Nasi Kulit di Cibiru, Harga dan Rasa yang bikin Semringah

2 menit baca
Alfi Syah
Ditulis oleh Alfi Syah diterbitkan Selasa 16 Des 2025, 16:12 WIB
foto nasi kulit Jatinangor (Sumber: Camera HP | Foto: Alfi Syah)

foto nasi kulit Jatinangor (Sumber: Camera HP | Foto: Alfi Syah)

Malam itu sekitar pukul 7.00 WIB, Cibiru baru selesai hujan. Rasanya ingin sekali untuk menyantap sesuatu yang hangat-hangat, ketika di perjalanan saya ingat ada satu kios makanan di dekat bunderan Cibiru. Namanya cukup unik yaitu nasi kulit. Unik, karena biasanya nasi dihidangkan dengan ayam, tapi ini nasi justru dengan kulit ayam, tapi tanpa ayam.

Saya memesan salah satu menu disana yaitu nasi kulit, sambal, jukut goreng, dan ati ampela, serta satu gelas es jeruk, memang kurang nyambung untuk cuaca dingin setelah hujan. Tak lama datanglah menu yang dipesan, satu piring nasi kulit dan satu gelas es jeruk, penyajian nasi kulitnya sangat unik karena disajikan dengan piring jadul yang terbuat dari alumunium dengan corak jadul khas nya.

Disana bisa ku lihat ada satu porsi nasi dengan campuran daun jeruk, beberapa kulit goreng, jukut goreng serta ati ampela, aroma nasi jeruk nya sangat kuat sekali, membuat mulut serasa tidak sabar untuk mengunyah nasi nya. Saat dicoba memang tidak salah, rasa nasi nya sangat gurih, ditambah dengan aroma khas daun jeruk membuat rasanya menjadi begitu beragam, namun rasa gurih nya begitu unik, seakan-akan ada banyak sekali rempah yang masuk dalam satu suapan nasi

“Jadi buat nasi nya itu, awal-awal kita panasin dulu mentega, terus ditunggu sampe 15 menit, setelah aga lama, kita mulai masak nasi nya lanjut masukin daun jeruk nya,” tutur Jaya sebagai owner nasi kulit ini

kulit goreng yang menjadi nilai jual di kios ini tidak kalah rasa, tekstur krispi dan aroma kulit ayam menyatu dalam mulut, menghadirkan rasa gurih yang khas, kulit ayam yang dibalut bumbu tepung membuatnya sangat renyah sekali namun tidak menghilangkan aroma khas kulitnya

jukut goreng tidak luput dari perhatian tekstur yang sangat renyah saat di gigit, namun lembut saat dikunyah menjadi suatu ciri tersendiri, rasa asin yang pas membuatnya nikmat sekali di padukan dengan sambal yang ada di piring, di sisi lain sambal yang dihidangkan tidak kalah nikmatnya, pedas yang dihadirkan benar-benar “ga nanggung”, sehingga membuat mulut susah buat berhenti makan.

Nasi kulit ini dimulai dari ide usaha karang taruna saat acara kemerdekaan 17 agustus, Jaya sebagai owner dari franchaise ini menuturkan bahwa menu ini awalnya hanya sekedar kulit goreng biasa, dengan tambahan jukut goreng serta ditambah nasi. Banyak orang suka sehingga mulailah dari ide usaha acara 17 an berubah jadi franchaise yang unik

“pas jualan di acara itu ya banyak orang yang beli, terus mungkin ada orang luat tertarik, akhirnya kita ngide aja buat lanjut jualan, awalnya ga kios kaya gini, tapi kaki lima tepatnya di deket kampus di jatonangor, makin lama makin banyak akhirnya kita mulai buka kios dan alhamdulillah sekarang udah ada 3 kios, satu di jatinangor, terus di rancaekek, sama satu lagi di Cibiru,” lanjut Jaya.

Ide mungkin bisa datang dari mana saja, tinggal kemauan dari diri kita apakah akan mengeksekusi ide itu dan berani dengan segala konsekuensinya atau hanya membiarkan ide tersebut tanpa mencoba untuk meng eksekusinya sama sekali. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Alfi Syah
Tentang Alfi Syah
Student of UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Berita Terkait

News Update

Bandung 08 Jun 2026, 19:34

Menilik Eksistensi Dawa Rempah, Racikan Minuman Herbal Tradisional dengan Sentuhan Modern

Gaya hidup sehat turut menjadi tren kekinian yang santer digandrungi oleh masyarakat di masa kini. Salah satu caranya lewat menjaga kesehatan dan kebugaran.

Dawa Rempah (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 18:31

Hari Laut Sedunia, Masih Adakah Prospek Galangan Kapal di Jabar?

Masih sedikit industri galangan kapal di Jabar. Padahal provinsi ini memiliki sebelas pelabuhan yang bisa digunakan sebagai prasarana galangan kapal.

Ilustrasi Hari Laut Sedunia 2026, pemandangan Pantai Jayanti di Kecamatan Cidaun. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Muhammad Ikhsan)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 18:01

Polemik Penggusuran Perumahan Warga di Anyer Dalam akibat Pembangunan oleh KAI

Perumahan Warga di Anyer Dalam digusur untuk pembangunan yang dilakukan oleh oleh KAI merupakan kejadian yang terjadi 5 tahun yang lalu.

Foto Grafiti Bekas 2021 di Tembok Menyusuri di Jalan Serang menyusuri Jalan Anyer Dalam, 17 April 2026. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Hikmat Nur Hidayat)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 17:29

Polemik SPPG Sukabumi: Antara Harapan Gizi dan Alarm Nyata bagi Gen Z

Tercatat sudah tiga kali gelombang unjuk rasa terjadi di pertengahan tahun ini.

Dokumentasi demo SPPG Sukabumi
Beranda 08 Jun 2026, 17:04

Bandung Pernah Jadi Kiblat Musik Indie, Kini Para Musisi Berusaha Merebutnya Kembali

Bandung pernah menjadi salah satu pusat musik independen Indonesia. Melalui Bandung Music Indie, para musisi kini berupaya membangun kembali ruang bersama dan semangat kolektif yang mulai memudar.

Atmosfer hangat dan akrab mewarnai gelaran Bandung Music Indie saat musisi lintas generasi dan penikmat musik bertemu dalam satu ruang yang sama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 16:53

Gedung BAT Cirebon, Pusat Industri yang Kini Hidup sebagai Cagar Budaya Kota

Bukan hanya bangunan kosong, Gedung BAT Cirebon merupakan saksi bisu kejayaan industri kolonial di Kota Cirebon.

Potret Gedung BAT Cirebon saat ini (Sumber: siceppot.cirebonkota.go.id)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 15:07

Gor Saparua sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda dan Panggung Musik Kota Bandung

Satu tempat yang sekarang banyak dipakai orang untuk mencurahkan keringat selama 1990-an-2000-an.

Gor Saparua Bandung. (Sumber: Magang Ayobandung | Foto: Miftahul Zikri)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 12:00

Perempuan yang Menjerit-Membuncah Keheningan Malam Kota Bandung

Bahkan di keheningan malam pun perempuan selalu ramai dengan isi kepalanya.

Suasana alam di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: KOSONGDANSATU)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 10:41

Ibu Kota di Bawah Hujan Plastik: Bagaimana Peran Pemerintah dalam Mengatasinya?

Hujan mikroplastik di Ibu Kota dan pernah menjadi berita hangat pada 2025 akhir tahun.

Banjir akibat hujan deras di Jakarta. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 09:43

Fenomena Geologi Mata Air Asin dalam Memori Kolektif dan Toponimi Desa Ciuyah

Fenomena mata air asin di Desa Ciuyah, Kab. Sumedang, berasal dari air laut purba (connate water).

Kondisi terkini situs mata air asin purba (connate water) di Desa Ciuyah, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, saat didokumentasikan pada 28 Maret 2026 pukul 10.50 WIB. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Fatia Siti Biladi)
Wisata & Kuliner 08 Jun 2026, 09:42

Panduan Wisata Sea World: Dunia Bawah Laut yang Bisa Dijelajahi dalam 3 Jam

Panduan lengkap Sea World Ancol mulai dari harga tiket, Antasena Tunnel, feeding shark, Jellyfish Sphere, hingga tips berkunjung agar pengalaman lebih maksimal.

Sea World Indonesia. (Sumber: KCIC)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 09:02

Rompi "Psikolog Klinis" di Puskesmas: Niat Baik yang Menabrak Aturan

Pemasangan rompi bertuliskan "Psikolog Klinis" di puskesmas menuai sorotan. Di balik niat baik meningkatkan layanan, ada aturan profesi yang dipertanyakan.

Seorang warga berkonsultasi dengan psikolog di Puskesmas Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu 13 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 08:26

Wujudkan Optimasi Pajak Bumi dan Bangunan dengan Drone  

Mengelola Pajak Bumi dan Bangunan dengan drone sangat efektif untuk melakukan pemetaan udara, pemutakhiran data blok, dan penilaian properti secara presisi.

Demo drone produksi Iter Aero di Kabupaten Subang terkait dengan bidang perkebunan (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 07 Jun 2026, 19:05

Bangsa Penghafal: Ketika Pancasila Dipisahkan dari Tradisi Berpikir yang Melahirkannya

Pancasila tidak lahir dari hafalan. Ia lahir dari pergulatan pemikiran yang panjang. Ironisnya, bangsa yang mewarisinya justru semakin terbiasa menghafal daripada memahami.

Bung Karno (Foto: Dokumen Historia.ID)
Bandung 07 Jun 2026, 18:19

Dari K-Pop hingga Kuliner, Mengintip Cara Bandung dan Korea Selatan Ubah Hubungan Kultural Jadi Peluang Bisnis Kreatif

Dari kegemaran menikmati musik hingga tren produk kecantikan, adaptasi kultural ini perlahan tapi pasti membuka ruang-ruang usaha baru yang melibatkan para pelaku industri kreatif lokal.

“Oullim Korea: Rhythm & Recipes” yang memadati 23 Paskal Shopping Center, Bandung, pada 5–7 Juni 2026.
Bandung 07 Jun 2026, 15:04

Dari Tren Jadi Cuan, Kisah Mawaru Matcha Ekspansi Ratusan Gerai Lewat Minuman Kalcer

Gelombang hype yang mengakar dari tren makanan hingga minuman kalcer masa kini seperti dessert, kopi, sampai matcha greentea, kian menarik respons positif masyarakat.

Mawaru Matcha. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Sejarah 07 Jun 2026, 09:41

Riwayat Cibiru, Pusat Kesenian Hingga Kemacetan

Cibiru dikenal karena kemacetannya, tetapi kawasan ini juga menjadi rumah bagi benjang dan wayang golek.

Kondisi kemacetan di Cibiru, Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 07 Jun 2026, 08:33

Jelajah Yogyakarta untuk Pemula: Destinasi, Kuliner, dan Itinerary Pilihan

Panduan lengkap untuk pertama kali ke Yogyakarta, mulai dari transportasi, tempat menginap, wisata budaya, hingga kuliner khas yang wajib dicoba.

Tugu Jogja. (Sumber: Kemenparekraf)
Ayo Netizen 07 Jun 2026, 07:09

Menelusuri Jejak Bioskop Capitol di Sukabumi

mengenai bioskop capitol di sukabumi, yang pernah menjadi pusat hiburan masyarakat ditahun 90-an

Bioskop Capitol sudah ada sejak masa kolonial Belanda. (Sumber: Dokumentasi Penulis)