AYO NETIZEN September 2025 Usung Tema HUT Kota Bandung, Total Hadiah Rp1,5 Juta!

Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan Selasa 02 Sep 2025, 16:00 WIB
Program AYO NETIZEN dari Ayobandung.id mengangkat tema besar HUT Kota Bandung 2025. (Sumber: Pexels/Anna Nekrashevich)

Program AYO NETIZEN dari Ayobandung.id mengangkat tema besar HUT Kota Bandung 2025. (Sumber: Pexels/Anna Nekrashevich)

Program AYO NETIZEN dari Ayobandung.id memasuki babak baru untuk periode September 2025 dengan mengangkat tema khusus yang sangat istimewa. Kali ini, para penulis diundang untuk menghadirkan karya-karya berkualitas dengan fokus utama pada Kota Bandung dalam segala aspeknya.

Tema khusus ini dipilih sebagai bentuk apresiasi dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandung yang jatuh pada tanggal 25 September 2025.

Melalui inisiatif ini, Ayobandung.id mengajak seluruh penulis AYO NETIZEN untuk turut merayakan perjalanan dan dinamika Paris van Java melalui tulisan-tulisan yang mendalam dan berbobot.

Beragam Sudut Pandang tentang Bandung

Kota Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat memiliki keragaman cerita yang tak terbatas untuk dieksplorasi.

Para netizen dapat memilih berbagai tema menarik, antara lain:

Opini dan Kritik:

  • Sudut pandang asli penulis tentang berbagai fenomena/peristiwa
  • Keresahan akan masalah di Bandung yang patut disorot
  • Pun menyoroti kebijakan pemerintah ataunpun instansi, dll.

Sejarah dan Tokoh:

  • Profil tokoh bersejarah yang berperan penting dalam perjalanan kota
  • Peristiwa bersejarah yang membentuk identitas Bandung
  • Evolusi nama dan julukan Bandung dari masa ke masa, dll.

Budaya dan Tradisi:

  • Warisan budaya Sunda yang masih lestari
  • Festival dan tradisi khas Bandung
  • Perkembangan seni dan kreativitas lokal, dll.

Kuliner dan Lifestyle:

  • Kuliner tradisional yang autentik
  • Evolusi cita rasa Bandung dari dulu hingga kini
  • Tren gaya hidup masyarakat Bandung modern, dll.

Arsitektur dan Infrastruktur:

  • Perkembangan tata kota dan arsitektur
  • Landmark bersejarah vs bangunan modern
  • Tantangan dan solusi infrastruktur kota, dll.

Selain daftar di atas, apa saja tema yang berkaitan dengan Bandung boleh dikirimkan, selama sesuai dengan kebijakan redaksi. Baca kententuannya dengan klik artikel ini.

Komitmen Terhadap Orisinalitas

Dalam tujuan mengapreasiasi kamu yang gemar menulis dengan etika orisinalitas, Ayobandung.id pun memberi total hadiah Rp1,5 juta setiap bulannya. (Sumber: Pexels/Lisa)
Dalam tujuan mengapreasiasi kamu yang gemar menulis dengan etika orisinalitas, Ayobandung.id pun memberi total hadiah Rp1,5 juta setiap bulannya. (Sumber: Pexels/Lisa)

Seperti periode-periode sebelumnya, penilaian tetap mengedepankan aspek kualitas tulisan yang mencakup kejelasan argumen, kekuatan narasi, dan relevansi topik. Jumlah pembaca dan konsistensi kontribusi juga menjadi faktor pertimbangan dalam menentukan karya-karya terpilih.

Ayobandung.id tetap konsisten menjunjung tinggi nilai orisinalitas dalam setiap karya yang masuk. Di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan untuk produksi konten, platform ini menegaskan bahwa teknologi AI hanya boleh dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk riset dan penyusunan kerangka, bukan menggantikan keahlian menulis yang sesungguhnya.

Setiap tulisan diharapkan lahir dari pemikiran orisinal penulis, didukung riset yang mendalam, dan disajikan dengan gaya penulisan yang khas. Hal ini sejalan dengan misi Ayobandung.id untuk terus mendukung ekosistem penulisan yang sehat dan berkualitas.

Kriteria Penilaian yang Tetap Ketat

Tim redaksi Ayobandung.id akan menerapkan standar seleksi berdasarkan tiga faktor utama:

  1. Kualitas Tulisan

    • Kejelasan argumen dan alur pemikiran/Kekuatan narasi dan gaya penulisan
    • Relevansi topik dengan tema Bandung
  2. Jumlah Pembaca

    • Tingkat keterbacaan dan engagement
  3. Konsistensi Kontribusi

    • Keaktifan dalam mengirim karya
    • Dedikasi sebagai bagian komunitas AYO NETIZEN

Catatan Penting:

  • Keputusan tim redaksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat
  • Setiap karya dinilai secara objektif tanpa memandang latar belakang penulis
  • Orisinalitas tetap menjadi syarat mutlak

Timeline dan Reward untuk Penulis

Kini Ayobandung.id memberi total hadiah Rp1,5 juta setiap bulannya kepada 10 netizen terpilih. (Sumber: Pexels/MART PRODUCTION)
Kini Ayobandung.id memberi total hadiah Rp1,5 juta setiap bulannya kepada 10 netizen terpilih. (Sumber: Pexels/MART PRODUCTION)

Jadwal Penting:

  • Periode Pengiriman: Sepanjang bulan September 2025
  • Momentum Khusus: Bersamaan dengan perayaan HUT Kota Bandung (25 September)
  • Pengumuman Pemenang: 5 Oktober 2025

Apresiasi untuk Pemenang:

  • Hadiah uang tunai (total Rp1,5 juta untuk 10 pemenang)
  • Piagam penghargaan
  • Publikasi karya di platform Ayobandung.id

Cara Berpartisipasi:

Momen khusus ini menjadi kesempatan emas bagi para penulis untuk mengekspresikan cinta dan apresiasi mereka terhadap Kota Bandung. Setiap perspektif unik tentang kota ini memiliki potensi untuk menjadi karya yang menginspirasi dan memberikan wawasan baru bagi pembaca.

Program AYO NETIZEN dengan tema Bandung ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi menulis biasa, tetapi juga momen untuk melestarikan dan mengapresiasi kekayaan budaya serta sejarah Kota Bandung melalui medium tulisan yang berkualitas. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Beranda 04 Feb 2026, 09:42 WIB

Jika Kebun Binatang Bandung Hilang, Apa yang Tersisa dari Kota Ini?

Tempat ini merupakan rangkaian panjang sejarah dan ungkapan cinta warga kota yang telah terbangun sejak satu abad lalu.
Pegunjung memanfaatkan Kawasan Kebun Binatang Bandung yang rindang dan sejuk untuk berkumpul dan makan bersama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 04 Feb 2026, 09:39 WIB

Aan Merdeka Permana Penulis Spesialis Tema Padjadjaran

Yayasan Kebudayaan Rancagé menetapkan sastrawan Sunda senior Aan Merdeka Permana sebagai peraih Hadiah Jasa 2026.
Buku-buku karya Aan Merdeka Permana. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 04 Feb 2026, 08:04 WIB

Ngabuburit dari Masa ke Masa

Ngabuburit di kota Bandung mengalami pergeseran nilai dan aktifitas serta cara melakukannya.
Masjid Al-Jabar di Kota Bandung. (Sumber: Pexels/Andry Sasongko)
Bandung 03 Feb 2026, 21:16 WIB

Misi Kemanusiaan dan Esensi CSR Berkelanjutan dalam Memulihkan Luka Bencana Cisarua

CSR berkelanjutan bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir dan tetap ada hingga masyarakat benar-benar mampu berdiri kembali di atas kaki sendiri.
Dalam skenario bencana sebesar Cisarua, kecepatan respons adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa dan harapan. (Sumber: SANY Indonesia)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 19:40 WIB

Kisah Sentra Karangan Bunga Pasirluyu Bandung, Panen Rezeki saat Rajab dan Syaban

Jalan Pasirluyu Selatan Bandung berubah menjadi sentra karangan bunga. Bulan Rajab dan Syaban membawa lonjakan pesanan papan ucapan pernikahan dan hajatan.
Salah satu deretan toko bunga di Pasirluyu, Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Mildan Abdalloh)
Beranda 03 Feb 2026, 19:00 WIB

Info Ciumbuleuit, Homeless Media yang Hidup dari Kepercayaan Warga Sekitar

“Kalau sampai ada yang keberatan atau komplain, jujur saja bingung mau berlindung ke siapa. Kita kan nggak punya lembaga atau badan hukum,” tuturnya.
Pemilik dan pengelola akun Info Ciumbuleuit, Dio Rama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 18:19 WIB

UU ITE dan Ancaman Kebebasan Ekspresi: Menggugat Pelanggaran Asas Lex Certa

Menganalisis pelanggaran asas lex certa dalam UU ITE yang memicu chilling effect dan mengancam kebebasan berekspresi serta kualitas demokrasi di Indonesia.
Ilustrasi kebebasan berekspresi dan berpendapat. (Sumber: Pixabay | Foto: SimulatedCitizen)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 17:02 WIB

Lakon Kelaparan dan Kemiskinan Melalui Puasa Ramadan

Puasa itu mengajarkan menahan diri, zakat menyempurnakannya. Ia menumbuhkan kesadaran sosial dan kebahagiaan bagi sesama.
Ilustrasi puasa Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Abdullah Arif)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 16:33 WIB

Sejarah Pasteur Bandung, Jejak Peradaban Ilmu Pengetahuan di Kota Kembang

Kawasan Pasteur Bandung tumbuh dari pusat riset vaksin kolonial menjadi simpul penting ilmu kesehatan nasional yang jejaknya masih bertahan hingga kini.
Suasana di Jalan Pasteur, Kota Bandung. Salah satu titik lalu lintas yang selalu padat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 16:31 WIB

Hikayat Indische Partij, Partai Politik Pertama yang Lahir dari Bandung

Didirikan di Bandung pada 1912, Indische Partij menjadi organisasi politik pertama yang secara terbuka menuntut kemerdekaan penuh dari kekuasaan kolonial Belanda.
Logo Indische Partij.
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 15:13 WIB

Di Tengah Tekanan Zaman, Seni Menjadi Cara Bertahan

Di tengah kecemasan, kisah “Nihilist Penguin” bertemu tekanan hidup kota. Dari luka personal lahir Florist Project dan lagu “Cemas”, seni yang tak menggurui, tapi menemani manusia belajar bertahan.
Belajar dan menanamkan cinta pada anak-anak (Sumber: Arsip Penulis, Ekspedisi Nusantara Jaya 2016)
Bandung 03 Feb 2026, 12:52 WIB

Berlari Menjemput Cahaya Pendidikan: Jejak Kebaikan di Balik DH Run 2026

Di balik kemeriahan medali dan garis finis, DH Run 2026 membawa misi sosial yang menyentuh akar kehidupan.
Konferensi pers DH Run 2026 yang membawa misi sosial untuk menyentuh akar kehidupan. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 12:43 WIB

Raih Hadiah Jasa Rancage, Aan M.P. Sebut KDM Tidak Senang Bantu Sastrawan Miskin

Aan Merdeka Permana, lahir di Bandung, 16 Novémber 1950 dipandang panitia pantas menerima Hadiah Jasa.
Aan Merdeka Permana, lahir di Bandung, 16 Novémber 1950 dipandang panitia pantas menerima Hadiah Jasa. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 11:11 WIB

Tema Ayo Netizen Februari 2026: Bandung Raya dan Bulan Puasa

Tema ini menjadi ajakan terbuka bagi para penulis Ayo Netizen untuk mengirim tulisan terbaik.
Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema "Bandung Raya dan Bulan Puasa: Tradisi, Ekonomi, dan Realita Saat Ini" untuk edisi Februari 2026. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan AI ChatGPT)
Bandung 03 Feb 2026, 10:58 WIB

Dari Kaki Lima ke Ruko Lantai Tiga: Strategi Awug Cibeunying Bertahan di Tengah Zaman

Rizky turut serta menjaga kualitas dan kuantitas awug supaya tetap terjaga meski pasang-surut perubahan zaman telah dihadapi bersama keluarga besarnya selama membangun bisnis ini.
Kios Awug Cibeunying. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 09:36 WIB

Kian Banyak Tertemper Kereta Api, Perlintasan Sebidang Titik Paling Mematikan

Setelah perlintasan sebidang dibangun jalan layang atau terowongan, ternyata kebijakan daerah sangat lemah.
Perlintasan sebidang di Cimindi yang sangat rawan. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Bandung 03 Feb 2026, 09:19 WIB

Digitalisasi Jejak Karbon: Menakar Teknologi Berkelanjutan dalam Layanan Pelanggan Singapore Airlines

Penumpang dan pelanggan kargo SIA dapat menghitung dan mengimbangi emisi karbon penerbangan mereka, baik sebelum maupun setelah terbang.
Maskapai Singapore Airlines. (Sumber: Singapore Air)
Beranda 03 Feb 2026, 07:12 WIB

Di Antapani, Komunitas Temu Tumbuh Menjadi Tempat Pulang bagi Percakapan yang Jujur

Nilai-nilai dalam kacamata tuntutan masyarakat inilah yang kemudian memantik kecenderungan rasa cemas manusia di masa kini.
Komunitas Temu Tumbuh membuka ruang diskusi yang aman dan nyaman untuk saling berbagi dan bertumbuh. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 02 Feb 2026, 19:47 WIB

Susah Payah Menjaga Tertib Bahasa Dicengkram Mesin Algoritma

Standar Bahasa Indonesia perlahan tidak lagi dibentuk oleh komunitas diskusi, melainkan oleh mesin berbasis data global.
Ilustrasi bahasa mesin yang menentukan algoritma. (Sumber: Sketsa oleh ChatGPT)
Ayo Netizen 02 Feb 2026, 17:43 WIB

Quo Vadis BKKBN dalam Kepungan Patologi Sosial

Jika fenomena YOLO, FOMO, dan FOPO dihubungkan, muncul gambaran yang lebih luas mengenai bagaimana komunikasi digital mempengaruhi kesehatan mental individu.
Ilustrasi perubahan perilaku generasi milenial dan Z. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)