Evaluasi Program Bandung Smart City: Inovasi Digital Berjalan, Penerapan Masih Tertinggal

3 menit baca
Indah Sari Pertiwi
Ditulis oleh Indah Sari Pertiwi diterbitkan
Tampilan beranda program layanan Bandung Smart City (Sumber: Website resmi Bandung Smart City | Foto: Screenshot Indah Sari Pertiwi)
Tampilan beranda program layanan Bandung Smart City (Sumber: Website resmi Bandung Smart City | Foto: Screenshot Indah Sari Pertiwi)

Program Bandung Smart City sejak awal dibentuk untuk memberikan layanan berbasis teknologi sebagai langkah awal untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan kota. Namun, dalam penerapannya beberapa masyarakat mengeluh tentang program ini belum berjalan optimal karena dengan muncul adanya sejumlah masalah yang ada. 

Dalam programnya, Bandung Smart City atau biasa disebut SADAYANA (“Semua Digital Layanan Kota”) banyak menyediakan layanan secara online untuk diakses warga melalui aplikasi dan portal. Layanan ini mencakup berbagai fitur seperti pelaporan, aplikasi layanan online, e-budgeting, Citizen Journalism, serta terhubung dengan fasilitas lain seperti CCTV dan command center. 

Namun, dengan begitu walaupun program ini banyak layanannya ternyata masih banyak fitur yang belum berjalan sesuai harapan yang ada di lapangan. Dalam keluhan masyarakat, masih ada beberapa aplikasi sering error, antarmuka yang tidak ramah pengguna, dan tampilan yang tidak konsisten. 

Dalam program ini saya melihat Bandung Smart City sudah berada di jalur yang tepat secara visi, namun dalam penerapannya masih kurang efektif. Dalam menciptakan kota pintar tidak hanya bisa bergantung pada aplikasi, tetapi itu juga memerlukan manajemen yang terukur dan SDM yang siap.

Dengan melakukan evaluasi ini, banyak warga begharap Pemerintah Kota Bandung akan terus mengembangkan program Bandung Smart City secara menyeluruh kepada masyarakat Kota Bandung. Dengan memperkuat sistem, memperbaiki integritas, meningkatkan pelatihan SDM, serta memastikan setiap inovasi benar-benar menyentuh kebutuhan warga. 

Program Bandung Smart City dapat berkembang menjadi layanan digital yang menyeluruh dengan baik jika Wali Kota Bandung bijaksana ini dapat memperbaiki fondasi program ini. Selama penerapan program dilakukan dengan standar yang lebih tinggi, program ini memiliki peluang untuk menjadi model bagi kota lain. 

Tidak hanya itu, masyarakat juga harus merasa terlibat karena mereka adalah pengguna utama layanan digital tersebut. Agar perbaikan dapat dilakukan sesuai kebutuhan rakyat, bukan hanya berdasarkan perencanaan teknis, Wali Kota Bandung berkacamata ini dapat memfasilitasi uji coba publik, forum diskusi, atau sistem feedback yang responsif. 

Adapun satu masalah besar lagi yaitu minimnya penggabungan antar aplikasi, dalam program tersebut layanan memiliki masing-masing aplikasinya sendiri. Menyebabkan masyarakat harus mengunduh banyak aplikasi yang berbeda-beda, kondisi ini bertolak belakang dengan esensi Smart City yang idealnya serba terhubung dan serba cepat.  

Akibatnya, masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan dalam layanan tersebut, menjadi kebingungan ketika malah sebaliknya aplikasi tidak dapat digunakan saat diperlukan. Dengan begitu, masyarakat merasa belum puas dan terbantu oleh adanya program ini yang dibilang mempunyai banyak fitur layanan untuk masyarakat.   

Selain itu, masyarakat juga mengeluh terhadap pembaruan data seperti status perizinan, jadwal layanan, dan laporan aduan seringkali tidak diperbarui secara teratur dan real time. Oleh karena itu, masyarakat sulit untuk memantau progres dan meragukan bahwa layanan digital tersebut tidak transparan.

Tidak hanya itu, faktor masyarakat yang kurang memahami dalam mengoperasikan layanan program juga menjadi tantangan untuk keberlangsungan program tersebut. Dengan begitu, sosialisasi yang dilakukan Wali Kota Bandung berparas manis ini masih belum menjangkau seluruh masyarakat, khususnya warga lanjut usia atau yang tidak terbiasa dengan teknologi. 

Di sisi lain, pegawai belum mendapatkan pelatihan yang cukup untuk mengoperasikan platform digital baru, petugas lapangan belum sepenuhnya siap mendukung sistem digital. Banyak proses yang masih dilakukan secara manual karena sistem belum stabil, oleh sebab itu hal ini menyebabkan layanan kurang efektif. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)