Cantik Itu Relatif, tapi Sehat Itu Wajib

4 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Sehat & Cantik Karya Yohanes Sunardi (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sehat & Cantik Karya Yohanes Sunardi (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Perempuan adalah mahluk yang diciptakan dengan penuh misteri. Perempuan memiliki keunikan dari segi fisik yang tidak ada pada laki-laki.

Perempuan memiliki hubungan yang erat dengan hormon, sepanjang usia kehidupannya, perempuan akan mengalami fluktuasi kadar hormon. Sehingga menurunnya kadar tersebut akan berpengaruh pada tubuh seorang wanita.

Hal kedua yang menarik adalah ketika perempuan mengalami menstruasi. Begitu banyak yang terjadi pada masa ini, bagian perut sakit, mood swing, perubahan bentuk fisik, sakit kepala hingga muncul jerawat.

Di balik perjuangannya itu, perempuan diberikan anugerah untuk menghasilkan sel telur yang bisa menjadi calon kehidupan manusia.

Bagian ketiga yang menjadi misteri bagi perempuan adalah rahim. Tempat bersemayamnya calon manusia yang akan lahir ke bumi. Dibawa kemanapun oleh perempuan meski berat dan sesak selama 9 bulan.

Saat melahirkan, perempuan merasakan sakit yang dahsyat sehingga bisa mengikis sel-sel kalsium dalam tubuhnya. Tapi dia masih bisa tegar dan sakitnya hilang seketika begitu melihat kehadiran bayinya.

Perempuan dengan Penyakitnya

Ilustrasi perempuan sehat. (Sumber: Pexels/Phil Nguyen)
Ilustrasi perempuan sehat. (Sumber: Pexels/Phil Nguyen)

Perempuan memiliki beberapa resiko penyakit yang lebih banyak dibandingkan lelaki. Misalnya penyakit yang sangat dekat dengan perempuan adalah anemia. Sudah dipastikan menstruasi adalah penyebab utama kenapa perempuan banyak mengidap penyakit ini.

Selain itu banyak perempuan yang masih belum tau, bahwa pada kondisi beberapa perempuan membutuhkan asupan lebih zat besi dari vitamin dan asupan makanan.

Kedua perempuan sangat rentan mengalami penyakit kelamin. Kondisi orang wanita yang terbuka cenderung lebih banyak mengundang bakteri hinggap dibandingkan dengan organ yang dimiliki laki-laki. Hal ini bisa diperburuk jika kebersihan setelah buang air besar tidak dijaga.

Sejauh ini penyakit yang umum yang terjadi pada organ kewanitaan adalah keputihan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, kuman, jamur yang berkembang dalam organ intim secara tidak terkendali.

Sebetulnya secara alami bakteri yang terdapat dalam organ intim wanita terdapat bakteri yang baik. Namun biasanya kebersihan yang kurang baik atau penggunaan sabun cuci yang terlalu banyak mengandung bahan pewangi justru dapat membunuh bakteri baik dalam vagina.

Ketiga, perempuan kerap kali mengalami osteoporosis lebih cepat dibandingkan pria. Beberapa faktor seperti melahirkan dan menyusui dapat meningkatkan kerentanannya.

Gaya hidup yang tidak sehat Seperti kurangnya asupan makanan yang bergizi, aktivitas fisik yang kurang memadai, konsumsi minuman bersoda dan berkafein yang diluar batas kewajaran, menyebabkan osteoporosis menjadi silent disease (penyakit mematikan yang tidak nampak pada gejala awal).

Baca Juga: Demi Stop Pelecehan, Perlu Bijak Sex Education sejak Anak Usia Dini

Perempuan dengan Kecantikan dan Kesehatannya.

Perempuan yang dikatakan cantik tidak hanya dari porsi wajahnya. Tapi bagaimana kondisi kulit, mata, bibir, rambut, kuku dan gigi yang terejawantahkan tanpa harus berbicara.

Perempuan yang sehat memiliki kulit yang kenyal sehat, putih bersih tapi bukan putih karena merkuri. Kulit yang sehat pun nampak lebih lembab daripada kondisi muka pada umumnya.

Selain asupan nutrisi yang sehat, wajah juga memerlukan sabun pencuci untuk menghilangkan debu, bakteri serta kotoran yang menempel pada wajah.

Jelasnya, kita harus memilih sabun sesuai dengan kondisi kulit. Jangan sampai kulit menggunakan bahan dasar sabun lemon yang justru banyak menyerap minyak.

Begitupun sebaliknya, kulit berminyak jangan terlalu banyak menggunakan bahan dasar sabun yang melembabkan kulit.

Selain dari kulit, kesehatan perempuan juga dilihat dari kantung mata yang hitam. Kondisi ini biasanya timbul karena waktu tidur atau istirahat yang kurang.

Selain itu biasanya, mata kurang mendapat nutrisi vitamin C dan A. Bibir yang kering juga menandakan kualitas kesehatan tubuh perempuan.

Kulit bibir yang kering biasanya kurang terhidrasi dengan baik, bisa saja kekurangan minum air putih atau penggunaan lipstik yang tidak cocok.

Terakhir rambut yang seringkali dikatakan sebagai mahkota perempuan juga sangat berperan penting sebagai bentuk representasi sehatnya tubuh seorang perempuan.

Kondisi rambut rontok, penuh ketombe juga lepek menandakan rambut tidak berada dalam kondisi yang baik-baik saja. Seringkali kekurangan vitamin D3 yang menyebabkan kondisi rambut tidak sehat. Selain itu juga pewarnaan rambut bisa menjadi faktor selanjutnya.

Dalam buku ini diakhiri dengan tips bagaimana perempuan bisa tampil sehat dan cantik dengan memenuhi asupan nutrisi yang seimbang.

Nutrisi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak harus tetap ada dalam sajian makanan. Selanjutnya bisa ditambahkan asupan nutrisi mikro seperti vitamin dan mineral.

Selain asupan, merancang pola makan dalam bentuk diet juga sangat penting dilakukan. Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Kemudian makan pada waktu tubuh sedang aktif mengolah gula dan lemak sehingga menjadi energi.

Jangan sampai ketika tubuh memasuki waktu istirahat, makanan masuk dan berujung pada penumpukan lemak. Terakhir karena tubuh manusia sebagian besar terdiri dari cairan.

Maka jangan lupa untuk memenuhi asupan sesuai dengan kadar tubuh masing-masing. Sehat itu wajib, cantik itu bonus. (*)

Tonton Podcast AYO TALK:

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 31 Agu 2026, 19:02

Dua Wajah Paten UMKM Bandung, Dua Jalan Berbeda untuk Naik Kelas di Pasar Digital

Kisah kontras Koku Footwear dan Dimsum Inmons, dua UMKM Bandung yang sama-sama tumbuh lewat Shopee namun dengan tingkat ketergantungan yang jauh berbeda.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin (pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear) dan Ani Andriyani (pemilik Dimsum Inmons). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 17:25

Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka

Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.

Berita kepergian Putri Diana menjadi perhatian utama berbagai media cetak di Indonesia, mencerminkan besarnya duka dan perhatian masyarakat terhadap sosok Princess of Wales tersebut. (Sumber: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 16:28

Sejarah Nama Bulan (Bagian 2)

Dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu.

Februa atau Lupercalia, suatu festival penyucian di Romawi Kuno. (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 31 Agu 2026, 16:20

PLN Nusantara Power UP Cirata Overhaul Unit 5 dan 6 Demi Keandalan Pasokan Listrik

PLN Nusantara Power UP Cirata melakukan overhaul Unit 5 dan 6 PLTA Cirata untuk menjaga keandalan pasokan listrik pelanggan.

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat keandalan PLTA Cirata melalui overhaul Unit 5 dan Unit 6 demi pelayanan listrik pelanggan.
Beranda 31 Agu 2026, 16:13

Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Milangkala Desa Ciroyom ke-171 di Hari Pelanggan Nasional.

PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 14:24

Rijsttafel Hidangan Perpaduan Belanda dan Nusantara di Priangan

Nikmati kelezatan Rijsttafel, tradisi kuliner unik era kolonial di Priangan. Perpaduan harmonis antara kemewahan rasa Belanda dan autentisitas rempah Nusantara dalam satu meja

Keluarga C.H. Japing dalam sebuah acara rijsttafel bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman di Bandung. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Christoffel Hendrik)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 13:01

Medsos, Buku, dan Rindu

Algoritma semakin pandai mengenali, harusnya semakin pandai mengenali diri sendiri. Termasuk waktu berhenti pada satu video, apa dirasakan setelah menontonnya, dan nilai apa yang diambil hikmahnya.

Kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 11:09

Ketika Rumput Habis, Bagaimana Mitigasi Pakan Ternak?

Berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuat program massal sistem mitigasi bencana untuk hewan ternak maupun hewan liar.

Ilustrasi kondisi ternak rakyat ketika musim kemarau ekstrim. (Sumber: dikreasi denganvGemini | Foto: Totok Siswantara)
Beranda 31 Agu 2026, 10:30

Pernah Jadi Pintu Masuk Ratusan Ribu Wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Kini Bangkit Lagi

Dulu jadi pintu gerbang ratusan ribu wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara sempat mati suri akibat pandemi dan pencabutan status internasional.

Suasana bandara saat pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 09:14

Manajemen Dapur Umum dan Menu Ideal untuk Korban Bencana Alam

Perencanaan dan pemilihan lokasi dapur umum harus bebas dari risiko bencana susulan.

Ilustrasi aktivitas dapur umum untuk korban bencana alam. (Sumber: by AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 08:13

Sisi Lain Sang Jenderal: Menelusuri Makna Filosofis dan Tradisi di Balik Kuliner Favorit Soeharto

Kegemaran kuliner Presiden ke-2 RI, Soeharto, tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang berakar di Desa Kemusuk.

Momen Presiden Soeharto dan Ibu Tien memotong tumpeng saat merayakan HUT pernikahan di Jalan Cendana, Jakarta, Juni 1986, disaksikan ibu mertua dan Sumitro Djoyohadkusumo. (Sumber: ANRI, Setneg 634)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 20:52

Ketika Seniman Memilih untuk Tidak Diam, Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman

Ketika kezaliman menjadi kelaziman, diam bukan lagi netral. Manifesto Seniman Bandung adalah ajakan untuk bersuara—bukan sekadar nyinyir dari kejauhan.

Aliansi Bandung Ngagoak mengadakan aksi ekspresi seni di Kebun Seni Jalan Tamansari 56 Bandung. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 18:14

Menciptakan Kembali Televisi Pendidikan

Televisi pendidikan sebagai proyek nasional pun sudah seharusnya menjadi keputusan pemerintah.

Ilustrasi televisi. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 16:45

Cerita Tomakur Milik KWT Desa Nagarawangi Terpilih untuk Pendaftaran Legalitas Merek

Tomakur milik KWT Desa Nagarawangi terpilih mendapat pendampingan pendaftaran merek melalui program KKN UNINUS untuk memperkuat legalitas dan identitas produk UMKM.

Sosialisasi dan Pendampingan Proses Pendaftaran HKI (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 14:11

Kedaulatan di Atas Meja Makan: Diplomasi Kuliner Sukarno pada Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung

Sukarno menegaskan visi bahwa "kemerdekaan dimulai dari lidah"—sebuah manifestasi dari prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri).

Momen jamuan makan malam resmi pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada 19 April 1955. (Sumber foto: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 12:04

Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

Warga Nagarawangi mengikuti CKG dan edukasi kesehatan, mulai dari pertolongan pertama dalam situasi darurat hingga kesehatan psikologis anak dan remaja bersama Puskesmas Rancakalong.

Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 09:59

Budaya Mengaji di Tengah Kota

Di tengah modernitas dan dinamisnya kehidupan perkotaan. Masih ada ruang di sudut perkotaan untuk mempertemukan anak-anak dengan kehidupan sosial dan agamanya.

Mengaji di kalangan anak-anak menjadi memori yang begitu melekat. Melihat aktivitas tersebut masih berjalan di area perkotaan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)