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia profesional.

Menurut Hasanah dari Universitas Negeri Makassar dalam hasil penelitiannya yang membahas analisis pengaruh tingkat employability skills terhadap kesiapan kerja mahasiswa, employability skills mencakup kombinasi antara keterampilan teknis (hard skills) dan keterampilan interpersonal (soft skills), seperti komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, berpikir kritis, serta adaptabilitas terhadap perubahan.

Keterampilan ini membantu seseorang untuk mendapatkan pekerjaan, berkembang dalam karier, beradaptasi dengan perubahan industri, serta meningkatkan produktivitas dan profesionalisme.

Dunia profesional tidak sekedar membutuhkan individu yang memiliki pengetahuan di bidangnya, tetapi juga individu yang mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut kedalam berbagai situasi dan bekerja dengan orang lain.

Salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk memperoleh berbagai pengalaman tersebut adalah organisasi. Melalui kegiatan di organisasi, mahasiswa dituntut untuk menggunakan keterampilan-keterampilan tersebut untuk menghadapi berbagai macam situasi.

Pengalaman organisasi dapat menjadi proses pembelajaran yang membantu mahasiswa mengembangkan employability skills sebagai bekal menghadapi dunia profesional. Organisasi tidak semerta-merta menjadi sarana aktivitas mahasiswa di luar lingkup akademik, tapi juga berperan dalam mengembangkan employability skills melalui pengalaman praktis yang diperoleh mahasiswa selama berorganisasi.

Organisasi sebagai Wadah Pengembangan Employability Skills Mahasiswa

Selama kuliah, mahasiswa tidak cukup hanya belajar teori di kelas, tetapi juga perlu pengalaman nyata yang tidak selalu tersedia di ruang kuliah. Organisasi menjadi salah satu wadah untuk itu, tempat mahasiswa dihadapkan langsung pada situasi yang ada dan menyelesaikan masalah yang muncul secara nyata.

Bedanya dengan kelas, pembelajaran di organisasi tidak terstruktur dan hasilnya tidak selalu bisa diprediksi. Jika di kelas mahasiswa belajar konsep, di organisasi mereka belajar menerapkan dan menguji konsep itu di lapangan, lengkap dengan risiko dan tanggung jawabnya.

Karena berbasis pengalaman langsung, organisasi pada dasarnya menjadi ruang belajar tersendiri. Mahasiswa belajar bukan dari materi, tetapi dari masalah nyata yang harus mereka selesaikan sendiri, cara ini membuat pembelajaran lebih membekas dibanding sekadar teori.

Rosdiana Mulihatul Hidayah seorang peneliti Universitas Trunojoyo Madura beserta rekan mengungkapkan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam organisasi kampus memberikan kontribusi multidimensional terhadap peningkatan soft skills yang menjadi determinan utama kesiapan kerja.

Semakin aktif mahasiswa terlibat dalam organisasi, semakin banyak pula keterampilan yang terasah seperti komunikasi, kerja sama, leadership, dan problem solving. Keterampilan inilah yang menjadi bekal penting menghadapi dunia kerja, sehingga pengalaman berorganisasi sebaiknya dilihat bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bagian dari proses membangun kesiapan kerja mahasiswa.

Pengalaman Berorganisasi dalam Membentuk Employability Skills

Pengalaman berorganisasi memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan berbagai employability skills melalui situasi yang mereka hadapi secara langsung. Rosdiana beserta rekan juga menyatakan lebih lanjut bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dapat membantu mengembangkan berbagai soft skills yang dibutuhkan dalam dunia kerja, seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, pemecahan masalah, manajemen waktu, dan kemampuan beradaptasi.

Kemampuan komunikasi berkembang ketika mahasiswa harus menyampaikan pendapat, berkoordinasi dengan anggota lain, atau berinteraksi dengan pihak di luar organisasi. Dalam pembagian tugas dan pelaksanaan program kerja, mahasiswa juga belajar bekerja sama sekaligus menjalankan peran kepemimpinan sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Ketika menghadapi kendala dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa dituntut untuk mencari penyebab masalah, mempertimbangkan berbagai pilihan, dan mengambil keputusan yang tepat.

Keterlibatan dalam organisasi juga menuntut mahasiswa untuk mengatur waktu dan tanggung jawab antara kegiatan organisasi dan kewajiban akademik. Kondisi tersebut melatih mahasiswa untuk menentukan prioritas dan menyelesaikan tugas sesuai dengan batas waktu yang tersedia. Mahasiswa juga perlu beradaptasi dengan berbagai karakter individu, cara kerja, serta perubahan situasi yang dapat terjadi selama menjalankan kegiatan organisasi.

Menurut Triyani dan Susanti, dalam penelitiannya yang membahas pengaruh perkuliahan magang dan pengalaman organisasi terhadap kesiapan kerja menyatakan pengalaman organisasi berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman organisasi tidak hanya memberikan pengalaman dalam menjalankan suatu kegiatan, tetapi juga dapat menjadi proses yang membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional.

Employability Skills sebagai Bekal Menghadapi Dunia Profesional

Employability skills yang berkembang melalui pengalaman organisasi memiliki keterkaitan dengan berbagai tuntutan yang dihadapi mahasiswa ketika memasuki dunia profesional. Kemampuan yang diperoleh selama berorganisasi dapat diterapkan ketika mahasiswa harus berkomunikasi dengan rekan kerja, bekerja dalam tim, menyelesaikan permasalahan, mengelola tanggung jawab, dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Menurut Nanda Agustina beserta rekan dari Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan dalam hasil penelitiannya yang membahas pengaruh soft skill, hard skill, dan pengalaman organisasi terhadap kesiapan kerja bahwa pengalaman organisasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kesiapan kerja ketika diuji secara parsial, meskipun soft skills, hard skills, dan pengalaman organisasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja. Temuan tersebut menunjukkan bahwa keaktifan dalam organisasi tidak secara otomatis menjadikan mahasiswa memiliki employability skills yang baik. Manfaat pengalaman organisasi bergantung pada bagaimana mahasiswa menjalani dan memaknai pengalaman tersebut selama berorganisasi.

Pemaknaan terhadap pengalaman organisasi tersebut dapat dilakukan dengan menjadikan setiap kegiatan sebagai kesempatan untuk mengevaluasi dan mengembangkan diri. Mahasiswa dapat mengambil pembelajaran dari berbagai pengalaman yang diperoleh, seperti mengevaluasi kesalahan, memahami cara menyelesaikan masalah, dan mengenali keterampilan yang berkembang selama menjalankan tanggung jawab organisasi.

Menurut Fendry Erlangga beserta rekan dari Universitas Lampung, pengalaman organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. Temuan tersebut memperkuat pernyataan bahwa pengalaman organisasi dapat menjadi bekal untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Oleh karena itu, nilai pengalaman organisasi tidak hanya terletak pada banyaknya kegiatan atau jabatan yang dimiliki mahasiswa, tetapi pada sejauh mana pengalaman tersebut mampu membentuk keterampilan yang dapat diterapkan di lingkungan profesional.

Kesimpulan

Keaktifan dalam organisasi dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan mahasiswa, terutama melalui pengalaman yang membantu membentuk berbagai employability skills seperti komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, pemecahan masalah, manajemen waktu, dan kemampuan beradaptasi.

Namun, keterlibatan dalam organisasi perlu diimbangi dengan kegiatan akademik agar mahasiswa tetap dapat menjalankan tanggung jawab perkuliahan dengan baik. Organisasi dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi yang efektif apabila dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

MUHAMMAD IQBAL DAFFA ARDIANSYAH
Mahasiswa Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Agu 2026, 15:05

Saat Game Masuk Kelas: Benarkah Game Edukasi Bisa Bikin Belajar Lebih Efektif?

Benarkah game edukasi mampu mengubah kelas yang membosankan menjadi pembelajaran interaktif? Simak manfaat, tantangan, dan solusi penerapannya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

Pembelajaran interaktif anak-anak usia dini menggunakan Papan Interaktif Digital melalui platfrom Game Edukasi Paudpedia. (Sumber: Dokumentasi kemdikbud.go.id  | Foto: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)
Ayo Netizen 14 Agu 2026, 14:46

Aktif Berorganisasi, Benarkah Membantu Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja?

Banyak lulusan kesulitan bersaing di dunia kerja. Organisasi mahasiswa ternyata menjadi tempat lahirnya employability skills yang dicari perusahaan. Mengapa bisa demikian?

Pengalaman organisasi dapat menjadi proses pembelajaran yang membantu mahasiswa mengembangkan employability skills sebagai bekal menghadapi dunia profesional. (Sumber: magnific.com | Foto: tirachardz)
Ayo Netizen 14 Agu 2026, 11:38

81 Tahun Merdeka, Jejak Belanda Masih Terasa Lewat Perkedel hingga Semur

Indonesia telah 81 tahun merdeka, tetapi jejak Belanda masih terasa di meja makan. Perkedel, semur, kroket hingga lapis legit menjadi bukti warisan kuliner kolonial yang beradaptasi.

Jejak kuliner Belanda masih dapat ditemukan dalam berbagai makanan yang akrab di meja makan masyarakat Indonesia. (Sumber: magnific.com | Foto: stockking)
Ayo Netizen 14 Agu 2026, 08:34

KDM Punya 35 Juta Pemilih di Jabar, Cukupkah untuk Menuju 2029? 

Kalau memang suratan tangan menetapkan KDM maju ke pentas politik nasional di tahun 2029 dan berhasil, tentu itu akan menjadi sejarah politik nan penting.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 13 Agu 2026, 19:19

Semangat Integritas Digitalisasi Wisata Kota Bandung, Dari Transportasi Publik hingga Perlindungan Transaksi

Kota Bandung, yang secara konsisten menjadi salah satu magnet utama pariwisata nasional, kini berada di tengah transformasi penting menuju ekosistem smart tourism.

Kota Bandung, yang secara konsisten menjadi salah satu magnet utama pariwisata nasional, kini berada di tengah transformasi penting menuju ekosistem smart tourism. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 19:09

Cibeulah, Rekahan Tanah Akibat Gempa Bumi yang Menyimpan Cerita

Cibeulah berarti tanah belah dalam bahasa Sunda dan Banten. Toponim ini menyimpan jejak gempa bumi, rekahan tanah, serta pengetahuan leluhur tentang ancaman bencana dan pentingnya mitigasi.

Rumah warga yang terdampak gempabumi dengan kekuatan (M) 6,7 pada tanggal 14 Januari 2022, di Kabupaten Pandeglang, Banten. (Sumber: BNPB)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:45

Touring Tidak Selalu tentang Healing, tetapi Juga Ruang Sosial dan Psikologis

Touring bukan sekadar hobi berkendara atau perjalanan untuk healing. Di balik perjalanan dan biaya yang dikeluarkan, touring menjadi ruang untuk menjaga kesehatan sosial dan psikologis.

Touring bukanlah sekadar hobi berkendara yang menguras materi, melainkan ruang sosial dan psikologis. (Sumber: magnific.com | Foto: bublikhaus)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:21

Melawan Greenwashing untuk Mendorong Sikap Kritis terhadap Klaim Ramah Lingkungan

Greenwashing mengancam kepercayaan konsumen dan investor serta mengganggu alokasi modal. Transparansi, audit ESG, dan sikap kritis pasar menjadi kunci membangun bisnis berkelanjutan di masa depan.

Fenomena greenwashing didefinisikan sebagai persilangan antara kinerja lingkungan yang buruk dengan komunikasi positif yang menyesatkan. (Sumber: magnific.com)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:43

Mengenang Majalah Hai, Ikon Remaja di Era 80–90an

Mengenang Majalah Hai, teman generasi 1980-an dan 1990-an yang tak hanya menghadirkan musik, komik, dan cerita, tetapi juga memperluas wawasan serta membentuk selera dan imajinasi anak muda Indonesia.

Majalah Remaja Hai era 1980–1990-an Majalah Hai era 1980–1990-an, bacaan populer yang lekat dengan kehidupan remaja dan menjadi bagian dari kenangan sebuah generasi.
Beranda 13 Agu 2026, 10:32

Pohon di Kota Bandung Ditebang Ilegal, Tapi Anggaran Beli Lahan RTH 2026 Malah Tak Ada

Puluhan pohon di Kota Bandung ditebang liar, giliran anggaran beli lahan RTH 2026 malah nihil. Kini janji ruang hijau kota terancam cuma angan-angan di atas kertas.

Sisa pohon yang ditebang di Jalan LLRE Martadinata (Jalan Riau), Kota Bandung, Selasa 4 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:03

Pohon, Bisnis, dan Kehidupan

Saat pohon tumbang, yang jatuh bukan hanya batang, dahan, daun, justru yang ikut runtuh sederetan cerita, petuah, pamali, ingatan, hingga khazanah lokal.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 19:54

Mengapa Bahasa Merek Berubah Saat Pindah ke Instagram?

Membahas bagaimana satu merek menyesuaikan gaya bahasa di website dan Instagram saat menyampaikan pesan Ramadhan, tanpa kehilangan pesan utama kepada publik.

Ilustrasi masakan. (Sumber: Pexels | Foto: Airlangga Jati)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 17:20

Aku, ‘Preman Pensiun’, dan Terminal Cicaheum

Mengajak pembaca menyusuri kenangan personal di Terminal Cicaheum, dari masa kecil hingga era Preman Pensiun.

Suasana Terminal Cicaheum pada pagi hari, Kota Bandung, Rabu 24 Juli 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 15:24

Merawat Hutan, Menjaga Warisan Peradaban di Jawa Barat

Kondisi hutan di Jawa Barat saat ini berada dalam status darurat atau sinyal lampu merah yang berakibat dari kerusakan dan penyusutan tutupan hutan yang masif.

Sejumlah pengunjung berfoto di Jembatan Gantung Curug Koleang, Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda, Bandung, Sabtu (9/2/2019). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 13:38

Cuaca Ekstrem Kota Bandung Akan Menimbulkan Kerawanan Bahaya Kebakaran

Cuaca ekstrem acapkali menjadi peringatan alam, bukan hanya sekadar perubahan musim tetapi peningkatan suhu mengakibatkan kekeringan yang memiliki potensi besar untuk terjadinya kerawanan kebakaran

Sawah mengalami kekeringan di musim Kemarau. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 11:24

Defisit Rp300 Miliar, Siapa yang Gagal Mengelola Bandung?

Defisit Rp300 miliar itu tentu saja merupakan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar kekurangan duit kas.

Balai Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Humas Setda Kota Bandung  via ayobandung.com)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 08:18

Merdeka dalam Berpikir, Merdeka dalam Bertindak

Makna kemerdekaan di era digital tercermin dari kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, menyaring informasi, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Ilustrasi orang Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Heru Dharma)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 20:01

Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci.

Ilustrasi iklan.
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 18:10

Menulis sebagai Cara Membangun Pengetahuan

Sebuah refleksi tentang menulis yang tidak berhenti pada keterampilan menyusun kata dan kalimat, tetapi melihat menulis sebagai bagian dari proses membangun pengetahuan dan membentuk cara berpikir.

Ilustrasi mengetik artikel dengan laptop. (Sumber: Unsplash | Foto: Sergey Zolkin)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 17:02

Indonesia Raya Tercipta di Bandung

Gagasan menciptakan lagu kebangsaan muncul setelah W.R. Soepratman membaca tantangan di majalah Timboel pada 1924.

Ilustrasi Wage Rudolf Soepratman. (Sumber: Ayobandung.id)