‘Urat Jagat’ karya Ari Andriansyah Raih Hadiah Sastera Rancagé 2026

4 menit baca
Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan
Buku "Urat Jagat". (Sumber: Istimewa)
Buku "Urat Jagat". (Sumber: Istimewa)

BUKU kumpulan sajak Urat Jagat karya Ari Andriansyah, Penerbit Pustaka Jaya 2025, dinyatakan sebagai pemenang Hadiah Sastera Rancagé 2026. Keputusan itu diumumkan Etti RS, Ketua I Yayasan Kebudayaan Rancagé, Sabtu, 31 Januari 2026, di Gedung Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut Nomor 2 Kota Bandung.

Ari Andriansyah merupakan pengarang yang produktif berkarya dalam sastra Sunda. Terutama dalam menulis sajak. 𝘜𝘳𝘢𝘵 𝘑𝘢𝘨𝘢𝘵 memuat seratus sajak Sunda yang terbagi dalam dua bagian: Bagian pertama “Gurit Langit” ada 40 sajak, ditulis tahun 2015–2016; Bagian kedua “Dami Bumi” ada 60 sajak, ditulis tahun 2017–2019. 

Hadiah Sastera Rancagé telah diberikan sejak tahun 1989 secara terus-menerus setiap tahun, sebagai bentuk apresiasi untuk pengembangan sastra daerah di Indonesia.

Menurut Etti RS, Ketua I Yayasan Kebudayaan Rancagé, buku yang dinilai oleh juri untuk Hadiah Rancage tahun 2026 sebanyak 57 judul, meningkat tiga judul dari tahun sebelumnya. Buku-buku tersebut terdiri atas 17 judul karya sastra Sunda, 25 judul karya sastra Jawa, 12 judul karya sastra Bali, dan 3 judul karya sastra Batak. 

Menurutnya, tahun ini tidak ada Hadiah Samsudi (hadiah untuk cerita anak berbahasa Sunda) karena jumlah buku yang diterima panitia belum memenuhi kriteria. 

“Hanya ada tiga daerah yang memenuhi kriteria untuk dinilai dalam Hadiah Sastera Rancagé 2026, yaitu sastera Sunda, Jawa, dan Bali. Adapun buku-buku dalam sastra Lampung, Batak, Madura, dan Banjar, belum ada yang memenuhi syarat untuk diberi hadiah tahun ini. Semoga di tahun-tahun mendatang lebih banyak lagi buku yang terbit dari daerah-daerah tersebut,” kata Etti RS dalam pembacaan keputusan Hadiah Sastera Rancagé 2026 di Gedung Perpustakaan Ajip Rosidi.

Etti mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan pengumuman ke-38 sejak Hadiah Sastera Rancagé. Setelah melewati perjalanan 38 tahun, Yayasan Rancagé tetap optimis bahwa sastra daerah akan terus berkembang mengikuti zaman. Pasang-surut perhatian masyarakat terhadap sastra daerah adalah hal biasa. 

“Bagi kami, yang terpenting adalah memberi komitmen dan menjaga konsistensi agar hadiah ini tidak terputus, bagaimanapun keadaannya. Mungkin untuk ke depan, naskah yang dinilai tak hanya buku, melainkan manuskrip atau calon buku. Hal ini untuk mengantisipasi kesulitan pengarang dalam menerbitkan buku,” ungkapnya. 

Selain itu, mulai tahun 2025, Yayasan Kebudayaan Rancagé memberikan lagi hadiah untuk kategori jasa setelah sebelumnya terhenti tahun 2018.

Para Pemenang Hadiah Sastra Rancagé

Ari Andriansyah. (Sumber: Facebook/Ari Andriansyah)
Ari Andriansyah. (Sumber: Facebook/Ari Andriansyah)

Buku kumpulan sajak Urat Jagat karya Ari Andriansyah dinyatakan sebagai pemenang karya sastra Sunda setelah menyisihkan dua nominé, yaitu kumpulan carpon Buta Linglung karya Nena Cunara dan kumpulan sajak Lokatmala karya Nita Widiati Efsa.

Sementara itu, karya sastra Jawa yang masuk nomine berjumlah 4 judul, yaitu Ngutug Ati, antologi geguritan karya Kang Ansorik; Hotel Indah, antologi cerita pendek karya Bambang Nugroho; DhaBenSu atau Dhadhung Benang Sutra, novel karya Narko Sodrun Budiman; dan Malaikat Cilik, antologi cerita pendek karya Ki Sudadi. Berdasarkan pertimbangan atas karya yang dinilai, ditetapkan pemenang Hadiah Rancagé 2026 untuk sastera Jawa adalah Malaikat Cilik (Malaikat Kecil), kumpulan cerita pendek karya Ki Sudadi, diterbitkan oleh Tidar Media, Magelang, 2025.

Sedangkan untuk sastera Bali, ada 12 buku yang dinilai sebagai nominé, terdiri atas 1 buku novel, 5 antologi cerpen, dan 6 antologi puisi. Berdasarkan pertimbangan atas karya yang dinilai, Hadiah Rancagé 2026 untuk sastera Bali adalah Lampah Sang Pragina (Perjalanan Sang Penari), novel karya Ketut Sugiarta, diterbitkan oleh Pustaka Ekspresi, Tabanan, Bali, 2025.

Pemenang Hadiah Jasa

Hadiah jasa adalah bentuk penghargaan dari Yayasan Kebudayaan Rancagé kepada individu atau lembaga yang berjasa dalam pengembangan bahasa dan sastra daerah. Hadiah jasa diberikan sejak tahun 1990, tetapi terhenti tahun 2018. Mulai tahun 2025, memberikan kembali hadiah tersebut.

Adapun penerimaan penghargaan jasa tahun 2026 untuk sastera Sunda adalah Aan Merdeka Permana (lahir di Bandung, 16 Novémber 1950). Aan Merdeka Permana merupakan pengarang produktif yang konsisten menulis karya sastra dalam berbagai genre seperti roman, cerpen, dan esai. Ia adalah wartawan senior yang telah berbakti pada dunia jurnalistik sejak tahun 1960-an. Tahun 2025, Aan juga menerbitkan tiga roman yaitu Balada Cinta Nok Sondari, Saritem, dan Siti Munigar.

Baca Juga: Pasar Kaget yang Tidak Mengagetkan, tetapi Membahagiakan

Aan telah menulis ratusan buku. Sejak tahun 1968, ia terus mengarang tanpa henti. Tak hanya menulis, Aan juga menerbitkan sendiri karya-karyanya, bahkan pergi ke berbagai pelosok Jawa Barat untuk mengantar buku tersebut kepada pelanggan setianya. Di masa tua, semangat menulis dan dedikasinya terhadap sastera Sunda tak kunjung padam. Atas pertimbangan tersebut, Yayasan Kebudayaan Rancagé memberikan hadiah jasa tahun 2026 untuk Aan Merdeka Permana.

Para pemenang Hadiah Sastera “Rancagé” 2026 akan mendapatkan penghargaan berupa piagam, dan uang tunai sebesar Rp7.500.000,00. Adapun acara penyerahan hadiah akan diumumkan kemudian. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!
Wisata & Kuliner 03 Agu 2026, 18:19

Situ Lengkong Panjalu, Tempat Wisata Estetik dan Bersejarah di Ciamis

Panduan wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis lengkap: sejarah Kerajaan Panjalu, Nusa Gede, Museum Bumi Alit, tradisi Nyangku, tiket masuk, dan rute.

Situ Lengkong Panjalu, Ciamis.
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 18:09

Pandemi Senyap Kapitalisme dalam Industri Gula dan Obat-obatan

Membongkar masalah ketimpangan yang serius di balik industri gula dan obat-obatan. Keduanya berkolaborasi dalam industri kematian yang mengancam masyarakat berpenghasilan rendah.

Pabrik gula. (Sumber: Pexels | Foto: Deepak Sharma)