Peran Ibu di Era Screen Time: Tak Harus Jadi Ahli Teknologi, Cukup Mendampingi dengan Hati

2 menit baca
Toni Hermawan
Ditulis oleh Toni Hermawan diterbitkan
Dini Andriani, kedua dari kanan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Dini Andriani, kedua dari kanan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)

AYOBANDUNG.ID - Setiap tanggal 22 Desember, bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu. Di era teknologi yang berkembang pesat, semangat perjuangan tersebut hadir dalam wujud yang berbeda, salah satunya melalui peran ibu sebagai pendidik utama di rumah.

Ibu tidak hanya mendampingi anak dalam proses belajar, tetapi juga membimbing penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Peran ini menjadi wujud nyata kasih sayang, perhatian, serta komitmen ibu dalam menyiapkan generasi yang cakap digital, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Seorang ibu sekaligus guru di Sekolah Dasar Al-Hikmah, Dini Andriani (28), menyampaikan bahwa menjalani peran sebagai ibu di rumah dan guru di sekolah merupakan tantangan tersendiri.

Di lingkungan sekolah, ia berperan sebagai pendidik yang mengarahkan peserta didik agar memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang bermakna dan bertanggung jawab. Sementara di luar kelas, ia menjalani peran sebagai ibu yang mengasuh dan mendidik kedua anaknya. Dini menerapkan kedisiplinan dalam mengenalkan teknologi sejak dini agar teknologi tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga penunjang pembelajaran dan bekal masa depan anak.

“Sebagai guru saya berperan mengarahkan siswa agar menggunakan teknologi sebagai sarana belajar yang bermakna, kreatif, inovatif dan produktif, sementara sebagai ibu saya bertugas menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dalam mengguanakan teknologi sejak dini agar teknologi menjadi penunjang untuk masa depannya,” ungkapnya.

Siswa siswi di Sekolah Dasar Al-Hikmah memanfaatkan laptop untuk belajar. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Siswa siswi di Sekolah Dasar Al-Hikmah memanfaatkan laptop untuk belajar. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)

Ia menuturkan bahwa perannya sebagai ibu di rumah sekaligus guru di sekolah menuntut sikap yang lebih aktif dan selektif dalam memilih konten maupun platform digital. Konten yang digunakan harus aman, edukatif, dan sesuai dengan perkembangan anak. Selain itu, pendampingan serta pengawasan secara berkelanjutan menjadi tanggung jawab penting di tengah dunia teknologi yang semakin canggih dan dinamis.

“Sebagai ibu di rumah dan juga sekaligus menjadi guru di sekolah saya harus lebih kreatif dalam memilih konten, aplikasi atau platform yang aman dan mendidik sekaligus terus memberi pengawasan mengenai dunia teknologi yang semakin canggih ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dini mengatakan bahwa sebagai seorang ibu, ia berupaya memberikan edukasi kepada anak-anaknya agar mampu menjaga keseimbangan antara waktu belajar, bermain, dan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar. Menurutnya, keseimbangan ini penting agar perkembangan sosial dan emosional anak tetap terjaga dengan baik.

“Sebagai sesosok ibu saya sealu meberikan edukasi kepada anak saya seperti meberikan konten-konten yang mengedukasi seperti menonton video animasi hewan, pelajaran dan selalu menanamkan aturan waktu adalam penggunaan hp agar anak tetap seimbang antara belajar bermain dan interaksi langsung,” ujarnya.

Dalam momentum peringatan Hari Ibu, Dini berpesan kepada para ibu, khususnya mereka yang merasa terbebani oleh tuntutan perkembangan teknologi. Ia menekankan bahwa seorang ibu tidak harus menjadi ahli teknologi untuk bisa menjadi sosok yang menginspirasi bagi anak-anaknya. Kehadiran, pendampingan, dan kemauan untuk terus belajar jauh lebih penting dibandingkan kesempurnaan.

“Terkhusus para ibu-ibu yang sekarang lagi terbebani dalam tuntutan tuntutan digital percayalah bahwa tidak harus menjadi ahli teknologi menjadi ibu yang menginsfirasi yang terpenting kehadiran ibu, kasih sayang ibu, dan keteladanan ibu insya allah anak-anak tidak menuntut ibu yang sempurna tetapi ibu yang mau belajar mendampingi dan mau bertumbuh bersama mereka,” tutupnya.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 26 Jun 2026, 20:33

Menggerakkan Idealisme Mahasiswa Berprestasi

Apa yang membuat mahasiswa semangat menjalani hari-hari dan mengubah dirinya?

Ilustrasi gerakan mahasiswa berprestasi. (Sumber: Gemini AI | Foto: Gemini AI)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 19:38

Cek Kesehatan Gratis dan Investasi SDM Indonesia Emas 2045

Menganalisa manfaat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Cek Kesehatan Gratis (Sumber: https://ayosehat.kemkes.go.id/cek-kesehatan-gratis | Foto: https://ayosehat.kemkes.go.id/cek-kesehatan-gratis)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 18:39

Transformasi Perkebunan Karet Alam di Jabar, Mungkinkah?

Industri berbasis karet alam di Jawa Barat saat ini menghadapi tantangan penurunan produktivitas lahan dan pasokan lateks .

Ilustrasi perkebunana karet di Jawa Barat (Sumber: freepik)
Wisata & Kuliner 26 Jun 2026, 17:25

Panduan Berkunjung ke Pantai Sawarna: Delapan Pantai, Gua, dan Lanskap Pesisir di Selatan Banten

Jelajahi Pantai Sawarna di Lebak, Banten, dengan deretan pantai indah, gua karst, spot surfing, dan panorama Samudra Hindia yang memukau.

Sunset Pantai Tanjung Layar Sawarna. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 16:30

Perempuan dan Polarisasi Modern

Perubahan zaman modern terkadang masih diselimuti oleh isu-isu kaum marjinal, terutama kaum perempuan.

Ilustrasi perempuan Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Ruly Nurul Ihsan)
Linimasa 26 Jun 2026, 16:25

Hikayat Pelatih Kuda Renggong, Bisa Berganti Ratusan Kuda Karena Tidak Cocok

Menjadi pelatih kuda renggong tak hanya butuh keahlian, tetapi juga chemistry. Usep telah berganti ratusan kuda demi menemukan pasangan terbaik.

Usep, salah seorang pelatih kuda renggong di Ujungberung, Kota Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 16:03

Publikasi Hasil Lisensi Klub Berhasil Menjaga Konsistensi Komunikasi pada Dua Platform Digital

Konsistensi komunikasi menjadi kunci kredibilitas sebuah perusahaan. Artikel ini menganalisis konsistensi komunikasi PT I.League pada dua platform digital.

Persib Bandung Vs Semen Padang FC. (Sumber: ileague.id)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 15:24

Mengenal Karel Albert Rudolf Bosscha

Karel Albert Rudolf Bosscha merupakan salah satu figur Belanda yang berperan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia

Karel Albert Rudolf Bosscha. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Jodya Maulana)
Linimasa 26 Jun 2026, 15:18

Hikayat Kampung Pembuat Panci di Bandung, Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Kampung Cikalang Kaler di Bandung telah puluhan tahun memproduksi panci. Kini mereka bertahan di tengah perubahan teknologi dapur modern.

Pengrajin di kampung pembuat panci Cileunyi, Kabupaten Bandung, bertahan di tengah perubahan zaman. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 15:04

Perkembangan Industri Perfilman Indonesia dari Tahun 1950-2026

Menelisik sejarah panjang perfilman di Indonesia dan karya-karya tersohor yang muncul sepanjang delapan dekade.

Judul film Darah dan Doa (1950). Film pertama yang diproduksi oleh orang Indonesia (Sumber: Wikipedia)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 14:33

Eksistensi Arumba sebagai Musik Tradisional Sunda di Tengah Modernisasi

Arumba merupakan alat musik tradisional dari Sunda yang masih eksis hingga saat ini meskipun berada di tengah arus modernisasi.

Kegiatan siswa memainkan Arumba sebagai bentuj pelestarian seni musik tradisional Sunda di lingkungan sekolah (Sumber: dokumentasi pribadi)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 14:13

Kuy Ah ... ke Sekolah Swasta

Melihat sekolah swasta yang sekarang semakin banyak melahirkan pelajar berprestasi hebat.

Ilustrasi siswa sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Airlangga Jati)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 13:09

Perbankan di Indonesia Integrasikan UMKM dalam Membangun Citra Positif

Publikasi BSI terkait integrasi UMKM halal menarik dianalisis: website menggunakan kata kunci formal, sedangkan Instagram menggunakan bahasa yang lebih sederhana bagi audiens.

Kedai-kedai UMKM di Pasar Cihapit, Kota Bandung. (Foto: Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 12:50

Dari Patriarki ke Femisida: Membaca Kekerasan terhadap Perempuan sebagai Warisan Struktur Historis

Bagaimana sistem kuasa yang diwariskan lintas generasi membentuk, menormalkan, dan melanggengkan kekerasan terhadap perempuan hingga titik terparahnya.

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Sumber: Istimewa)
Wisata & Kuliner 26 Jun 2026, 11:25

Panduan Berkunjung ke Lembang Park and Zoo: Kebun Binatang Bergaya Eropa di Dataran Tinggi Bandung

Lembang Park and Zoo menawarkan kebun binatang modern, wahana bermain, safari mini, hingga cat café unik di kawasan sejuk Lembang.

Lembang Park and Zoo. (Sumber: Ayomedia | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 09:42

HANI dan Tren Modus Operandi Kasus Narkotika

Bandung Raya kian rawan narkoba dengan adanya industri rumahan tembakau sintetis.

Polda Jabar musnahkan narkotika. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan))
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 09:16

Peringatan Darurat Kekerasan terhadap Perempuan

Mata dibutakan, bibir digunting: krisis keamanan berbasis gender yang mengancam perempuan.

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Sumber: Unplash)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 08:20

Memperjuangkan Representasi Anak-Anak Autis Bersama Komunitas Autistik

Peluncuran Boneka Barbie autis pada website dan instagram PT Mattel menunjukkan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada anak-anak penyandang autisme dalam bentuk boneka.

Ilustrasi anak autisme. (Sumber: Pexels | Foto: Mah mud)
Ayo Netizen 26 Jun 2026, 07:56

Makna Sejati Karangan Bunga KDM untuk Jakarta

Provinsi lain perlu belajar dari Jakarta terkait dengan keberhasilan mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM) dan sukses menata sistem pengembangan SDM.

Karangan bunga KDM untuk HUT Jakarta (Sumber: tangkapan layar)
Ayo Netizen 25 Jun 2026, 20:12

Kembang Tanpa Dedaunan

Menjaga kondisi hawa atau cuaca di Kota Bandung agar tidak menjadi lebih panas di tahun-tahun berikiutnya sesuai dengan tema hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2026.

The Rollies (1972). (Sumber: Wikimedia Commons)