Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Panggung Inohong: Tempat Tokoh Jawa Barat Hidup Kembali lewat Arsip

2 menit baca
Fereel Muhamad Irsyad A
Ditulis oleh Fereel Muhamad Irsyad A diterbitkan Senin 10 Nov 2025, 18:14 WIB
Dokumentasi foto seniman dari Jawa Barat (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)

Dokumentasi foto seniman dari Jawa Barat (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)

Di salah satu sudut Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jawa Barat, terdapat sebuah ruang yang berbeda dengan perpustakaan pada umumnya. Namanya Panggung Inohong. Di sinilah para tokoh besar Jawa Barat hidup kembali melalui jejak arsip dan dokumentasi perjalanan hidup mereka.

Area yang diresmikan pada 27 Desember 2016 ini menampilkan puluhan sosok yang pernah berperan penting dalam sejarah dan kebudayaan Jawa Barat. Dari pahlawan nasional, seniman, hingga pemimpin daerah, semuanya dihadirkan melalui foto, video, dan arsip pribadi yang tersimpan rapi. Setiap inohong memiliki kisahnya sendiri seolah mengajak pengunjung berbincang tentang masa lalu yang membentuk identitas hari ini.

Begitu melangkah masuk, pengunjung seolah diajak menyusuri lorong waktu. Di sisi kanan, layar sentuh menyala dengan daftar nama tokoh: Raden Dewi Sartika, Otto Iskandar Dinata, dan tokoh-tokoh lain yang namanya mungkin hanya sesekali terdengar di buku sejarah sekolah. 

Tampilan luar Panggung Inohong (Hall of Fame) Dispusipda Jawa Barat (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)
Tampilan luar Panggung Inohong (Hall of Fame) Dispusipda Jawa Barat (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)

Menariknya, konsep panggung di sini bukan hanya simbolik. Tata ruang yang dibuat menyerupai panggung teater menghadirkan suasana dramatis, lampu temaram, narasi audio, hingga visualisasi multimedia membuat pengalaman pengunjung terasa terkesan. Setiap arsip seolah menjadi aktor yang menceritakan kisah perjuangan dan pengabdian.

“Kesannya sangat menarik, soalnya kan bukan Cuma liat foto aja ya, tapi dikasih sorotan lampu yang bikin lebih mewah, jadi kita juga bisa lebih tertarik untuk melihatnya”. Ujar Salsabila, pengunjung panggung Inohong.

Panggung Inohong menampilkan jejak perjalanan sejarah Jawa Barat, mulai dari masa kerajaan hingga era kemerdekaan. Di dalamnya, pengunjung dapat mengenal para pahlawan pra kemerdekaan seperti Bagus Rangin, Inggit Garnasih, Raden Dewi Sartika, dan Mohammad Toha, serta tokoh-tokoh pejuang pasca kemerdekaan seperti Umar Wirahadikusuma dan Otto Iskandardinata.

Koleksi gambaran Konferensi Asia Afrika (KAA) (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)
Koleksi gambaran Konferensi Asia Afrika (KAA) (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)

“Banyak juga tokoh sejarah ternaya, terus kan ditampilinya selain dalam bentuk gambar ada juga bentuk yang patung-patung itu ya jadi kayak tokoh sejarahnya itu lebih terviasualisasi”. Ungkap Rizky Altar, pengunjung panggung Inohong.

Tak hanya itu, deretan figur kontemporer juga turut diabadikan, di antaranya Ridwan Kamil, Ustaz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), grup musik Bimbo, penyanyi Nike Ardila, komedian Kang Ibing, maestro tari Gugum Gumbira, seniman Budi Dalton dan Ully Sigar, cendekiawan teknologi Ono Purbo, hingga pengusaha nasional Arifin Panigoro.

Dokumentasi foto seniman dari Jawa Barat (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)
Dokumentasi foto seniman dari Jawa Barat (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fereel Muhamad Irsyad A)

“Ternyata ada tokoh seniman juga ya, kirain mayoritas isinya itu Cuma tokoh-tokoh sejarah aja, ternyata ada Nike Ardila juga” tambah Rizky.

Selain tokoh besar, ruang ini juga memberi tempat bagi sosok-sosok inspiratif masa kini seperti atlet karate Lala Diah Pitaloka peraih prestasi di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2015 dan pesinden muda berbakat, Rita Tila.

“Baru tahu juga sebenarnya ada koleksi tentang atlet Jawa Barat, soalnya baru pertama kali kesini, tapi rekomendasi sih, soalnya ngebahas tokoh sejarah, seniman dan atletik juga”. Ujar Rizky. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Fereel Muhamad Irsyad A
Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Berita Terkait

News Update

Beranda 30 Mei 2026, 10:48

Kekerasan terhadap Perempuan Tak Selalu Berdarah, Kadang Hadir dalam Bentuk yang Dianggap Biasa

Pameran NeoFemisida di Bandung mengajak publik melihat kekerasan terhadap perempuan yang tak selalu berupa luka fisik, tetapi juga pembungkaman, stigma, dan penghi

Ima Suswanto menjelaskan makna di balik salah satu karya yang dipamerkan dalam pameran NeoFemisida kepada pengunjung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Beranda 30 Mei 2026, 10:06

Menelusuri Sejarah, Filosofi, dan Kehidupan Baru Karinding di Tangan Generasi Muda

Buku “Sejarah Karinding Priangan” dan “Dangiang Karinding” terpampang di antara jajaran karinding tersebut.

Buku Sejarah Karinding Priangan memuat hasil penelitian Kimung mengenai jejak sejarah dan perkembangan karinding di Tatar Sunda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 18:02

Terima Kasih untuk yang Berkurban

Adanya orang-orang yang bekurban adalah bukti masih ada yang mau memberi dan membuat bahagia masyarakat yang tidak mampu berkurban

Panitia bersiap melakukan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan domba di halaman Masjid Lautze 2, Jalan Tamblong, Kota Bandung pada Rabu, 27 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 29 Mei 2026, 17:57

Kafe ACD Taraju, Tempat Healing dengan Rumah Pohon di Tengah Kebun Teh

Kafe ACD di Taraju Tasikmalaya menawarkan suasana ngopi di tengah perkebunan teh dan rumah pohon estetik.

Kafe ACD Taraju. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 16:30

Tentang Makna Do'a Pernikahan

Pernikahan memang menjadi momen bahagia dan bersejarah bagi setiap orang.

Ilustrasi pernikahan. (Sumber: Pexels | Foto: fadhil wy_)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 15:34

KLCBS, Gelombang Jazz dari Bandung yang Tak Pernah Padam

Salah satu siaran yang tetap hidup dalam ingatan itu adalah Radio KLCBS Bandung.

Ruang siaran dan studio KLCBS yang asri dan nyaman. (Sumber: KLCBS Official | Foto: Yanti Rangkuti)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 13:28

Kweekschool Goenoeng Sarie dan Legenda Persib di Lembang

Beberapa legenda Persib lahir dari sebuah lapangan sederhana di utara Pasar Panorama Lembang.

Keadaan kelas di Kweekschool Goenoeng Sarie Lembang 1920-an. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 10:43

Hutan dalam Toponim, Indah, Damai, dan Menyejahterakan

Masyarakat Sunda, pada mulanya melebur dengan alam, dengan hutan.

Hutan yang terjaga memberikan kelimpahan sumberdaya alam. Masyarakat memanfaatkan tanpa merusak. (Foto: T. Bachtiar)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 09:45

Serpihan Napas Kehidupan bagi Penarik Becak di Bandung

Bandung terus berjalan cepat mengikuti arus perkembangan zaman.

Begitu banyak cerita tentang transportasi di Bandung salah satunya becak yang sudah mulai ditinggalkan penumpangnya (Sumber: Ilustrasi ubah foto asli menjadi AI | Foto: Dias Ashari)
Beranda 29 Mei 2026, 08:43

Pengendara Ojol di Kota Bandung Mulai Beralih ke Motor Listrik, Nyaman tapi Belum Sepenuhnya Praktis

Pengemudi ojol di Bandung mulai mencoba motor listrik karena lebih nyaman dan hemat. Namun, keterbatasan infrastruktur baterai masih jadi tantangan utama.

Yusuf dan motor listriknya yang digunakannya untuk mengantar penumpang di kawasan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 19:21

Takbir, Tahmid, dan Tahlil

Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaha illallah, wallahu akbar, Allahu akbar, wa lillahil hamdu.

Warga menggelar tradisi takbiran di Kampung Bunut, Margahurip, Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 15:10

Kurban dan Masakan Ibu Saat Tahun 1980-an

Suasana Hari Raya Iduladha tahun 1980-an tentang bagaimana seorang Ibu mengolah daging kurban diolah menjadi masakan yang digemari anak-anaknya

Ilustrasi salat Idul Adha. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 28 Mei 2026, 12:20

Laksa Bogor, Kuliner Peranakan Legendaris di Kota Hujan

Laksa Bogor dikenal dengan teknik penyajian unik “dikocok” yang membuat bihun dan tauge menyatu sempurna dengan kuah santan kuning berbumbu.

Laksa Bogor. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 12:03

Mengapa Nabi Mengajarkan 'Baarakallahu Laka' dan 'Baaraka Alaika' dalam Doa Pernikahan?

Mengapa Nabi menggunakan lafazh “laka” dan “‘alaika” dalam doa pernikahan? Ternyata tersimpan pesan mendalam tentang sakinah, cinta, ujian hidup, syukur, dan kesabaran rumah tangga.

Pasangan suami istri. (Sumber: Istimewa | Foto: Muhammad Mufti SN)
Beranda 28 Mei 2026, 09:45

Idul Adha 1447 H, PLN NP UP Cirata Tebar Kepedulian lewat Bantuan Hewan Kurban

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan 5 sapi dan 21 kambing kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 09:34

Harga Mahal Sebuah Piala: Saat Euforia Juara Persib Bandung Harus Dibayar dengan Nyawa

Merayakan Persib boleh menggila, tetapi logika dan kemanusiaan jangan sampai ikut mati.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 28 Mei 2026, 00:27

Kelola Belanja Keluarga lewat HP, Ibu Rumah Tangga Perlu Paham Ancaman Digital Perbankan

Era digital yang sudah serba canggih telah memberikan kemudahan untuk pelbagai sektor, termasuk perbankan.

Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 18:04

Wajah Ganda Kota Kembang: Ramah Wisatawan, Menantang bagi Pekerja

Bandung memikat jutaan wisatawan, tetapi pekerjanya menghadapi tekanan biaya hidup.

Kawasan legendaris Braga bukan sekadar jalan, melainkan lembaran sejarah yang hidup, menyatu dengan denyut nadi modernitas kota. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 27 Mei 2026, 15:17

Ketika BUMDes dan BRILink Jadi Duet Andalan untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Margamukti

BRILink di Margamukti adalah cermin dari cara berpikir BUMDes Marga Makmur secara keseluruhan.

Agen BRILink BUMDes Marga Makmur, di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 13:19

Ibadah Qurban atau Ibadah Udhiyyah? Yuk Kenali Istilah yang benar dalam Islam

Seringkali terdengar ibadah qurban pada momentum Idul Adha, apa arti sebenarnya?

Hewan udhiyyah di Indonesia adalah sapi, kambing, domba, kerbau (Sumber: Pixeabay | Foto: Paskvi)