Hutan Mycelia, Dunia Cahaya yang Mengembangkan Kreativitas

2 menit baca
Farah Sausan
Ditulis oleh Farah Sausan diterbitkan
Para Wisatawan Menikmati Keindahan Lampu Malam di Hutan Mycelia, Cikole, Lembang (4/11/2025) (Foto: Farah Sausan)
Para Wisatawan Menikmati Keindahan Lampu Malam di Hutan Mycelia, Cikole, Lembang (4/11/2025) (Foto: Farah Sausan)

Udara dingin tepi gunung muncul bersama sinar mentari di pagi dan siang hari. Pengunjung datang silih berganti hingga kabut datang menyelimuti dinginnya sore dan malam. Sinar mentari yang tergantikan dengan cahaya warna-warni menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Hutan Mycelia, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (4/11/2025).

Sapto Wahyudi, General Manager Terminal Wisata Grafika Cikole, mengatakan bahwa Hutan Mycelia sengaja dibuat untuk mengisi kekosongan jadwal wisatawan di malam hari.

“Mycelia menjadi pengembangan dari Terminal Wisata Grafika sebagai wisata di malam hari bagi para wisatawan yang berkunjung ke Lembang, hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman malam yang menarik dan berkesan bagi mereka agar tidak hanya berdiam diri di dalam penginapan saja,” ujar pria itu.

Ia menambahkan bahwa ide nama “Mycelia” diambil dari salah satu ras jamur yang bermunculan dan tumbuh bebas di hutan yang juga menjadi tema dari tempat wisata ini.

“Berbeda dari tempat wisata lainnya, nama “Mycelia” kami tentukan sendiri untuk tempat wisata ini. Kami ambil penamaan tersebut dari salah satu ras jamur karena sesuai dengan objek-objek yang kami sajikan bagi para wisatawan,” lanjutnya.

Keunikan lain dari Mycelia terletak pada penempatan cahaya berwarna-warni yang menghiasi berbagai objek di dalam hutan tersebut tanpa merusak alam. Selain itu, seluruh penamaan objek, ilustrasi tokoh, musik, hingga pengisian suara latar dibuat dan dikelola sendiri oleh pihak pengelola Mycelia.

Selain menawarkan keindahan lampu, Mycelia juga menyelenggarakan program edukatif berupa seminar industri kreatif bagi para pelajar. Dengan kegiatan ini, peserta memperoleh ilmu tentang pengelolaan barang daur ulang yang dapat berubah menjadi sebuah objek menarik serta memahami proses pembuatan musik khas Mycelia.

Wisatawan juga dapat menikmati fasilitas menarik di Mycelia, seperti Taman Mili-Mili, yang merupakan area interaktif dengan adanya lampu yang merespons teriakan pengunjung dan tangga lampu yang menarik. Dengan nominal tiket mulai Rp50.000 hingga Rp85.000, wisatawan dapat menjelajahi pesona Mycelia dan Mili-Mili dalam satu waktu kunjungan.

Cahaya Warna-Warni Menerangi Malam di Hutan Mycelia, Cikole, Lembang (4/11/2025) (Foto: Farah Sausan)
Cahaya Warna-Warni Menerangi Malam di Hutan Mycelia, Cikole, Lembang (4/11/2025) (Foto: Farah Sausan)

Seperti halnya tak lekang oleh rintangan, cuaca buruk seperti hujan menjadi tantangan utama yang dirasakan oleh pihak Mycelia, namun mereka memberikan solusi dengan menyediakan jas hujan sekali pakai untuk wisatawan.

Selain itu, kenyamanan dan keamanan Mycelia juga terlihat dari SDM yang terus ditingkatkan pihak internal serta adanya foodcourt di dalam area.

Demi menjaring wisatawan lebih banyak dan terus memperkenalkan Mycelia ke masyarakat luas, pihak digital marketing mereka secara aktif melakukan promosi melalui website dan Instagram. Mereka rutin membagikan informasi terbaru terkait promo tiket dan juga dokumentasi aktivitas wisatawan yang berkunjung ke Mycelia.

Pihak pengelola berharap agar ke depannya Mycelia terus berkembang dan dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat sebagai salah satu wisata malam yang menarik untuk didatangi. Mereka juga berharap agar Mycelia menjadi salah satu tempat wisata edukatif yang menginspirasi generasi muda bahwa segala sesuatu yang sederhana dapat menjadi suatu hal yang luar biasa.

“Kami berharap Hutan Mycelia semakin dikenal luas dan menarik lebih banyak wisatawan, selain itu juga semoga tempat ini menjadi langkah awal bagi para generasi muda dalam berkreativitas,” tutup Sapto. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Farah Sausan
Tentang Farah Sausan
Telkom University Student

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Jul 2026, 09:54

Membangun Integritas sebagai DNA Utama Aparatur

Integritas benar-benar meresap menjadi DNA dalam setiap urat nadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kita.

Ilustrasi ASN. (Sumber: Dok. Kemenpan)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 08:56

Pesan Tersembunyi dari Empat Semifinalis Piala Dunia 2026

Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris memiliki satu kesamaan: mereka tidak hanya memiliki sebelas pemain hebat.

Ilustrasi semifinalis Piala Dunia 2026. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 19:03

Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami

Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd

Ilustrasi kebebasan berpendapat. (Sumber: Pexels | Foto: Dany Kurniawan)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 18:39

Anak Cerdas Tak Bisa Kuliah

Ribuan anak cerdas terancam gagal kuliah karena biaya. Persoalan bermuara pada paradigma pendidikan, bukan hanya UKT.

Ilustrasi topi wisuda saat simbolisasi lulus kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 17:25

Jelajah Leuwi Raksamala Ciamis, Lubuk Tersembunyi di Kawasan Curug Jami

Cari hidden gem di Ciamis? Leuwi Raksamala dekat Curug Jami menawarkan kolam alami, air jernih, dan suasana tenang. Cek panduan wisata lengkapnya di sini.

Leuwi Raksamala Ciamis. (Sumber: TikTok @heru_montana2)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 17:00

Tumbal Pembangunan Halus Berupa Pengusiran Pedagang Cicaheum demi Depo Bus Modern

Kios pedagang Terminal Cicaheum akan dibongkar demi depo BRT. Kompensasi Rp2-3 juta dinilai jauh dari nilai puluhan tahun mata pencaharian mereka.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:40

Selebrasi Ikonik Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia menghadirkan beberapa selebrasi gol ikonik yang masih menjadi perhatian masyarakat dunia sampai saat ini

Selebrasi khas Brian Laudrup di Piala Dunia 1998. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:06

Mengintip Strategi Public Relations Writing dalam Kampanye Brand Olahraga di Piala Dunia 2026

Analisis strategi public relations writing Adidas dalam kampanye “Backyard Legends” menjelang Piala Dunia 2026 melalui website dan Instagram untuk memperkuat citra brand.

Kampanye Piala Dunia 2026. (Sumber: .adidas.com/world-cup-2026)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:25

Saya, Lapar, dan Knut Hamsun

Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.

Buku "Hunger" (Lapar) karya Knut Hamsun. (Sumber: oldsovereignpublishing.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:08

Politik Bandung Terlalu Sibuk Mencari Ikon

Politik perkotaan kerap bergerak di antara dua kepentingan: yang pertama adalah membangun citra kota, yang kedua adalah mengelola kehidupan kota sehari-hari. 

Sejumlah warga Bandung, dibantu sanggota Satlantas Polresta Bandung, sedang antre air bersih.
sedang mengantre air bersih, (Sumber: ayobandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 13:19

Merayakan Keragaman, Memupuk Kerukunan 

Keragaman, kerukunan, toleransi sejatinya tidak hanya lahir dari ruang-ruang dialog, seminar, regulasi negara.

Warga mengikuti Upacara Adat Tutup Taun 1956 Ngemban Taun 1 Sura 1957 Saka Sunda di Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Sabtu 5 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 11:48

Museum Kretek Kudus: Sejarah, Harga Tiket, Koleksi, dan Jam Buka

Museum Kretek Kudus merupakan satu-satunya museum rokok di Indonesia. Simak sejarah, koleksi, harga tiket, jam buka, dan daya tariknya di sini.

Museum Kretek Kudus. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 11:15

Budaya NG.O.P.I Anak Muda Sekarang: NGeluarin Opini 'Pragmatis vs Idealis'

Ketika pola pikir pragmatis dan idealis pada generasi muda yang memengaruhi orientasi dalam proses beropini.

Ilustrasi ngopi. (Sumber: Pexels | Foto: Thanh Bui)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 10:59

Pengaruh Pembangunan Rel Kereta di Ciwidey untuk Mata Pencaharian Pribumi (1917-1924)

Sedikit gambaran mengenai mata pencaharian masyarakat ketika pembangunan rel kereta di Ciwidey.

 (Sumber: ebay.com | Foto: ebay.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 09:07

Perjuangan Pustakawan Menghadirkan Buku Bergizi Gratis

Pustakawan tidak bisa dianggap sebagai profesi yang mudah.

Ilustrasi buku-buku di perpustakaan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 08:58

Urgensi Koperasi untuk Sektor Mekanisasi Pertanian Berkelanjutan

KDMP mestinya tumbuh menjadi koperasi yang mendukung peningkatan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Ilustrasi Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 (Sumber: Kreasi dengan bantuan Gemini | Foto: dokpri Totok Siswantara)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 18:01

Dekonstruksi Strategi Komunikasi Persib dan Teka Teki Kedatangan Peralta

Persib kenalkan 6 pemain baru lewat kampanye 'positive movement' yang inovatif. Kini, Bobotoh menanti kejutan pamungkas: Peralta!

Mariano Peralta. (Sumber: Ileague)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 16:11

Koperasi Desa Merah Putih, Akankah Menjadi Solusi Pemerataan Ekonomi Tingkat Desa?

Program nasional Koperasi Desa Merah Putih resmi diluncurkan pemerintah sebagai upaya percepatan kemandirian ekonomi desa. Namun, program ini dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Koperasi Desa Merah Putih. (Sumber: blorakab.go.id)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 12:11

Di Tengah Kenaikan Harga Bahan Bakar: Strategi Komunikasi Digital Perusahaan Energi Menjaga Kepercayaan Konsumen

Kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi pada 4 Mei 2026 menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.

banner ilustrasi kenaikan harga bbm.
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 10:13

Bandung Utama Bagja Sararea: Inovasi Memperkuat Layanan Psikis Warga

Mengapa layanan psikologi klinis penting untuk masyarakat kota Bandung? Sederhana jawabannya, masyarakat membutuhkan kesehatan mentalnya.

Seorang warga berkonsultasi dengan psikolog di Puskesmas Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu 13 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)