Kalaswara Café, Tempat Nongkrong Unik yang Lahir dari Kolam Renang Keluarga

Nazwa Sahva
Ditulis oleh Nazwa Sahva diterbitkan Selasa 18 Nov 2025, 12:20 WIB
Beberapa pengunjung mengunjungi Kalaswara disore hari pada 29 Oktober 2025 (Foto: Nazwa Sahva Titania)

Beberapa pengunjung mengunjungi Kalaswara disore hari pada 29 Oktober 2025 (Foto: Nazwa Sahva Titania)

Alunan langkah kaki berpadu dengan aroma kopi yang mengudara. Sinar mentari menembus sela-sela pepohonan. Di tengah suasana hangat itu terlihat pengunjung tampak asyik berbincang, melupakan bahwa tempat yang mereka duduki dulu pernah berisi air. Inilah Kalaswara, kafe unik Berlokasi di Jl. Babakan Jati No.44, Gumuruh, Kec. Batununggal, Kota Bandung yang tumbuh dari ruang bekas kolam renang keluarga, Rabu (29/10/25)

Arya Bhavi (19) sebagai pemilik Kalaswara menjelaskan ia ingin kalaswara ini nantinya bisa menjadi tempat bagi komunitas, pengunjung dan pelayan saling berinteraksi dan kolaborasi.

“Kalaswara ini ruang untuk tumbuh. Kami pengen banyak komunitas masuk bareng ke sini, saling interaksi dan akhirnya kolaborasi,” ujarnya.

Sebelumnya tempat ini bernama Rumah Jati yang telah berdiri sejak Januari 2024. Rebranding dilakukan bukan sekadar untuk mempercantik nama, tapi menanamkan nilai filosofis baru. Kalaswara berasal dari kata Kala (waktu) dan Swara (ekspresi), yang menggambarkan proses pertumbuhan yang perlahan namun stabil selaras dengan identitas jerapah sebagai simbol utama kafe.

Kafe unik ini berdiri di bekas kolam renang yang kemudian disulap menjadi ruang duduk open space dengan tetap mempertahankan struktur kolam. Tempat ini menjadi favorit muda mudi bandung untuk sekedar melepas penat, mengerjakan tugas, kumpul komunitas hingga work from cafe

Keputusan untuk mengubah kolam renang menjadi kafe berawal dari masa pandemi, saat operasional kolam terhenti. Alih-alih membiarkan tempat itu kosong, Arya melihat potensi ruang yang bisa hidup kembali. Ia ingin menghadirkan tempat yang tidak hanya menyajikan kopi, tetapi juga menjadi ruang kreatif yang membuka peluang kolaborasi antar komunitas.

“Akhir tahun 2023, di bulan Desember, itu aku kepikiran, kenapa kolamnya gak dijadikan kafe aja?” ujar Arya.

Kini, Kalaswara bukan sekadar tempat nongkrong, tetapi wadah bagi berbagai komunitas, mulai dari musik, seni, hingga literasi. Interaksi yang hangat antara barista dan pengunjung menjadi ciri khasnya. Arya ingin Kalaswara menjadi tempat yang menghubungkan banyak orang, bahkan antar pelanggan, untuk saling berbagi ide dan inspirasi.

Meski berdiri di atas bekas kolam renang kafe ini telah disesuaikan desainnya agar aman dan nyaman bagi pengunjung. Lantai kolam difungsikan sebagai area duduk luas dengan tangga kayu dan lampu dinding yang menciptakan suasana homey nan modern.

Dua menu Kalaswara yaitu Laveda dan Sangra Karage. Rabu, 29 Oktober 2025 (Foto: Nazwa Sahva Titania)
Dua menu Kalaswara yaitu Laveda dan Sangra Karage. Rabu, 29 Oktober 2025 (Foto: Nazwa Sahva Titania)

Selain konsep ruangnya yang unik, Hidangannya tergolong terjangkau, mulai dari Rp20.000 kalian sudah bisa menikmati minuman andalan bernama Rengkuh, kopi susu dengan sentuhan rempah nusantara. Menu termahalnya pun hanya sekitar Rp39.000 yaitu Swara Tera yang berisi kentang, katsu, karaage, dan onion.

“Rengku itu emang kita jadiin speciality di sini karena Rengku ini kita bikinnya pakai simple syrup yang kita buat sendiri, dan itu pakai rempah, ada kayu manis, coklat sama star anise” ucap Arya.

Meski baru beroperasi, Kalaswara berhasil menarik perhatian warga Bandung lewat konsep uniknya. Visinya sebagai ruang kolaborasi pun menghadirkan pengalaman baru bagi setiap pengunjung yang datang. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nazwa Sahva
Tentang Nazwa Sahva
Mahasiswi Digital PR Telkom University

Berita Terkait

News Update

Sejarah 12 Apr 2026, 14:38

Sejarah Letusan Galunggung 1982, Sembilan Bulan Bencana Vulkanik di Jawa Barat

Letusan Galunggung 1982 berlangsung sembilan bulan, memicu pengungsian massal, kerusakan luas, dan menjadi salah satu bencana vulkanik terbesar di Jawa Barat.

Letusan Galunggung 1982. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 12 Apr 2026, 13:26

4 Ide Cerita untuk Kamu yang Merasa 'Terasing' di Bandung Kampung Halamanmu

Kita berdiri di kota tempat lahir, tapi merasa seperti tamu.

Wisata kuda tunggang di kawasan Jalan Cilaki, Kota Bandung, Rabu 25 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 12 Apr 2026, 09:39

Hikayat Kampung Adat Mahmud, Penyebaran Islam hingga Larangan Menabuh Gong

Kampung Adat Mahmud di Bandung menyimpan sejarah penyebaran Islam, tradisi rumah panggung, dan larangan menabuh gong yang masih dijaga.

Kampung Mahmud, Bandung. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 12 Apr 2026, 08:52

Bandung Era 1990-an dalam Ingatan Anak Kost

Bandung era 90-an, bagi saya, bukan sekadar kenangan. Ia adalah rumah yang selalu bisa saya kunjungi, kapan saja, dalam ingatan.

Anak kost era 1990-an, bersahabat dengan Erwan Setiawan, kini Wagub Jawa Barat. Kenangan sederhana yang tak lekang waktu. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kin Sanubary)
Beranda 11 Apr 2026, 08:51

JPO Berkarat dan Berlubang Membahayakan Pelajar di Batas Kota Bandung–Cimahi, Tanggung Jawab Siapa?

JPO di Jalan Amir Machmud rusak parah: lantai berlubang, berkarat, dan tanpa atap pelindung, membahayakan pejalan kaki terutama pelajar.

Pelejar berjalan di JPO di Jalan Amir Machmud, perbatasan Kota Bandung dan Cimahi, Jumat, 10 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 20:01

Antara Bandung yang Kubayangkan dan Kenyataan yang Kutemui

Bagi banyak orang, Bandung selalu punya tempat istimewa dalam imajinasi.

Jalan Asia-Afrika, depan Alun-Alun Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Suci Firda)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 18:23

WFH sebagai Cermin Budaya Kerja Aparatur

Hilangnya kehadiran fisik dalam WFH menantang organisasi untuk membangun sistem penilaian kerja yang berbasis output dan tanggung jawab.

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Diskominfo Depok)
Bandung 10 Apr 2026, 16:36

Mengenal Dongmoon Dimsum, Ikon Kuliner Baru di Pasar Cihapit yang Viral Lewat Varian Mentai

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum tetap kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung.

Di tengah gempuran tren kuliner viral yang silih berganti, Dongmoon Dimsum kokoh menancapkan eksistensinya, memperkuat jajaran destinasi kuliner di Pasar Cihapit, Bandung. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ikon 10 Apr 2026, 15:17

Sejarah Istana Cipanas, Warisan Kolonial di Kaki Gunung Gede Pangrango

Istana Cipanas bermula dari rumah singgah abad ke-18, berkembang menjadi istana kepresidenan yang menyimpan jejak kolonial, perang, hingga keputusan penting negara

Lukisan Istana Cipanas, Cianjur, tahun 1880-1890-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:26

Jelajah Wisata Pangalengan dengan Pilihan Tempat Menginapnya

Pangalengan punya sejarah penginapan panjang, dari Berghotel hingga glamping modern di Rahong dan Situ Cileunca dengan nuansa alam yang menenangkan.

Muara Rahong Hills, salah satu glamping tempat menginap wisatawan di Pangalengan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 10 Apr 2026, 13:18

Panduan Wisata Gunung Guntur, "Semeru"-nya Jawa Barat dengan Panorama Spektakuler

Gunung Guntur menawarkan jalur berpasir terjal, panorama pegunungan luas, serta pengalaman mendaki unik di gunung berapi aktif dekat pusat Kota Garut.

Gunung Guntur dilihat dari kawasan pemandian Cipanas, Garut (Sumber: Wikimedia)
Beranda 10 Apr 2026, 09:29

Power of Ibu-ibu Cibogo Mengubah Sampah Jadi Gerakan Kolektif yang Berdampak Nyata

Power of Ibu-Ibu Cibogo mengubah pengelolaan sampah rumah tangga menjadi gerakan kolektif yang berdampak, menghadirkan solusi lingkungan sekaligus manfaat sosial dan ekonomi bagi warga.

Ibu-ibu di Cibogo, Kecamatan Sukajadi mengolah sampah rumah tangga yang memberikan perubahan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 10 Apr 2026, 08:30

Tren Rambut Lady Diana

Kehebohan para wanita Kota Bandung dari berbagai kalangan usia meniru gaya rambut Lady Diana saat tahun 1980-an

Lady Diana. (Sumber: Flickr | Foto: Joe Haupt)
Bandung 09 Apr 2026, 19:40

Urgensi Literasi Keuangan dan Akselerasi Sektor Riil demi Resiliensi Ekonomi Jawa Barat

Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar: bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi?

Ilustrasi. Di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan, Jawa Barat menghadapi tantangan besar bagaimana memastikan inklusi keuangan berjalan selaras dengan literasi. (Sumber: Ayobiz.id/Gemini Generated)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 18:18

Asyiknya Berburu Koran Era 2000-an

Berburu koran tidak hanya mencari informasi, berita, ilmu pengetahuan, melainkan momentum bersejarah saat menerima (menjemput), ikhtiar, harapan dan kenyataan untuk terus belajar sepanjang hayat.

Aa Akil, anak kedua tengah asyik baca koran, Sabtu (4/4/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Wisata & Kuliner 09 Apr 2026, 16:40

Wisata Pantai Patimban, Pesisir Subang Utara yang jadi Pelabuhan Logistik

Pantai Patimban tawarkan sunset, kuliner laut, dan suasana santai, namun kini berubah sejak hadirnya Pelabuhan Internasional.

Pantai Patimban Subang. (Sumber: Wikimedia)
Beranda 09 Apr 2026, 16:39

Beralih ke Motor Listrik, Ojol Hadapi Dilema Antara Hemat Biaya dan Keterbatasan Jarak

Peralihan ojol ke motor listrik menghadirkan efisiensi biaya, namun dibayangi tantangan jarak tempuh dan infrastruktur, memaksa pengemudi lebih cermat mengatur strategi kerja.

Rizki Ahmad sedang melakukan pengisian baterai motor listrik di Kantor Pos Ujung Berung Kota Bandung, pada Kamis, 9 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 15:02

4 Ide Tulisan Hari Besar Terkait Tema Ayonetizen April 2026: Kartini, Asia-Afrika, sampai Hari Puisi

Bulan April penuh dengan momentum yang bisa diubah jadi cerita.

Warga berwisata di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu, 30 April 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 09 Apr 2026, 13:42

Menjembatani Kreativitas dan Regulasi: Menilik Tantangan Ekonomi Kreatif di Bandung

Pemerintah dan pelaku ekraf Bandung bedah regulasi & standar harga pengadaan dalam Ruang Dialog Ekraf guna dorong dampak ekonomi nyata.

Ilustrasi. Ekonomi kreatif (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Apr 2026, 13:14

Dari Sampah Menjadi Penjernih Sungai

Mahasiswa Tel-U menggagas website edukasi Ecoenzyme untuk atasi banjir Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Ilustrasi banjir yang menggenang Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)