Sensasi Pasar Terapung dan Wahana Unik di Lembang

2 menit baca
Claudia Ardhyani
Ditulis oleh Claudia Ardhyani diterbitkan
Pengunjung begitu antusias mengantre untuk menunggu giliran menaiki wahana kereta danau di Floating Market Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Claudia Ardhyani)
Pengunjung begitu antusias mengantre untuk menunggu giliran menaiki wahana kereta danau di Floating Market Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Claudia Ardhyani)

Di tengah udara sejuk pegunungan yang selalu menggoda wisatawan untuk datang, Floating Market Lembang kembali menghadirkan inovasi baru yang menarik perhatian.

Wahana Floating Cruise Lambo menjadi daya tarik utama dengan bentuk menyerupai mobil yang dapat melaju di atas air. Cara mengoperasikannya mirip seperti sepeda air yang dikayuh bersama-sama, menghadirkan sensasi santai dan seru di atas danau.

Satu unit kendaraan ini dapat menampung hingga lima orang tanpa batasan usia, membuatnya cocok dinikmati seluruh anggota keluarga.

Berdiri di atas danau alami Situ Umar, Floating Market Lembang menawarkan pengalaman wisata yang memadukan nuansa tradisional dan modern. Kawasan ini dahulu hanya dikenal warga sekitar sebagai tempat memancing, namun kini berubah menjadi destinasi wisata populer.

Di sini, pengunjung dapat menikmati suasana pasar terapung khas Asia Tenggara yang berpadu dengan spot foto bernuansa alam. Setiap sudut kawasan didesain rapi dan bersih, memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang ingin bersantai.

Konsep pasar terapung di Floating Market terinspirasi dari iklan televisi yang menampilkan ibu-ibu berjualan di atas perahu. Melani, selaku pengelola, menjelaskan bahwa ide tersebut berkembang menjadi konsep wisata kuliner dan rekreasi yang lengkap. Ia ingin pengunjung merasakan pengalaman menyeluruh tanpa perlu berpindah tempat untuk makan, beristirahat, atau berbelanja.

“Kami ingin wisatawan merasa cukup di satu lokasi, karena semua kebutuhan sudah tersedia,” ujarnya dengan antusias.

Begitu memasuki kawasan wisata, pengunjung akan disambut deretan perahu berwarna-warni yang mengapung di tepi danau. Aroma makanan khas Sunda menyatu dengan semilir angin, menciptakan suasana yang hangat dan menenangkan.

Sistem pembayaran di sini menggunakan koin warna-warni yang menjadi ciri khas Floating Market Lembang. Pengunjung dapat menukarkan uang tunai dengan koin sesuai nominal yang diinginkan sebelum berbelanja.

Selain kuliner, Floating Market juga menghadirkan wahana Kereta Danau bagi wisatawan yang ingin menjelajahi area utama.

Dengan tiket Rp35.000, pengunjung bisa berkeliling taman bunga, kampung leuit, dan pasar apung sepanjang satu kilometer. Pemandangan di sepanjang jalur perjalanan dipenuhi spot foto menarik dan suasana alam yang menyejukkan. Jika ingin melanjutkan hingga ke stasiun utama, pengunjung cukup menambah Rp15.000 saja.

Melani juga menuturkan bahwa Bolen menjadi oleh-oleh khas yang banyak diburu wisatawan setelah berkunjung.

“Oleh-oleh khas dari kita itu kue Bolen ya kayaknya,” ujarnya sambil tersenyum, menunjukkan kebanggaannya terhadap produk lokal tersebut.

Menurutnya, cita rasa manis legit berpadu dengan aroma mentega membuat jajanan ini istimewa. Kehadiran Bolen semakin melengkapi pengalaman wisata yang menyenangkan di Floating Market Lembang.

Tak hanya wahana air, kawasan ini juga memiliki area tematik seperti Kyotoku dan Kota Mini. Di Kyotoku, pengunjung bisa mengenakan kimono dan berfoto di antara jembatan merah serta pohon sakura buatan. Sementara di Kota Mini, anak-anak dapat bermain sambil belajar berbagai profesi dengan harga tiket terjangkau. Setiap area menghadirkan pengalaman berbeda yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Untuk wisata kuliner, area Food Court Floating Market menjadi surga bagi pencinta makanan tradisional maupun modern. Tersedia berbagai pilihan seperti nasi liwet, seblak, sosis bakar, hingga minuman boba kekinian.

Semua transaksi dilakukan dengan koin khusus, menambah keseruan dalam berbelanja dan mencicipi kuliner. Dengan berbagai fasilitas lengkap dan suasana nyaman, Floating Market Lembang terus menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai daerah. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Claudia Ardhyani
Suka sekali mendengar lagu dan membaca buku

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 17:29

Alih Fungsi Jalur Sepeda Menjadi Parkir Motor: Inkonsistensi Kebijakan Transportasi Kota Bandung

Alih fungsi jalur sepeda di Jalan Lembong menjadi parkir motor bukan sekadar persoalan parkir, tetapi mencerminkan inkonsistensi kebijakan Kota Bandung dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.

Pemandangan miris di Jalan Lembong, Kota Bandung pada Kamis (16/7/2026). Jalur sepeda yang dibangun untuk menjamin keselamatan pesepeda, justru beralih fungsi menjadi ruang parkir sepeda motor. (Foto: Alkhalifi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:58

Mengapa Isolasi Politik Pasca Tragedi Bubat Membuat Sunda Makin Mandiri?

Mengulas bagaimana Kerajaan Sunda memperkuat kemandirian politik, ekonomi, dan pertahanannya setelah Perang Bubat melalui kebijakan isolasi dari Majapahit.

Ilustrasi peristiwa Perang Bubat di Taman Citra Resmi, Purwakarta. (Sumber: nationalgeographic.grid.id | Foto: Cut Menas Nila Tanu Sukma Devi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 16:25

Satu Peluncuran, Tiga Cara Bercerita: Menganalisis Penyampaian Pesan Produsen Ponsel Pintar Ternama

Memahami bagaimana cara jenama besar menyebarkan informasi tentang produk terbaru.

Ilustrasi ponsel pintar. (Sumber: Pexels | Foto: Efrem Efre)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 15:18

Revolusi Perancis dan Bandung Nol Kilometer

Revolusi Prancis berawal dari penjara Bastille tahun 1789 telah membuat perubahan besar hak asasi manusia juga mempengaruhi perkembangan Bandung.

Monumen titik nol kilometer Kota Bandung diresmikan Gubernur H. Danny Setiawan pada 18 Mei 2004 dan didedikasikan untuk masyarakat Priangan korban kerja paksa. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Anya Dellanita)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)