Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri Saat Public Speaking

4 menit baca
Naya Diniyah Mutmainnah
Ditulis oleh Naya Diniyah Mutmainnah diterbitkan
ada lelucon yang menyebut public speaking menduduki tingkat pertama hal yang paling ditakuti oleh orang-orang bahkan melebihi ketakutan akan kematian. (Sumber: Pexels/Rica Naypa)
ada lelucon yang menyebut public speaking menduduki tingkat pertama hal yang paling ditakuti oleh orang-orang bahkan melebihi ketakutan akan kematian. (Sumber: Pexels/Rica Naypa)

Public speaking sering disalahartikan hanya sebagai kemampuan berbicara di depan umum. Padahal, berbicara dengan pasangan, circle, atau kelompok kecil itu juga termasuk public speaking.

So, public speaking adalah sebuah seni dalam berbicara atau berkomunikasi di hadapan individu maupun kelompok. Namun, rasa gugup kerap kali menghentikan setiap kata yang ingin diungkapkan.

Banyak orang yang masih bingung kenapa takut banget berbicara di depan banyak orang. Ternyata menurut survei, berbicara di depan umum adalah sebuah hal yang paling ditakuti oleh orang-orang di seluruh dunia, bukan hanya orang Indonesia.

Bahkan ada lelucon yang menyebut public speaking menduduki tingkat pertama hal yang paling ditakuti oleh orang-orang bahkan melebihi ketakutan akan kematian.

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa percaya diri saat public speaking? Berikut ini 6 tips yang bisa kamu coba.

  1. Sugesti atau Afirmasi Positif

Kenapa sugesti ini penting? Karena dengan sugesti atau afirmasi positif bisa mensetting atau mensistemasi diri kita. Kita adalah seperti apa yang kita pikirkan. Jadi kalau kita berpikir hal yang baik maka yang keluar juga hal baik. Mungkin kamu pernah merasakan ketika sedang sakit di pikiran yaudah gapapa sakit memang lagi pengen sakit, akhirnya sakit dan bener-bener sakit lama.

Tapi ketika lagi sakit, kita merasa ini lagi gak boleh sakit dulu, deh, kita mensugesti diri kita bahwa jangan sakit jangan sakit sampai akhirnya kita bener-bener gak sakit dan itulah the power of suggestion.

Kalau kata pesulap merah “Believe System”, apa yang kita pikirkan akan menjadi sebuah tindakan, apa yang menjadi tindakan akan menjadi pengalaman, apa yang menjadi pengalaman akan menjadi pengetahuan, apa yang menjadi pengetahuan akan menjadi sebuah sistem baru dalam kehidupan kita.

Dengan menyugesti atau mengafirmasikan hal positif ke dalam diri kita, akan mengubah perilaku dan kehidupan kita ke depannya.

Caranya bagaimana jika saat public speaking? Ketika mau ngemsi atau bicara di depan umum, kita bisa ngomong ke diri kita bahwa:

“Saya bisa.”

“Saya ahli.”

“Saya jago.”

Intinya berikan sugesti dan afirmasi positif itu sebanyak-banyaknya dan rasakan kekuatan dari sugesti ini.

  1. Kenali Audience

Salah satu kesalahan umum adalah tidak mengenali audience. Padahal, cara untuk menjadi speaker yang minim gugup dan bisa meningkatkan kepercayaan diri yaitu dengan mengenali audiencenya. Kenapa harus mengenali audience? Tentunya untuk menyesuaikan cara penyampaian materi. Contoh, kalau audiencenya Gen-Z biasanya harus ada pantun atau hubungkan dengan hal yang sering dialami sehingga membuat audience merasa diperhatikan dan semakin antusias mendengarkan.

Tips rahasia untuk kamu yang mau menjadi public speaker ada beberapa kesukaan dari audience, kalau anak muda atau remaja sukanya pembahasaan atau pembawaan yang energik, unik dan sesuai dengan trend, lalu untuk bapak-bapak dan ibu-ibu usia sekitar 30 tahun ke atas mereka sangat suka dengan data-data jadi kita dipercaya, kalau untuk anak-anak dari usia SMP ke bawah kita bisa membawakannya dengan media-media seperti dongeng, games, dan lain-lain. Cara ini akan membuat pesan mudah diterima dan tepat sasaran.

  1. Kuasai dan Pahami Materi

Banyak orang yang gugup karena belum memahami materi. Mereka mengandalkan tulisan di slide atau hafalan, sehingga ketika presentasi hanya membacakan apa yang ditulis, akibatnya saat teks hilang atau hafalannya tidak kuat, bisa terjadi blank atau panik di atas panggung.

Jadi, kuncinya adalah pahami konsep dari materi yang mau dibawakan bukan sekadar menghafal agar saat public speaking bisa berbicara lebih natural, fleksibel, dan percaya diri.

  1. Berlatih di Depan Cermin atau Rekam Diri

Ilusutrasi public speaking. (Sumber: Pexels/Pixabay)
Ilusutrasi public speaking. (Sumber: Pexels/Pixabay)

Latihan sangat penting. Cobalah berlatih di depan cermin atau merekam diri sendiri agar kamu bisa menilai apa yang perlu ditingkatkan.

  1. Ngobrol Ringan Sebelum Tampil

Sebelum tampil, cobalah ngobrol ringan dengan orang di sekitarmu. Hal ini akan membuat adrenalin kita menurun, merilekskan tubuh dan pikiran. Ada satu trik efektif agar tidak gemetar di atas panggung.

Habiskan energi gugupnya dengan melakukan gerakan fisik seperti lari-lari atau lompat-lompat kecil, ini membantu meredam adrenalin berlebih agar lebih tenang saat public speaking.

  1. Filter pertemanan

Lingkungan pertemanan akan memengaruhi rasa percaya diri. Lima orang terdekat adalah orang-orang yang akan memengaruhi kehidupan ke depan akan seperti apa. Lingkungan yang memberi dukungan dan percaya pada kemampuanmu akan mendorong kamu untuk lebih berani tampil dan berkembang.

Seperti yang dikatakan oleh Dale Carnegie, “Only the prepared speaker deserves to be confident.” Hanya public speaker yang mempersiapkan dirinya dengan matang yang berhak mendapatkan rasa percaya diri. Jadi, kunci untuk mendapatkan rasa percaya diri saat public speaking adalah dengan persiapan yang matang.

Selamat berlatih, semoga kamu menjadi public speaker handal yang berani tampil dan bisa memberi pengaruh positif dengan kata-kata. Teruslah berproses dan berprogres, good luck! (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)