Kawah Putih: Jejak Ketenangan di Hulu Bandung Selatan, Sempat Diobrak-Abrik Penipu Tiket Palsu

2 menit baca
Aria Haura Nasywa
Ditulis oleh Aria Haura Nasywa diterbitkan
Pemandangan di Kawasan kawah putih, terlihat danau berwarna biru muda di antara tebing berbatu, dan aktivitas pengunjung di dermaga. (Sumber: Dokumentasi Penulis| Foto: Aria Huara Nasywa)
Pemandangan di Kawasan kawah putih, terlihat danau berwarna biru muda di antara tebing berbatu, dan aktivitas pengunjung di dermaga. (Sumber: Dokumentasi Penulis| Foto: Aria Huara Nasywa)

Di Desa Alam Indah, Kecamatan Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, terhampar permata alam yang tak lekang oleh waktu: Kawah Putih.

Kawah Putih dikenal dengan sebutan puitis "Warna yang berubah, takdir yang menggantung di hilir Bandung Selatan."

Destinasi ini menawarkan keindahan memukau dengan kawah yang berwarna putih dan danau yang kadang biru, menjadi latar belakang sempurna bagi para pencari ketenangan. 

Selain pemandangan yang asri, tempat ini juga menyuguhkan udara segar, ketenangan, dan kedamaian yang jauh dari hiruk pikuk kota, sehingga menjadi tempat yang ideal untuk melepas penat.

Kunjungan yang dilakukan pada Minggu (2/10/2025) ini menghasilkan foto-foto pemandangan di Kawasan Kawah Putih, yang diambil oleh Aria Haura Nasywa. 

Pengelolaan dan Lonjakan Pengunjung yang Membumbung

Tempat wisata ini dikelola oleh Perhutani Persero Jawa Barat dan Banten unit III sejak tahun 1987. Menurut Agus Septian, yang kerap dipanggil Agus, yang menjabat sebagai Supervisor Kawah Putih dan sudah bekerja di sana dari tahun 2001, pada saat itu tempat wisata ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luar sehingga sedikit orang yang mengetahui aksesnya. 

Popularitas Kawah Putih ternyata berkembang seiring berjalannya waktu melalui konten dan promosi kreatif, tanpa ada satu pun selebgram secara spesifik yang disebut sebagai orang yang memviralkannya. Namun, selebgram Liliey Wijayanti kemudian ikut membagikan pengalamannya di media sosial untuk memperlihatkan pesona alamnya.

Mulai dari situ, jumlah pengunjung terus meningkat apalagi saat weekend, bahkan wisatawan mancanegara ikut serta merasakan langsung pesona yang diberikan dari tempat ini. Pada saat itu, meningkat jumlah pengunjung sempat membuat para staf kewalahan karena harus melayani pengunjung dari lokasi awal menuju Gunung Patuha menggunakan kendaraan ontang-anting. Biaya kendaraan tersebut sudah terhitung dari tiket yang sudah dipesan secara online (melalui Traveloka) ataupun offline di lokasi. 

Modus Penipuan Tiket Online yang Meresahkan

Awalnya, pengelola hanya membuka pembelian tiket secara offline di lokasi, namun untuk meningkatkan citra destinasi, mereka kemudian membuka pembelian secara online.

Sayangnya, beberapa lama setelah itu muncul oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan mengatasnamakan wisata Kawah Putih di laman Instagram. 

Hal itu didasarkan pada pengalaman pribadi jurnalis selaku korban sebelum melakukan wawancara ke lokasi.

Pengelola objek wisata Kawah Putih sudah menindaklanjuti hal tersebut. “Sempat hilang, tapi sesudah itu muncul lagi neng, kemari ada 4 orang juga begini” Pungkas Pak Agus selaku supervisor Kawah Putih. 

Baca Juga: Pengalaman Pemuda Asal Cimahi, dari Telur Rebus di Kawah Tangkubanparahu Hingga Menjejakkan Kaki di Puncak Everest

Bagi pengelola, hal yang paling penting untuk meningkatkan antusiasme pengunjung adalah dengan meningkatkan layanan.

Caranya adalah dengan meningkatkan spot-spot foto yang menarik dari sisi manapun, menjaga kebersihan lingkungan, serta menyediakan rambu-rambu agar pengunjung tidak tersesat di kawasan alam. Minat yang dimiliki pengunjung berpotensi meningkatkan branding dari tempat wisata tersebut melalui postingan media sosial serta review

Namun, perjalanan tersebut pasti memiliki tantangan, salah satunya adalah banyaknya tempat wisata sehingga terjadi persaingan antar kelompok. Hall ini tidak membuat tempat ini lenyap ditelan waktu, melainkan mendorong pengelola untuk semakin berinovasi tinggi guna mengembangkan kebermanfaatan alam tersebut. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Aria Haura Nasywa
Mahasiswa S1 Telkom University Digital Public Relations

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 31 Agu 2026, 19:02

Dua Wajah Paten UMKM Bandung, Dua Jalan Berbeda untuk Naik Kelas di Pasar Digital

Kisah kontras Koku Footwear dan Dimsum Inmons, dua UMKM Bandung yang sama-sama tumbuh lewat Shopee namun dengan tingkat ketergantungan yang jauh berbeda.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin (pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear) dan Ani Andriyani (pemilik Dimsum Inmons). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 17:25

Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka

Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.

Berita kepergian Putri Diana menjadi perhatian utama berbagai media cetak di Indonesia, mencerminkan besarnya duka dan perhatian masyarakat terhadap sosok Princess of Wales tersebut. (Sumber: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 16:28

Sejarah Nama Bulan (Bagian 2)

Dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu.

Februa atau Lupercalia, suatu festival penyucian di Romawi Kuno. (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 31 Agu 2026, 16:20

PLN Nusantara Power UP Cirata Overhaul Unit 5 dan 6 Demi Keandalan Pasokan Listrik

PLN Nusantara Power UP Cirata melakukan overhaul Unit 5 dan 6 PLTA Cirata untuk menjaga keandalan pasokan listrik pelanggan.

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat keandalan PLTA Cirata melalui overhaul Unit 5 dan Unit 6 demi pelayanan listrik pelanggan.
Beranda 31 Agu 2026, 16:13

Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Milangkala Desa Ciroyom ke-171 di Hari Pelanggan Nasional.

PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 14:24

Rijsttafel Hidangan Perpaduan Belanda dan Nusantara di Priangan

Nikmati kelezatan Rijsttafel, tradisi kuliner unik era kolonial di Priangan. Perpaduan harmonis antara kemewahan rasa Belanda dan autentisitas rempah Nusantara dalam satu meja

Keluarga C.H. Japing dalam sebuah acara rijsttafel bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman di Bandung. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Christoffel Hendrik)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 13:01

Medsos, Buku, dan Rindu

Algoritma semakin pandai mengenali, harusnya semakin pandai mengenali diri sendiri. Termasuk waktu berhenti pada satu video, apa dirasakan setelah menontonnya, dan nilai apa yang diambil hikmahnya.

Kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 11:09

Ketika Rumput Habis, Bagaimana Mitigasi Pakan Ternak?

Berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuat program massal sistem mitigasi bencana untuk hewan ternak maupun hewan liar.

Ilustrasi kondisi ternak rakyat ketika musim kemarau ekstrim. (Sumber: dikreasi denganvGemini | Foto: Totok Siswantara)
Beranda 31 Agu 2026, 10:30

Pernah Jadi Pintu Masuk Ratusan Ribu Wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Kini Bangkit Lagi

Dulu jadi pintu gerbang ratusan ribu wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara sempat mati suri akibat pandemi dan pencabutan status internasional.

Suasana bandara saat pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 09:14

Manajemen Dapur Umum dan Menu Ideal untuk Korban Bencana Alam

Perencanaan dan pemilihan lokasi dapur umum harus bebas dari risiko bencana susulan.

Ilustrasi aktivitas dapur umum untuk korban bencana alam. (Sumber: by AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 08:13

Sisi Lain Sang Jenderal: Menelusuri Makna Filosofis dan Tradisi di Balik Kuliner Favorit Soeharto

Kegemaran kuliner Presiden ke-2 RI, Soeharto, tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang berakar di Desa Kemusuk.

Momen Presiden Soeharto dan Ibu Tien memotong tumpeng saat merayakan HUT pernikahan di Jalan Cendana, Jakarta, Juni 1986, disaksikan ibu mertua dan Sumitro Djoyohadkusumo. (Sumber: ANRI, Setneg 634)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 20:52

Ketika Seniman Memilih untuk Tidak Diam, Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman

Ketika kezaliman menjadi kelaziman, diam bukan lagi netral. Manifesto Seniman Bandung adalah ajakan untuk bersuara—bukan sekadar nyinyir dari kejauhan.

Aliansi Bandung Ngagoak mengadakan aksi ekspresi seni di Kebun Seni Jalan Tamansari 56 Bandung. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 18:14

Menciptakan Kembali Televisi Pendidikan

Televisi pendidikan sebagai proyek nasional pun sudah seharusnya menjadi keputusan pemerintah.

Ilustrasi televisi. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 16:45

Cerita Tomakur Milik KWT Desa Nagarawangi Terpilih untuk Pendaftaran Legalitas Merek

Tomakur milik KWT Desa Nagarawangi terpilih mendapat pendampingan pendaftaran merek melalui program KKN UNINUS untuk memperkuat legalitas dan identitas produk UMKM.

Sosialisasi dan Pendampingan Proses Pendaftaran HKI (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 14:11

Kedaulatan di Atas Meja Makan: Diplomasi Kuliner Sukarno pada Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung

Sukarno menegaskan visi bahwa "kemerdekaan dimulai dari lidah"—sebuah manifestasi dari prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri).

Momen jamuan makan malam resmi pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada 19 April 1955. (Sumber foto: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 12:04

Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

Warga Nagarawangi mengikuti CKG dan edukasi kesehatan, mulai dari pertolongan pertama dalam situasi darurat hingga kesehatan psikologis anak dan remaja bersama Puskesmas Rancakalong.

Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 09:59

Budaya Mengaji di Tengah Kota

Di tengah modernitas dan dinamisnya kehidupan perkotaan. Masih ada ruang di sudut perkotaan untuk mempertemukan anak-anak dengan kehidupan sosial dan agamanya.

Mengaji di kalangan anak-anak menjadi memori yang begitu melekat. Melihat aktivitas tersebut masih berjalan di area perkotaan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)