Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Hari Raya Idul Adha Bertepatan Hari Jumat, Tetap Wajibkah Shalat Jumat?

Habib Fauzan Syah
Ditulis oleh Habib Fauzan Syah diterbitkan Jumat 06 Jun 2025, 05:38 WIB
Bagaimana bila Idul Adha jatuh tepat pada hari Jum’at? (Sumber: Pexels/Pir Sümeyra)

Bagaimana bila Idul Adha jatuh tepat pada hari Jum’at? (Sumber: Pexels/Pir Sümeyra)

Hari Raya Idul Adha adalah salah satu momen besar dalam Islam. Setiap tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam merayakannya dengan penuh suka cita melalui pelaksanaan shalat Id dan ibadah kurban.

Namun, bagaimana bila Idul Adha jatuh tepat pada hari Jum’at? Apakah kewajiban shalat Jum’at tetap berlaku bagi mereka yang telah shalat Id di pagi harinya?

Pertanyaan ini telah menjadi bahan diskusi di kalangan para ulama sejak zaman sahabat. Terdapat dua pendapat utama mengenai hal ini. Masing-masing pendapat memiliki dalil dan hujjah (argumen syar’i) yang kuat.

Pendapat Pertama: Gugurnya Kewajiban Shalat Jum’at bagi yang Telah Shalat Id

Pendapat ini menyatakan bahwa shalat Jum’at tidak lagi wajib bagi orang yang telah melaksanakan shalat Id. Namun, shalat Dzuhur tetap wajib sebagai pengganti.

Dalil dan Hadits yang Digunakan

Hadits dari Zaid bin Arqam:

عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ: صَلَّى النَّبِيُّ ﷺ الْعِيدَ، ثُمَّ رَخَّصَ فِي الْجُمُعَةِ، فَقَالَ: "مَنْ شَاءَ أَنْ يُصَلِّيَ فَلْيُصَلِّ"

“Dari Zaid bin Arqam berkata: Nabi ﷺ melaksanakan shalat Id, kemudian memberikan keringanan dalam (shalat) Jum’at, beliau bersabda: ‘Siapa yang mau, maka dia boleh shalat (Jum’at)’.”

HR. Abu Dawud No. 1070, Ahmad (4/372). Dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani.

Hadits dari Abu Hurairah (diriwayatkan secara mauquf dan marfu'):

قَدِ اجْتَمَعَ فِي يَوْمِكُمْ هَذَا عِيدَانِ، فَمَنْ شَاءَ أَجْزَأَهُ مِنَ الْجُمُعَةِ، وَإِنَّا مُجَمِّعُونَ

"Telah berkumpul dua hari raya pada hari ini. Maka siapa yang mau, shalat Id telah mencukupinya dari shalat Jum’at. Tetapi kami tetap akan melaksanakan shalat Jum’at."

HR. Abu Dawud No. 1073, Ibnu Majah No. 1310. Dinilai hasan oleh beberapa ulama.

Yang Menguatkan Pendapat Ini

Sahabat Utsman bin Affan membolehkan orang yang telah shalat Id dan tinggal jauh dari Madinah untuk tidak mengikuti shalat Jum’at.

Imam Ahmad bin Hanbal dan sebagian ulama mazhab Hanbali mendukung pendapat ini. Ulama kontemporer seperti Syaikh Bin Baz dan Syaikh Utsaimin juga membolehkannya dengan syarat tetap shalat Dzuhur.

Pendapat Kedua: Shalat Jum’at Tetap Wajib Dilaksanakan

Lafadz Faman Sya-a menjadi Isyarat Bahwa Gugurnya kewajiban Sholat Jum'at setelah melaksanakan Sholat 'Idul Adha itu adalah Bagi Mereka yang Rumahnya Jauh Dari Masjid,Bisa saja karena Beda desa/Kampung, sehingga sangat Mustahil bagi mereka untuk mengejar waktu sholat Jum'at, Lain Halnya dengan Mereka yang Akses Untuk melaksanakan Sholat Jum'at sangat Mudah karena Begitu Banyak Masjid Pada zaman Sekarang Ini,maka Kewajiban Sholat Jum'at tetap berlaku.

Hujjah dan Dalil

Bagaimana bila Idul Adha jatuh tepat pada hari Jum’at? (Sumber: Pexels/Bilal Furkan KOŞAR)
Bagaimana bila Idul Adha jatuh tepat pada hari Jum’at? (Sumber: Pexels/Bilal Furkan KOŞAR)

Ayat Al-Qur’an yang bersifat umum dan tidak memberi pengecualian:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkan jual beli."

QS. Al-Jumu’ah: 9

Hadits Nu’man bin Basyir yang menunjukkan Nabi tetap melaksanakan shalat Jum’at meskipun sebelumnya shalat Id:

عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ وَفِي الْجُمُعَةِ ﴿سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى﴾، وَ﴿هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ﴾

“Nabi ﷺ biasa membaca dalam shalat dua hari raya dan dalam shalat Jum’at: ‘Sabbihisma Rabbikal A’laa’ dan ‘Hal Ataka Haditsul Ghasyiyah’.”

HR. Muslim No. 878

Makna hadits ini: Nabi tetap melaksanakan shalat Jum’at meskipun sudah shalat Id karena disebutkan beliau membaca surat yang sama pada kedua shalat tersebut. Ini menunjukkan bahwa Nabi tidak menggugurkan shalat Jum’at walau telah shalat Id.

Hadits tentang wajibnya shalat Jum’at kecuali untuk empat golongan:

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ، إِلَّا أَرْبَعَةً: عَبْدٌ مَمْلُوكٌ، أَوِ امْرَأَةٌ، أَوْ صَبِيٌّ، أَوْ مَرِيضٌ

“Shalat Jum’at adalah hak yang wajib atas setiap Muslim secara berjamaah, kecuali empat: hamba sahaya, wanita, anak kecil, dan orang sakit.”

HR. Abu Dawud No. 1067, disahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ No. 3111

Yang Menguatkan Pendapat Ini

Imam Malik dan Abu Hanifah berpendapat bahwa shalat Jum’at tetap wajib. Mayoritas ulama Syafi’iyah juga mewajibkan shalat Jum’at dalam kondisi ini.

Kedua pendapat di atas memiliki landasan syar’i yang kuat. Dalam konteks perbedaan ini:

Shalat Jum’at tetap diselenggarakan di masjid, karena sebagian umat tetap wajib mengikutinya (terutama yang tidak shalat Id, atau yang menjadi imam).

Bagi yang mengikuti shalat Id, bisa memilih salah satu pendapat yang paling diyakini, namun tetap wajib shalat Dzuhur bila tidak ikut Jum’at. Umat Islam hendaknya bersikap toleran dalam menyikapi perbedaan ini, karena ia bagian dari keluasan rahmat Islam.

Referensi Hadits:

  • Shahih Muslim No. 878
  • Sunan Abu Dawud No. 1067, 1070, 1073
  • Musnad Ahmad (4/372)
  • Ibnu Majah No. 1310
  • Shahih Al-Jami’ oleh Al-Albani No. 3111
  • QS. Al-Jumu’ah: 9

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Habib Fauzan Syah
Lewati saja masa sulitnya,jangan Rubah Tujuannya

News Update

Ayo Netizen 22 Mar 2026, 08:58

Kartu Lebaran dan Suasana Idulfitri di Bandung Era 1990-an

Menjelang Idulfitri pada dekade 1990-an, suasana Kota Bandung tidak hanya dipenuhi aroma kue Lebaran dan kesibukan orang bersiap mudik.

Kartu Lebaran versi ABG. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)