Bandung Makin Macet, Transportasi Umum Bisakah Jadi Penolong?

Putriana Basar
Ditulis oleh Putriana Basar diterbitkan Selasa 13 Jan 2026, 13:13 WIB
Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)

Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)

Kondisi transportasi umum di kota Bandung semakin memperlihatkan kurangnya keseriusan pemerintah kota dalam mengembangkan layanan fasilitas yang layak bagi warganya. Banyak warga yang merasakan bahwa perubahan yang dilakukan hanya bersifat permukaan tanpa menyentuh inti permasalahan mobilitas kota.

Banyak orang mengeluh bahwa perjalanan menjadi semakin lama karena keterhubungan transportasi tidak diatur dengan baik dan efisien. Warga akhirnya memilih kendaraan pribadi karena justru lebih cepat daripada menunggu transportasi umum yang tidak pasti.

Keterbatasan transportasi juga membuat situasi semakin sulit bagi mereka yang tidak memiliki pilihan lain selain naik angkutan umum. Waktu tunggu yang panjang menjadi alasan utama mengapa layanan ini dianggap tidak dapat diandalkan.

Ketidaknyamanan pengguna transportasi saat menunggu karena tidak terurusnya halte di beberapa titik kota. Keadaan ini membuat warga merasa seolah fasilitas publik bukanlah masalah yang serius dan penting .

Di waktu malam pun rasa tidak aman meningkat karena banyaknya halte tidak memiliki pencahayaan yang terang. Kondisi tersebut membuat beberapa orang memilih menghindari transportasi umum meskipun mereka sebenarnya membutuhkannya.

Informasi rute dan jadwal yang tidak tepat waktu sering menyulitkan pengguna untuk merencanakan perjalanan dengan tepat. Tanpa sistem informasi yang jelas, pengguna transportasi hanya bisa mengandalkan perkiraan atau informasi dari sesama penumpang.

Beberapa transportasi bahkan terlihat kurang terawat dan nyaman sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan selama perjalanan. Ketika kondisi kendaraan mulai tidak layak dan rasa nyaman untuk menggunakan transportasi ikut hilang dari pengalaman memakai layanan publik.

Selain itu, kualitas pelayanan dari pengemudi tidak selalu konsisten dan kadang membuat pengguna merasa kurang dihargai. Kurangnya pelatihan yang memadai tampak dari cara mereka menghadapi situasi di jalan atau berinteraksi dengan penumpang.

Pesan untuk Walikota Bandung M. Farhan yang bertanggung jawab atas arah kebijakan kota Bandung untuk menaikkan tingkat pengawasan langsung di lapangan agar setiap permasalahan dapat diatasi lebih cepat dan tepat. Kehadiran petugas yang teratur akan membantu memastikan layanan yang diperuntukkan kepada masyarakat berjalan sesuai standar yang seharusnya.

Baca Juga: Chopper: Sejarah dan Makna Desain Mesin Kebebasan Roda Dua

Upaya untuk pengurangan kemacetan dapat dimulai dengan memperbaiki kualitas transportasi umum agar benar-benar menjadi pilihan utama warga kota Bandung. Ketika layanan menjadi lebih sigap, nyaman, dan dapat dipercaya, penggunaan transportasi milik pribadi akan berkurang secara bertahap.

Pimpinan Pemerintah Kota M. Farhan perlu berkomitmen penuh untuk menempatkan isu transportasi umum sebagai agenda yang mendesak dan harus segera dibenahi. Langkah ini penting agar kondisi mobilitas kota tidak mengalami ketimpangan dengan pusat kota yang rasanya lebih diperhatikan dan tetap mendukung keseharian aktivitas masyarakat secara luas.

Kondisi fasilitas, jumlah armada, dan segi kenyamanan harus diperhatikan secara menyeluruh agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang layak dan memuaskan serta merasa didengar dan direspons oleh Pemangku kebijakan kota Bandung. Dengan pengelolaan yang lebih diperhatikan, kota Bandung dapat menghadirkan transportasi umum yang benar-benar layak bagi seluruh warganya. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Putriana Basar
Mahasiswa S1 Digifal Public Relations

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Jan 2026, 14:34 WIB

'Doom Spending' dan Generasi yang Menyerah Membeli Masa Depan

Mengapa anak muda memilih "kebahagiaan kecil" yang mahal saat impian besar seperti rumah makin mustahil dicapai gaji UMR.
Ilustrasi dompet kosong. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 13:13 WIB

Bandung Makin Macet, Transportasi Umum Bisakah Jadi Penolong?

Kesenjangan Pusat Kota yang Diperhatikan dan Pinggiran Kota yang Terlupakan
Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 11:37 WIB

Chopper: Sejarah dan Makna Desain Mesin Kebebasan Roda Dua

Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an.
Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an. (Sumber: Pexels | Foto: Rachel Claire)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 10:19 WIB

Tren Coffee Shop Jadi Markas Mahasiswa Bandung 'Ngebut Tugas' Menjelang UAS

Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 09:34 WIB

Menjadi Mahasiswa IKIP Bandung (Bagian Dua)

Di sekitar kampus IKIP Bandung (UPI), Jalan Setiabudhi dulu berjajar penjual pisang Lembang.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 07:50 WIB

Ngopi, Duduk, dan Biarkan Pikiran Bernapas

Bagi Kopi menawarkan ruang sederhana dan hangat di tengah malam yang tenang.
Sederhana saja, secangkir kopi dan ketenangan di Bagi Kopi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 20:01 WIB

Pentingnya Pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai Upaya Memperkuat Sistem Tata Kelola Pemerintahan

RUU Perampasan Aset hadir sebagai instrumen yang dapat menutup celah tindak korupsi.
Ilustrasi kriminalitas. (Sumber: Pexels | Foto: Kindel Media)
Ayo Jelajah 12 Jan 2026, 19:17 WIB

Hikayat Perburuan Komplotan Komunis Bandung, Priangan dalam Kepungan Polisi Kolonial

Operasi besar polisi kolonial memburu komplotan komunis di Bandung dan Priangan pada 1927 yang membuat kota hidup dalam kecurigaan.
Berita tentang dugaan plot komunis di Bandung di koran De Avondpost edisi 19 Oktober 1927.
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 18:47 WIB

Menyelami Riuhnya Ekspresi Seniman Bandung: Dari Ruang Kreatif Hingga Panggung Kontemporer

Di balik hiruk-pikuk jalan dan lalu lintasnya, Bandung tak pernah kehabisan nada, warna, dan kisah. Kota ini bukan sekadar pusat kuliner dan fashion, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi seni.
Suasana pembukaan Pasar Seni ITB. (Sumber: fsrd,itb)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 18:27 WIB

Rumah Pertama Jadi Mimpi Jauh, 65 Pesimis Gen Z Pesimis Mampu Membeli

Memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z.
Ilustrasi memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 17:26 WIB

Tumbler Dan Gejala Sosial Baru

gejala sosial tentang gaya hidup membeli tumbler
Tumbler. (Sumber: Pexels | Foto: Ivan S)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:49 WIB

Hafal Daftar Cicilan, tapi Lupa Impian

Gen Z sering dianggap generasi manja, padahal banyak dari mereka yang memikul beban finansial keluarga di pundaknya.
Ilustrasi cicilan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Shvets)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 16:38 WIB

Saat Angka Pengangguran Masih Tinggi, Keterampilan Jadi Harapan Baru

Salah satu penyebab utama tingginya pengangguran adalah ketidaksesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan pasar.
Pelatihan perbaikan AC dan handphone Ini ditujukan bagi masyarakat tidak mampu agar mereka memiliki keterampilan praktis yang bisa langsung diaplikasikan. (Sumber: Dok BSI Maslahat)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:07 WIB

Es Pisang Ijo Saparua: Perpaduan Sederhana Rasa Luar Biasa

Rekomendasi es viral yang enak di Kota Bandung sambil olahraga pagi menjelang siang.
Foto diambil langsung di Saparua Sport sambil menikmati indahnya pemandangan. (Foto: Rizki Hidayat)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 15:47 WIB

‘Kojo’ Persib Beckham Putra Kembali jadi Pahlawan dan Ulangi Selebrasi ‘Ngahodhod Katirisan’

Beckham lahir di Bandung, 29 Oktober 2001. Ia dikenal sebagai talenta muda Persib Bandung dan Tim Nasional Indonesia U-23.
Beckham lahir di Bandung, 29 Oktober 2001. Ia dikenal sebagai talenta muda Persib Bandung dan Tim Nasional Indonesia U-23. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 15:06 WIB

Kang Deddy, Yeuh … KBU dan KBS Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Perizinan tidak boleh dipandang sebagai instrumen pemasukan atau sumber pendapatan daerah semata—sebuah cara “menjual” ruang kepada investor—karena logika ini sangat rentan menyimpang.
Satu sudut Bandung Utara, Bojong Koneng Atas. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 13:28 WIB

Algoritma, FOMO, dan Rapuhnya Nalar Publik di Ruang Digital

Kebutuhan akan algoritma adalah keniscayaan dengan literasi numerasi sebagai fondasinya untuk memaknai angka di balik fenomena sosial
Media sosial. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Beranda 12 Jan 2026, 12:30 WIB

Setelah Sukses di Bandung, ISMN Sambangi Semarang Perkuat Jejaring dengan 50 Media Sosial Lokal

Sebelumnya, sekitar 50 pengelola akun informasi lokal, kreator digital, influencer, dan praktisi media berkumpul dalam ISMN Meet Up Bandung 2025 di Nara Park, Kota Bandung, Selasa, 2 Desember 2025.
Indonesia Social Media Network (ISMN) Meet Up 2026 di Semarang digelar Selasa, 13 Januari 2026.
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 11:49 WIB

Premanisme, Irama Sosial Bandung, dan Mengenang ‘Preman Pensiun’

Di luar fiksi, realitas komunitas preman di Bandung memang masih menjadi isu sosial yang diperhatikan pihak berwajib dan masyarakat.
Kang Mus alias Epi Kusnandar. (Sumber: Bion Studio)