Cimol Bojot Aa: Camilan Aci Lembut Khas Bandung yang Punya Cita Rasa Unik

3 menit baca
Nabillah Luthfiyana
Ditulis oleh Nabillah Luthfiyana diterbitkan
Di beberapa pinggiran jalan Bandung, ada satu jajanan kaki lima yang hampir tak pernah sepi pembeli yaitu Cimol Bojot Aa. (Sumber: Dokumentasi Penulis).
Di beberapa pinggiran jalan Bandung, ada satu jajanan kaki lima yang hampir tak pernah sepi pembeli yaitu Cimol Bojot Aa. (Sumber: Dokumentasi Penulis).

Di beberapa pinggiran jalan Bandung, ada satu jajanan kaki lima yang hampir tak pernah sepi pembeli yaitu Cimol Bojot Aa. Tempatnya tampak sederhana hanya gerobak kecil di pinggir jalan dengan nuana warna merah dan kuning. Namun, aroma gurih dari minyak panas dan daun jeruk yang baru digoreng sering kali membuat orang berhenti sejenak untuk mencoba.

Cimol ini dikenal karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang pas di lidah. Tidak keras, tidak kempis, dan tidak terlalu berminyak. Bagi sebagian orang, jajanan ini menjadi pilihan ringan untuk teman ngobrol atau sekadar camilan sore hari.

Tekstur dan Rasa yang Jadi Ciri Khas

Cimol Bojot Aa dibuat dari bahan dasar aci dengan takaran yang pas. Saat digigit, bagian luarnya terasa kering, sementara bagian dalamnya lembut dan kenyal. Kombinasi ini membuatnya berbeda dari cimol kebanyakan yang terkadang terlalu keras atau kempes setelah dingin.

Pemiliknya, Syahid Irfan, menjaga konsistensi rasa dengan cara sederhana. “Minyaknya nggak boleh terlalu panas, nanti cimol bisa pecah. Tapi kalau terlalu dingin, malah keras,” ujarnya. Ia menggunakan teknik penggorengan dua tahap agar bagian dalam matang merata tanpa membuat kulitnya gosong.

Beragam Varian dan Rasa

Selain teksturnya yang khas, Cimol Bojot Aa juga dikenal karena banyaknya pilihan rasa. Ada bumbu asin, pedas, barbeque, dan balado yang bisa dipilih sesuai selera. Pembeli juga bisa menambahkan taburan bawang goreng dan daun jeruk agar aromanya lebih wangi.

Keunikan lainnya terletak pada varian isi. Ada cimol isi mozzarella, ayam suwir, dan beef lada hitam. Bahkan, pembeli bisa memesan campuran isi dalam satu porsi. Varian isi ini memberi pengalaman berbeda di setiap gigitan gurih dari aci berpadu dengan lembutnya keju atau rasa daging yang sedikit pedas.

Kreativitas Kuliner Bandung

Bandung dikenal sebagai kota dengan inovasi kuliner yang terus berkembang. Dari bahan sederhana seperti aci, muncul berbagai jajanan populer: cilok, seblak, hingga basreng. Cimol Bojot Aa menjadi salah satu bentuk kreativitas itu. Ia tetap mempertahankan rasa asli jajanan tradisional, tapi menghadirkan sentuhan baru lewat isi dan bumbu yang beragam.

Inovasi seperti ini mencerminkan karakter masyarakat Bandung yang terbuka pada perubahan tanpa meninggalkan cita rasa lokal. Dari hal kecil seperti cimol, lahir ide besar tentang bagaimana tradisi bisa terus hidup melalui makanan.

Pengalaman Menyantap

Cimol Bojot Aa paling nikmat disantap selagi hangat. Saat disajikan, aroma daun jeruk dan bawang goreng langsung tercium. Gigitan pertama memberi sensasi kenyal, lalu rasa gurih dan sedikit asin mulai terasa. Jika memilih varian pedas, rasa panasnya muncul perlahan dan memberi efek hangat di lidah.

Cita rasa sederhana ini membuat cimol cocok disantap kapan saja baik sebagai teman minum teh sore maupun camilan malam hari. Rasanya ringan, tapi cukup berkesan untuk membuat orang kembali datang.

Cimol Bojot Aa adalah contoh sederhana bagaimana makanan jalanan bisa berkembang tanpa kehilangan jati dirinya. Dengan bahan yang mudah didapat, Aa Bojot berhasil menghadirkan cita rasa yang khas dan konsisten.

Kisahnya mengingatkan bahwa dalam dunia kuliner, kreativitas tidak selalu berarti mewah atau rumit. Kadang, yang dibutuhkan hanyalah ketelitian, ketekunan, dan keinginan untuk menghadirkan rasa yang jujur dari bahan yang sederhana.

Cimol Bojot Aa mungkin hanya camilan kecil, tapi dari bulatan acinya, kita bisa merasakan semangat kuliner Bandung yang kreatif dan tak pernah berhenti berinovasi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)