Menelusuri Arti Pamali dalam Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Sunda

Aria Maheswara
Ditulis oleh Aria Maheswara diterbitkan Senin 17 Nov 2025, 15:31 WIB
Gestur menunjuk ke arah kuburan sebagai salah satu pamali dalam budaya Sunda di salah satu pemakaman Jawa Barat, Kamis (30/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Aria Maheswara Ahmad Firman)

Gestur menunjuk ke arah kuburan sebagai salah satu pamali dalam budaya Sunda di salah satu pemakaman Jawa Barat, Kamis (30/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Aria Maheswara Ahmad Firman)

Di tengah hujan yang membasahi Kota Bandung, perbincangan tentang “pamali” muncul dari salah satu warganya. Istilah yang kini masih terdengar di kehidupan masyarakat Sunda. Obrolan itu berlokasi di Sukabirus, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (30/10/2025). 

Yanto (32), seorang penjaga warung asal Bandung yang selalu ramah dengan pelanggannya, menjelaskan bahwa pamali merupakan nasihat agar masyarakat tetap berperilaku sopan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pamali itu lebih ke bahasa sepuh. Bahasa sepuh artinya bahasa orang-orang dulu,”ujar Yanto.

Pamali merupakan pantangan atau larangan yang dipercaya dapat membawa kesialan dalam waktu dekat jika dilanggar. Dalam tradisi Sunda, pamali bukan sekadar larangan, melainkan cara untuk mengajarkan sopan santun secara turun-temurun.

“Misalnya, mandi dan gunting kuku di malam hari termasuk pamali yang dianggap akan mendatangkan nasib buruk. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan itu namanya pamali,” lanjutnya.

Menurut Yanto, larangan-larangan seperti ini merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Sunda yang mengajarkan kedisiplinan dan sopan santun sejak kecil. 

Selain mandi dan menggunting kuku di malam hari, Yanto juga menjelaskan bahwa makan menggunakan cobek juga bagian dari pamali. Pria humoris yang gemar bercanda dengan pelanggannya ini menjelaskan larangan ini lebih untuk mencegah agar cobek tidak jatuh ke kaki. 

Dalam budaya Sunda, menunjuk ke arah kuburan juga termasuk pamali yang masih berlaku di masyarakat Sunda. Menunjuk ke arah kuburan dianggap tidak sopan karena mencerminkan kurangnya rasa hormat terhadap orang yang telah meninggal. 

Saat ditanya mengenai pesan moral di balik pamali, Yanto mengungkapkan bahwa tujuan utamanya adalah untuk mengajarkan adab dan sopan santun.

“Contohnya pamali duduk di depan pintu. Sebagian masyarakat Sunda beranggapan bahwa duduk di depan pintu akan susah mendapatkan jodoh. Sebenarnya itu tidak ada arti apa-apa, tapi supaya tidak menghalangi orang yang mau lewat,” kata Yanto.

Yanto menjelaskan bahwa orang tua mengajarkan hal tersebut supaya kita memiliki adab yang baik. 

Yanto berpendapat bahwa pamali bersifat mitos yang hanya digunakan oleh orang tua untuk menakut-nakuti anaknya agar mudah dinasihati. Namun, ia mengakui bahwa sebagian besar masyarakat di desa masih menganggap pamali harus ditaati. 

Walaupun begitu, Yanto menjelaskan bahwa beberapa pamali masih relevan dengan kehidupan masa kini. Salah satunya yaitu larangan mandi pada malam hari yang berkaitan dengan kesehatan tubuh agar tidak mudah sakit.

Sebagai penutup, Yanto berpesan kepada generasi muda Bandung agar tetap menghormati ajaran orang tua mengenai pamali. “Apa yang dulu dilarang oleh orang tua kita sebaiknya dilakukan. Mungkin kita tidak merasakannya sekarang, tapi di masa depan kita akan sadar ada manfaatnya,” ujar Yanto sambil tersenyum dengan hangat. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Aria Maheswara
Telkom University Digital Public Relations 2024
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

Ambu Encuy

Ayo Netizen 17 Nov 2025, 15:22 WIB
Ambu Encuy

News Update

Ayo Biz 10 Jan 2026, 19:34 WIB

Pisau Bermata Dua Naturalisasi: Prestasi, Bisnis, dan Tantangan Olahraga Indonesia

Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia.
Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia. (Sumber: Satria Muda Bandung)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 16:11 WIB

Ribuan Sepeda Motor Menumpang Kereta, Tren Baru Mobilitas Masyarakat di Libur Panjang

Keramaian di stasiun besar pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 memperlihatkan wajah baru. Tidak hanya penumpang yang berdesakan menunggu keberangkatan, tetapi juga deretan sepeda motor.
Ilustrasi pengiriman sepeda motor melalui layanan kereta api menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tetap praktis, aman, dan efisien dalam perjalanan liburan panjang. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)