Unik dan Nikmatnya Olahan Payudara Sapi yaitu Sate Jando Gasibu

Novrandi Aqilah
Ditulis oleh Novrandi Aqilah diterbitkan Senin 24 Nov 2025, 18:15 WIB
Menikmati sate jando khas Bandung dengan suasana hujan di pinggir Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Novrandi Aqilah)

Menikmati sate jando khas Bandung dengan suasana hujan di pinggir Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Novrandi Aqilah)

Asap tipis mengepul, membawa aroma harum bakaran sate yang khas dengan bumbu kacang dan aroma daging bakar di atas bara api, mengunggah rasa lapar dan penasaran pada Sabtu (01/11/2025). Siapa saja yang mencium aromanya tergoda untuk membeli di kedai tenda Sate Jando Gasibu di Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung

Muhammad Rehman Bukasiganda, selaku anak dari pemilik usaha Sate Jando Gasibu, menjelaskan asal-usul dan keunikan dari sate jando ini.

“Sate Jando itu makanan khas Bandung, jando itu payudara sapi, jadi bukan lemak ya, jadi teksturnya unik dan berbeda," ujarnya.

Usaha penjualan Sate Jando Gasibu ini telah berjalan hampir tiga tahun dengan berbagai varian produk yang disajikan, tidak hanya sate jando, tapi juga sate ayam dan sate sapi. Harga per porsi beragam, mulai dari sate jando Rp25.000 sudah termasuk dengan lontong, sate ayam Rp25.000 sudah termasuk dengan lontong, sate sapi Rp35.000 sudah termasuk dengan lontong dan tersedia paket campur tiga jenis sate dengan harga Rp30.000.

Kunci dalam mempertahankan pelanggan yaitu menjaga kualitas menjadi prioritas utama.

"Kami selalu menggunakan sate yang baru dan bumbu yang fresh. Bumbu kacang yang kami memilih harga yang tinggi dan berkualitas sehingga rasa sate lebih enak," kata pria berkaus hitam. Ia juga mengaku menggunakan impor bahan jando untuk memastikan kualitas terbaik.

Meskipun hujan, pedagang menyajikan sate jando di tepi trotoar Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Novrandi Aqilah | Foto: Novrandi Aqilah)
Meskipun hujan, pedagang menyajikan sate jando di tepi trotoar Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Novrandi Aqilah | Foto: Novrandi Aqilah)

Sate Jando Gasibu ini menjadi viral di berbagai media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram karena keunikan bahan dasarnya yang tak biasa. Sate Jando  terbuat dari payudara sapi ini yang membuat berbeda dari sate yang lain, sehingga memberikan tekstur yang lumer berbeda dengan lemak dan tidak meninggalkan aftertaste aneh di lidah ketidak sudah selesai dimakan.

Popularitas dari Sate Jando Gasibu ini terbukti dari jumlah bahan baku yang dihabiskan sehari-hari bisa menghabiskan sekitar 15 hingga 20 kilogram payudara sapi impor berkualitas untuk memenuhi pesanan para pelanggan yang terus meningkat.

Selain melayani pembelian biasa, kedai Sate Jando Gasibu pernah menerima pesanan besar untuk event-event khusus sebanyak 2000 porsi untuk sebuah acara di Trans, ini membuktikan bahwa Sate Jando semakin diminati oleh kalangan luas.

Seperti usaha kuliner pinggir jalan lainnya, tantangan pun kerap dihadapi, terutama soal cuaca dan ketidakpastian jumlah pembeli.

“Tantangan terbesarnya kadang ramai yang beli pada saat weekend, kadang jarang ada yang beli pada saat weekday. Ketika sedang hujan, saya kasihan melihat pelanggan kebasahan karena kurang ada tempat untuk berteduh ketika sedang makan,” keluhnya.

Meski sudah cukup dikenal luas, usaha kedai Sate Jando Gasibu ini tidak berpuas diri pemilik usaha memiliki rencana pengembangan bisnis, termasuk membuka cabang baru. Lokasi cabang tersebut masih dalam tahap pencarian, namun semangat untuk mengembangkan usaha tetap tinggi sebagai bentuk komitmen menghadirkan kuliner khas Bandung kepada lebih banyak pelanggan. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Novrandi Aqilah
Mahasiswa Digital Public Relations Tel-U Angkatan 2024 - Hobby motoran dan mengeksplor tempat-tempat baru

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Apr 2026, 20:13

Komunitas Lite Rock Society Wadah Ekspresi Musisi Rock Bandung dari Radio K-Lite FM

Radio K-Lite FM melalui program musik Lite Rock, kini memberikan kesempatan kepada band-band rock di seputaran Kota Bandung.

Host Lite Rock bersama Band Rain of Doom dan penggiat rock Ghowo Van Bares dalam sesi talk show di K-Lite FM Bandung. (Foto: Band Rain of Doom)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 18:26

Bandung Setelah Asia-Afrika: Apa yang Tersisa?

Kota yang menyimpan jejak Konferensi Asia-Afrika 1955 sekaligus menghadapi jarak antara simbol solidaritas masa lalu dan realitas tantangan masa kini.

eringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 17:52

Mengapa Jalur Sepeda di Kota Bandung Gagal Jadi Solusi Transportasi?

Jalur sepeda di Kota Bandung masih menghadapi konflik ruang dan lemahnya implementasi kebijakan, sehingga belum mampu menjadi alternatif transportasi harian yang andal dan selamat.

Pengecatan ulang garis jalur khusus sepeda di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Rabu 10 Juli 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 16 Apr 2026, 16:23

DU 68, Lapak Jalanan yang Tumbuh Jadi Ruang Berkumpul Pecinta Musik Analog

DU 68 berawal dari lapak kaset sederhana di jalanan Bandung, lalu tumbuh menjadi ruang berkumpul bagi pecinta musik analog yang bertahan di tengah dominasi era digital.

Di sudut Dipatiukur, DU 68 Musik menjadi tempat singgah para pencinta musik analog. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 16:19

Reinventing Bandung Kota Diplomasi, Nyalakan Lagi Solidaritas Asia Afrika!

Bentuk solidaritas bangsa Asia Afrika yang relevan dan aktual perlu dirumuskan kembali. Karena eksploitasi dan penjajahan sejatinya masih ada.

Ilustrasi diorama Konferensi Asia Afrika di Museum KAA Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Wisata & Kuliner 16 Apr 2026, 15:25

7 Kegiatan, Wisata, dan Kuliner yang Paling Cocok Dinikmati Saat Cuaca Dingin

Rekomendasi 7 kegiatan seru saat cuaca dingin, mulai dari kuliner hangat, ngopi santai, hingga staycation nyaman.

Ilustrasi ngopi di kafe saat cuaca dingin. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 15:16

Fariz R.M. Mengasah Bermusiknya di Bandung

Pernah tinggal dan memulai menajamkan karier bermusiknya di Kota Bandung pada awal tahun 1980-an.

Fariz R.M. - Musik Rasta. (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 13:51

TikTok, Trotoar, dan Eksistensi

Ihwal kreativitas digital memang layak dirayakan, tetapi ruang publik tetap menyimpan fungsi sosial yang tak bisa sepenuhnya dapat digantikan oleh layar.

Konten kreator TikTok bernyanyi secara daring menggunakan smartphone (telepon pintar) di Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 12:16

Strategi Industri Kuliner Jabar Menyiasati Kelangkaan Plastik Akibat Konflik Iran–Israel

Kenaikan harga dan kelangkaan plastik akibat konflik Iran–Israel memengaruhi UMKM kuliner di Jawa Barat.

Ilustrasi bahan plastik. (Sumber: Pixels | Foto: Castorly Stock)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 10:43

Bandung dan Hasrat yang Disublimasi: Membaca Fenomena Nongkrong sebagai Pelarian Psikis

Menuliskan budaya nongkrong di Kota Bandung dalam kacamata Sigmund Freud.

Salah satu suasana kafe di Kota Bandung (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Haifa Rukanta)
Sejarah 16 Apr 2026, 10:42

Hikayat Cadas Pangeran, Jejak Derita Pribumi Sepanjang Jalan Raya Daendels

Cadas Pangeran jadi saksi kerja paksa era Daendels, ribuan rakyat tewas demi proyek Jalan Raya Pos di Jawa Barat.

Jalan di Cadas Pangeran antara tahun 1910-1930-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 08:54

Dengan Puisi Bandung Menghias Sanggul Ibu Pertiwi

Bandung sangat pantas dinobatkan sebagai kota puisi, atau setidaknya kota yang sangat puitis.

Ilustrasi dengan Puisi Bandung menghias sanggul Ibu Pertiwi. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 20:00

Artemis II: Kepulangan Empat Astronot dan Langkah Menuju Misi Bulan Berikutnya

Kelanjutan kisah 4 astronot dengan Kesuksesan misi Artemis II, yang menjadi dasar evaluasi bagi misi berikutnya, yakni Artemis III dalam program eksplorasi Bulan, oleh NASA.

Empat astronot Artemis II berhasil mendarat di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, setelah menyelesaikan misi mengelilingi Bulan. (Sumber: NASA)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 19:22

Belajar Membaca Jalanan Bandung dari Dalam Angkot

Angkot di Bandung bertahan tanpa sistem yang jelas. Banyak pengguna beralih ke transportasi umum daring karena kepastian layanan, namun kondisi ini justru turut memperparah kemacetan.

Sejak lama, angkot menjadi bagian dari keseharian mobilitas warga Kota Bandung, meski kini perannya mulai tergeser oleh moda transportasi umum daring. (Foto: Irfan Alfaritsi/ayobandung.com)
Bandung 15 Apr 2026, 18:23

Collab Magnet: Cara Bangun Kolaborasi yang Tepat di Era Zaman Penuh Kreativitas

Intip strategi menjadi Collab Magnet di industri kreatif bersama Mirsha Shahnaz Azahra. Pahami pentingnya relevansi, kredibilitas, dan nilai brand dalam kolaborasi.

Mirsha, Co-founder sekaligus Brand Director Monday Coffee Bandung memahami konsep kolaborasi yang efektif membutuhkan waktu, bahkan proses trial and error masih menjadi bumbu harian dalam perjalanannya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 18:01

Ketar-ketir Perajin Tahu Tempe, Adakah Insentif dari Pemkot Bandung?

Kebijakan impor kedelai yang diterapkan ternyata belum menyeimbangkan pasokan kedelai di dalam negeri.

Perajin menyelesaikan pembuatan tempe di Jalan Muararajeun, Kota Bandung, (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 17:14

Dari Bandung ke Lembang: Kota Sejuk yang Menjadi Ruang Nyaman bagi Pendatang

Perubahan suasana dari hiruk pikuk Kota Kandung menuju ketenangan yang lebih alami di Lembang.

Farmhouse Lembang. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 15 Apr 2026, 16:42

Panduan Wisata Stone Garden Padalarang, Taman Batu Karst dengan Jejak Laut Purba

Stone Garden Padalarang menawarkan lanskap batu kapur purba, jalur trekking ringan, serta nilai geologi dan arkeologi unik dalam satu destinasi wisata alam.

Objek wisata Stone Garden, Padalarang. (Sumber: Ayomedia | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 15 Apr 2026, 15:20

Meruntuhkan Standar Kecantikan, Mengapresiasi Keunikan

Pandangan tentang kecantikan tak lagi tunggal. Setiap individu memiliki keunikan yang layak diapresiasi, tanpa harus mengikuti standar yang membatasi.

Suasana beauty class yang hangat dan suportif, tempat para peserta belajar, bereksperimen, dan membangun rasa percaya diri bersama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 13:50

Jantung Konektivitas Kota yang Kurang Sehat dan Masalah Polusi Udara

Stasiun Hall adalah jantung transportasi yang setiap hari memompa sistem transportasi khususnya bagi penglaju dan pendatang.

Monumen Sepur Lempung di Stasiun Hall sebelah selatan yang merupakan ikon konektivitas kota Bandung sepanjang zaman (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)