Mie Kocok Bandung dalam Cerita Negeri Wakanda

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Mie Kocok Bandung Buatan di Rumah (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Mie Kocok Bandung Buatan di Rumah (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Alkisah ....

Suatu hari di negara Wakanda sedang terjadi aksi demonstrasi. Rakyatnya marah karena baru-baru ini para pemegang kuasa berbicara seenaknya.

Dikatakan tolol oleh mereka yang memangkas dana pendidikan demi kehidupan mewah para kesatria. Dipalak bayar pajak demi pembangunan bersama tapi nyatanya digunakan kesatria untuk pesta pora. Bahkan data rakyatnya terancam dijual secara cuma-cuma demi memenuhi kehidupan foya-foya.

Sebelum aksi demonstrasi, sejumlah ruas jalan tidak mendapatkan penerangan lampu yang baik, padahal rakyat sudah membayar upeti. Jalanan ruksak, berlubang dan tak kunjung diperbaiki. Namun setelah aksi demonstrasi justru sejumlah ruas jalan menjadi sangat gelap untuk dilewati.

Aksi demonstrasi tersebut membuat pedagang mie kocok meliburkan diri. Menghawatirkan dirinya sendiri menjadi bulan-bulanan para kesatria yang menyamar menjadi bandit-bandit demonstran.

Sementara ada seorang gadis yang sedang menginginkan mie kocok karena tergugah oleh kepopulerannya, sebagai makanan khas suatu daerah di bagian negeri Wakanda.

Gadis itu sedih tapi tak cukup jika harus berpangku tangan seperti para kesatria. Kabur menjauh, pelesir ke berbagai negara untuk menghindari amukan masa.

Beruntung di warung sebelah ada yang jual wakamie kocok bandung. Wakamie adalah salah satu makanan instan yang mengerti dan hadir dalam berbagai situasi yang dirasakan oleh warga sipil.

Wakamie juga sering menjadi alat propaganda untuk menawarkan keagamaan bagi mereka yang miskin dan tinggal di pedalaman Wakanda. Di negeri ini tak hanya mahluk hidup, benda mati pun tak luput dari pemanfaatan propaganda.

Dan Wakamie bagiku bukan sekedar makanan instan tapi lebih dari itu. Dia selalu jadi kawan setia, ketika isi dompet melarat, seperti penderitaan rakyat. Wakamie adalah teman asyik bereksplorasi. Bagaimana pun perlakuan terhadapnya hasilnya selalu enak.

Entah aku yang terlalu cinta dengan wakamie. Atau memang ia yang punya daya tarik untuk memikat hati dan perut yang selalu bersua ketika isinya sudah tiada.

Mie Kocok adalah sajian yang berisi mie kuning dalam kuah kaldu yang berisi irisan kikil, taoge, bakso, jeruk nipis, dengan taburan seledri dan bawang goreng. Berhubung mie kocok kali ini dibuat di rumah ala wakamie tentu isiannya sangat berbeda.

Potongan bawang merah dan bawang putih mengiris kepedihan hati rakyat, karena di tengah huru-hara, raja mengobral berbagai macam penghargaan kepada para kesatria jadong. Potongan bawang ditumis dengan sedikit minyak sampai harum, terendus berita di luar negeri Wakanda.

Masukan air secukupnya, tidak perlu sampai menyengsarakan rakyat. Setelah air mendidih masukan mie, telur, potongan sawi, taburan kerupuk kulit, bumbu penyedap serta janji manis para raja dan kesatria Wakanda. Tunggu sampai semua bahan matang dengan sempurna, karena kalau menunggu kepulangan para kesatria yang pelesir ke luar negeri, entah sampai kapan mereka akan terus bersembunyi.

Berhubung mangkok berbahan dasar keramik sedang dipinjam tetangga kos dan belum dikembalikan. Terpaksa mangkung berbahan dasar plastik menjadi tumpuannya. Meski demikian jangan terlalu sering melakukan aksi ini tidak baik untuk kesehatan. Tapi tentu pilihan ini sedikit lebih baik dibandingkan wadah makanan MBG yang baru saja diperiksa setelah program berjalan karena diduga mengandung babi.

Meski mie kocok kali ini dihidangkan dengan isian yang berbeda tapi rasanya mengobati kerinduan akan kemerdekaan Wakanda yang sesungguhnya. Rasanya gurih, mie nya lembut, sawinya crunchy dan potongan cabai yang rasanya sepedas amukan rakyat.

Meski mie kocok kali ini tidak original tapi setidaknya tidak membohongi rakyat seperti beras premium oplosan yang pernah beredar di pasaran. Meski keadaan Wakanda sedang genting, suara kebenaran harus terus ditegakan. Sekecil apapun itu, semembahayakan itu, suara keadilan harus terus digaungkan. Sekali pun lewat makanan yang kamu sedang nikmati saat ini. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)