Museum Geologi Menghidupkan Perjalanan Bumi di Kota Bandung

2 menit baca
Nazira Tazkiya
Ditulis oleh Nazira Tazkiya diterbitkan
Tampak depan bangunan Museum Geologi berdiri megah di Jalan Diponegoro No. 57, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nazira Tazkiya)
Tampak depan bangunan Museum Geologi berdiri megah di Jalan Diponegoro No. 57, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nazira Tazkiya)

Di era sekarang yang serba modern, manusia sering lupa akan dari mana semuanya berawal, mereka seolah-olah lupa akan kisah tentang bumi. Dari abu vulkanik pertama yang menciptakan daratan, hingga langkah hewan-hewan purba yang menapaki bumi.

Namun di bangunan tua di Kota Bandung, waktu seakan berhenti. Semuanya kembali melihat ke belakang, bagaimana semua awalnya bermula di Museum Geologi Jl. Dipenegoro No.57, Kota Bandung,Senin (10/11/2025).

Torry Agus Prianto, atau biasa dikenal dengan Torry, sebagai Humas Museum Geologi Kota Bandung menjelaskan bahwa berdirinya museum ini untuk mengenalkan koleksi, khususnya di ke geologian, seperti fosil, batuan, mineral dan informasi terkait kebencanaan. Dan Torry menjelaskan bahwa museum ini masuk kedalam bangunan yang menjadi cagar budaya.

"Selain kita ingin mengenalkan koleksi yang kita punya, kita juga ingin mengenalkan beberapa produk, di antaranya bangunan ini termasuk dalam bagunan yang menjadi cagar budaya dan sudah punya grade A untuk bangunan heritage," ujarnya.

Museum Geologi ini memiliki karya unggulan yang spektakuler di salah satu koleksi mereka, seperti koleksi Pithecanthropus Erectus 8, koleksi yang berupa kepala manusia yang ditemukan di Sangiran, dan koleksi ini menjadi koleksi satu-satunya di dunia. Ada juga Fosil Gajah Blora yang ditemukan di Bengawan Solo, dan yang terakhir ada Batuan Ametis.

Semua koleksi tadi termasuk dalam koleksi masterpiece yang museum ini miliki, tetapi dari koleksi Pithecanthropus Erectus 8 dan Fosil Gajah Blora yang dipajang hanyalah replikannya saja, sebab yang asli terlalu rentan untuk ditampilkan dan menjadi buruan dunia.

Fosil T-rex memang menjadi favorit pengunjung, terutama anak-anak, namun Torry menjalaskan bahwa fosil tersebut bukan koleksi unggulan karena tidak ditemukan di Indonesia.

"Day & Night at the Museum" menjadi agenda rutin yang dilakukan Museum Geologi, seperti sebulan sekali atau sebulan dua kali.

"Day & Night at the Museum" ini mengadakan layanan dari pukul 09.00-22.00 WIB, dan dalam selingan waktu tersebut diadakannya beberapa rangkaian acara seperti belajar dan bermain anak, pada malam hari juga akan ada night perform.

Selain itu, Museum Geologi pun konsisten untuk mengadakan pameran di Museum Geologi lantai 2 maupun luar kota, bila mana ada undagan dari beberapa museum atau dari Dinas Pariwisata, ada juga agenda seperti live report, pojok kolaborasi, dan lainnya.

"Waktu itu kita mengadakan live report di Flores, jadi di ruang auditorium kita melakukan seminar pengenalan secara detail koleksi tersebut, lalu kita tampilkan dimana koleksi tersebut ditemukan,"ujarnya.

Baca Juga: Bandung dan Krisis Sunyi: Menyuarakan Kesadaran Kesehatan Mental di Kota Urban

"Cukup banyak kegiatan-kegiatan yang bisa diikuti oleh masyarakat sebenernya, apalagi kegiatan merdeka belajar dan bermain itu selalu ramai pengunjung, dengan pembukaan registrasi yang hanya dalam waktu 10-15 menit itu sudah full kuotanya," tambahnya.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menarik minat wisatawan agar berkunjung ke Museum geologi dalam segala cangkupan umur tentunya. Melalui kegiatan tersebut, museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah,, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang edukatif, menarik dan menyenangkan.

Torry menegaskan bahwa Museum Geologi ini ramah untuk siapa saja yang ingin berkunjung, dari anak-anak, remaja, dewasa, turis, keluarga bahkan teman-teman disabilitas, karena Museum Geologi terus menginovasikan wisata yang tidak hanya edukatif tetapi juga entertaiment. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nazira Tazkiya
Tentang Nazira Tazkiya
Mahasiswa S1 Digital Public Relations 2024, Telkom University.

Berita Terkait

News Update

Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 18:08

Menerapkan Pompa Submersible Tenaga Surya untuk Atasi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di berbagai wilayah dihadang masalah klasik yakni titik api jauh dari sumber air dan listrik.

Ilustrasi penggunaan sistem pompa untuk atasi karhutla (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 17:38

Alibasah Sentot Abdullah Mustafa Prawirodirdjo Menumpas Kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832

Kisah heroik Alibasah Sentot Prawirodirdjo saat memimpin pasukan menumpas kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832. Analisis sejarah mendalam tentang strategi dan dampaknya bagi kolonial.

Alibasah Sentot Prawirodirdjo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: G.L. Kepper: Wapenfeiten van het Nederlandsch-Indisch leger)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 16:29

Romantisme Membaca Majalah Mangle Edisi Agustus 1962: Jejak Mojang Bandung Doeloe dan Kiwari

Ada romantisme tersendiri ketika membuka kembali sebuah majalah tua yang telah berusia puluhan tahun.

Majalah Mangle edisi Agustus 1962, menampilkan mojang Bandung, Tatty Kartika, sebagai wajah sampul. (Sumber: Dokumentasi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 15:52

Riwayat Cikao dan Cikaobandung Sejak Dahulu Hingga Sekarang

Riwayat Cikaobandung dari masa lalu hingga masa kini. Menelusuri jejak perkembangan wilayah, peran strategis, transformasi sosial dan budaya yang kaya nilai historis dalam narasi yang mendalam.

Tjikao Koffiepakhuis – Gudang Kopi Cikao, 1880. (Sumber: Koleksi Leiden University Libraries)
Linimasa 28 Agu 2026, 15:09

Riwayat Hitam Kebakaran Hutan di Kalimantan, 4 Dekade Kabut di Lahan Gambut

Kebakaran hutan berulang di Kalimantan sejak 1982. Ketahui riwayat karhutla besar, El Niño, lahan gambut, hingga peristiwa 2026.

Ilustrasi kebakaran hutan.
Sejarah 28 Agu 2026, 14:30

Sejarah Gempa NTT, Tercatat Sejak 1898

Sejarah gempa besar NTT berlangsung lebih dari satu abad, dengan sejumlah peristiwa disertai tsunami dan korban jiwa besar.

Dampak tsunami Lunyuk 1977. (Sumber: Pulau Sumba News)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 14:01

Peran Unpad Membantu Gen Z Raih LoA Universitas Top Dunia

Saat ini adalah momentum untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) agar setara dengan negara maju.

Ilustrasi peran Unpad membantu siswa memperoleh LoA dari universitas top dunia (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 12:42

Jangan Menjadikan ‘Pitbull’ sebagai Tersangka Tunggal

Dalam kasus pitbull di Arjasari, Anjing itu memang yang menyerang anak. Itu terlihat jelas dalam rekaman video yang sempat viral di media sosial. 

Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan. (Sumber: Magnific)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 10:25

Motivasi dan Peluang Mahasiswa Wirausaha

Sebab di era digital dan era yang penuh ketidakpastian ini, mahasiswa sangat ditekankan untuk mengelola setiap keputusannya.

Ilustrasi mahasiswa (Sumber: Pexels | Foto: hartono subagio)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 20:20

Ayyuhal Walad: Kumpulan Nasihat Imam Al-Ghazali untuk Orang yang Sedang Mencari

Ayyuhal Walad merupakan kumpulan nasihat yang ditulis ketika Al-Ghazali mendapatkan surat dari salah satu murid kinasihnya.

Buku "Ayyuhal Walad". (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 18:34

Sudahkah Hukum Berpihak pada Korban Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur?

Mengangkat isu mengenai kekerasan seksual pada anak sebagai persoalan yang sensitif dan penting, memaparkan berbagai kekerasan seksual, dan membahas mengenai sulitnya bagi korban untuk bersuara.

Ilustrasi anak yang mengalami trauma kekerasan. (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 17:25

Istilah Sunda untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Masyarakat Sunda memiliki lima istilah untuk menggambarkan tingkat guncangan gempabumi, dari riyeg hingga pralaya, yang berkaitan dengan skala MMI dan dampak kerusakannya.

Gambar tafsir baru mitologi gempabumi. Bola bumi berada di ujung tanduk sapi yang berdiri di atas paus. Bila paus dan sapi bergerak, terjadilah gempabumi. (Sumber: Dok. T Bachtiar)
Beranda 27 Agu 2026, 16:55

Kemenkes Temukan Jutaan Kasus PTM lewat Cek Kesehatan Gratis, Prioritaskan Tata Laksana demi Indonesia Emas 2045

Skrining Cek Kesehatan Gratis terhadap 73,8 juta peserta hingga Juli 2026 mengungkap jutaan kasus penyakit tidak menular yang selama ini tidak terdeteksi.

Pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 27 Agu 2026, 16:20

73,8 Juta Peserta Jangkau Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ubah Paradigma Menuju Indonesia Emas 2045

Generasi yang sakit akan sulit menjadi generasi unggul, sementara generasi yang sehat menjadi modal utama menuju Indonesia Emas 2045.

Program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 15:17

Selawatan, Muludan, dan Perdamaian 

Dari buku yang semula hanya tergeletak di rak sederhana tiba-tiba menjadi pintu masuk untuk membicarakan Islam tidak hanya mengajarkan bagaimana mencintai Nabi, tetapi harus menjadi landasan bersama

Anak-anak tengah asyik diskusi sebelum belajar ngaji bersama. (Sumber: instagram @jaro_numoto)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 13:53

Nasib CFD Bandung yang Terjerat Audit Rp2,7 Miliar

BPK menemukan penggunaan anggaran sekitar Rp 2,7 miliar terkait CFD untuk membayar personel non-ASN tanpa dasar hukum yang memadai.

CFD di kawasan Dago. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ikon 27 Agu 2026, 13:40

Gedung Sate Cikajang Garut, Bangunan Unik di Tengah Perkebunan Teh

Di pelosok Cikajang, Garut, berdiri Gedung Sate Cikajang yang dibuat mirip ikon Jawa Barat dan digunakan untuk kegiatan warga.

Bangunan miniatur Gedung Sate di Cikajang, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)