Menghadiri Pra-Event Veritas 2 di Salman ITB Bandung

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Salah satu Pembicara dalam Pra Event Veritas 2 Salman ITB, Sabtu, (8/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Salah satu Pembicara dalam Pra Event Veritas 2 Salman ITB, Sabtu, (8/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Bandung menjelang akhir pekan memang tidak lepas dari berbagai macam kegiatan yang beragam. Mulai dari memburu makanan viral, mengunjungi wisata alam terbaru, memburu event lari juga beberapa acara edukasi menarik lainnya.

Sabtu, 8 November 2025 kemarin saya pribadi tertarik dengan rangkaian acara bulanan yang diselenggrakan oleh Salman Reading Corner salah satunya acara yang mengangkat isu literasi, kepemimpinan juga peduli isu lingkungan. Berhubung ini adalah pra event maka rangkaian acara selanjutnya ada di minggu ke-4 yang kalian semua bisa kepoin di instagramnya @salmanreadingcorner.

Acara ini bisa dihadiri oleh masyarakat secara umum dengan lintas generasi dengan tema "Mengambil Kendali Penuh untuk Menyelamatkan Masa Depan Dunia Kami". Rangkaian acara dimulai dari pukul 09.30 hingga 13.00. Adapun beberapa pembicara termasuk kepada anak muda yang aktif dalam memajukan acara publik yang sering hadir di Kota Bandung.

Reiza Harits pembicara dengan tema "Perpustakaan, Literasi dan Masyarakat" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Reiza Harits pembicara dengan tema "Perpustakaan, Literasi dan Masyarakat" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Misalnya saja, Reiza Harits merupakan salah satu founder dari The Rooms 19 yang baru-baru ini menjadi perpustakaan independent yang happening di kalangan anak muda. The Rooms 19 sendiri berlokasi tidak jauh dari kampus UNPAD dan ITB yang beralamat di Jl. Dipati Ukur No.66 C Lebakgede Kec. Coblong Kota Bandung.

Dalam presentasi Reiza berjudul "Perpustakaan, Literasi dan Masyarakat kini dan nanti" dimulai dengan membahas bagaimana budaya literasi yang berkembang di Bandung. Lewat pemaparannya ada satu hal menarik yang menjadi fakta yaitu masih ada beberapa orang yang buta terhadap aksara. Menurut Reiza tentunya ini menjadi tantangan bagi semua penggiat literasi yang ada di Kota Bandung.

Ada satu hal yang menarik bagi saya dari keseluruhan materi yang disampaikan oleh Reiza tentang bagaimana pentingnya "Melamun". Satu kegiatan yang bisa memberikan jeda kepada kita ini justru bisa menumbuhkan daya imajinasi yang kemudian bisa mempengaruhi rasa empati kepada orang lain. Menurut Reiza juga hadirnya Ruang Publik di tengah masyarakat bisa membantu memajukan literasi yang ada di Kota Bandung.

Andika Fibio Pembicara tema Kepemimpinan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Andika Fibio Pembicara tema Kepemimpinan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Selanjunya pembicara kedua yaitu Fibio yang membicarakan perihal tema kepemimpinan. Fibio sendiri merupakan Founder sekaligus CEO dari masihan.id. Masihan sendiri merupakan NGO (Non-Governtmental Organization) yang berfokus pada kegiatan sosial yang bergerak dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan seni. Dalam presentasinya Fibio menjelaskan bagaimana kepemimpinan dibutuhkan dalam ruang publik untuk menciptakan masyarakat yang terarah. Melalui narasi yang disampaikan Fibio sebagai gen z memberikan perspektif segar bahwa perlunya ada kolektif atau sinergi antar generasi untuk menciptakan sistem yang lebih baik bagi semua aspek kehidupan.

Lulu Nailufaaz (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Lulu Nailufaaz (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Terakhir ditutup dengan Lulu Nailufaaz yang membahas tentang isu lingkungan. Lulu merupakan bagian dari komunitas Saviorangers. Komunitas ini berfokus pada isu lingkungan khususnya permasalahan perihal pengelolaan sampah. Selaras dengan apa yang disampaikannya dalam presentasinya mengenai kondisi alam yang semakin kritis dan menimbulkan krisis lingkungan seperti cuaca yang tidak menentu dan beberapa bencana alam.

Lewat pemaparan Lulu kita diajak kembali untuk merefleksikan segala sesuatu bahkan dari hal yang paling sederhana. Memperhatikan bagaimana makanan dan minuman yang kita konsumsi. Memiliki baju sesuai dengan kebutuhan dan memiliki fleksibilitas yang lama. Karena menurut Lulu hal-hal kecil yang menjadi pilihan kita dihari ini bisa memperngaruhi kondisi bumi di masa sekarang hingga masa depan.

Kegiatan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab dengan para peserta. Kegiatan yang bisa membuka banyak fakta tentang lingkungan tentu sangat menarik karena relevan dengan isu-isu yang berkembang hari ini. Melalui kegiatan seperti ini memunculkan banyak pertanyaan dalam benak tentang kondisi di lingkungan kita masing-masing. Kesadaran menjadi bentuk paling nyata dari sebuah kepedulian terhadap lingkungan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 20:03

KDM dan Tantangan Mengubah Empati Menjadi Kebijakan

Pemimpin dengan skor empati tinggi bisa berhasil ketika mereka membangun institusi yang mampu menerjemahkan empati menjadi kebijakan yang bermakna.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)