Tanpa Kantor, Tanpa Redaksi Besar: Cerita Wartawan Lawas Bangun Homeless Media

3 menit baca
Halwa Raudhatul
Ditulis oleh Halwa Raudhatul diterbitkan
Ahmad Taopik, pendiri akun homeless media @beritabandungraya_com. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ahmad Taopik, pendiri akun homeless media @beritabandungraya_com. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

AYOBANDUNG.ID - Di era digital, kehadiran media tidak lagi selalu identik dengan gedung kantor megah atau portal berita yang rumit. Tren homeless media—media yang hidup dan bertumbuh di platform media sosial—kian menjamur. Salah satunya adalah akun Instagram @beritabandungraya_com, sebuah platform yang lahir dari tangan wartawan yang telah berkiprah sejak 2011, Ahmad Taopik.

Bagi Taopik, jurnalis yang telah malang melintang selama 15 tahun dengan pengalaman di koran cetak hingga televisi lokal, membangun @beritabandungraya_com sejak November 2024 menjadi caranya menciptakan “ruang bermain” yang lebih personal. Bersama rekannya, Raka, ia menjalankan media ini dengan format yang sangat ramping: hanya dua orang.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Info Coblong, Media Akar Rumput yang Menjadi Jembatan Aspirasi dan Etalase UMKM Warga

Memilah Viralitas di Layar Instagram

Sebagai homeless media yang berfokus di Instagram, Taopik dituntut jeli membedakan karakter konten. Baginya, tidak semua informasi harus masuk ke feed. Ada strategi kurasi yang dijalankan demi menjaga kualitas dan engagement.

“Ada berita yang masuk ke online, ada yang cukup di medsos saja. Kalau yang isunya lagi kuat, seperti longsor, itu masuk ke portal. Tapi kalau yang receh-receh, video lucu yang viewers-nya wah, sudah kita ambil buat di medsos (Instagram) saja,” jelas Taopik.

Meski tetap mengejar traffic melalui konten viral, Taopik menerapkan filter yang ketat. Keunikan @beritabandungraya_com terletak pada prinsip “Good News is Good News”. Di tengah tren konten yang kerap menyudutkan pihak tertentu demi angka penonton, ia memilih jalur berbeda.

“Kontennya itu, pertama, tidak menyudutkan orang. Aku menjaga itu. Kita juga tidak terlalu mengejar isu-isu sensitif. Karena kalau aku mau ‘hajar-menghajar’, ada di media sebelah (tempat kerja utama), ada ruangnya sendiri,” tambahnya, menekankan pentingnya etika meski bermain di platform media sosial.

Tampilan instagram BeritaBandungRaya_com. (Sumber: BeritaBandungRaya_com)
Tampilan instagram BeritaBandungRaya_com. (Sumber: BeritaBandungRaya_com)

Baca Juga: Saat Homeless Media jadi Rujukan Warga, Cerita di Balik Admin Akun Instagram info.sekeloa

Jurnalisme “Barter” dan Tantangan Dua Personel

Mengelola media sosial hanya berdua tentu bukan perkara mudah. Pembagian tugas dilakukan tegas: Taopik fokus pada penulisan dan relasi, sementara Raka menjadi motor penggerak visual sebagai content creator. Namun, keterbatasan sumber daya manusia kerap menjadi tantangan.

“Tantangannya, kita cuma berdua. Kadang dua-duanya sama-sama sibuk, jadi kurang memantau media sosial dan akhirnya ketinggalan momentum,” ungkap Taopik jujur.

Keterbatasan ini pula yang membuatnya enggan membuka kanal laporan warga secara terbuka. Ia khawatir respons yang lambat (slow response) justru dapat merusak kredibilitas merek yang sedang dibangun.

Menariknya, sebagai media independen yang masih merangkak, @beritabandungraya_com menerapkan sistem ekonomi yang fleksibel. Selain memiliki rate card untuk unggahan feed atau story dengan kisaran Rp100.000 hingga Rp200.000, mereka juga kerap menggunakan sistem barter.

“Kadang ada yang barter juga. Jadi sistemnya bukan bayar pakai uang, tapi ditukar dengan produk,” kata Taopik.

Baca Juga: Modal Kolaborasi dan Relasi, Cerita SeputarSoettaBdg Bertahan di Tengah Riuhnya Media di Bandung

Baca Juga: Konsistensi infoantapani Menyapa Warga Antapani Selama 12 Tahun, Bukan Cuma Urusan Algoritma dan Engagement

Strategi “Dua Bendera” di Lapangan

Keunikan lain dari @beritabandungraya_com terletak pada strategi branding Ahmad Taopik. Ia memanfaatkan posisinya sebagai wartawan di media besar untuk memperkenalkan “bayi” medianya kepada sesama media, perusahaan, hingga instansi pemerintahan di Bandung.

“Kalau ada undangan liputan dari media tempat aku kerja, aku ajak juga tim dari @beritabandungraya_com. Tapi aku konfirmasi dulu, supaya tidak seronok. Respons humas-humas di Kota Bandung sejauh ini bagus. Mereka tidak mempermasalahkan aku dari media apa, karena relasinya sudah terbentuk,” pungkasnya.

Melalui langkah-langkah gerilya yang santun dan pengelolaan konten Instagram yang terkurasi, Ahmad Taopik membuktikan bahwa jejak langkah wartawan lawas tetap relevan di dunia homeless media. Baginya, @beritabandungraya_com bukan sekadar platform digital, melainkan etalase informasi yang positif dan menyenangkan bagi warga Bandung.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 10 Agu 2026, 18:19

Resensi Novel 'Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname': Kisah Jungkir Balik Sebuah Keluarga Jawa

Novel ini menceritakan tentang sebuah keluarga Jawa yang mencoba untuk mengadu nasib ke Suriname.

Buku "Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname". (Sumber: Ayobandung.id)
Bandung 10 Agu 2026, 17:54

Inovasi Kudapan Nostalgia, Cara Kuliner Lokal Bandung Bikin Biskuit Gabin Naik Kelas

Dinamika jajanan di Kota Bandung rasanya tidak pernah kehabisan akal untuk memanjakan lidah para pencintanya, tak terkecuali untuk inovasi biskuit gabin.

Biskuit gabin, kudapan sederhana yang akrab dengan memori masa kecil yang dapat panggung untuk tampil lebih modern dan kekinian. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 17:47

Berburu Buku Tahun 1980-an

Kilasan informasi masa tahun 1980-an tentang literasi yang dominasi membaca buku, koran, majalah, novel dan komik

Ilustrasi toko buku di Pasar Palasari. (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 10 Agu 2026, 17:47

Warung Perkedel Ibu Kokom, Hidden Gem Kuliner Bandung di Cimenyan

Warung Ibu Kokom menjadi destinasi kuliner favorit di Cimenyan berkat perkedel renyah, sambal terasi, dan terutama pemandanagan serta suasana alam yang sejuk.

Perkedel di Warung Ibu Kokom Cimenyan. (Sumber: Instagram @warung_ibukokom)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 16:24

Shrinkflation Tanda Inflasi Tersembunyi pada Suatu Negara

Shrinkflation adalah fenomena ekonomi ketika perusahaan mengurangi kuantitas atau ukuran suatu produk tanpa menaikkan harga jual secara langsung. Fenomena ini umumnya jarang diketahui oleh konsumen.

Ilustrasi shrinkflation dengan kemasan produk yang makin kecil akibat inflasi. (Sumber: Flickr | Foto: Brett Jordan)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 15:52

Makna Kemerdekaan untuk Kembalikan Esensi Pajak Penerangan Jalan di Bandung

Sangat ironis jika bulan kemerdekaan diwarnai dengan ruas jalan dan ruang publik yang gelap gulita.

Ilustrasi makna hari kemerdekaan untuk mengatasi kegelapan di ruas jalan dan ruang publik. (Sumber: Hasil kreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 12:51

Ketika Tuntutan Produktivitas dalam Hustle Culture Memicu Beban Mental Mahasiswa

Berangkat dari keresahan mahasiswa terhadap tuntutan selalu produktif, yang di mana sering disalahartikan sebagai keharusan selalu terlihat sibuk.

Seorang wanita duduk di atas tempat tidur sambil memegang bantal, dikelilingi kertas dan laptop, menunjukkan ekspresi stress. (Sumber: pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 11:12

Sawah, Kerbau (Baja), dan Kenangan

Munding boleh berganti traktor. Sawah bisa saja berubah wajah menjadi rumah, kos-kosan. Permainan anak-anak boleh berganti zaman. Tapi kenangan tentang kebersamaan semestinya tetap tumbuh

Asyiknya membajak sawah menggunakan kerbau dulu, kini digantikan perannya oleh traktor (Sumber: Instagram @kangnandarvlog)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 09:27

Kala Kemarahan Pejabat Jadi Konten Pemerintahan

Sebuah teguran langsung pejabat kepada bawahannya dan viral dapat membuat masyarakat merasa pemerintah hadir. Itu bukan sesuatu yang harus diremehkan.

Ilustrasi pejabat memarahi bawahan (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 19:39

Dari Uang Tunai ke Sekali Klik dalam Perubahan Perilaku Keuangan Mahasiswa

Peralihan ke dompet digital mempermudah transaksi mahasiswa, namun berisiko memicu perilaku konsumtif.

Kemudahan transaksi dompet digital melalui pemindaian kode QR semakin efisien dan dekat dengan aktivitas harian mahasiswa. (Sumber: Pexels/Pavel Danilyuk)
Linimasa 09 Agu 2026, 18:31

Hikayat Baju Pendakian Indonesia yang Biasa Digunakan Para Pecinta Alam

Flanel, celana PDL, jaket bulu angsa, dan sepatu tentara pernah menjadi ciri khas pendaki Indonesia sebelum era pakaian modern.

Ilustrasi pendaki gunung. (Sumber: Pixnio)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 15:43

Kibar Sang Merah Putih pun Tak Merdeka

Bendera memang sudah merdeka dari penjajahan. Tetapi apakah manusia yang mengibarkannya sudah benar-benar merasakan kemerdekaan?

Bendera merah putih di sekeliling Lapangan Lio Genteng, RW 05, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 12 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 12:05

Tanah, Makanan, dan Tempat

Timbal-balik antara alam dengan manusia, dan sebaliknya, khususnya tentang nama-nama batuan atau tanah yang dijadikan toponimi.

Camilan kue ladu, sangat populer di Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis. (Sumber: T Bactiar)
Ayo Netizen 09 Agu 2026, 09:17

Hari Hutan Nasional: Menjadikan Hutan sebagai Rumah dan Harapan

Masih relevan kah peringatan Hari Hutan Nasional sekarang dengan kondisi ekologi hutan kita yang semakin gundul. Apakah pembangunan tidak menggunakan konsep lingkungan hidup yang sehat?

Siswa SD Darul Hikam Bandung memperingati Hari Bumi dengan aksi nyata menanam pohon di kawasan Dago Giri, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 25 April 2024.  (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Wisata & Kuliner 09 Agu 2026, 09:03

Tamasya di Dadaha Tasikmalaya: Tempat Jogging, Wisata Kuliner, dan Rekreasi Keluarga

Dadaha menjadi destinasi favorit warga Tasikmalaya dengan lintasan jogging, taman bermain anak, kolam renang, dan Pasar Kojengkang yang selalu ramai.

Suasana di Kawasan Dadaha Tasikmalaya (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)