Pemain Persib Asal Luar Kota Bandung Tahun 1980-an

3 menit baca
bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan
Persib Piala Soeratin 1980 diperkuat Ade Mulyono, Yusuf Bachtiar, Ajat Sudrajat, Wawan Hermawan(kiper), Wawan Karnawan, dll. (Sumber: Facebook | Foto: Planet Bola)
Persib Piala Soeratin 1980 diperkuat Ade Mulyono, Yusuf Bachtiar, Ajat Sudrajat, Wawan Hermawan(kiper), Wawan Karnawan, dll. (Sumber: Facebook | Foto: Planet Bola)

Memasuki tahun 1980-an, Persib Bandung berada di masa keemasannya. Pada saat tersebut, klub diperkuat talenta-talenta lokal terbaik yang kemudian menjadi legenda sepak bola Indonesia. Beberapa nama besar Persib pada masa itu antara lain Ajat Sudrajat yang jadi ikon Persib dan salah satu penyerang terbaik, serta back handal si jangkung Robby Darwis yang terkenal dengan jargonnya 'Halik ku aing...'

Walaupun Persib yang berbasis di Kota Bandung, namun banyak pemainnya yang berasal dari luar Kota Bandung. Tercatat banyak pemain-pemain Persib yang aslinya bukan orang Bandung tetapi bangga membela Persib dalam kompetisi Perserikatan. Para pemain seperti dari Lembang, Garut, Sumedang, Ciamis atau Jawa tengah bahkan Papua, bahu membahu mengibarkan bendera Persib maung Bandung di lapangan hijau.

Robby Darwis Lahir di Lembang, 30 Oktober 1964, Robby kecil menyalurkan hobi sepakbolanya di klub kampung bernama Arjuna. Dari Arjuna, Robby kemudian masuk SSB Capella. Sekitar tahun 1979 ada ujicoba Persib Selection. Waktu itu Marek Janota saat itu butuh pemain yang posturnya tinggi dan Robby terpilih ikut latihan bersama Persib sebagai langkah menjadi pemain Maung Bandung yang juga mengantarkannya menjadi pemain nasional Indonesia sampai berhasil merebut emas di SEA Games 1987 dan 1993.

Adeng Hudaya mulai bergabung dengan Tim Persib sejak tahun 1979, Sudah dua kali menjadi juara kompetisi perserikatan yaitu pada tahun tahun 1986 dan 1989 atau 1990. Perjalan karier di lapangan Hijau relatif mulus, Adeng muda Hijrah ke Kota Bandung pada tahun 1977 untuk kuliah di FPOK IKIP kala itu guna menyalurkan hobinya bermain sepak bola ia masuk klub POP dan selanjut nya POR UNI. Dua tahun kemudian Adeng sudah masuk skuat inti Tim Maung Bandung.

Suko lahir di Kota Solo dan sempat menghabiskan masa kecilnya di Dusun Bendo, Desa Naglik, Wonogiri, Jawa Tengah. Dalam usia yang relatif masih sangat muda, Suko memutuskan merantau ke Bandung pada akhir 1970-an dan tinggal di kawasan Pasundan. Ia kemudian mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik tekstil. Di tengah kesibukannya, Suko tak pernah melupakan sepak bola. Suko tercatat sempat bergabung dengan klub amatir, Unilon dan klub anggota Persib, PS IPI.

Cornelis Rudolf adalah pemain pertama asal Papua yang bergabung dengan Persib. Cornelis bermain dengan Maung Bandung pada era 1980-an. Pemain berjuluk Si Magrib ini juga ikut mengantar Persib juara perserikatan tahun 1986. Menariknya, di partai final saat itu, Persib mengalahkan tim asal Papua, Perseman Manokwari yang punya pemain ikonik Adolf Kabo. Deretan nama pemain Persib non Kota Bandung lainnya adalah Jajang Nurjaman, Jafar Sidik, dan Ade Mulyono.

Kini sistem perekrutan pemain sudah berbeda jauh sekali. Tidak hanya pemain luar non Bandung saja yang bisa bergabung dengan Persib tetapi dari luar negeri atau pemain asing bisa membelanya. Regulasi yang dibuat oleh PSSI membolehkan para pemain asing untuk mengembangkann kemampuannya bermain sepak bola di klub-klub nasional seperti saat ini. Setiap klub boleh menyertakan 11 pemain asing namun hanya tujuh yang bermain di lapangan dengan tujuan agar para pemain lokal bisa juga mendapatkan ruang bermain lebih banyak mengolah si kulit bundar.

Persib Bandung saat bermain di ACL 2. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Persib Bandung saat bermain di ACL 2. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Saat ini para bobotoh sering mendengar nama para pemain asing yang menggeber Persib, seperti nama-nama di bawah ini antara lain :

  1. Federico Barba (Italia)
  2. Patricio Matricardi (Argentina)
  3. Frans Putros (Irak)
  4. Julio Cesar (Brasil)
  5. Luciano Guaycochea (Argentina)
  6. Andrew Jung (Prancis)
  7. Uilliam (Brasil)

Kota Bandung memang memiliki segalanya yang menyebabkan banyak pendatang menuju Bandung dengan segala tujuan seperti kuliah, berkesenian dan olah raga khususnya sepak bola karena Kota Bandung memiliki klub legendaris yaitu Persib. Para pendatang begitu sangat bangga karena datang dari luar daerah Kota Bandung namun bisa bersaing untuk menjadi pemain inti Persib Bandung sewaktu masih menjalankan sistem perserikatan tahun 1980-an. Kota Bandung adalah kota yang harus mereka taklukkan supaya bisa menjadi pemain Persib bersaing dengan pemain-pemain lokal Bandung yang juga ingin menjadi pemain Persib. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

bram herdiana
Tentang bram herdiana
GURU SMK PARIWISATA TELKOM BANDUNG

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!
Wisata & Kuliner 03 Agu 2026, 18:19

Situ Lengkong Panjalu, Tempat Wisata Estetik dan Bersejarah di Ciamis

Panduan wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis lengkap: sejarah Kerajaan Panjalu, Nusa Gede, Museum Bumi Alit, tradisi Nyangku, tiket masuk, dan rute.

Situ Lengkong Panjalu, Ciamis.
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 18:09

Pandemi Senyap Kapitalisme dalam Industri Gula dan Obat-obatan

Membongkar masalah ketimpangan yang serius di balik industri gula dan obat-obatan. Keduanya berkolaborasi dalam industri kematian yang mengancam masyarakat berpenghasilan rendah.

Pabrik gula. (Sumber: Pexels | Foto: Deepak Sharma)
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 17:07

Mengapa Kampanye Mi Nyemek Jogja Mudah Diingat?

Menganalisis bagaimana Mi Nyemek Ala Jogja Rasa Rendang dipublikasikan dengan pesan yang konsisten, sehingga informasi produk dapat diterima publik secara luas dan jelas.

Ilustrasi mie nyemek Jogja. (Sumber: Youtube | Foto: DewiRistiyaniKitchen)
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 16:00

Dari Kasus Penebangan Pohon hingga Persib-Persija, Isu Menarik Pekan Ini untuk Ayo Netizen

Bagi penulis Ayo Netizen yang masih mencari ide segar, berikut beberapa isu yang layak diangkat dalam beberapa hari ke depan.

Lokasi pohon-pohon yang diduga ditebang tanpa izin pemerintah. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 15:02

Mengapa Kampanye Jumbo Mudah Diingat? Jawabannya Ada pada Konsistensi Pesan

Kolaborasi antara Fore Coffe dan film animasi Jumbo menjadi salah satu strategi pemasaran yang menarik untuk di teliti karena menghadirkan pengalaman yang baru bagi konsumen.

Ilustrasi kampanye film Jumbo yang masih tetap konsisten sampai saat ini. (Istimewa)
Sejarah 03 Agu 2026, 13:10

Sejarah Peuyeum Ketan Kuningan, Tradisi Fermentasi yang jadi Identitas Daerah

Peuyeum ketan Kuningan lahir dari tradisi kampung, berkembang menjadi oleh-oleh populer, dan tetap mempertahankan proses fermentasi tradisional.

Peuyeum atau tape ketan Kuningan.
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 12:38

Momentum Agustus 2026: Saatnya Menggali Cerita dari Kemerdekaan hingga Budaya Bandung

Bulan Agustus selalu menghadirkan banyak momentum yang layak dijadikan bahan tulisan.

Sejumlah ibu rumah tangga mengikuti berbagai lomba 17 Agustus di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)