Selamat Datang di Kota Bandung! Jalan Kaki Bisa Lebih Cepat daripada Naik Kendaraan Pribadi

3 menit baca
Zaidan Muafa
Ditulis oleh Zaidan Muafa diterbitkan
Deretan kendaraan terjebak dalam kemacetan pasca-hujan di Kota Bandung, (03/12/2025). (Foto: Zaidan Muafa)
Deretan kendaraan terjebak dalam kemacetan pasca-hujan di Kota Bandung, (03/12/2025). (Foto: Zaidan Muafa)

Kota Bandung telah mencapai status elit di mana kemacetan bukan lagi hambatan, melainkan keunggulan. Wisatawan tidak hanya datang untuk kuliner dan berwisata, tetapi juga untuk merasakan sensasi unik parking lot massal di setiap ruas jalan utama. Google Maps mungkin menawarkan rute tercepat, tetapi kita tahu bahwa dibandung untuk menempuh jarak 10km dibutuhkan waktu setidaknya 30 menit. Ironisnya, satu-satunya yang bergerak cepat di kota ini adalah waktu pengeluaran kita, sementara kendaraan kita hanya bergerak dalam satuan centimeter per menit.

berdasarkan data TomTom Traffic Index 2024, menempati peringkat ke-12 di dunia. Waktu tempuh rata-rata untuk 10km di bandung adalah 32 menit, dengan tingkat kemacetan di angka 48%, dan rata-rata orang di Bandung menghabiskan waktu 108 jam berada di kemacetan kota Bandung.

Jika pemerintah benar-benar ingin mengurangi kemacetan, langkah logisnya adalah menyediakan transportasi publik yang nyaman, terintegrasi, dan tepat waktu. Namun, yang kita miliki di Bandung saat ini adalah ekosistem transportasi publik yang memaksa warga untuk menggunakan kendaraan pribadi. Banyak rute Angkot yang tumpang tindih atau tidak efisien sehingga masyarakat enggan untuk menggunakan angkot yang ada di kota Bandung.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan persentase orang yang menggunakan sepeda motor berada di angka 73% dan yang menggunakan mobil di angka 16%, sedangkan masyarakat yang menggunakan transportasi umum hanya ada di angka 9% yang berarti sangat sedikit masyarakat yang mau menggunakan transportasi umum.

Karena masalah kualitas dan integrasi, bukan alasan budaya yang menyebabkan masyarakat kurang tertarik pada transportasi umum. Transportasi publik yang ada, seperti angkot dan Metro Jabar Trans, seringkali tidak terhubung secara fisik atau tarif. Faktor-faktor utama yang menghalangi orang untuk beralih dari kenyamanan kendaraan pribadi adalah ketidaknyamanan, ketidakpastian jadwal, dan jangkauan rute yang tidak ideal. Hal ini yang menjadikan orang-orang lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi mereka dan terjebak macet dari pada merasa tidak nyaman di Transportasi umum.

Sebagai Wali Kota Bandung Muhammad Farhan seharusnya memikirkan cara bagaimana agar Kota Bandung bisa bebas dari macet, karena waktu bagi masyarakat sangat berharga, banyak waktu mereka tersita hanya karena bermacet-macetan dijalan, ada yang pulang jam 5 sore sampai jam 8 malam jadi hanya sedikit memiliki waktu untuk istirahat.

Selain itu kemacetan juga dapat menimbulkan polusi udara yang berbahaya untuk kesehatan masyarakatnya, karena kendaraan mengeluarkan karbon monoksida dan saat macet ada banyak sekali kendaraan, sehingga polusi juga akan bisa menjadi krisis di Kota Bandung jika kemacetan tidak ditangani dengan secepatnya.

Saya sebagai penduduk di Bandung  sudah merasakan naik angkot di Buah Batu merasakan tidak nyaman saat naik angkot, selain panas kendaraan ini seringkali berhenti untuk mencari penumpang, dan saat jalan pun kecepatannya sangat pelan sehingga akan lama untuk sampai tujuan kita.

Selain angkutan umum Pemerintah Kota juga dapat memperlebar jalan sebagai salah satu upaya pencegahan penumpukan kendaraan, selain itu memberantas parkir liar juga akan sangat efektif, karena adanya parkir liar banyak sekali kendaraan yang parkir mepet ke jalan raya sehingga mempersempit jalan untuk dilalui oleh kendaraan.

Jika hal tersebut dilakukan mungkin kota Bandung akan sedikit berkurang kemacetannya, namun hal itu perlu komitmen yang sangat serius dan juga bantuan dari masyarakatnya agar sadar untuk mencoba transportasi umum. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Zaidan Muafa
Tentang Zaidan Muafa
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University 24

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!
Wisata & Kuliner 03 Agu 2026, 18:19

Situ Lengkong Panjalu, Tempat Wisata Estetik dan Bersejarah di Ciamis

Panduan wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis lengkap: sejarah Kerajaan Panjalu, Nusa Gede, Museum Bumi Alit, tradisi Nyangku, tiket masuk, dan rute.

Situ Lengkong Panjalu, Ciamis.