Antara Privilege dan Pendidikan: Menilik Konten 'Kuliah Itu Scam' yang Sempat Viral

3 menit baca
Nenah Haryati
Ditulis oleh Nenah Haryati diterbitkan
Ilustrasi wisuda kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Gül Işık)
Ilustrasi wisuda kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Gül Işık)

Meski riuhnya sudah berlalu beberapa minggu, fenomena promosi nikah muda dengan bumbu narasi anti-pendidikan di jagat media sosial masih menyisakan perbincangan hangat. Publik seolah diingatkan kembali pada tren konten yang mengusik logika: narasi yang mengunggulkan pilihan hidup tertentu sambil merendahkan jalur pendidikan formal.

Puncaknya, sering kali kita temui kreator konten yang melontarkan pernyataan bahwa kuliah hanyalah sebuah scam atau penipuan. Pernyataan ini sangat berbahaya karena meremehkan esensi menuntut ilmu hanya demi memvalidasi pilihan hidup pribadi.

Sangat disayangkan narasi sekasar itu muncul di ruang publik. Bagi segelintir orang yang sudah memiliki kenyamanan finansial, kuliah mungkin dianggap aktivitas sia-sia. Namun bagi mayoritas masyarakat, pendidikan tetaplah tangga utama untuk memperbaiki nasib.

Mengutip data dari PT Mitra Utama Madani (MUM.id), memang terjadi pergeseran paradigma di mana dunia kerja kini mulai mengadopsi skill-based hiring. Namun, hal ini bukan berarti gelar sarjana kehilangan nilai. Pendidikan formal tetap fundamental dalam membangun thinking framework (kerangka berpikir) dan jaringan profesional. Menempatkan label "penipuan" pada institusi pendidikan bukannya terlihat keren, justru malah memberikan contoh yang menyesatkan bagi generasi muda yang sedang berjuang meniti karier dari nol.

Dewasa Itu Soal Bijak Bertutur, Bukan Sekadar Status

Daya tarik Bandung sebagai kota pendidikan sekaligus ekosistem pendidikan, terletak pada reputasi perguruan tinggi ternama. (Sumber: Pexels/Muhamad Firdaus)
Daya tarik Bandung sebagai kota pendidikan sekaligus ekosistem pendidikan, terletak pada reputasi perguruan tinggi ternama. (Sumber: Pexels/Muhamad Firdaus)

Pada akhirnya, kedewasaan seseorang terlihat dari kemampuannya memilih kata yang bijaksana. Saya pribadi sangat sadar bahwa menikah adalah sebuah ibadah dan setiap orang sudah memiliki ketentuan jalan hidup masing-masing. Menikah muda bukanlah hal yang salah untuk dijalani. Namun, jika sebuah konten sengaja dibangun untuk mendiskreditkan kelompok lain demi engagement, bukankah itu tanda bahwa kedewasaan yang digaungkan belum benar-benar matang? Narasi "jangan terlambat dewasa" yang sering dibawa para kreator ini justru menjadi bumerang.

Dewasa berarti paham bahwa setiap orang punya garis start yang berbeda. Bagi banyak Gen Z, prioritas saat ini adalah membangun personal branding dan kemandirian finansial lewat jalur yang legal dan terukur, termasuk pendidikan. Sebab, kedewasaan yang sesungguhnya bukan hanya soal berani mengambil keputusan besar seperti menikah, tapi juga bijak dalam melihat realitas sosial di sekitar kita.

Perlu digarisbawahi bahwa mayoritas netizen sebenarnya tidak mempermasalahkan pilihan seseorang untuk menikah muda, melainkan cara penyampaian narasi yang minim empati. Realita yang dihadapi mayoritas Generasi Z saat ini sangat jauh berbeda dengan apa yang ditampilkan di layar ponsel.

Baca Juga: Koh Sonny, Peneratas Lintas Agama, dan Petualangan ‘Hidden Gem’ di Bandung

Ada jurang antar generasi dalam menilai pendidikan. Bagi banyak Gen Z tanpa privilege, gelar sarjana tetap menjadi modal utama untuk bersaing di pasar tenaga kerja yang semakin ketat. Menjual narasi "anti-kuliah" kepada mereka yang tidak memiliki bantalan ekonomi adalah tindakan yang kurang pas atau kurang empati. Jujur sebagai bagian dari Gen Z saya merasa gerah tatkala melihat konten yang menggiring opini seakan-akan 'anti pendidikan'.

Ijazah mungkin bukan lagi "tiket emas" seperti di zaman dulu, namun seperti yang disebutkan dalam ulasan industri kerja terbaru, gelar sarjana adalah toolkit dasar yang harus dilengkapi dengan soft skill. Merusak motivasi orang untuk kuliah sama saja dengan memutus salah satu akses mereka menuju mobilitas vertikal.

Stop mengikuti FOMO yang hanya memperlihatkan sisi indahnya saja di FYP. Pernikahan atau karier adalah tentang bagaimana kita bisa menjadi versi terbaik bagi diri sendiri. Tunda dulu ambisi menjadi trendsetter jika narasi yang dibawa justru berpotensi mematahkan semangat orang lain yang sedang berjuang memperbaiki masa depan lewat jalur pendidikan. Karena pada akhirnya, pendidikan adalah investasi pola pikir yang manfaatnya akan terasa saat kita mendidik generasi penerus kelak. Satu hal yang perlu diingat: mendidik itu tidak bisa mendadak. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nenah Haryati
Tentang Nenah Haryati
Mahasiswa yang hobi mengamati sisi lain kehidupan sehari-hari, terutama yang dialami Generasi Z.

Berita Terkait

Ayo Netizen 30 Jan 2026, 13:06

Urug Cisarua

Urug Cisarua

News Update

Ayo Netizen 24 Jun 2026, 18:45

Listrik, Lilin, dan Ilusi Transformasi Digital

Mengkritisi kesenjangan antara ambisi transformasi digital Indonesia dan rapuhnya fondasi infrastruktur energi.

Ilustrasi lilin menyala. (Sumber: Pexels | Foto: Rahul)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 17:57

Tantangan Mekanisasi dan Program Penyuluhan untuk Petani Muda

Tantangan berat sektor pertanian adalah masalah mekanisasi usaha pertanian, dari masalah teknologi irigasi, mesin pengolah tanah, sampai kepada mesin pasca panen.

Ilustrasi para petani muda dan calon pelaku usaha pertanian sedang menyusuri pematang sawah di pedesaan Kabupaten Garut. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Wisata & Kuliner 24 Jun 2026, 16:22

Panduan Berkunjung ke The Great Asia Africa Lembang: Keliling Tujuh Negara di Kaki Gunung Tangkuban Perahu

The Great Asia Africa menghadirkan replika budaya Jepang, Korea, India, Thailand, hingga Timur Tengah dalam satu destinasi wisata di Lembang.

The Great Asia Africa Lembang (Sumber: Ayomedia)
Linimasa 24 Jun 2026, 13:45

Menengok Pembuat Bet Pingpong Kayu Jati Bandung

Berawal dari hobi saat pandemi, Abah Jae di Cimenyan sukses membuat bet pingpong handmade dari limbah kayu jati berkualitas.

Abah Jae, pembuat bet pingpong kayu jati Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 13:04

Regenerasi Petani: Peluang dan Tantangan Pada Pendidikan Pertanian

Jika lahan sawah sudah tidak ada, lantas apakah regenerasi petani akan tercipta? Sedangkan profesi petani di Indonesia memunculkan permasalahan kritis.

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 12:49

Radio Nirom Rancaekek, Saksi Hidup Siaran Radio Hindia Belanda

NIROM (Nederlandsch-Indische Radio Omroep Maatschaapij) merupakan siaran radio swasta yang didirikan pada tahun 1928.

Stasiun Malabar Di gunung Puntang (Sumber: muspen.komdigi.go.id)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 12:08

Menelusuri Jejak Masa Lalu Rumah Indis dan Pabrik Gula Sewugalur

Badai datang melalui krisis ekonomi global pada masa Malaise yang menyebabkan pabrik gulung tikar.

kondisi pabrik gula sewugalur pada masa masih beroprasi tahun 1917. (KITLV/kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 11:59

Restaurant Indonesia: Awal Pendirian dan Perjuangan Para Eksil Orde Baru

Perjalanan para eksil Orde Baru dalam mendirikan Restaurant Indonesia pada 1982.

Restaurant Indonesia di Paris. (Sumber: Facebook milik Restaurant Indonesia.)
Wisata & Kuliner 24 Jun 2026, 11:22

Panduan Wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta: Harga Tiket, Wahana, dan Koleksi Satwa

Gembira Loka Zoo Yogyakarta menawarkan ratusan koleksi satwa, wahana keluarga, Zona Cakar, hingga Kereta Taring. Simak panduan lengkap sebelum berkunjung.

Gembira Loka Zoo Yogyakarta. (Sumber: Shutterstock)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 10:43

Analisis Konteks Historis Dibalik Pembuatan Film Kuldesak 1998

Artike lini membahas tentang latar belakang historis dari pembuatan Film Kuldesak 1998

Cuplikan adegan aktor Ryan Hidayat dan Iwa K dalam film Kuldesak 1998. (Sumber: Komunitas Pecinta Film Jadul Indonesia, Facebook. facebook.com)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 09:28

Ayobandung sebagai Inspirasi Literasi di Era Digitalisasi

Di era digitalisasi, apakah literasi semakin bagus atau kian redup.

Ilustrasi website Ayobandung.id. (Sumber: Pexels/gravity cut)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 08:58

Pengembangan Mainan Anak Bercorak Tradisional

Perlu strategi komersialisasi produk mainan tradisional dengan  menerapkan kemasan  yang menarik.

Permainan tradisional Sunda di halaman Gedung Pakuan. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 24 Jun 2026, 08:42

Menerobos Aturan di Simpang: Salah Pengendara atau Desain Jalan?

ATCS Dishub Kota Bandung mencatat ratusan pelanggaran di 10 lokasi simpang dengan tingkat pelanggaran tertinggi setiap bulan.

Dua pengendara sepeda motor kedapatan berhenti di zebra cross (4/5/2026). (Sumber: Instagram/@atcs.kotabandung)
Wisata & Kuliner 23 Jun 2026, 18:54

Panduan Wisata Waduk Jatiluhur, Bendungan Terbesar Indonesia yang jadi Destinasi Favorit

Panduan lengkap Waduk Jatiluhur Purwakarta, mulai dari sejarah bendungan terbesar di Indonesia, aktivitas wisata, kuliner khas, hingga tips berkunjung terbaru.

Waduk Jatiluhur. (Sumber: Disparbud Purwakarta)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 18:11

Penyalin Cahaya: Ketika Kekerasan Seksual tidak Memandang Gender

Kekerasan dan Pelecehan Seksual hari ini tidak memandang gender karena bisa terjadi kepada perempuan maupun laki-laki.

Penyalin Cahaya adalah film yang merepresentasikan kekerasan dan pelecehan seksual yang tidak memandang gender. (Istimewa)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 17:56

Membedah Konsistensi Pesan Promo Launching Brand oleh Perusahaan Sportswear di Berbagai Platform

Kolaborasi Nike dan NAKED Copenhagen menghadirkan produk yang menggabungkan unsur fashion dan sneakers dalam satu desain yang unik.

Diambil dari Website Resmi Nike
Ayo Biz 23 Jun 2026, 17:38

'Ngeureuyeuh' Membawa Athiya Cake dari Dapur Rumahan Jadi Pemberi Lapangan Kerja

Kini, di pertengahan 2026, dapur Rika tidak lagi sepi seperti dahulu. Pesanan mengalir hampir setiap hari.

Produk Athiya Cake di kompleks perumahan Mega Mutiara Tasik Regency, Kabupaten Tasikmalaya, (20/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Sejarah 23 Jun 2026, 16:25

Hikayat Ngamplang, dari Pusat Pemulihan Paru Pertama Hingga Pemberi Julukan Swiss Van Java

Dibangun pada 1912 sebagai sanatorium, Ngamplang kemudian berkembang menjadi wisata yang mendunia.

Salah satu sudut bangunan Sanatorium Ngamplang Garut yang kini berubah fungsi jadi lapangan golf. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 16:04

Trotoar, PKL, dan Keadilan Ruang Kota

Kebutuhan trotoar, PKL yang tertata dan berkelanjutan hingga adanya keadilan ruang kota.

Warga berjalan di trotoar kawasan Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung, Kamis 4 Juni 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 23 Jun 2026, 15:11

Optimasi Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Kendaraan Listrik

Audit teknologi tidak hanya terkait dengan transfer teknologi namun juga bertujuan untuk memperluas lapangan kerja yang layak secara berkesinambungan.

Ilustrasi kendaraan listrik. (Sumber: Pexels | Foto: Mad Knoxx)