Flyover Mengger Bikin Geger, Ketinggian Curam dan Minim Pencahayaan

2 menit baca
nadia khaerunnisa
Ditulis oleh nadia khaerunnisa diterbitkan
Portret curamnya tanjakan flyover di kawasan Mengger tengah, kecamatan Bandung kidur, Kota Bandung pada 1 Desember 2025. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Nadia khaerunnisa)
Portret curamnya tanjakan flyover di kawasan Mengger tengah, kecamatan Bandung kidur, Kota Bandung pada 1 Desember 2025. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Nadia khaerunnisa)

Di tengah suasana kemacetan yang mulai melekat dengan Kota Bandung, pembangunan yang semakin memadai menjadi salah satu upaya untuk memudarkan suasana sesak kemacetan tersebut. Keberadaan flyover pun sering dianggap menjadi solusi untuk mengurai titik kemacetan, namun apakah keberadaan flyover ini menjadi solusi atau bahkan menjadi tantangan tersendiri? Termasuk flyover di kawasan Jl. Mengger Tengah No.37, Mengger, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung.

Flyover Mengger diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat pada saat itu, Ridwan kamil pada 13 September 2021. Dibangun nya flyover ini bertujuan untuk mendukungnya pembangunan infrastruktur nasional yaitu jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

Secara umum, Keberadaan flyover Mengger ini dirancang membawa kemudahaan bagi mobilitas saya yang sering melakukan perjalanan rutin antar Kota dan Kabupaten Bandung. Melewati flyover ini saya rasa masyarakat bisa memangkas jarak tempuh yang sebelumnya lumayan jauh.

Namun, meskipun dirasa flyover ini membawa berbagai kemudahan bagi para pengendara, masih banyak orang yang menjerit mengenai aspek kenyamanan dan keamanan saat berkendara melalui flyover ini.

Berdasarkan pengamatan saya, flyover ini memiliki tanjakan yang cukup ekstrim. Kemiringan tanjakan ini cukup curam sehingga membuat pengendara perlu berhati-hati dalam mengendarai kendaraanya saat melalui flyover Mengger.

Ditambah penempatan posisi polisi tidur yang berada tepat di ujung bawah flyover membuat pengendara harus memelankan kendaraan saat turunan flyover, hal ini sangat beresiko terjadinya tabrakan dari arah belakang, karena kecepatan tinggi saat turunan flyover bisa saja membuat kendaraan hilang kendali.

Potret Turunan flyover yang curam membahayakan pengendara di kawasan Mengger tengah, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung pada 1 Desember 2025 (sumber: Nadia Khaerunnisa)

Guna keselamatan pengendara, sebaiknya pengecekan dan perbaikan rutin dilakukan di flyover ini, mengingat flyover ini berada untuk mempermudah mobilitas masyarakat setempat. Wali Kota Bandung M. Farhan tidak boleh mengesampingkan keamanan infrastruktur untuk berkendara.

Pembenahan lampu penerangan maupun perbaikan marka jalan dan evaluasi kecuraman flyover dirasa harus segera dilakukan, tinjauan oleh Wali Kota Bandung M. Farhan dibutuhkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Potret Turunan flyover yang curam membahayakan pengendara di kawasan Mengger tengah, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung pada 1 Desember 2025 (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Nadia khaerunnisa)
Potret Turunan flyover yang curam membahayakan pengendara di kawasan Mengger tengah, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung pada 1 Desember 2025 (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Nadia khaerunnisa)

Belum selesai dengan hal tanjakan flyover yang curam, keberadaan marka jalan juga menjadi fokus penting yang tidak terurus, marka jalan yang seharusnya menjadi pembatas antar dua jalur di flyover kini terlihat memudar, hal ini terjadi karena tidak adanya pengecekan marka maupun pembenahan marka pada flyover Mengger ini.

Minimnya penerangan juga menjadi jeritan pengendara saat harus melewati flyover Mengger saat malam hari, lampu jalanan yang tidak memadai membuat pengendara sulit melihat sekitar, hal ini menjadi resiko besar mengingat tidak adanya marka jalan dan curamnya flyover bagi pengendara.

Keamanan dan kenyamanan berkendara seharusnya menjadi fokus utama dalam mempermudah aktivitas saya sehari-hari. upaya pembangunan kualitas infrastruktur, kelayakan jalan harus diupayakan secara berkelanjutan,

Mobilitas yang baik akan berdampak langsung pada perputaran roda perekonomian negara, karena arus distribusi barang dan jasa akan semakin mudah, dengan begitu aktivitas dan kepercayaan publik akan berkembang terhadap pelayanan infrastruktur pemerintah setempat. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

nadia khaerunnisa
mahasiswa digital public relations 24

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 21 Jun 2026, 12:17

Jembatan Cirahong, Warisan Belanda dengan Akses Lantai Ganda

Jembatan Cirahong, warisan dari Belanda yang memiliki dua jalur akses. Berfungsi sebagai rel kereta dan jalan bagi warga.

Jembatan Cirahong masa sekarang. (Sumber: Dokumen Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:48

Meraih Impian dari Sekolah Terbaik

Menentukan sekolah terbaik pun harus dianggap sebagai langkah yang menentukan impian murid baru terwujud.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels/Agung Pandit Wiguna)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:36

Risiko Kecil dari USG yang Berlebihan

Pentingnya membatasi frekuensi USG kehamilan sesuai indikasi medis guna mencegah potensi risiko efek termal dan paparan ultrasonik berlebihan pada janin.

Ilustrasi pemeriksaan USG kandungan pada ibu hamil. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:32

Tidak Hanya Judol, Blind Box Juga Dapat Memicu Kecanduan

Blind box justru mendorong perilaku konsumtif dan impulsif pada konsumen Generasi Z.

Ilustrasi blind box. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:25

Bukan Sekadar Paspor: Makna Nasionalisme Dalam Skuad Timnas Modern

Performa baik Timnas Indonesia ikut dipengaruhi pemain diaspora.

Ole Romeny (10) bersama Ramadhan Sananta (9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3). (Sumber: kemenpora.go.id | Foto: Herry)
Beranda 20 Jun 2026, 13:46

Mengayuh dengan Cemas di Kota yang Mengaku Ramah Pesepeda

Komunitas pesepeda Bandung memasang Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta usai tewasnya seorang remaja pesepeda, sekaligus mendesak pemerintah memperbaiki keselamatan infrastruktur jalan.

Komunitas sepeda dan pejalan kaki memasang memorial Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta sebagai simbol duka atas tewasnya seorang remaja saat bersepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Beranda 20 Jun 2026, 05:35

Membongkar Operasi Informasi yang Tak Kasat Mata di Ruang Digital

Jurnalis diajak mengenali operasi manipulasi informasi di ruang digital, mulai dari disinformasi, narasi terkoordinasi, hingga rekayasa tren di media sosial.

Ika Ningtyas, Koordinator Cek Fakta Tempo, memaparkan cara mengenali operasi manipulasi informasi yang bekerja secara terorganisasi di ruang digital kepada para jurnalis di Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 19 Jun 2026, 20:59

Dobrak Batas Sinema Remaja, Film ‘Dan Bandung’ Garapan Rudi Soedjarwo Angkat Isu Strict Parents

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung.

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 20:00

Ciparay: Lumbung Padi Jawa Barat dari Dulu sampai Kini

Kecamatan Ciparay merupakan sentra produksi beras terbesar di wilayah Jawa Barat.

 (Sumber: KITLV, Diakses tangal 3 Juni 2026)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 18:45

Memahami Cara Ngiklan Game Digital, Bagaimana Valorant Memperkenalkan Skin Senjata agar Tak Biasa

Valorant resmi merilis skin terbarunya yang berjudul “Kuronami 2.0”, sebuah koleksi skin premium yang hadir untuk senjata Phantom, Operator, Guardian, Ghost, dan Melee.

Gambar Skin Senjata Kuronami 2.0
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 17:43

Naik Kereta Sambil Ketemu Karakter Favorit? Ternyata Ada Strategi Besar di Baliknya

Bagaimana sebuah kolaborasi karakter animasi lokal berhasil membuat audiens connect di berbagai platform dengan pendekatan yang disesuaikan, tanpa kehilangan benang merahnya.

Transportasi publik yang digunakan masyarakat Indonesia setiap harinya. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Wisata & Kuliner 19 Jun 2026, 17:09

Hutan Pinus Rahong Pangalengan, Destinasi Sejuk dengan Sungai dan Camping Ground

Hutan Pinus Rahong menawarkan suasana teduh, camping, rafting, hingga glamping. Kenali 6 klaster wisata dan daya tarik alamnya sebelum berkunjung.

Hutan Pinus Rahong, Pangalengan.
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 17:00

Toponimi Lembang (bagian 3 – Habis)

Di Lembang terdapat sebuah bukit yang berada di selatan observatorium Bosscha, yang dahulunya hanya merupakan bukit biasa yang ditumbuhi ilalang.

Kampung Lapang, Cikole, Lembang, pada saat pendudukan Jepang. Dapat terlihat Gunung Putri di belakang sebagai latar. (Sumber: wereledculturn.nl)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 16:18

Jari, Kata, dan Hati

Sentuhan jari di atas gawai, dapat mengirim kabar baik, berbagi ilmu, menguatkan persaudaraan, sebaliknya bisa menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan fitnah.

Saatnya menulis di Ayo Bandung (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 15:46

Wewenang Kekuasaan Adityawarman di Kerajaan Malayu

Membahas mengenai peran Raja Adityawarman selama memimpin Kerajaaan Malayu.

Candi Muaro Jambi (Sumber: Pemerintah Provinsi Jambi (jambiprov.go.id))
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 15:09

Mengapa SNI Gempa Masih Jadi Formalitas di Indonesia

Esai ini membahas lemahnya penerapan SNI 1726:2019 sebagai standar ketahanan gempa pada bangunan rumah tinggal di Indonesia, yang saya telaah dari sudut pandang keilmuan teknik sipil.

Ilustrasi kerusakan akibat gempa.
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 13:39

Strategi Penyampaian Pesan dalam Publikasi Film melalui Website dan Media Sosial

Website resmi menyajikan informasi yang lebih lengkap mengenai film, pemeran, dan jadwal penayangannya.

Ilustrasi menonton film. (Sumber: Pexels | Foto: Pavel Danilyuk)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 11:44

Menelusuri Jejak dan Pola Aktivitas Manusia Masa Lampau di Situs Gua Batu

Daerah Pegunungan Meratus adalah surga bagi kehidupan ribuan tahun silam.

Kondisi Gua Batu dari Luar (Sumber: Geopark Meratus)
Wisata & Kuliner 19 Jun 2026, 11:06

Wisata Kawasan Tunjungan Surabaya: Sejarah, Kuliner, dan Walking Tour Heritage

Jelajahi Kawasan Tunjungan Surabaya yang memadukan sejarah perjuangan, bangunan kolonial, wisata kuliner, hingga walking tour heritage yang sedang populer.

Kawasan Tunjungan Surabaya. (Sumber: Pemkot Surabaya)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 10:47

Siapa yang Menceritakan Indonesia? Perpektif dalam 'Semua untuk Hindia' dan 'Indonesia Calling'

Mengupas dilema orang Eropa hingga solidaritas buruh internasional demi melihat kemerdekaan dari sisi kemanusiaan.

Cover buku Kumpulan Carpen Semua Untuk Hindia dan Tangkapan Layar Pribadi Film Indonesia Calling (Sumber: Indonesiana.id dan channel youtube @pcasmilus)