Jiwanta: Berendam di Air Panas, Rasakan Ketenangan Hidup

Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan Selasa 21 Apr 2026, 17:57 WIB
Jiwanta Cimanggu Hot Spring. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dudung Ridwan)

Jiwanta Cimanggu Hot Spring. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dudung Ridwan)

HIDUP tak selamanya berjalan mulus. Adakalanya penat karena pekerjaan menumpuk. Adakalanya mumet karena rutinitas sehari-hari. Adakalanya bosan dengan kenyataan yang itu-itu saja. Adakalanya pusing dengan segala persoalan hidup. Setop, ambillah cuti. Anda perlu relaksasi. Relaksasi akan mampu menyegarkan fisik dan mengembalikan stamina agar bisa kembali prima untuk beraktivitas seperti biasanya.

Jangan biarkan segala perasaan menghambat produktivitas Anda. Carilah tempat untuk “melarikan diri” sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas kota dengan segala masalahnya. Salah satunya jadwalkan liburan seru dan menenangkan di Jiwanta Cimanggu Hot Spring. Rasakan sendiri keajaiban air panas alami di tengah sejuknya alam Ciwidey yang memesona.

Sebaiknya datanglah pada pagi hari agar lalu lintas Ciwidey tak terlalu crowded dengan kendaraan para wisatawan. Keuntungan datang pagi hari juga Adalah saat kabut masih menyelimuti kawasan ini di mana sensasi berendamnya akan jauh lebih magis. Lebih bagus lagi, pilihlah hari kerja (weekday) karena saat akhir pekan, tempat ini dipastikan akan dipadati oleh wisatawan dari luar kota.

Jiwanta Cimanggu Hot Spring adalah nama baru dari kolam wisata Cimanggu yang legendaris— Selama 6 tahun lamanya kolam Cimanggu terbengkalai. Mengambil dari bahasa Sansekerta, nama Jiwanta berarti ketenangan dari hati atau ketenangan dalam hidup. Nama ini membawa filosofi "Unity of Serenity" (kesatuan ketenangan), yang sering digunakan sebagai jenama artisan teh lokal premium untuk memberikan ketenangan pada setiap seduhannya. Jiwanta juga menggambarkan harapan agar setiap individu yang merasakannya mendapatkan kedamaian jiwa. 

Jiwanta Cimanggu Hot Spring. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dudung Ridwan)
Jiwanta Cimanggu Hot Spring. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dudung Ridwan)

Transformasi dari kolam Cimanggu lama keren banget, Jiwanta jauh lebih modern dan nyaman untuk relaksasi. Selain pilihan kolam air panas alaminya yang beragam--rata-rata berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celcius--Anda juga bisa makan cantik di Aruna Glasshouse yang estetik atau sekalian staycation di kabin tengah alam yang sejuk.

"Sangat puas dengan kebersihan kolamnya," kata Bu Neni, pengunjung dari Soreang, yang datang bersama keluarganya. “Aman juga untuk anak-anak.”

Ciwidey selalu punya cara untuk memanjakan siapa pun yang datang berkunjung. Udara dingin yang menusuk tulang, hamparan kebun teh yang hijau sejauh mata memandang, hingga kabut tipis yang menyelimuti perbukitan adalah daya tarik yang tak pernah pudar. 

Berada di kawasan wisata strategis Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jiwanta Cimanggu bukan sekadar kolam renang air panas biasa. Tempat ini telah bertransformasi menjadi destinasi wisata eksklusif yang memadukan kemurnian alam dengan fasilitas modern yang estetik. 

Kekerenan Jiwanta Cimanggu tidak datang tanpa alasan. Pengelola telah melakukan revitalisasi besar-besaran untuk memastikan kenyamanan pengunjung tetap terjaga tanpa merusak ekosistem hutan lindung di sekitarnya. 

Jiwanta Cimanggu Hot Spring. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dudung Ridwan)
Jiwanta Cimanggu Hot Spring. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dudung Ridwan)

Berikut adalah alasan mengapa tempat ini menjadi destinasi paling hits:

  1. Kandungan Belerang Alami yang Menyehatkan. Air panas di Jiwanta Cimanggu bersumber langsung dari perut bumi Gunung Patuha. Berbeda dengan kolam buatan, air di sini kaya akan kandungan belerang dan mineral alami. Berendam di sini dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit kulit, merelaksasi otot yang kaku, hingga melancarkan peredaran darah.
  2. Suasana Hutan Pinus yang Ikonik. Bayangkan Anda berendam di air hangat yang mengepulkan uap, sementara di sekeliling Anda terdapat deretan pohon pinus yang menjulang tinggi. Suasana ini memberikan efek terapi psikologis yang luar biasa. Aroma khas hutan dan suara kicauan burung menciptakan harmoni yang sulit ditemukan di tempat lain.
  3. Fasilitas Kolam yang Variatif. Jiwanta Cimanggu menyediakan berbagai jenis kolam. Mulai dari kolam umum yang luas untuk keluarga, kolam khusus anak dengan wahana air sederhana, hingga private pool bagi Anda yang menginginkan ketenangan ekstra tanpa gangguan.
  4. Area Parkir Luas. Mampu menampung bus pariwisata hingga ratusan kendaraan pribadi.
  5. Gazebo & Shelter. Banyak titik untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan tanpa harus membayar biaya tambahan yang mahal.
  6. Kamar Bilas & Loker. Kebersihan adalah prioritas utama, dengan air bersih yang melimpah dan area ganti yang nyaman. 
  7. Tiket masuk berkisar Rp50.000 – Rp60.000 (tergantung hari kunjungan). (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 20 Mei 2026, 11:38

Inflasi Mengganas: Pilih Menabung Sampai Bonyok atau Berutang Biar Jadi Bos?

Memegang uang tunai terlalu lama di dalam tabungan adalah sebuah kerugian karena nilainya menyusut.

Ilustrasi uang tunai rupiah. (Sumber: Pexels/Defrino Maasy)
Ayo Netizen 20 Mei 2026, 10:13

Hadiah Kecil untuk Lembang (Lembangku Sayang, Lembangku Malang)

Untuk melahirkan rasa sayang dan kepedulian itu maka, marilah mengenal Lembang lebih dekat.

Para pemuda yang tergabung dalam komunitas pecinta budaya Lembang mengikuti tur sejarah Lembang untuk meningkatkan kesadaran para pemuda. (Sumber: Dokumentasi Indra Riyadi)
Beranda 20 Mei 2026, 09:39

Menjaga Damai dan Bahagia para Oma hingga Tuhan Memanggilnya

Panti Nazareth di Bandung bukan sekadar tempat tinggal lansia, tetapi ruang untuk menemani para oma menjalani masa tua dengan hangat.

Yunanth, staf administrasi dan bagian umum di Panti Nazareth. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 20 Mei 2026, 08:51

Molornya Acara Nobar 'Pesta Babi': Pilih Bertahan atau Pergi

Untuk peduli dan mengajak banyak orang peduli dengan isu-isu krusial dan besar.

Bagaimana mungkin kita mengajak orang lain untuk peduli kepada mereka yang diperlakukan semena-mena. Sementara dengan orang terdekat kita tidak peduli dengan waktunya. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Wisata & Kuliner 20 Mei 2026, 05:35

Tamasya ke Pantai Pasir Putih Pangandaran, Surga Tersembunyi di Balik Hutan Pananjung

Tersembunyi di balik hutan Pananjung, Pantai Pasir Putih Pangandaran dikenal dengan air jernih, terumbu karang, dan suasana yang lebih sunyi.

Pantai Pasir Putih Pangandaran.
Wisata & Kuliner 20 Mei 2026, 03:00

Tamasya Bukit Strawberry Lembang, Bucket List Wisata Panorama Perbukitan di Bandung Barat

Panduan wisata Bukit Strawberry Lembang lengkap: tiket masuk, petik strawberry, wahana keluarga, glamping, kuliner, hingga waktu terbaik berkunjung.

Bukit Strawberry Lembang.
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 20:05

Bertahan dari Stereotipe 'Perempuan Belum Menikah'

Seberdaya apapun seorang perempuan tapi jika belum menikah, mereka seringkali dianggap tidak cukup lengkap hidup di tengah masyarakat.

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Fanny Hariadi)
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 17:52

Eksistensialisme Mahasiswa Zaman Now: Daya Nalar Mengikis, yang Penting Eksis!

Menurunnya daya nalar adalah lampu kuning bagi masa depan.

Ilustrasi mahasiswa. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Magang Foto/Habib Riyadhi A.S)
Wisata & Kuliner 19 Mei 2026, 17:35

Panduan Berkunjung ke Keraton Kanoman Cirebon, Jejak Kesultanan Zaman Baheula

Keraton Kanoman Cirebon menawarkan wisata sejarah, museum pusaka, dan tradisi kesultanan yang masih bertahan di tengah hiruk-pikuk pasar kota tua.

Gedung Gajah Mungkur di kompleks Keraton Kanoman CIrebon. (Sumber: Wikimedia)
Beranda 19 Mei 2026, 16:25

Bagi Wagino, Menjaga Buku Sama Artinya dengan Menjaga Harapan Orang untuk Belajar

Di tengah budaya digital, Wagino M Putra tetap menjaga toko bukunya di Dipatiukur, Bandung, dan percaya membaca adalah pondasi penting bagi generasi muda.

Wagino M Putra tetap setia menjaga toko bukunya di Dipatiukur, Bandung, sambil meyakini bahwa buku tidak akan tergantikan oleh layar ponsel. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Biz 19 Mei 2026, 16:25

Digitalisasi yang Tanpa Sadar Mendongkrak Kenaikan Kelas UMKM Cikopi Mang Eko

Inilah sisi menarik lain dari Cikopi Mang Eko yang jarang diceritakan, tentang peran vital digitalisasi yang tanpa sadar telah mendongkrak 'UMKM Naik Kelas'.

Muchtar Koswara, pemiliki Cikopi Mang Eko,  di Jalan Golf Dalam, Arcamanik, Kota Bandung, (11/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 15:27

Menolak Lupa Mei 98: Kini Indonesia Cemas akan Rupiah Kian Melorot

Jika pemerintah terus abai, krisis kepercayaan publik yang meruntuhkan Orde Baru bukan tidak mungkin akan terulang kembali.

Massa membakar kursi dan benda lainnya saat kerusuhan Mei 1998 di Jakarra. (Sumber: Publication of the Indonesian government without copyright notice)
Wisata & Kuliner 19 Mei 2026, 14:53

Panduan Jelajah Wisata Lembang Bandung, Iteneray Liburan Pilihan Destinasi Favorit

Jelajahi wisata favorit Lembang seperti Farmhouse, Floating Market, The Lodge Maribaya, hingga Curug Maribaya lengkap dengan tips waktu kunjungan terbaik.

Farmhouse Susu Lembang. (Sumber: Ayomedia | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ikon 19 Mei 2026, 14:05

Jembatan BBS, Dari Muara Sampah Sampai Jadi Tempat Nongkrong

Jembatan BBS di Bandung Barat dikenal sebagai spot nongkrong estetik di atas Citarum, meski kawasan ini juga menjadi tempat penumpukan sampah.

Jembatan Babakan Sapan (BBS) di Bandung Barat. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 13:44

Dari Pesisir Lasem hingga Jadi Maestro Kuliner di Bandung: Mengenang Dedikasi Julie Sutarjana

Julie Sutarjana pernah melewati "masa sulit" perjuangan ekonomi di Bandung.

Julie Sutarjana. (Sumber: Instagram | Foto: kedainyonyarumah.bdg)
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 11:49

Untuk Bertahan Jangan jadi Manusia Polos di Bandung

Bertahan bukan tentang bisa makan dan memiliki pekerjaan saja melainkan bertahan dari segala tindak kriminalitas dan modus penipuan yang terjadi di ruang publik di Kota Bandung.

Ilustrasi rawan modus penipuan di ruang publik di Kota Bandung (Sumber: AI)
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 10:36

Bangkit di Kota Hujan: Dari PHK hingga Peluang Baru

Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, menjadi perjuangan nyata bagi warga Bandung di tengah badai PHK.

Kota Hujan di Bandung. (Sumber: Humas Kota Bandung)
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 09:11

Mengapa Kasus Ban Truk Lepas Terus Berulang?

Kasus ban truk lepas yang terus berulang menunjukkan pentingnya perawatan kendaraan, inspeksi rutin, dan penguatan budaya keselamatan transportasi jalan.

Dua gerobak pedagang di Kawasan Simpang DAM, Kota Batam, hancur dihantam ban truk pengangkut tanah yang lepas pada Senin (30/6/2025). (Sumber: Youtube/Official UTV)
Ayo Netizen 19 Mei 2026, 08:10

Syukur, Takabur, dan Kufur

Dari momen sederhana itu tersimpan harapan agar langkah kecil hari ini menjadi motivasi untuk terus mencintai Al-Qur’an, menjaganya dalam ingatan, dan menghidupkannya dalam keseharian.

Di balik kelancaran menghafal hingga 5 juz para murid hari ini, Sabtu (16/6/2026) ada komitmen dan disiplin kuat dalam menjaga rutinitas. (Sumber: Tangkap layar Instagram @sdialamanahbdg)
Ayo Netizen 18 Mei 2026, 20:54

Potret Bandung Era Tahun 70-an dalam Koran GALA Edisi Lawas

Membaca surat kabar lama sering kali terasa seperti menaiki mesin waktu.

Halaman depan surat kabar GALA edisi 16 Mei 1973, terbit 53 tahun silam, yang menjadi salah satu potret dinamika sosial, politik, dan kehidupan Kota Bandung pada masanya. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kin Sanubary)