Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Warga Bandung Risau, Taman Lansia Tak Ramah bagi Lansia

Fadya Rahma Syifa
Ditulis oleh Fadya Rahma Syifa diterbitkan Kamis 04 Des 2025, 09:39 WIB
Taman Lansia menjadi titik fokus ditengah hijau kota Bandung. Citarum, Kota Bandung, Jumat 28 November 2025. (Sumber: Fadya Rahma Syifa | Foto: Fadya Rahma Syifa)

Taman Lansia menjadi titik fokus ditengah hijau kota Bandung. Citarum, Kota Bandung, Jumat 28 November 2025. (Sumber: Fadya Rahma Syifa | Foto: Fadya Rahma Syifa)

Wali Kota Bandung M. Farhan resmi membuka kembali Taman Lansia pada November 2025 setelah proses revitalitas selesai. Meskipun telah diperbaiki, sejumlah warga Bandung menyampaikan kekhawatiran taman ini karena belum sepenuhnya ramah bagi para lanjut usia di Jl. Cisangkuy, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung.

Bayu Juanda, selaku penjual yang sudah bertahun-tahun di kawasan Taman Lansia mengamati lansung kesulitan pengunjung lansia.

“Setiap hari saya melihat lansia kesulitan melangkah di jalur licin dan sempit,” ujar pria ini.

Ia melihat banyak pengunjung tua berjalan pelan sambil beberapa kali berhenti karena merasa jalur yang tersedia belum benar‑benar ramah.

Sejumlah pengunjung lansia yang datang pada hari-hari pertama pembukaan menilai pengalaman mereka di taman tersebut masih jauh dari ideal. Mereka mengeluh jalur yang belum sepenuhnya bersahabat, fasilitas duduk yang kurang nyaman, serta suasana keamanan yang dianggap belum benar-benar menenteramkan.

Tempat duduk taman tersusun rapi dan modern, namun material keras dan tidak ada sandaran membuat pengunjung lansia merasa cepat pegal. “Bangku yang keras dan tidak punya pegangan membuat lansia tidak nyaman beristirahat lama di sini,” keluh pria berbaju terang ini.

Selain itu, jarak di area tempat duduk dengan toilet dinilai terlalu jauh bagi para pengunjung lanjut usia. Mereka mesti berjalan cukup lama sehingga keluarga yang mendampingi  mengurangi durasi kunjungan agar orang tua tidak kelelahan. Oleh sebab itu, penempatan bangku istirahat tambahan beserta pegangan di jalur ke toilet sangat esensial untuk mencegah lansia mengalami kelelahan.

Suasana yang tenang di Taman Lansia ini semakin sepi pengunjung, Citarum Kota Bandung, Jumat 28 November 2025 (Sumber: Fadya Rahma Syifa | Foto: Fadya Rahma Syifa)
Suasana yang tenang di Taman Lansia ini semakin sepi pengunjung, Citarum Kota Bandung, Jumat 28 November 2025 (Sumber: Fadya Rahma Syifa | Foto: Fadya Rahma Syifa)

Dari sisi lain, keamanan suasana taman juga belum sepenuhnya membuat pengunjung merasa tenang dan aman, terutama ketika sepi menjelang sore. Penerangan di beberapa sudut taman masih belum merata sehingga menimbulkan kerisauan bagi lansia yang berjalan pulang. Karenanya, perlu diterapkan pencahayaan yang merata, pengawasan petugas sepanjang waktu, dan pemasangan kamera pengintai untuk mencegah gangguan dari oknum. “

Pernah ada oknum datang meminta uang dengan cara tidak sopan, hal seperti itu jelas bikin orang takut kembali lagi,” ucap pria tersebut.

Warga sekitar menilai dengan besarnya anggaran revitalisasi, seharusnya Taman Lansia bisa menjadi contoh ruang publik yang benar-benar ramah lansia. Warga Bandung mengharapkan Wali Kota Bandung M. Farhan perbaikan lanjutan yang fokus pada aksesibilitasi jalur, kenyamanan pengunjung, jarak fasilitas pendukung, dan penguatan pengamanan di lapangan.

Melihat berbagai catatan tersebut, Masyarakat dan pelaku usaha kecil di sekitar taman berharap pemerintah kota membuka ruang dialog dengan komunitas lansia. Mereka ingin Taman Lansia tidak hanya indah di foto peresmian, tetapi juga sungguh-sungguh fungsional bagi orang tua yang ingin beristirahat dan bersosialisasi dengan tenang. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Fadya Rahma Syifa
Mahasiswi S1 Digital Public Relations 2024 Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Mar 2026, 08:58

Kartu Lebaran dan Suasana Idulfitri di Bandung Era 1990-an

Menjelang Idulfitri pada dekade 1990-an, suasana Kota Bandung tidak hanya dipenuhi aroma kue Lebaran dan kesibukan orang bersiap mudik.

Kartu Lebaran versi ABG. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)