Cahaya Wayang di Senja Giriharja

2 menit baca
Sabrina Suci Damayanti
Ditulis oleh Sabrina Suci Damayanti diterbitkan
Gunungan diangkat tinggi di atas panggung wayang sebagai tanda dimulainya pertunjukan. (Dokumentasi Penulis)
Gunungan diangkat tinggi di atas panggung wayang sebagai tanda dimulainya pertunjukan. (Dokumentasi Penulis)

Di Kampung Giriharja, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (9/11/2025), dentang gamelan berpadu dengan suara anak-anak yang berlarian di sekitar sanggar. Dari sebuah saung kecil, barisan boneka wayang golek tersusun rapi, menunggu untuk dihidupkan oleh tangan-tangan muda yang meneruskan warisan leluhur.

Naka Albari Sunarya, dalang muda asal Giriharja, menuturkan bahwa fungsi wayang kini telah bergeser dibanding masa lalu.

“Kalau dulu fungsi wayang itu juru pendidik, juru penerang, dan juru penghibur. Sekarang lebih ke hiburan,” ujarnya. Menurutnya, masyarakat saat ini lebih tertarik pada tontonan yang ringan dan menghibur.

Namun, perubahan itu tak membuat para dalang berhenti berkarya. Mereka terus beradaptasi dengan zaman dan menjadikan teknologi sebagai sahabat.

“Dalang sekarang bukan hanya tampil di panggung, tapi juga di layar. Teknologi bukan lawan, tapi kawan,” kata Naka. Ia melihat banyak dalang muda mulai memanfaatkan media sosial untuk memperluas penonton, dari desa hingga ke mancanegara.

Wayang masih menjadi primadona di Jawa Barat. Dari semua kesenian tradisi, pertunjukan wayang golek tetap paling banyak diminati. Beberapa dalang legendaris bahkan bisa mengisi panggung hampir setiap hari dalam sebulan. Namun, diluar Jawa Barat, minat terhadap kesenian daerah cenderung menurun.

Sebagai generasi penerus seni wayang, para dalang muda Giriharja juga menghadapi tantangan fasilitas dan dukungan yang terbatas. Ia berharap pemerintah memberi ruang lebih besar bagi pendidikan seni tradisi.

Namun semangat tak pernah padam di kampung seni ini. Lewat media digital, para seniman muda mencoba menghadirkan wayang kontemporer. Kalau bisa memanfaatkan teknologi dengan bijak, nilai tradisionalnya tetap bisa dijaga.

Di Giriharja, wayang bukan sekadar pertunjukan. Ia adalah napas kehidupan, tempat nilai – nilai kesabaran, kebijaksanaan, dan humor rakyat dipelajari tanpa harus duduk di kelas. Tokoh – tokoh seperti Cepot dan Dawala bukan hanya pelawak di panggung, melainkan penyampai kritik sosial yang cerdas.

“Wayang itu bisa bicara sosial apa saja, termasuk kehidupan sehari – hari. Dari situ penonton merasa dekat,” ujar Naka Albari Sunarya salah satu dalang muda sambil menata bonekanya.

Wayang golek di Sanggar Giriharja—warisan seni yang terus dijaga oleh  para dalang muda. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Wayang golek di Sanggar Giriharja—warisan seni yang terus dijaga oleh  para dalang muda. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Kini, di tengah derasnya arus digital, seni tradisi itu justru menemukan bentuk baru. Dalang – dalang muda Giriharja mulai menggabungkan cerita klasik dengan teknologi modern. Mereka menyiapkan pertunjukan lewat live streaming, menambah tata cahaya dan musik modern tanpa menghilangkan ruhnya.

Suasana Giriharja pun tak pernah benar – benar sepi. Setiap denting gamelan, setiap langkah kaki kaki menuju Giriharja, seakan menjadi bukti bahwa tradisi masih berdenyut. Dari kampung kecil di kaki perbukitan Bandung, seni wayang terus beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya.

Wayang golek tetap menjadi simbol keteguhan: lentur, namun tidak rapuh; berubah, namun tetap berakar. Dan selama masih ada generasi muda yang mau menyalakan lampu blencong di malam hari, cahaya wayang di Giriharja tak akan pernah padam. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Sabrina Suci Damayanti
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

Ayo Netizen 17 Nov 2025, 15:22

Ambu Encuy

Ambu Encuy

News Update

Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 18:08

Menerapkan Pompa Submersible Tenaga Surya untuk Atasi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di berbagai wilayah dihadang masalah klasik yakni titik api jauh dari sumber air dan listrik.

Ilustrasi penggunaan sistem pompa untuk atasi karhutla (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 17:38

Alibasah Sentot Abdullah Mustafa Prawirodirdjo Menumpas Kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832

Kisah heroik Alibasah Sentot Prawirodirdjo saat memimpin pasukan menumpas kerusuhan China di Karawang pada Mei 1832. Analisis sejarah mendalam tentang strategi dan dampaknya bagi kolonial.

Alibasah Sentot Prawirodirdjo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: G.L. Kepper: Wapenfeiten van het Nederlandsch-Indisch leger)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 16:29

Romantisme Membaca Majalah Mangle Edisi Agustus 1962: Jejak Mojang Bandung Doeloe dan Kiwari

Ada romantisme tersendiri ketika membuka kembali sebuah majalah tua yang telah berusia puluhan tahun.

Majalah Mangle edisi Agustus 1962, menampilkan mojang Bandung, Tatty Kartika, sebagai wajah sampul. (Sumber: Dokumentasi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 15:52

Riwayat Cikao dan Cikaobandung Sejak Dahulu Hingga Sekarang

Riwayat Cikaobandung dari masa lalu hingga masa kini. Menelusuri jejak perkembangan wilayah, peran strategis, transformasi sosial dan budaya yang kaya nilai historis dalam narasi yang mendalam.

Tjikao Koffiepakhuis – Gudang Kopi Cikao, 1880. (Sumber: Koleksi Leiden University Libraries)
Linimasa 28 Agu 2026, 15:09

Riwayat Hitam Kebakaran Hutan di Kalimantan, 4 Dekade Kabut di Lahan Gambut

Kebakaran hutan berulang di Kalimantan sejak 1982. Ketahui riwayat karhutla besar, El Niño, lahan gambut, hingga peristiwa 2026.

Ilustrasi kebakaran hutan.
Sejarah 28 Agu 2026, 14:30

Sejarah Gempa NTT, Tercatat Sejak 1898

Sejarah gempa besar NTT berlangsung lebih dari satu abad, dengan sejumlah peristiwa disertai tsunami dan korban jiwa besar.

Dampak tsunami Lunyuk 1977. (Sumber: Pulau Sumba News)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 14:01

Peran Unpad Membantu Gen Z Raih LoA Universitas Top Dunia

Saat ini adalah momentum untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) agar setara dengan negara maju.

Ilustrasi peran Unpad membantu siswa memperoleh LoA dari universitas top dunia (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 12:42

Jangan Menjadikan ‘Pitbull’ sebagai Tersangka Tunggal

Dalam kasus pitbull di Arjasari, Anjing itu memang yang menyerang anak. Itu terlihat jelas dalam rekaman video yang sempat viral di media sosial. 

Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan. (Sumber: Magnific)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 10:25

Motivasi dan Peluang Mahasiswa Wirausaha

Sebab di era digital dan era yang penuh ketidakpastian ini, mahasiswa sangat ditekankan untuk mengelola setiap keputusannya.

Ilustrasi mahasiswa (Sumber: Pexels | Foto: hartono subagio)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 20:20

Ayyuhal Walad: Kumpulan Nasihat Imam Al-Ghazali untuk Orang yang Sedang Mencari

Ayyuhal Walad merupakan kumpulan nasihat yang ditulis ketika Al-Ghazali mendapatkan surat dari salah satu murid kinasihnya.

Buku "Ayyuhal Walad". (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 18:34

Sudahkah Hukum Berpihak pada Korban Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur?

Mengangkat isu mengenai kekerasan seksual pada anak sebagai persoalan yang sensitif dan penting, memaparkan berbagai kekerasan seksual, dan membahas mengenai sulitnya bagi korban untuk bersuara.

Ilustrasi anak yang mengalami trauma kekerasan. (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 17:25

Istilah Sunda untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Masyarakat Sunda memiliki lima istilah untuk menggambarkan tingkat guncangan gempabumi, dari riyeg hingga pralaya, yang berkaitan dengan skala MMI dan dampak kerusakannya.

Gambar tafsir baru mitologi gempabumi. Bola bumi berada di ujung tanduk sapi yang berdiri di atas paus. Bila paus dan sapi bergerak, terjadilah gempabumi. (Sumber: Dok. T Bachtiar)
Beranda 27 Agu 2026, 16:55

Kemenkes Temukan Jutaan Kasus PTM lewat Cek Kesehatan Gratis, Prioritaskan Tata Laksana demi Indonesia Emas 2045

Skrining Cek Kesehatan Gratis terhadap 73,8 juta peserta hingga Juli 2026 mengungkap jutaan kasus penyakit tidak menular yang selama ini tidak terdeteksi.

Pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 27 Agu 2026, 16:20

73,8 Juta Peserta Jangkau Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ubah Paradigma Menuju Indonesia Emas 2045

Generasi yang sakit akan sulit menjadi generasi unggul, sementara generasi yang sehat menjadi modal utama menuju Indonesia Emas 2045.

Program cek kesehatan gratis (CKG) untuk anak sekolah di SMPN 5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin 4 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 15:17

Selawatan, Muludan, dan Perdamaian 

Dari buku yang semula hanya tergeletak di rak sederhana tiba-tiba menjadi pintu masuk untuk membicarakan Islam tidak hanya mengajarkan bagaimana mencintai Nabi, tetapi harus menjadi landasan bersama

Anak-anak tengah asyik diskusi sebelum belajar ngaji bersama. (Sumber: instagram @jaro_numoto)
Ayo Netizen 27 Agu 2026, 13:53

Nasib CFD Bandung yang Terjerat Audit Rp2,7 Miliar

BPK menemukan penggunaan anggaran sekitar Rp 2,7 miliar terkait CFD untuk membayar personel non-ASN tanpa dasar hukum yang memadai.

CFD di kawasan Dago. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ikon 27 Agu 2026, 13:40

Gedung Sate Cikajang Garut, Bangunan Unik di Tengah Perkebunan Teh

Di pelosok Cikajang, Garut, berdiri Gedung Sate Cikajang yang dibuat mirip ikon Jawa Barat dan digunakan untuk kegiatan warga.

Bangunan miniatur Gedung Sate di Cikajang, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)