Cahaya Wayang di Senja Giriharja

Sabrina Suci Damayanti
Ditulis oleh Sabrina Suci Damayanti diterbitkan Senin 17 Nov 2025, 16:44 WIB
Gunungan diangkat tinggi di atas panggung wayang sebagai tanda dimulainya pertunjukan. (Dokumentasi Penulis)

Gunungan diangkat tinggi di atas panggung wayang sebagai tanda dimulainya pertunjukan. (Dokumentasi Penulis)

Di Kampung Giriharja, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (9/11/2025), dentang gamelan berpadu dengan suara anak-anak yang berlarian di sekitar sanggar. Dari sebuah saung kecil, barisan boneka wayang golek tersusun rapi, menunggu untuk dihidupkan oleh tangan-tangan muda yang meneruskan warisan leluhur.

Naka Albari Sunarya, dalang muda asal Giriharja, menuturkan bahwa fungsi wayang kini telah bergeser dibanding masa lalu.

“Kalau dulu fungsi wayang itu juru pendidik, juru penerang, dan juru penghibur. Sekarang lebih ke hiburan,” ujarnya. Menurutnya, masyarakat saat ini lebih tertarik pada tontonan yang ringan dan menghibur.

Namun, perubahan itu tak membuat para dalang berhenti berkarya. Mereka terus beradaptasi dengan zaman dan menjadikan teknologi sebagai sahabat.

“Dalang sekarang bukan hanya tampil di panggung, tapi juga di layar. Teknologi bukan lawan, tapi kawan,” kata Naka. Ia melihat banyak dalang muda mulai memanfaatkan media sosial untuk memperluas penonton, dari desa hingga ke mancanegara.

Wayang masih menjadi primadona di Jawa Barat. Dari semua kesenian tradisi, pertunjukan wayang golek tetap paling banyak diminati. Beberapa dalang legendaris bahkan bisa mengisi panggung hampir setiap hari dalam sebulan. Namun, diluar Jawa Barat, minat terhadap kesenian daerah cenderung menurun.

Sebagai generasi penerus seni wayang, para dalang muda Giriharja juga menghadapi tantangan fasilitas dan dukungan yang terbatas. Ia berharap pemerintah memberi ruang lebih besar bagi pendidikan seni tradisi.

Namun semangat tak pernah padam di kampung seni ini. Lewat media digital, para seniman muda mencoba menghadirkan wayang kontemporer. Kalau bisa memanfaatkan teknologi dengan bijak, nilai tradisionalnya tetap bisa dijaga.

Di Giriharja, wayang bukan sekadar pertunjukan. Ia adalah napas kehidupan, tempat nilai – nilai kesabaran, kebijaksanaan, dan humor rakyat dipelajari tanpa harus duduk di kelas. Tokoh – tokoh seperti Cepot dan Dawala bukan hanya pelawak di panggung, melainkan penyampai kritik sosial yang cerdas.

“Wayang itu bisa bicara sosial apa saja, termasuk kehidupan sehari – hari. Dari situ penonton merasa dekat,” ujar Naka Albari Sunarya salah satu dalang muda sambil menata bonekanya.

Wayang golek di Sanggar Giriharja—warisan seni yang terus dijaga oleh  para dalang muda. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Wayang golek di Sanggar Giriharja—warisan seni yang terus dijaga oleh  para dalang muda. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kini, di tengah derasnya arus digital, seni tradisi itu justru menemukan bentuk baru. Dalang – dalang muda Giriharja mulai menggabungkan cerita klasik dengan teknologi modern. Mereka menyiapkan pertunjukan lewat live streaming, menambah tata cahaya dan musik modern tanpa menghilangkan ruhnya.

Suasana Giriharja pun tak pernah benar – benar sepi. Setiap denting gamelan, setiap langkah kaki kaki menuju Giriharja, seakan menjadi bukti bahwa tradisi masih berdenyut. Dari kampung kecil di kaki perbukitan Bandung, seni wayang terus beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya.

Wayang golek tetap menjadi simbol keteguhan: lentur, namun tidak rapuh; berubah, namun tetap berakar. Dan selama masih ada generasi muda yang mau menyalakan lampu blencong di malam hari, cahaya wayang di Giriharja tak akan pernah padam. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sabrina Suci Damayanti
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

Ayo Netizen 17 Nov 2025, 15:22

Ambu Encuy

Ambu Encuy

News Update

Beranda 26 Feb 2026, 07:00

Tantangan Kelurahan Sukapura Kawal Balita dari Risiko Stunting

Data Kelurahan Sukapura Tahun 2025 menunjukkan jumlah anak berisiko stunting menurun dari 83 anak pada 2024 menjadi 53 anak pada 2025.

Kader kesehatan di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong memberikan imunisasi untuk anak. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 25 Feb 2026, 20:40

Satgas PASTI Hentikan AMG Pantheon dan MBAStack, Waspada Penipuan Investasi yang Mencatut Nama Perusahaan Global!

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) kembali mengambil langkah tegas dalam melindungi masyarakat dari jeratan investasi bodong yang semakin canggih.

Ilustrasi ancaman penipuan investasi ilegal. (Sumber: Freepik)
Bandung 25 Feb 2026, 19:54

Strategi OJK Jawa Barat Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Tangkal Investasi Ilegal Lewat GERAK Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat mendorong Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah untuk berperan aktif menyukseskan kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat mendorong Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah untuk berperan aktif menyukseskan kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah).
Ayo Netizen 25 Feb 2026, 18:42

Bahasa Sunda dalam Ritme Ramadan

Bahasa Sunda menyimpan jejak pengalaman kolektif itu melalui kata-kata berawalan “nga-”.

Warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 25 Feb 2026, 17:03

Kisah Lius Menjaga Nyala Pukis Beng-beng: Warisan Ayah Sejak 1989 yang Bertahan di Tengah Modernitas Bandung

Cetakan besi, adonan pukis, hingga topping coklat, keju, maupun pandan merupakan pemandangan sehari-hari yang dilihat oleh Lius (40), pemilik usaha Kue Pukis Beng-beng di ruas Jalan Cibadak.

Kue Pukis Beng-beng di ruas Jalan Cibadak, Kota Bandung. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 25 Feb 2026, 15:00

Ketika Lema Arab Menjadi Milik Indonesia: Perjalanan Kosakata Ramadan

Mayoritas kosakata khas Ramadan yang digunakan masyarakat Indonesia berasal dari bahasa Arab dan telah mengalami penyesuaian.

Seorang warga Bandung sedang membaca Alquran. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 25 Feb 2026, 13:33

Di Balik Kilau Manusia Silver: Lendir Hitam dari Hidung, Kulit Memerah, dan Panas yang Harus Ditahan

Teguh mengatakan bahwa setiap kali kehujanan, dari hidungnya kerap keluar lendir berwarna hitam. Ia juga mengaku penglihatannya menjadi buram ketika matanya kemasukan cat.

Erwin melumuri badanya mengggunakan tinta sablon plastik berbahan kimia yang dicampur minyak goreng. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Beranda 25 Feb 2026, 11:18

Rumah untuk Siapa: Potret Pembiayaan Perumahan di Tengah Rekor Pertumbuhan

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat bahwa backlog perumahan nasional mencapai 9,9 juta unit.

Salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 25 Feb 2026, 10:24

Bukan Sekadar Bangun Pagi, 5 Tradisi Sahur Penuh Cinta

Ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Tradisi, iya. Cari amal, iya. Hiburan juga iya. Tapi yang paling terasa itu silaturahmi. Karena di luar Ramadan jarang sekali bisa kumpul seramai ini.

Tradisi membangunkan sahur di kota dan pedesaan. (Sumber: Instagram | Foto: @sekeloaselatann)
Beranda 25 Feb 2026, 06:39

Makhluk Kecil Ini Ungkap Kondisi Sebenarnya Air Sungai di Teras Cikapundung

Penelitian terbaru di Teras Sungai Cikapundung menunjukkan bahwa kualitas air di hulu sungai Bandung kini berada dalam status tercemar sedang akibat limbah domestik dan aktivitas peternakan

Petugas bersama masyarakat melakukan bersih-bersih Teras Cikapundung, Kota Bandung, Kamis 16 Mei 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 24 Feb 2026, 18:47

Di Simpul Kredit dan Hunian: Transformasi Pembiayaan Perumahan dalam Lanskap Stabilitas Perbankan

Di simpul antara kebijakan makro dan kebutuhan rumah tangga, pembiayaan perumahan berdiri sebagai jembatan.

Warga beraktivitas di salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Beranda 24 Feb 2026, 15:31

Ramadan di Masjid Lautze 2: Saling Berbagi dan Tak Pernah Bertanya Latar Belakang

Pengemis, pengemudi ojek online, pekerja harian, musafir, hingga warga sekitar yang sekadar ingin mampir, duduk dalam barisan yang sama. Tak ada kursi khusus, tak ada sekat sosial.

Suasana ramadan di Masjid Lauetze 2 di Jalan Tamblong, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 15:01

Miskin di Ruang yang Rusak: Menggugat Politik Kemiskinan Ekologis di Indonesia

Mengkritik politik kemiskinan ekologis: warga miskin hidup di ruang rusak, sementara bansos hanya jadi solusi tambal sulam struktural.

Gundukan sampah. (Sumber: Pexels | Foto: Mumtahina Tanni)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 13:37

Ramadan yang Bukan Sekadar Fasting dalam Bahasa Inggris

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, seseorang tidak cukup hanya memahami konsep fasting.

Umat Muslim beribadah di Bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Annas Arfnahri)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 11:58

15 Istilah Penting Ramadan yang Mudah Dipahami WNA Nonmuslim di Indonesia

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, memahami istilah-istilah kuncinya adalah langkah awal yang penting.

Pedagang takjil di bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Umar ben)
Beranda 24 Feb 2026, 11:52

RW 15 Tembus FYP, Bangunin Sahur Jadi Wadah Berkarya Anak Sekeloa Selatan

Tradisi bangunin sahur anak-anak muda Sekelo Selatan sudah berjalan sejak 2007. Bukan sekadar keliling kampung, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi yang kini viral di media sosial.

Anak-anak muda Sekeloa Selatan pelaku tradisi bangunin sahur. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 08:09

Puasa Perisai Konsumtif

Jangan sampai nilai-nilai Ramadan ini tereduksi menjadi sekadar simbol dan rutinitas di tengah derasnya arus budaya konsumtif.

Pengunjung belanja pada Gelar Produk Pasar Tani di Bale Asri Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa 18 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 20:20

Reforma Agraria di Punclut: Negara Hadir atau Abai?

Di lereng yang menjadi bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU) itu, warga telah puluhan tahun menggarap lahan ex-erfpacht verponding.

Pertemuan warga Punclut (Foto: Dokumen Mang Aqli)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 16:20

Kumpulan Kata yang Mendadak Ramai Diucap Pas Ramadan

Berikut kumpulan kata khas Ramadan yang sering digunakan beserta maknanya.

Ilustrasi santri. (Sumber: Pixabay)
Bandung 23 Feb 2026, 15:25

Strategi Bertahan Gado Gado Gerobakan Cibadak Menembus Batas Zaman dan Pandemi

Merintis bisnis bukanlah wacana yang mudah. Perencanaan yang matang hingga eksekusi bisnis sampai di tahap mempunyai pelanggan setia, bukanlah proses yang mudah.

Kuliner tradisional yakni gado-gado gerobakan di kawasan Cibadak milik Efendi Wahyudin. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)