Unik dan Nikmatnya Olahan Payudara Sapi yaitu Sate Jando Gasibu

2 menit baca
Novrandi Aqilah
Ditulis oleh Novrandi Aqilah diterbitkan
Menikmati sate jando khas Bandung dengan suasana hujan di pinggir Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Novrandi Aqilah)
Menikmati sate jando khas Bandung dengan suasana hujan di pinggir Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Novrandi Aqilah)

Asap tipis mengepul, membawa aroma harum bakaran sate yang khas dengan bumbu kacang dan aroma daging bakar di atas bara api, mengunggah rasa lapar dan penasaran pada Sabtu (01/11/2025). Siapa saja yang mencium aromanya tergoda untuk membeli di kedai tenda Sate Jando Gasibu di Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung

Muhammad Rehman Bukasiganda, selaku anak dari pemilik usaha Sate Jando Gasibu, menjelaskan asal-usul dan keunikan dari sate jando ini.

“Sate Jando itu makanan khas Bandung, jando itu payudara sapi, jadi bukan lemak ya, jadi teksturnya unik dan berbeda," ujarnya.

Usaha penjualan Sate Jando Gasibu ini telah berjalan hampir tiga tahun dengan berbagai varian produk yang disajikan, tidak hanya sate jando, tapi juga sate ayam dan sate sapi. Harga per porsi beragam, mulai dari sate jando Rp25.000 sudah termasuk dengan lontong, sate ayam Rp25.000 sudah termasuk dengan lontong, sate sapi Rp35.000 sudah termasuk dengan lontong dan tersedia paket campur tiga jenis sate dengan harga Rp30.000.

Kunci dalam mempertahankan pelanggan yaitu menjaga kualitas menjadi prioritas utama.

"Kami selalu menggunakan sate yang baru dan bumbu yang fresh. Bumbu kacang yang kami memilih harga yang tinggi dan berkualitas sehingga rasa sate lebih enak," kata pria berkaus hitam. Ia juga mengaku menggunakan impor bahan jando untuk memastikan kualitas terbaik.

Meskipun hujan, pedagang menyajikan sate jando di tepi trotoar Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Novrandi Aqilah | Foto: Novrandi Aqilah)
Meskipun hujan, pedagang menyajikan sate jando di tepi trotoar Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Sabtu sore 1 November 2025 (Sumber: Novrandi Aqilah | Foto: Novrandi Aqilah)

Sate Jando Gasibu ini menjadi viral di berbagai media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram karena keunikan bahan dasarnya yang tak biasa. Sate Jando  terbuat dari payudara sapi ini yang membuat berbeda dari sate yang lain, sehingga memberikan tekstur yang lumer berbeda dengan lemak dan tidak meninggalkan aftertaste aneh di lidah ketidak sudah selesai dimakan.

Popularitas dari Sate Jando Gasibu ini terbukti dari jumlah bahan baku yang dihabiskan sehari-hari bisa menghabiskan sekitar 15 hingga 20 kilogram payudara sapi impor berkualitas untuk memenuhi pesanan para pelanggan yang terus meningkat.

Selain melayani pembelian biasa, kedai Sate Jando Gasibu pernah menerima pesanan besar untuk event-event khusus sebanyak 2000 porsi untuk sebuah acara di Trans, ini membuktikan bahwa Sate Jando semakin diminati oleh kalangan luas.

Seperti usaha kuliner pinggir jalan lainnya, tantangan pun kerap dihadapi, terutama soal cuaca dan ketidakpastian jumlah pembeli.

“Tantangan terbesarnya kadang ramai yang beli pada saat weekend, kadang jarang ada yang beli pada saat weekday. Ketika sedang hujan, saya kasihan melihat pelanggan kebasahan karena kurang ada tempat untuk berteduh ketika sedang makan,” keluhnya.

Meski sudah cukup dikenal luas, usaha kedai Sate Jando Gasibu ini tidak berpuas diri pemilik usaha memiliki rencana pengembangan bisnis, termasuk membuka cabang baru. Lokasi cabang tersebut masih dalam tahap pencarian, namun semangat untuk mengembangkan usaha tetap tinggi sebagai bentuk komitmen menghadirkan kuliner khas Bandung kepada lebih banyak pelanggan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Novrandi Aqilah
Tentang Novrandi Aqilah
Mahasiswa Digital Public Relations Tel-U Angkatan 2024 - Hobby motoran dan mengeksplor tempat-tempat baru

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:45

Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali

Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.

Peringatan Hantu dan CCTV pun tidak mengurungkan niat seseorang untuk membuang sampah sembarangan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:03

MPLS Tanpa Bully

Sekolah yang ramah bukanlah tempat menimba ilmu yang sekadar bebas dari perundungan. Rumah kedua itu harus menjadi ruang bersama yang membuat setiap anak pulang dengan senyum yang lebih lebar

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 17:22

Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pedagang Kantin dan UMKM Sekolah

Saya tertarik membahas topik ini karena menunjukkan dampak Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa, pedagang kantin, dan UMKM sekolah.

FAGI Jabar ingatkan bahwa tugas utama guru adalah mengajar, bukan mengurusi MBG. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 16:23

Benang-Benang Asing dalam Tenun Tradisi Nusantara: Jejak Budaya Eropa dalam Perubahan Kebaya dan Identitas Sosial.

Membahas pengaruh budaya Eropa terhadap perubahan kebaya sebagai busana tradisional dan simbol identitas sosial di Nusantara pada masa kolonial.

Wanita Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)