Desa Kasturi, Tempat Tumbuh Mangga Kasturi 

4 menit baca
T Bachtiar
Ditulis oleh T Bachtiar diterbitkan Jumat 08 Mei 2026, 21:06 WIB
Buah kasturi (Mangifera casturi) sudah tidak dikenali lagi di Jawa Barat, tapi abadi dalam toponim Desa Kasturi yang terdapat di Kabupaten Majalengka dan di Kabupaten Kuningan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: T Bachtiar)

Buah kasturi (Mangifera casturi) sudah tidak dikenali lagi di Jawa Barat, tapi abadi dalam toponim Desa Kasturi yang terdapat di Kabupaten Majalengka dan di Kabupaten Kuningan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: T Bachtiar)

Di Jawa Barat, sedikitnya ada dua nama geografis Kasturi. Pertama Desa Kasturi di Kecamatan Cukijing, Kabupaten Majalengka, dan kedua Desa Kasturi di Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Kedua desa ini berada di kaki Gunung Cereme. Desa Kasturi (Majalengka) berada di baratdaya Gunung Cereme, sedangkan Desa Kasturi (Kuningan, berada di tenggara Gunung Cereme.

Inilah kisah yang disarikan dari web Desa Kasturi (Kuningan). Riwayat desanya dimulai dari kisah adanya dua orang janda bernama Baniah dan Baniem. Karena setiap orang harus mempunyai tanggungjawab terhadap kehidupannya sendiri, maka kedua janda itu dianjurkan untuk meninggalkan keluarga dan kampungnya, untuk mencari pasangan di tempat lain. Kedua janda itu ditujukan untuk menempati daerah yang saat ini bernama Kasturi. Akhirnya kedua janda itu mendapatkan pasangan, menikah dan berumahtangga, menetap di sana, beranak-pinak. Sampai saat ini para remaja wanita dan janda di sana terdengar “harum” laksana wangi minyak kasturi.

Kisah Desa Kasturi (Majalengka) pun disarikan dari web desa tersebut. Kisah desa ini pun sama, mengambil analogi seperti wangi bunga kasturi, dengan kisah dan tokoh yang berbeda. Dikisahkan ada seorang pemuka agama terkenal dari daerah tersebut yang belajar agama Islam di Tanah Suci, Mekah. Sepulang dari sana, pemuka agama itu mendirikan pesantren, yang berkembang maju. Banyak santri yang sudah tamat belajar, kemudian menyebar ke berbagai daerah untuk mendakwahkan ilmu agama yang sudah dipelajarinya. Tersebarnya ajaran agama oleh para lulusannya itu, membuat pesantren dan daerah tempat pesantren itu berada menjadi wangi, laksana bunga kasturi.  

Ada beberapa nama geografis, yang warganya sendiri tidak mengetahui kisah kampungnya. Di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, misalnya, ada dua nama tempat yang memakai nama areng, yaitu Kampung Areng di Desa Wangunsari, dan di Desa Cibodas. Nama geografis ini bukan diambil dari kata areng dalam bahasa Sunda yang berarti arang, tapi nama pohon, Ki areng (Diospyros pseudo-ebenum K. & V.). Dinamai pohon Ki areng, karena kayunya berwarna hitam seperti arang. Kayu kualitas nomor satu, yang sudah tidak ada jejaknya di Kecamatan Lembang, sehingga penduduknya pun tidak mengetahui lagi pohon Ki areng.

Hal yang sama, nama geografis Desa Cibeusi di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang diambil dari nama pohon Ki beusi (Rhodam cinerea Jack). Seperti di Kampung Areng, pohon Ki beusi sudah tidak ada lagi, sehingga penduduk Desa Cibeusi sudah tidak mengenali lagi pohon Ki beusi. Demikian juga penduduk di sekitar Pantai Punaga di Desa Mandalakasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Warga setempat sudah tidak mengenali lagi asal-usul nama tempatnya, karena pohon Punaga sudah tidak dikenali lagi, karena nama pohon pantai/muara itu sudah berganti nama menjadi Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.).

Dengan contoh Kampung Areng, Desa Cibeusi, dan Pantai Punaga yang warga desanya sendiri sudah tidak mengenalinya lagi asal-usul daerahnya, apalagi wujud pohon Ki areng, Ki beusi, dan Punaga. Pohon Ki areng dan Ki beusi, masih ada di Nusa Tenggara, di Kalimantan, dan di beberapa tempat lainnya, sehingga benih pohonnya masih dapat dipesan dengan mudah.

Kedua desa dengan nama yang sama, yaitu Desa Kasturi, tapi latar kisah sejarah desanya berbeda, walau dengan analogi yang sama, yaitu laksana harum minyak kasturi. Padahal bila ada nama tempat yang sama, sudah lazim, latar kisahnya haruslah sama, di mana pun nama geografis itu berada.

Untuk itulah dalam tulisan ini diajukan alternatif tafsir lain mengenai asal-usul nama geografis Desa Kasturi, baik yang ada di Kabupaten Majalengka maupun yang ada di Kabupaten Kuningan. Saya menduga, nama geografis Desa Kasturi itu diambil dari nama jenis mangga, yaitu Buah kasturi (Mangifera casturi). Seperti pohon keras Ki areng dan Ki beusi yang sudah tidak dikenali oleh masyarakatnya di kedua desa itu, Buah kasturi pun sudah tidak dikenali lagi oleh masyarakat di kedua desa itu. Bahkan masyarakatnya sudah tidak mengetahui lagi bahwa nama desanya berasal dari nama buah (manga) kasturi. 

Ada tiga alasan mengajukan alternatif tafsir tentang asal-usul nama geografis Desa Kasturi berasal dari nama jenis manga, yaitu Buah kasturi. Pertama, ketinggian kedua desa itu berada di antara +560 m dpl sampai +600 m dpl. Kedua, lokasinya sama berada di kaki Gunung Cereme, dan ketiga, di kawasan itu banyak dibudidayakan pohon mangga, walau pada saat ini lebih mengutamakan Buah gedonggincu.

Saat ini Mangga kasturi masih terdapat di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Usia pohonnya sudah lebih dari 50 tahun, sehingga hasil buahnya terus menurun dari tahun ke tahun. Untuk mengembalikan kejayaan hasil panennya, Mangifera casturi ditetapkan menjadi flora identitas Kalimantan Selatan. Dari kekhawatiran akan keberadaannya, muncul inisiatif dari masyarakat untuk menanam kembali Mangifera casturi.

Menurut tim penilai dari World Conservation Monitoring Centre, menetapkan status pohon Buah kasturi sudah berada pada kategori punah di alam liar (1998). Dalam laporan IUCN, mangga jenis ini sudah tidak ditemukan lagi di habitat aslinya, tapi masih terdapat di kebun campuran maupun di pekarangan rumah di Kalimantan Selatan.

Warna kulit Buah kasturi berubah sesuai tingkat kematangannya. Saat masih mentah, kulit buahnya berwarna hijau. Tapi, ketika buah itu sudah matang, kulit buahnya menjadi ungu gelap hingga kehitaman. Dagingnya berserat, warna daging buahnya jingga, dengan aroma wangi/harum yang kuat.

Desa Kasturi, baik yang berada di Kabupaten Majalengka maupun di Kabupaten Kuningan untuk terus secara terprogram mengembalikkan ke kejayaan Mangga kasturi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Jun 2026, 11:04

Karya Purbakala di Hari Purbakala: Sambung Menyambung Tentang Kota Bandung

Karya-karya mahasiswa arkeologi tentang Kota Bandung

Sebuah gua alami yang menyimpan situs purbakala, Gua Pawon. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Nuryahya64)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 09:31

Mengenang Ny. Liem: Maestro Boga dari Kota Kembang dan Legacy di Industri Tata Boga Indonesia

Ny. Liem menempati posisi penting sebagai pionir yang menetapkan standar emas dalam seni pembuatan kue dan pastry.

Produk kemasan dari toko Ny. Liem di Jln. Naripan No.52, Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Google Maps Review | Foto: Elvita Yuli)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 09:19

Peran para Pendukung Tim Lokal di Kota Bandung Terhadap Keberlangsungan Persib

Menelaah faktor keberhasilan Maung Bandung pada periode terbaru di era sepakbola modern.

Ribuan bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis 7 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 08:40

Biaya Parkir: Faktor Kecil yang Ternyata Menentukan Pilihan Kita Saat Belanja

Biaya parkir ternyata ikut menentukan pilihan tempat belanja kita. Kecil tapi berdampak besar pada persepsi, kepuasan, dan loyalitas konsumen.

Keputusan Konsumen untuk belanja goyah karena adanya parkir (Foto: muhammad yogi)
Bandung 15 Jun 2026, 21:16

Kolaborasi Bekali Kopi Bersama Petani Lembang Dorong Peningkatan Ekonomi dan Regenerasi Sektor Kopi

Bagi Bekali Kopi, fokus di lapangan tidak hanya tertuju pada kualitas produk tapi juga pada keberlanjutan sektor kopi yang menjadi perhatian penting.

Bagi Bekali Kopi, fokus di lapangan tidak hanya tertuju pada kualitas produk tapi juga pada keberlanjutan sektor kopi yang menjadi perhatian penting. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ayo Biz 15 Jun 2026, 18:19

UMKM 'Jangan Cuma Dagang' untuk Berkembang, Belajar dari Perjalanan Bisnis Kebab Factory

Bagi Widya, Rumah BUMN Bandung bukan sekadar tempat pelatihan.

Widya Ratna Puspita, pemilik KebabFactory.id, di Jalan Kihiur 4, Cihapit, Kota Bandung, (5/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 17:27

Perjalanan Sate Maranggi sebagai Kuliner Khas Kabupaten Purwakarta

Lebih dari sekadar nilai gastronomi, Sate Maranggi mengandung nilai-nilai sosial sebagai pemersatu masyarakat Purwakarta.

Sate Maranggi khas Purwakarta (Sumber: Dokumentasi milik pribadi)
Wisata & Kuliner 15 Jun 2026, 16:44

Panduan Wisata Kuliner Empal Gentong Cirebon, Jejak Sejarah Kota Pelabuhan dalam Semangkuk Kuah

Kenali sejarah empal gentong Cirebon, perbedaannya dengan empal asem, rekomendasi warung legendaris, serta tips menikmati hidangan khas ini.

Empal gentong, kuliner khas Cirebon. (Sumber: Shutterstock)
Ayo Biz 15 Jun 2026, 16:40

Punya Varian Produk Tak Biasa, Kebab Factory Bisa Ekspor ke Malaysia dan Singapura berkat 'Ide Anak'

Perjalanan Kebab Factory, UMKM Kota Bandung yang terkenal dengan produk uniknya.

Kebab ice cream mellowberry, salah satu varian produk Kebab Faktory di Jalan Kihiur 4, Cihapit, Kota Bandung, (5/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 15:54

Wayang Wong: Kesenian Unik yang Mengganti Peran Boneka Menggunakan Manusia

Tentang wayang wong, salah satu kesenian tradisional Jawa yang menggabungkan tari, musik, dan drama.

Wayang Wong Ramayana. (Sumber: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 13:17

Hijrah, Ubah, dan Arah

Hijrah digital bukanlah tentang meninggalkan teknologi, melainkan menjadikan teknologi sebagai jalan untuk mendekat pada nilai-nilai kebaikan.

Diskusi Film "Hijrah Digital" Ajak Mahasiswa Refleksi Literasi Digital dan Peran AI dalam Keberagamaan (Sumber: instagram @moeslimah_produktif)
Beranda 15 Jun 2026, 13:02

Jejak Ksatria di Gang Maksudi: Menjaga Amanah, Menghidupkan Nadi Ekonomi Negeri

Kisah Hasan, seorang kurir JNE di Bandung yang sempat dibegal saat berteduh karena hujan, namun kini sudah kembali bekerja berkat bantuan dari tempatnya bekerja.

Kepala Cabang Utama JNE Bandung Iyus Rustandi menyerahkan bantuan sepeda motor baru kepada Hasan sebagai bentuk nyata komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap keselamatan karyawannya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Arif Budianto)
Linimasa 15 Jun 2026, 12:58

Ketika Selisih Harga BBM Terasa Sampai Akhir Bulan

Kenaikan harga BBM non-subsidi membuat banyak pengendara memilih antre demi mendapatkan Pertalite.

Pengendara rela mengantre lebih panjang di SPBU setelah kenaikan harga BBM Pertamax. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 15 Jun 2026, 11:45

Itinerary Wisata Yogyakarta 1–2 Hari, Destinasi, Kuliner, dan Budget Lengkap

Jelajahi Yogyakarta berdasarkan pembagian kawasan wisata agar perjalanan lebih nyaman. Cocok untuk liburan singkat satu hingga dua hari.

Tugu Jogja, ikon Yogyakarta. (Sumber: Shutterstock)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 11:28

Dulu Pakai Ritual, Kini Pakai Kimia: Perubahan Praktik Bertani di Desa Pamoyanan

Perjalanan pertanian Desa Pamoyanan merekam pergeseran dari sistem kepercayaan Sunda Buhun menuju metode pertanian modern yang dianggap lebih efektif dan rasional.

Foto Hamparan sawah di Desa Pamoyanan, Cianjur Selatan, pada 21 Maret 2026. (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Nadhil Ayudiya Az Zahra)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 09:59

Potensi Ulat Sutra Solusi Masalah Bahan Baku Industri Tekstil

Mengatasi krisis bahan baku industri tekstil dengan ulat sutra.

Industri rakyat berbasis benang sutra binaan Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Karaha di Desa Cipondok Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya. (Foto: Humas PGE)
Beranda 15 Jun 2026, 09:46

Jejak Persib di Kota Bandung, Jalan-jalan Bobotoh Menyusuri Memori yang Nyaris Dilupakan

Bobotoh menyusuri jejak sejarah Persib di berbagai sudut Kota Bandung, mengungkap kisah, tempat, dan memori yang nyaris terlupakan oleh waktu.

Peserta Bobotoh Story Walk menyusuri jalanan Bandung sambil mendengarkan kisah-kisah yang membentuk sejarah Persib. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Linimasa 15 Jun 2026, 08:43

Layangan Adu, Hobi yang Tidak Lekang oleh Usia

Layangan adu tetap digemari lintas usia dan menjadi ruang silaturahmi para pehobinya.

Layangan adu, hobi yang tak mengenal usia. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 08:40

Sinergi Batalyon Pangan dengan Petani Mengatasi Deflasi Komoditas Pertanian

Eksistensi Yonif TP sebaiknya turut menyelesaikan masalah hilir komoditas pertanian hingga ke pasar induk atau pasar tradisional serta pasar modern.

Bimtek Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). (Foto: dok Puspen TNI)
Ayo Netizen 14 Jun 2026, 19:00

Di Era Digital Kita Hidup dalam Situasi Alone Together

Di era digital, kita telah terjebak dengan hubungan teknologi dalam berkoneksi dengan sesama.

Ilustrasi teknologi digital di sekitar generasi muda saat ini. (Sumber: Pexels/Ron Lach)