Wajah Ramadan yang Dinamis di Masjid Salman ITB

3 menit baca
Halwa Raudhatul
Ditulis oleh Halwa Raudhatul diterbitkan
Kegiatan Ramadan di Masjid Salman ITB menjelang waktu berbuka puasa. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Kegiatan Ramadan di Masjid Salman ITB menjelang waktu berbuka puasa. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

AYOBANDUNG.ID - Ramadan di Masjid Salman ITB tidak hanya dikenal dengan ribuan jemaah yang memenuhi barisan tarawih. Di balik padatnya rangkaian ibadah, terdapat enam program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan jemaah dari beragam latar belakang.

Seluruh aktivitas tersebut berada dalam satu kesatuan besar bernama P3RI, Panitia Pelaksana Program Ramadan dan Iduladha. Pada Ramadan 1447 H, kepanitiaan ini mengusung tema “Ruang Kebaikan untuk Semua.”

Yazid Syauqi Al Ayyubi (19), Ketua Pelaksana P3RI, menjelaskan bahwa seluruh program Ramadan di Salman dikelola secara terintegrasi. Kepanitiaan tahun ini melibatkan 856 relawan yang berasal dari mahasiswa berbagai kampus, pelajar, hingga masyarakat umum.

“Program-program yang ada di Masjid Salman selama Ramadan itu dikumpulkan di P3RI,” ujar Yazid.

Yazid Syauqi Al Ayyubi dan Berlia Citra Ainur Rahmah, Ketua dan Wakil Ketua Pelaksana P3RI. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Yazid Syauqi Al Ayyubi dan Berlia Citra Ainur Rahmah, Ketua dan Wakil Ketua Pelaksana P3RI. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

Berlia Citra Ainur Rahmah (21), Wakil Ketua Pelaksana, menambahkan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda tahunan. Panitia ingin menciptakan pengalaman yang membekas, baik bagi jemaah maupun relawan. Menurutnya, ruang kebaikan semestinya juga menjadi ruang belajar.

“Jadi, sesuai temanya ‘Ruang Kebaikan untuk Semua’, itu diterapkan dari orang-orang yang direkrut sekaligus program-programnya,” ucap Berlia.

Program pertama adalah Inspirasi Ramadan (IRAMA). Kegiatan ini berupa kajian sore yang digelar selama 20 hari sejak awal Ramadan. Topik yang diangkat tidak melulu seputar agama, tetapi juga menyentuh isu gizi, ekonomi, pemerintahan, hukum, hingga kesehatan mental.

Jemaah yang mendaftar dan hadir akan mendapatkan takjil sebelum kajian serta kupon berbuka setelahnya. Konsep ini dirancang agar orang tidak hanya datang untuk berbuka, melainkan juga untuk menimba pengetahuan.

Narasumber yang dihadirkan pun beragam, mulai dari tokoh publik hingga praktisi profesional. Setiap sesi dibuat interaktif sehingga jemaah tidak sekadar menjadi pendengar, tetapi turut terlibat dalam diskusi.

Program kedua adalah Berbuka Puasa Gratis. Selama sebulan penuh, Masjid Salman ITB menyediakan ratusan hingga ribuan porsi makanan berbuka bagi jemaah. Program ini menjadi pintu masuk bagi banyak orang untuk merasakan atmosfer Ramadan di masjid kampus tersebut. Sejak sore hari, area masjid kerap dipenuhi jemaah yang datang lebih awal.

“Nah, yang membedakan dengan masjid lain, kami ada flow keeper dan crowd control. Kami sebut divisi tarawih. Mereka yang merapikan saf, mengatur, dan mengarahkan jemaah,” jelas Berlia.

Program ketiga adalah Sahur Bersama. Kegiatan ini dilaksanakan selama 12 hari pada tanggal-tanggal tertentu. Salah satu pertimbangannya ialah jumlah mahasiswa yang tetap berada di Bandung selama masa libur. Meski tidak digelar setiap hari, sahur bersama tetap menjadi momen yang dinantikan.

“Karena ini masjid kampus, identiknya jemaah subuhnya lebih sedikit,” tutur Yazid.

Program keempat ialah Itikaf 10 Hari Terakhir. Pada fase akhir Ramadan, panitia membuka program itikaf yang dapat diikuti secara umum maupun berbayar dengan fasilitas tambahan seperti konsumsi sahur. Relawan bertugas melayani jemaah, mengatur saf, serta memastikan keamanan dan kenyamanan, terutama pada malam-malam ganjil.

Kelima, Para Pejuang Al-Qur’an (PPA). Program ini berfokus pada pelatihan tilawah dan hafalan Al-Qur’an. Peserta dapat mengikuti secara daring maupun luring dengan kuota terbatas, sehingga jangkauannya meluas hingga luar kota. Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat interaksi dengan Al-Qur’an.

“Cakupannya hampir satu Indonesia karena online,” ujar Yazid.

Program keenam adalah Ramadan Daycare. Layanan penitipan anak ini memudahkan orang tua untuk beribadah dengan lebih tenang. Anak-anak didampingi mahasiswa dalam kegiatan bermain dan belajar ringan selama orang tua mengikuti kajian atau salat tarawih. Kehadiran daycare membuat masjid terasa lebih ramah bagi keluarga.

Bagi Yazid dan Berlia, keberhasilan Ramadan tidak semata diukur dari jumlah jemaah yang datang. Mereka menilai masjid perlu memahami kebutuhan masyarakat sekitarnya dan meresponsnya melalui program yang relevan.

“Masjid sebagai pusat peradaban, harapannya setiap masjid harus tahu kebutuhan orang di sekitarnya,” ujar Berlia.

Dengan enam program yang berjalan beriringan, Masjid Salman ITB menghadirkan Ramadan sebagai ruang yang dinamis—bukan hanya tempat berbuka puasa gratis, tetapi juga ruang untuk belajar, bertumbuh, dan berbagi bagi semua kalangan.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

News Update

Ayo Netizen 10 Sep 2026, 20:26

Warisan Gunung Sunda Purba, dari Purwakarta, Subang, sampai Bandung Barat

Menjelajah warisan Gunung Sunda Purba melalui kemegahan Gunung Burangrang. Sisi Utara membentang di Purwakarta dan Subang, sementara sisi Selatan megah berdiri di Bandung Barat.

Keadaan ronabumi seperti inilah yang dilihat oleh masyarakat, bukan Gunung Sunda yang menjulang  tinggi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:26

Transformasi Perpustakaan Meningkatkan Kunjungan Masyarakat

Setiap perpustakaan memang mengidentifikasi problematika yang sama, salah satunya berkaitan dengan kunjungan masyarakat yang minim.

Ilustrasi perpustakaan. (Sumber: Pexels | Foto: Tima Miroshnichenko)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:00

ASN Gen Z dan Tantangan Mengubah Kepastian Menjadi Kinerja

Artikel ini mengkaji persepsi ASN Gen Z terhadap kecocokan karier, kompetensi, dan kebutuhan pengembangan dalam birokrasi.

Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 17:01

Polemik Desil dalam Indikator Kesejahteraan Ekonomi

Apakah desil bisa dijadikan indikator dalam menentukan strata kesejahteraan masyarakat kini? Desil hanya sebuah istilah dalam algoritma statistik. Jangan memaksa manusia menjadi angka dalam database.

Bantuan pangan cadangan beras pemerintah alokasi Juni dan Juli wilayah Kota Bandung di Kantor Kelurahan Cihapit, Jalan Sabang, Kota Bandung, Jumat 18 Juli 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 16:37

Remy Sylado: Jejak Sang Maestro di Bandung

Jejak Remy Sylado di Bandung kembali ditelusuri melalui buku, arsip, dan kesaksian orang-orang terdekat yang menghidupkan kembali sosok maestro multidisipliner tersebut.

Silaturahmi menyambut terbitnya buku Remy Sylado dan Dua Brouwer yang dihadiri budayawan, pegiat seni, serta sahabat dekat Remy Sylado, di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut No. 2, Kota Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 15:11

KDM, Jawa Barat, dan Temtasi 2029

KDM membutuhkan policy dashboard, bukan sekadar social-media dashboard.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah acara. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 10 Sep 2026, 10:57

Kampung Sate, Ketika Bambu Bisa Diubah Menjadi Rupiah Oleh Warga Satu Kampung

Kampung Randukurung Kutawaringin dikenal sebagai sentra tusuk sate. Warga mengolah bambu secara tradisional menjadi sumber penghasilan.

Di Kampung Randukurung, bambu gombong diolah menjadi ribuan tusuk sate dengan tangan dan peralatan tradisional. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 10:44

Stok Masker mulai Langka dan Harganya Melambung Kembali

Permintaan pasar yang tinggi seringkali membuat harga pun ikut naik begitu juga dengan kondisi yang terjadi pada masker.

Maskter kesehatan. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 08:58

Strategi Kuliah Luar Negeri Tembus Ivy League dan Program Pre-College

Sejak didirikan pada tahun 2003, Euro Management Indonesia mengembangkan pola pendampingan studi ke luar negeri secara terpadu dan terintegrasi.

Suasana belajar di Euro Management Indonesia, Menteng Jakarta. (Foto: Humas Euro MI)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 21:13

Rekam Jejak Euro Management Indonesia Siapkan SDM Indonesia Go Global

Program Academic Writing diarahkan untuk memperkuat kemampuan pegawai dalam menyusun tulisan akademik secara sistematis dan sesuai dengan standar internasional.

Keberangkatan siswa Euro Management Indonesia kuliah di  Jerman (Foto: Humas Euro Manajemen Indonesia)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 19:25

Art Zine SMPN 1 Kasokandel

Setiap karya harus diapresiasi karena kita percaya bahwa setiap anak memiliki kodratnya yang unik

 (Foto: Penulis)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 13:27

Sekolah, Gerbang Perlindungan Anak di Ruang Digital

Perlindungan anak di ruang digital tidak cukup berhenti pada literasi digital. Sekolah harus memiliki kapasitas dan mekanisme nyata untuk mendeteksi, merespons, dan merujuk.

Ancaman terhadap anak di ruang digital terus berkembang. Karena itu, sekolah harus memiliki sistem untuk mendeteksi, merespons, dan menangani risiko keamanan digital. (Sumber: unsplash.com | Foto: Javas rabni)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 11:00

Siapa yang ‘Membunuh’ Radio Bandung?

Angkasa Bandung makin tiiseun. Perlahan, satu demi satu, stasiun radio mulai pamit dari udara Bandung.

Taman Radio mengukuhkan Bandung sebagai Kota Radio. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rahmat Herman Simabur)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 08:22

Belajar dari Viralitas Produk: Memotret Pentingnya Pelayanan bagi Konsumen

Terdapat beberapa peristiwa yang mengusik perhatian masyarakat, viralnya antara konsumen dan produk tertentu, maraknya kejadian viral ini mesti jadi perhatian bersama.

Pedagang melayani pembeli yang mencari buku pelajaran di Pasar Buku Palasari, Jalan Palasari, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 20:59

Eksplorasi Bandrek: Simbol Kehangatan dan Diplomasi Rempah Tatar Sunda

Dalam khazanah kuliner Nusantara, bandrek bukan sekadar minuman penghangat raga, melainkan manifestasi filosofis dari nilai kanyaah.

Bandrek, minuman penghangat tubuh khas Tatar Sunda yang cocok diseruput di tengah sejuknya dataran tinggi Priangan. (Sumber: IG: daoendjati.smg)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 17:52

Hari Aksara Internasional dan Darurat Membaca Indonesia

Hari Aksara Internasional seyogianya bukan hanya sekadar slogan tentang huruf tapi juga manusia.

Ilustrasi huruf. (Sumber: Pexels/Brett Jordan)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 13:11

Jangan Bangun Teras Cihampelas untuk Instagram

Yang perlu dibangun pemerintah di Cihampelas bukan latar belakang foto, melainkan alasan-alasan bagi orang-orang untuk datang, tinggal, dan kembali.

Teras Cihampelas (Sumber: ayobandung.com | Foto: Dok. Pemkot Bandung via ayobandung.com)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 11:25

Abu Vulkanik, Polusi Udara dan Potensi Bandung sebagai Produsen Full Face Respirator

Perlu mitigasi agar tidak terjebak dalam situasi buruk terkait kesehatan mata dan organ

Ilustrasi APD antidebu sekaligus masker dalam satu kesatuan sistem yang disebut Full Face Respirator. (Sumber: dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 10:55

Abu Vulkanik, Masker, dan MBG

Bila masker mengajarkan kewaspadaan. Sekolah belajar arti pentingnya adaptasi. MBG menegaskan pemenuhan gizi anak harus tetap berjalan dan abu vulkanik mengingatkan kita segala kebijakan yang baik

Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 132 Cihaurgeulis, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin 7 September 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 07 Sep 2026, 18:21

Markas Divisi Siliwangi di Purwakarta

Menelusuri jejak perjuangan militer di Purwakarta melalui sejarah Markas Divisi Siliwangi. Temukan kisah heroik, arsitektur bersejarah, dan peran pentingnya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Komandan Divisi Siliwangi Abdul Haris Nasution dalam parade TNI di Purwakarta, 17 Januari 1947. (Sumber: Perpustakaan Nasional)