Sarana Bus Trans Metro Jabar Terus Meningkat, Halte Terbengkalai Tak Diperhatikan Wali Kota Bandung?

3 menit baca
Nufairi Shabrina
Ditulis oleh Nufairi Shabrina diterbitkan
Prasarana halte di daerah Mohamad Toha yang terlihat banyak coretan dan kerusakan tak terurus menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang, pada 30 November 2025. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nufairi Shabrina)
Prasarana halte di daerah Mohamad Toha yang terlihat banyak coretan dan kerusakan tak terurus menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang, pada 30 November 2025. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nufairi Shabrina)

Metro Jabar Trans (MJT), sebagai bentuk perubahan dari Trans Metro Pasundan (TMP), kerap digadang-gadang sebagai transportasi umum modern Bandung. Fasilitas bus yang bersih dan tertata, informasi jalur yang jelas, dan biaya yang rendah menjadikannya sebagai alternatif transportasi umum pilihan bagi berbagai kalangan.

Ternyata fasilitas bus yang nyaman dibaliknya terdapat kondisi halte yang kumuh, gelap tak beratap, dan sangat minim fasilitas harus menjadi fokus utama bagi Wali Kota Bandung, yaitu M Farhan.

Bahkan siapa sangka pada beberapa titik, halte yang seharusnya memberi kenyaman tersebut hanya sekadar papan bertuliskan “Bus Stop” tanpa pelindung, tempat duduk, informasi jalur, maupun lampu sebagai penerang. Kondisi halte tersebut dapat dilihat pada beberapa titik seperti wilayah Buah Batu, Antapani, Bojongloa dan Sukajadi, yang tak mampu melindungi penumpang dari teriknya panas matahari maupun derasnya hujan. 

Dibalik keunggulannya seperti daya tarif rendah, kendaraan yang bersih dan tertata, serta rute yang jelas. Ketimpangan yang signifikan antara kualitas bus dan fasilitas halte ini menimbulkan pertanyaan bagi publik. “Apakah sudah cukup tepat dan layak untuk disebut sebagai transportasi yang aman dan nyaman?” Kemana perginya peran orang nomor satu di Kota Bandung tersebut, disaat banyaknya keluhan berdatangan akan kondisi halte yang tak terurus.

Puspita Sari, salah seorang penumpang yang mengaku telah menggunakan MJT selama dua tahun,mengungkapkan bahwa kenyamanan dan biaya yang terjangkau membuat ia lebih memilih MJT daripada transportasi umum lain.

"Saya lebih memilih Metro Jabar Trans karena merasa lebih nyaman dibandingkan yang lain, dan harganya un pas dikantong pelajar,” ujarnya pada 30 November 2025.

Sangat disayangkan, berbagai keunggulan yang dimiliki oleh transportasi modern tersebut tak menutup kenyataan dari kekurangan yang ada. “Fasilitas pada haltenya perlu diperbaiki kembali, karena menurut saya halte merupakan fasilitas yang sangat penting bagi penumpang untuk menunggu kedatangan bus,” tambah Puspita.

Tak hanya dirasakan oleh seorang, ternyata Nuriah, salah seorang penumpang, mengungkapkan bahwa ia sudah merasa nyaman dengan fasilitas bus, tetapi  kurang merasa puas dengan fasilitas dan kondisi haltenya.

“Saya merasa fasilitas di dalam busnya sudah sangat nyaman karena tidak ada pedagang asongan, namun saya kurang puas dengan fasilitas haltenya,” ucapnya. 

Prasarana halte di Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung yang hanya menampilkan papan bertuliskan “Bus Stop” tanpa prasarana pendukung lainnya seperti tempat duduk, atap dan informasi rute, pada 30 November 2025. (Sumber: Nufairi Shabrina | Foto: Nufairi Shabrina)
Prasarana halte di Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung yang hanya menampilkan papan bertuliskan “Bus Stop” tanpa prasarana pendukung lainnya seperti tempat duduk, atap dan informasi rute, pada 30 November 2025. (Sumber: Nufairi Shabrina | Foto: Nufairi Shabrina)

Halte bus yang seharusnya memberikan kenyamanan bagi para penumpang malah memberi kesan yang kurang mengenakan, karena banyaknya halte yang terbengkalai, kosong dan kumuh tak beratap, tak ada tempat duduk, penerangan maupun informasi jalur yang jelas. Kenyamanan, ketenangan, bahkan keamanan tak dapat dirasakan oleh penumpang karena kurangnya fasilitas tersebut, apalagi bagi penumpang yang menunggu pada malam hari. 

Sebagai penutup, wanita berkacamata tersebut mengungkapkan harapan dan saran untuk pemerintah setempat demi meningkatkan fasilitas.

“Saya sangat berharap fasilitas bus terutama haltenya dapat diperbaiki dan ditingkatkan, jika bisa dibuatkan juga kuesioner berkala agar pemerintah tahu keluhan dari masyarakat mengenai kepuasan fasilitas MJT,” ujarnya.

Baca Juga: Penumpukan Sampah di Ujung Berung Sudah Tidak Terkendali, Warga Mulai Kewalahan

Melalui keluhan masyarakat sebagai penumpang, diharapkan petugas Pemerintah Kota Bandung, M Farhan dapat memberikan perhatian lebih pada prasarana penunjang layanan MJT yang selama ini terabaikan.

Perbaikan dan pembenahan halte bukan merupakan sebatas pelengkap, namun sebagai kunci untuk mewujudkan transportasi publik benar-benar fungsional dan layak bagi semua. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nufairi Shabrina
Telkom University Student, majoring in Digital Public Relations

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!
Wisata & Kuliner 03 Agu 2026, 18:19

Situ Lengkong Panjalu, Tempat Wisata Estetik dan Bersejarah di Ciamis

Panduan wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis lengkap: sejarah Kerajaan Panjalu, Nusa Gede, Museum Bumi Alit, tradisi Nyangku, tiket masuk, dan rute.

Situ Lengkong Panjalu, Ciamis.
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 18:09

Pandemi Senyap Kapitalisme dalam Industri Gula dan Obat-obatan

Membongkar masalah ketimpangan yang serius di balik industri gula dan obat-obatan. Keduanya berkolaborasi dalam industri kematian yang mengancam masyarakat berpenghasilan rendah.

Pabrik gula. (Sumber: Pexels | Foto: Deepak Sharma)