Talenta Pelajar Bandung dan Urgensi Alat Peraga Pendidikan

5 menit baca
Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan
Alat peraga pendidikan di Pudak Training Center Gedebage Bandung (Sumber: Dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Alat peraga pendidikan di Pudak Training Center Gedebage Bandung (Sumber: Dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Artikel ini merupakan surat terbuka kepada Walikota Muhammad Farhan yang sudah sepuluh bulan memimpin Kota Bandung. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Antara lain terkait dengan masalah pengembangan talenta generasi muda yang sarat masalah.

Talenta pelajar di Bandung banyak yang sulit berkembang karena kondisi sekolah kekurangan alat peraga pendidikan dan fasilitas laboratorium sekolah. Kondisi peralatan dan workshop sekolah kejuruan di Bandung juga kurang memadai bahkan ada SMK yang krisis alat praktek sehingga menyebabkan siswa tidak siap kerja.

Pemkot Bandung perlu strategi untuk membangkitkan imajinasi dan kreatifitas para pelajar melalui manajemen talenta sekolah. Manajemen talenta membutuhkan peralatan sekolah, laboratorium dan peralatan bengkel kejuruan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Semua peralatan itu tidak bisa tergantikan oleh konten digital. Juga tidak bisa sepenuhnya tergantikan oleh aplikasi simulator lewat perangkat komputer.

Alat peraga sistem pembangkit tenaga surya (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Alat peraga sistem pembangkit tenaga surya (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Pengembangan talenta generasi muda adalah investasi masa depan yang sangat berharga. Semestinya anggaran pendidikan, khususnya  Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan dari pusat sebagian digunakan untuk pengadaan alat peraga pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Perlu diketahui bahwa Kota Bandung sebenarnya memiliki industri peralatan sekolah yang legendaris, yakni Pudak Scientific yang lokasi pabriknya berada di Gedebage Bandung. Pudak Grup merupakan pioner industri alat peraga Pendidikan dan laboratorium serta alat vokasional yang sudah terkenal di seluruh penjuru Tanah Air bahkan di mancanegara.

Walikota Bandung beserta jajarannya perlu bekerja sama dengan perusahaan tersebut, yang selama puluhan tahun telah mencerdaskan kehidupan bangsa. Jangan sampai produk unggulan Pudak Grup tergusur oleh produk impor. Apalagi kebijakan anggaran pendidikan selama periode pemerintahan yang lalu kurang tepat dan sarat penyimpangan karena terlalu mengedepankan pengadaan komputer untuk sekolah. Dan celakanya pengadan yang sangat menguntungkan perusahaan asing itu kini menimbulkan perkara dugaan korupsi yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan.

Masa depan bangsa ditentukan oleh pengembangan talenta atau bakat generasi muda. Pengembangan bakat seseorang hingga menjadi unggul dan luar biasa saat ini menjadi perhatian dunia.

Bakat individu warga negara akan memberi warna bakat talenta bangsa. Dunia mengenal bakat bangsa India yang luar biasa dalam hal penguasaan matematika. Bagaimana dengan bakat bangsa Indonesia. Negeri ini menghadapi persaingan talenta atau bakat yang sangat sengit. Keniscayaan bagi pemerintah daerah menyiapkan infrastruktur yang berupa alat peraga Pendidikan, laboratorium sekolah dan bengkel vokasional serta mewujudkan ekosistem terkait dengan manajemen talenta.

Perlu peran serta perusahaan industri peralatan pendidikan umum dan vokasi, juga peralatan laboratorium dan alat pengukuran yang selama ini eksis di dalam negeri, seperti Pudak Scientific. Apalagi perusahaan legendaris karya anak bangsa yang sudah lama berjasa dalam mencerdaskan bangsa karena telah memenuhi kebutuhan peralatan dan laboratorium sekolah hingga perguruan tinggi. Pudak saat ini memiliki banyak karyawan yang memiliki kompetensi yang baik. Pemkot Bandung perlu memperhatikan kelangsungan pekerjaan seluruh karyawan Pudak ditengah persaingan ekonomi global.

Alat praktik mengoperasikan mesin CNC untuk sekolah kejuruan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Alat praktik mengoperasikan mesin CNC untuk sekolah kejuruan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Selama ini Pudak Grup juga berperan meningkatkan keahlian dan keterampilan siswa dan guru SMK. Perusahaan ini memiliki program pelatihan guru produktif SMK. Mengingat semakin langka guru yang mampu membuka cakrawala kreativitas dan  mampu mengajarkan proses kreatif kepada muridnya yang relevan dengan era disrupsi.  Untuk itulah Guru Produktif perlu diberikan fasilitas peralatan dan workshop yang sesuai dengan kemajuan.

Keniscayaan, bakat generasi muda perlu ditumbuhkan di rumah maupun sekolah. Apakah bakat-bakat anak bangsa bisa tumbuh subur dan bisa memenangkan persaingan global. Sudah ada Grand Design Manajemen Talenta Nasional yang terdiri dari tiga bidang yaitu Riset dan Inovasi, Seni Budaya dan Olahraga. Namun, grand desain masih belum membumi karena belum adanya massive action atau pola masal yang didukung dengan peralatan yang ideal.

Talenta nasional bidang riset dan inovasi mesti dikembangkan terhadap murid sekolah dasar, SMP, SMA, SMK, diploma hingga mahasiswa perguruan tinggi. Untuk pengembangan pelajaran IPA, Matematika dan IPS pemerintah perlu menghadirkan cara yang ​t​epat yang bisa mengesankan pikiran dan perasaan para siswa bahwa belajar itu seperti wisata ilmu pengetahuan yang sangat mengasyikkan.

Pudak Scientific menyediakan peralatan sains yang terdiri dari Ilmu Pengetahuan Alam ( Fisika, Kimia, Biologi ), Matematika, alat pelatihan Vokasional, dan furniture untuk laboratorium.

Dalam proses belajar mengajar di bidang kejuruan, alat latih kejuruan adalah salah satu media yang penting dalam meningkatkan kompetensi keterampilan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi di bidang industri. Pudak Scientific sebagai produsen alat peraga pendidikan juga menyelenggarakan pelatihan alat latih kejuruan di Pudak Training Centre (PTC). Produk alat latih kejuruan antara lain Advance PLC Trainer,  Level Process Control System Trainer, Digital Modulation Techniques Trainer, Universal Power Supply.

Pengajaran  Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah merupakan wahana yang strategis untuk menumbuhkan inovasi nilai dan teknologi. Bahkan, sebuah buku yang tergolong international bestseller “Blue Ocean Strategy” menyatakan bahwa inovasi tersebut merupakan batu pijakan menuju kemajuan korporasi dan solusi berbagai masalah ekonomi suatu bangsa.

Pengajaran IPA secara ideal di sekolah merupakan investasi masa depan yang tiada taranya bagi suatu bangsa. Itulah kredo yang mendasari pemerintah Amerika Serikat yang begitu getolnya melibatkan entitas pendidik untuk terlibat aktif dalam berbagai program riset nasional. Seperti yang terjadi dalam misi pesawat ruang angkasa Endeavour, dimana salah satu astronotnya adalah seorang Guru IPA Sekolah Dasar yang bernama Barbara Morgan.

Sudah beberapa dekade program tersebut dilakukan. Sesuatu yang sudah biasa, jika lembaga-lembaga ilmiah di Amerika Serikat selalu memberikan kesempatan kepada para guru sekolah dasar dan menengah untuk terlibat. Seperti program NASA dengan misi penerbangan pesawat Vomit Comet hingga penerbangan ruang angkasa pesawat Endeavour.

Peralatan praktek sistem hidrolik untuk sekolah kejuruan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Peralatan praktek sistem hidrolik untuk sekolah kejuruan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

​Di lain pihak pengajaran IPA untuk sekolah dasar dan menengah di tanah air kebanyakan masih asal-asalan karena kekurangan alat peraga dan praktikum. Pengajaran IPA belum mampu memberikan motivasi berkreasi teknologi, proses nilai tambah dan solusi praktis problema kemasyarakatan. Karena pengajaran IPA masih sebatas hafalan rumus-rumus.

Untuk itu pentingnya mencari model pengajaran IPA yang mampu menumbuhkan inovasi dan sikap positif terhadap kemajuan teknologi, proses nilai tambah dan mampu menjaga lingkungan. Sikap positif tersebut pada gilirannya akan menghapuskan gagap teknologi yang masih marak dikalangan rakyat Indonesia.

Kurikulum mata pelajaran IPA belum mengarah kepada tujuan untuk membina sikap positif siswa terhadap inovasi dan menjaga lingkungan hidup. Sikap ilmiah tersebut dapat mudah dicapai jika proses belajar mengajar IPA banyak melibatkan metode eksperimental yang dibantu alat peraga dan laboratorium sekolah. Jadi, tidak sekedar interaksi satu arah dan menekankan hafalan (rote learning) melainkan belajar yang sesungguhnya (meaningful learning). (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)