Lengkong Alit, Strategi Cerdas Arif Maulana Menyulap Sudut Tersembunyi Bandung Jadi Magnet Kuliner Urban

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Senin 07 Jul 2025, 17:44 WIB
Lengkong Alit (LA), sebuah pusat streetfood di kawasan Lengkong Kecil yang mengangkat kembali semangat lokal dengan sentuhan kekinian. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Lengkong Alit (LA), sebuah pusat streetfood di kawasan Lengkong Kecil yang mengangkat kembali semangat lokal dengan sentuhan kekinian. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

AYOBANDUNG.ID -- Di tengah ramainya peta kuliner Kota Bandung yang kian padat dengan inovasi rasa, terselip sebuah titik kecil yang tak sekadar menawarkan santapan nikmat tetapi juga menyimpan cerita bisnis penuh strategi dan ketajaman intuisi.

Tempat itu adalah Lengkong Alit (LA), sebuah pusat streetfood di kawasan Lengkong Kecil yang mengangkat kembali semangat lokal dengan sentuhan kekinian.

Di balik berdirinya Lengkong Alit ada sosok Arif Maulana yang berhasil menjadikan tempat tersembunyi ini sebagai destinasi favorit warga Bandung dan wisatawan luar kota.

Arif bukan sembarang pelaku bisnis. Sebagai Ketua Asosiasi Kafe dan Restoran (Akar) Bandung, dia membangun Lengkong Alit dengan pijakan yang kuat, dengan membaca fenomena kuliner Lengkong Kecil yang dulunya diprakarsai oleh program “culinary night” dari Walikota Ridwan Kamil.

Meski banyak titik kuliner serupa bermunculan, hanya kawasan Lengkong Kecil yang masih bertahan dan berkembang. Dari sinilah Arif meracik peluang yang tak sekadar ikut tren tapi menguatkan warisan.

"Lengkong ini kan pada dasarnya dulu misinya walikota Ridwan Kamil, bikin culinary night. Tapi yang bertahan sampai hari ini ya Lengkong. Ini juga jadi destinasi baru, kedenger sampai Jakarta," ungkapnya.

Dengan jeli, Arif mengusung konsep hidden gem yang saat ini tengah digandrungi masyarakat urban. Ia menilai bahwa ada pergeseran pasar menuju hal-hal yang lebih personal dan eksploratif, termasuk dalam cara orang mencari makanan.

"Kita lebih ke ngangkat fenomena Lengkong aja sih, memang manfaatin peluang," katanya.

Menu dari berbagai brand kuliner Kota Bandung yang ditawarkan Lengkong Alit Streetfood. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Menu dari berbagai brand kuliner Kota Bandung yang ditawarkan Lengkong Alit Streetfood. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Lengkong Alit lahir bukan hanya sebagai tempat makan, tapi sebagai wadah kolaboratif brand-brand kuliner Kota Bandung. Nama-nama seperti Topoci, Ya!Jan Seblak Baso Aci, Ayam Bakar LA, Hack Ramen, hingga Shinimari merupakan tenant utama yang membentuk identitas LA outdoor, kasual, dan merakyat.

"Kita sengaja ngumpulin temen-temen brand yang saat corona malah mencuat. Brand-brand kecil ini masih bisa punya peluang ngambil market share,” lanjutnya.

Arif tak hanya memilih brand secara acak. Ia sadar akan kekuatan media sosial dan popularitas mikro-brand dalam membentuk arus pengunjung. Dengan menggandeng tenant yang sudah viral, ia mengurangi effort promosi sekaligus memperkuat positioning bisnisnya.

"Kalau secara bisnis, effort untuk narik pengunjung jadi gak terlalu begitu besar, shifting market yang memang lagi menggandrungi streetfood," katanya.

Bagi Arif, membangun tempat makan bukan cuma soal rasa. Kenyamanan jadi nilai jual yang tak bisa ditawar. Lengkong Alit hadir dengan fasilitas parkir, musala, toilet, dan ruang makan beratap yang membuat pengalaman berkuliner tetap menyenangkan bahkan saat hujan.

"Masalah di Lengkong ini kan kantong parkir nggak ada, toilet juga masalah, mungkin dengan fasilitas ini bisa lebih nyaman,” ucapnya.

Misi Arif memang membuat Lengkong Alit bukan sekadar titik kuliner. Pasalnya, destinasi kuliner ini adalah hasil dari ketajaman membaca pasar, keberanian kolaborasi, dan kemampuan merancang kenyamanan yang menjawab kebutuhan masyarakat modern.

Di tangan Arif Maulana, sudut tersembunyi Bandung kini menjelma jadi pentas rasa yang tak hanya nikmat tapi juga visioner. Kalau kamu ingin merasakan langsung perpaduan antara cita rasa, atmosfer lokal, dan konsep urban yang segar, Lengkong Alit wajib masuk daftar tujuanmu berikutnya.

Informasi Lengkong Alit

Alamat di Jalan Lengkong Kecil No. 60B, Kota Bandung

Instagram: https://www.instagram.com/lengkong_alit

Alternatif Kuliner dan Produk UMKM:

  1. https://s.shopee.co.id/2fzyKLCbIc
  2. https://s.shopee.co.id/8AKuscC62j
  3. https://s.shopee.co.id/4L8CJVAuex

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Jan 2026, 19:48 WIB

Kenapa Americano Jadi Favorit Baru Anak Muda? Ini Manfaatnya!

Americano lagi viral karena rasanya ringan, dan kalorinya rendah.
Ini dia manfaat dari kopi Americano yang perlu kamu ketahui! (Sumber: Freepik)
Ayo Jelajah 13 Jan 2026, 18:47 WIB

Riwayat Bandung Tiris, saat Hawa Dingin Kepung Kota Cekungan

Letak geografis Bandung membuat udara dingin mudah terperangkap dan menciptakan sensasi sejuk hingga menggigil sejak dulu.
Ilustrasi cuaca dingin Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan al Faritsi)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Profesi dan Hobi Harus Seimbang: Seorang Guru SMA Membuktikan Ambisinya

Guru SMA Lisda Nurul Romdani sukses menaklukkan maraton dan trail run (35 km) di tengah jadwal padat, membuktikan ambisi, mental, dan konsistensi.
Lisda Nurul Romdani seorang guru SMA membuktikan hobinya sebanding dengan rutinitas mengajar saat mengikuti Half Marathon Pocari Sweat Run 2024 di Bandung. (Sumber: @lisdaanr | Foto: @fotoyu_official Pocari Sweet RUN 2024)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Kekurangan Vitamin D, Masalah Nutrisi Anak yang Masih Mengakar di Indonesia

Kekurangan vitamin D masih cukup sering ditemukan pada anak usia sekolah dan dapat berdampak pada kesehatan tulang dan gigi.
Ilustrasi kekurangan vitamin D masih menjadi masalah nutrisi yang cukup umum pada anak dan remaja, termasuk di Bandung. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 17:19 WIB

Resolusi 2026 Warga Bandung: Berharap Transportasi Umum yang Lebih Terintegrasi

Keluhan warga Bandung mengenai transportasi umum yang dinilai belum efisien dan kurang terintegrasi.
Suasana metro jabar trans dipenuhi penggunana di sore hari sepulang kerja (03/12/2025). (Sumber: Pribadi | Foto: M. Kamal Natanegara)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 16:18 WIB

Penyairan Masa Kini: Bahasa yang Mencari Rumah Baru

Penyair masa kini menjaga kedalaman di tengah riuh digital, merawat bahasa, melampaui klise, dan menghadirkan ruang hening saat dunia bergerak terlalu cepat.
Puisi mencari napas baru, sementara penyair menjaga jantung bahasanya. (Sumber: Pixnio/Bicanski)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 16:06 WIB

Gen Z dari Scrolling ke Running, Gaya Hidup Baru yang Menggerakkan Pasar Kebugaran

Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru.
Ilustrasi. Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 14:34 WIB

'Doom Spending' dan Generasi yang Menyerah Membeli Masa Depan

Mengapa anak muda memilih "kebahagiaan kecil" yang mahal saat impian besar seperti rumah makin mustahil dicapai gaji UMR.
Ilustrasi dompet kosong. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 13:13 WIB

Bandung Makin Macet, Transportasi Umum Bisakah Jadi Penolong?

Kesenjangan Pusat Kota yang Diperhatikan dan Pinggiran Kota yang Terlupakan
Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 11:37 WIB

Chopper: Sejarah dan Makna Desain Mesin Kebebasan Roda Dua

Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an.
Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an. (Sumber: Pexels | Foto: Rachel Claire)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 10:19 WIB

Tren Coffee Shop Jadi Markas Mahasiswa Bandung 'Ngebut Tugas' Menjelang UAS

Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 09:34 WIB

Menjadi Mahasiswa IKIP Bandung (Bagian Dua)

Di sekitar kampus IKIP Bandung (UPI), Jalan Setiabudhi dulu berjajar penjual pisang Lembang.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 07:50 WIB

Ngopi, Duduk, dan Biarkan Pikiran Bernapas

Bagi Kopi menawarkan ruang sederhana dan hangat di tengah malam yang tenang.
Sederhana saja, secangkir kopi dan ketenangan di Bagi Kopi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 20:01 WIB

Pentingnya Pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai Upaya Memperkuat Sistem Tata Kelola Pemerintahan

RUU Perampasan Aset hadir sebagai instrumen yang dapat menutup celah tindak korupsi.
Ilustrasi kriminalitas. (Sumber: Pexels | Foto: Kindel Media)
Ayo Jelajah 12 Jan 2026, 19:17 WIB

Hikayat Perburuan Komplotan Komunis Bandung, Priangan dalam Kepungan Polisi Kolonial

Operasi besar polisi kolonial memburu komplotan komunis di Bandung dan Priangan pada 1927 yang membuat kota hidup dalam kecurigaan.
Berita tentang dugaan plot komunis di Bandung di koran De Avondpost edisi 19 Oktober 1927.
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 18:47 WIB

Menyelami Riuhnya Ekspresi Seniman Bandung: Dari Ruang Kreatif Hingga Panggung Kontemporer

Di balik hiruk-pikuk jalan dan lalu lintasnya, Bandung tak pernah kehabisan nada, warna, dan kisah. Kota ini bukan sekadar pusat kuliner dan fashion, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi seni.
Suasana pembukaan Pasar Seni ITB. (Sumber: fsrd,itb)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 18:27 WIB

Rumah Pertama Jadi Mimpi Jauh, 65 Pesimis Gen Z Pesimis Mampu Membeli

Memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z.
Ilustrasi memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 17:26 WIB

Tumbler Dan Gejala Sosial Baru

gejala sosial tentang gaya hidup membeli tumbler
Tumbler. (Sumber: Pexels | Foto: Ivan S)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:49 WIB

Hafal Daftar Cicilan, tapi Lupa Impian

Gen Z sering dianggap generasi manja, padahal banyak dari mereka yang memikul beban finansial keluarga di pundaknya.
Ilustrasi cicilan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Shvets)