Jejak Panjang Perjalanan Bisnis Opey: Membangun Dua Brand Lokal Ikonik Skaters dan Mahameru

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Sabtu 11 Okt 2025, 13:45 WIB
Muchammad Thofan atau akrab disapa Opey telah menorehkan jejak panjang sebagai founder sekaligus owner dua brand yang kini menjadi ikon yakni Skaters dan Mahameru. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Muchammad Thofan atau akrab disapa Opey telah menorehkan jejak panjang sebagai founder sekaligus owner dua brand yang kini menjadi ikon yakni Skaters dan Mahameru. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

AYOBANDUNG.ID -- Di balik gemerlap industri fashion lokal Bandung, berdiri sosok Muchammad Thofan atau akrab disapa Opey, yang telah menorehkan jejak panjang sebagai founder sekaligus owner dua brand yang kini menjadi ikon yakni Skaters dan Mahameru. Dua nama yang lahir dari semangat komunitas, namun tumbuh dalam segmen yang berbeda.

Skaters, yang dirintis sejak 1997, menyasar anak muda urban dan komunitas streetwear. Sementara Mahameru, lahir pada 2012, menjelajah segmen apparel outdoor yang kini digandrungi para pecinta alam.

“Untuk perjalanan membangun Skaters dimulai dari tahun 97, lalu saya membuat brand baru yakni Mahameru di tahun 2012. Kedua brand ini beda segmen,” ujar Opey saat berbincang dengan Ayobandung.

Perbedaan segmen ini bukan sekadar strategi bisnis, tapi cerminan dari dua dunia yang ia pahami betul. Ia melihat bahwa gaya hidup anak muda kota dan pendaki gunung punya karakteristik unik yang bisa diterjemahkan ke dalam produk.

“Skaters itu untuk segmen anak komunitas urban, sedangkan Mahameru untuk segmen apparel outdoor para pecinta alam,” lanjutnya.

Mahameru lahir bukan hanya dari intuisi bisnis, tapi juga momentum. Tahun 2012, film “5cm” meledak di pasaran dan memicu tren naik gunung.

“Begitu ada film 5cm, produk outdoor dan orang naik gunung tambah banyak. Apalagi sekarang dilihat mall kayak yang sepi, tapi di gunung orang naik, beribu-ribu orang yang naik ke gunung,” kenang Opey.

Produk apparel outdoor dari Mahameru. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Produk apparel outdoor dari Mahameru. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Tren itu menjadi titik balik. Mahameru hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pasar yang belum banyak digarap. Ia melihat peluang besar di tengah populasi Indonesia yang mencapai hampir 280 juta jiwa pada 2025.

“Brand ini lahir karena saya juga pas ke tahun 2012 diawali dengan dulu ada film 5cm, dan di situ langsung naik lah tren outdoor ini,” katanya

Menurut data Statista, pasar apparel Indonesia diperkirakan mencapai US$23,61 miliar pada 2025, dengan segmen outdoor menunjukkan pertumbuhan signifikan. Laporan 6Wresearch juga mencatat bahwa pertumbuhan pasar apparel nasional akan meningkat dari 12,57% di 2025 menjadi 15,08% pada 2029. Mahameru berada di jalur yang tepat.

Namun, membangun brand bukan tanpa tantangan. Ia menekankan pentingnya optimisme di tengah gempuran produk luar.

“Semua produk usaha pasti ada lika-likunya, tapi tergantung balik lagi ke kita. Indonesia itu besar pasarnya walaupun dengan gempuran produk-produk luar, asal kita bisa mengeluarkan produk dengan kualitas bagus pasti diterima masyarakat," ujar Opey.

Sikap nekat dan aksi nyata menjadi prinsip yang ia pegang teguh. Ia menyarankan untuk memulai dari produk kecil seperti kaos, sarung tangan, atau tas kecil.

"Kita mesti nekat untuk melakukan sesuatu, membuat sesuatu. Jangan berpikiran 'begitu kita mulai langsung besar', itu hanyalah proses,” tambahnya.

Bagi Opey, proses adalah guru terbaik. Ia percaya bahwa kesuksesan bukan hasil instan, melainkan buah dari konsistensi dan ketekunan. “Jangan sampai kita lihat usaha itu ingin cepat maju, ingin cepat besar, tidak begitu gitu. Semua berproses, nikmati prosesnya,” lanjutnya.

Produk apparel outdoor dari Mahameru. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Produk apparel outdoor dari Mahameru. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Inovasi menjadi kunci bertahan di tengah persaingan. Menurutnya, inovasi tak hanya soal produk, tapi juga strategi pemasaran.

“Saya sangat setuju dengan istilah 'siapa yang berinovasi, dia yang akan bertahan. Sekarang ini kan marketing ada digital marketing, ada dengan media sosial, ada e-commerce," ungkap Opey.

Transformasi digital telah membuka jalan baru bagi pelaku usaha lokal. Platform digital menjadi etalase yang tak lagi membutuhkan toko fisik. “Kalau saya lihat, dibandingkan 10 tahun yang lalu, sebenarnya saat ini lebih mudah. Kenapa dipermudah? Karena kita bisa langsung jualan dari yang kecil-kecil lewat e-commerce. Kalau dulu kan jualan mesti punya toko, kini platform lebih banyak untuk eksposur,” jelasnya.

Skaters dan Mahameru kini bukan sekadar brand, tapi simbol perjuangan dan adaptasi. Dari komunitas urban hingga pendaki gunung, Opey berhasil menjembatani dua dunia dengan produk yang relevan dan berkualitas. Ia membuktikan bahwa brand lokal bisa bersaing dan bertahan di tengah arus globalisasi.

Kisah Opey adalah cermin dari semangat wirausaha yang tak lekang oleh waktu. Ia membangun dari nol, mengikuti tren, membaca pasar, dan terus berinovasi. Di tengah tantangan industri tekstil dan pakaian jadi yang fluktuatif, ia tetap konsisten dan percaya pada kekuatan produk lokal.

Bagi para pebisnis pemula, Opey punya pesan yang sederhana namun mendalam: “Jangan takut memulai. Mulailah dari yang kecil, nikmati prosesnya, dan terus berinovasi.” Ia adalah bukti nyata bahwa keberanian, ketekunan, dan kreativitas bisa melahirkan brand yang bertahan dan berkembang.

Link pembelian produk brand lokal ikonik yakni Skaters dan Mahameru:

  1. https://s.shopee.co.id/5VMcdz87a1
  2. https://s.shopee.co.id/4VU5SAb67F
  3. https://s.shopee.co.id/7V7h1iYQNt
  4. https://s.shopee.co.id/9KZLD7LcQs
  5. https://s.shopee.co.id/gHMtE19am
  6. https://s.shopee.co.id/4ArF3gqjYq

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Jan 2026, 19:48 WIB

Kenapa Americano Jadi Favorit Baru Anak Muda? Ini Manfaatnya!

Americano lagi viral karena rasanya ringan, dan kalorinya rendah.
Ini dia manfaat dari kopi Americano yang perlu kamu ketahui! (Sumber: Freepik)
Ayo Jelajah 13 Jan 2026, 18:47 WIB

Riwayat Bandung Tiris, saat Hawa Dingin Kepung Kota Cekungan

Letak geografis Bandung membuat udara dingin mudah terperangkap dan menciptakan sensasi sejuk hingga menggigil sejak dulu.
Ilustrasi cuaca dingin Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan al Faritsi)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Profesi dan Hobi Harus Seimbang: Seorang Guru SMA Membuktikan Ambisinya

Guru SMA Lisda Nurul Romdani sukses menaklukkan maraton dan trail run (35 km) di tengah jadwal padat, membuktikan ambisi, mental, dan konsistensi.
Lisda Nurul Romdani seorang guru SMA membuktikan hobinya sebanding dengan rutinitas mengajar saat mengikuti Half Marathon Pocari Sweat Run 2024 di Bandung. (Sumber: @lisdaanr | Foto: @fotoyu_official Pocari Sweet RUN 2024)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Kekurangan Vitamin D, Masalah Nutrisi Anak yang Masih Mengakar di Indonesia

Kekurangan vitamin D masih cukup sering ditemukan pada anak usia sekolah dan dapat berdampak pada kesehatan tulang dan gigi.
Ilustrasi kekurangan vitamin D masih menjadi masalah nutrisi yang cukup umum pada anak dan remaja, termasuk di Bandung. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 17:19 WIB

Resolusi 2026 Warga Bandung: Berharap Transportasi Umum yang Lebih Terintegrasi

Keluhan warga Bandung mengenai transportasi umum yang dinilai belum efisien dan kurang terintegrasi.
Suasana metro jabar trans dipenuhi penggunana di sore hari sepulang kerja (03/12/2025). (Sumber: Pribadi | Foto: M. Kamal Natanegara)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 16:18 WIB

Penyairan Masa Kini: Bahasa yang Mencari Rumah Baru

Penyair masa kini menjaga kedalaman di tengah riuh digital, merawat bahasa, melampaui klise, dan menghadirkan ruang hening saat dunia bergerak terlalu cepat.
Puisi mencari napas baru, sementara penyair menjaga jantung bahasanya. (Sumber: Pixnio/Bicanski)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 16:06 WIB

Gen Z dari Scrolling ke Running, Gaya Hidup Baru yang Menggerakkan Pasar Kebugaran

Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru.
Ilustrasi. Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 14:34 WIB

'Doom Spending' dan Generasi yang Menyerah Membeli Masa Depan

Mengapa anak muda memilih "kebahagiaan kecil" yang mahal saat impian besar seperti rumah makin mustahil dicapai gaji UMR.
Ilustrasi dompet kosong. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 13:13 WIB

Bandung Makin Macet, Transportasi Umum Bisakah Jadi Penolong?

Kesenjangan Pusat Kota yang Diperhatikan dan Pinggiran Kota yang Terlupakan
Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 11:37 WIB

Chopper: Sejarah dan Makna Desain Mesin Kebebasan Roda Dua

Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an.
Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an. (Sumber: Pexels | Foto: Rachel Claire)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 10:19 WIB

Tren Coffee Shop Jadi Markas Mahasiswa Bandung 'Ngebut Tugas' Menjelang UAS

Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 09:34 WIB

Menjadi Mahasiswa IKIP Bandung (Bagian Dua)

Di sekitar kampus IKIP Bandung (UPI), Jalan Setiabudhi dulu berjajar penjual pisang Lembang.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 07:50 WIB

Ngopi, Duduk, dan Biarkan Pikiran Bernapas

Bagi Kopi menawarkan ruang sederhana dan hangat di tengah malam yang tenang.
Sederhana saja, secangkir kopi dan ketenangan di Bagi Kopi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 20:01 WIB

Pentingnya Pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai Upaya Memperkuat Sistem Tata Kelola Pemerintahan

RUU Perampasan Aset hadir sebagai instrumen yang dapat menutup celah tindak korupsi.
Ilustrasi kriminalitas. (Sumber: Pexels | Foto: Kindel Media)
Ayo Jelajah 12 Jan 2026, 19:17 WIB

Hikayat Perburuan Komplotan Komunis Bandung, Priangan dalam Kepungan Polisi Kolonial

Operasi besar polisi kolonial memburu komplotan komunis di Bandung dan Priangan pada 1927 yang membuat kota hidup dalam kecurigaan.
Berita tentang dugaan plot komunis di Bandung di koran De Avondpost edisi 19 Oktober 1927.
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 18:47 WIB

Menyelami Riuhnya Ekspresi Seniman Bandung: Dari Ruang Kreatif Hingga Panggung Kontemporer

Di balik hiruk-pikuk jalan dan lalu lintasnya, Bandung tak pernah kehabisan nada, warna, dan kisah. Kota ini bukan sekadar pusat kuliner dan fashion, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi seni.
Suasana pembukaan Pasar Seni ITB. (Sumber: fsrd,itb)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 18:27 WIB

Rumah Pertama Jadi Mimpi Jauh, 65 Pesimis Gen Z Pesimis Mampu Membeli

Memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z.
Ilustrasi memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 17:26 WIB

Tumbler Dan Gejala Sosial Baru

gejala sosial tentang gaya hidup membeli tumbler
Tumbler. (Sumber: Pexels | Foto: Ivan S)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:49 WIB

Hafal Daftar Cicilan, tapi Lupa Impian

Gen Z sering dianggap generasi manja, padahal banyak dari mereka yang memikul beban finansial keluarga di pundaknya.
Ilustrasi cicilan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Shvets)