Mitigasi El Nino Godzilla untuk Ketenagakerjaan

5 menit baca
Arif Minardi
Ditulis oleh Arif Minardi diterbitkan
Kekeringan akibat perubahan iklim El Nino di  di Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Kekeringan akibat perubahan iklim El Nino di di Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

Fenomena alam El Nino "Godzilla" diprediksi melanda wilayah Indonesia, termasuk di Bandung Raya, pada bulan April hingga Oktober 2026. Menyebabkan bencana kekeringan panjang dan krisis air. Perlu mitigasi ketenagakerjaan terkait dengan kesehatan dan keselamatan kerja.

Para pekerja sangat rentan terhadap sanitasi air bersih, temperatur ekstrim, asap pembakaran serta debu. Istilah ini El Nino Godzilla bukan istilah ilmiah resmi, melainkan sering digunakan untuk menyoroti bahaya El Nino ekstrem, layaknya monster, yang pernah terjadi pada tahun 1982, 1997, dan 2015.

El Nino Godzilla merupakan istilah populer untuk menggambarkan fenomena super El Nino atau El Nino dengan intensitas sangat kuat dan skala masif. Fenomena ini ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang ekstrem. Sering kali naik lebih dari dan dapat mengganggu pola cuaca global.

Pentingnya mitigasi di Kota Bandung yang fokus pada penghematan air, penyiapan tangki air bersih, dan pemantauan titik api oleh BPBD.

Dampak dan Mitigasi El Nino Godzilla di Bandung yang akan dihadapi adalah ancaman Kekeringan. El Nino kuat menyebabkan berkurangnya curah hujan, berisiko tinggi terhadap krisis air bersih dan penurunan debit air.

Ketahanan pangan juga terganggu. Risiko gagal panen yang mengancam stabilitas pangan, terutama di area sekitar Bandung. Ancaman bahaya kebakaran lahan dan bangunan perlu diatasi secara sistemik.

Infrastruktur Distribusi Air Bersih

Perlu langkah mitigasi pemkot Bandung dan menyiapkan infrastruktur distribusi air bersih, optimalisasi irigasi, dan kampanye penghematan penggunaan air. Pengumuman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang El Nino perlu dielaborasi secara detail yang sesuai dengan kondisi di lapangan ketenagakerjaan. Terutama bagi pekerja yang aktivitasnya berada di ruang terbuka, seperti misalnya pekerja konstruksi, pertambangan, kehutanan, dan perkebunan.

Perlu membenahi sistem untuk mengatasi penyakit akibat kerja (PAK) di Bandung melalui pendekatan preventif (pencegahan) dan kuratif (pengobatan) dengan melibatkan Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bandung, BPJS Ketenagakerjaan, serta fasilitas kesehatan setempat.

Berikut adalah langkah-langkah sistematis untuk mengatasi PAK di wilayah Bandung :

1. Pencegahan dan Pengendalian di Tempat Kerja

Perusahaan wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai standar untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Perlu identifikasi bahaya dan melakukan deteksi dini potensi bahaya di tempat kerja, termasuk faktor fisik (kebisingan, radiasi), kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial. Menekankan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai bagi pekerja. Dan yang terpenting perlu pemeriksaan kesehatan berkala lewat medical check-up secara rutin untuk memantau kesehatan pekerja, termasuk pemeriksaan kesehatan khusus untuk mendeteksi PAK lebih awal.

2. Layanan Kesehatan Okupasi

Balai K3 Bandung perlu menyediakan layanan pengujian faktor lingkungan kerja (fisika, kimia, biologi), pemeriksaan kesehatan kerja, dan pelatihan K3. Termasuk menyediakan layanan spesialis kedokteran okupasi, mencakup diagnosis PAK, fit to work assessment, dan evaluasi kembali kerja. Untuk menanggulangi penyakit dan gangguan pernafasan Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Bandung sebaiknya melakukan edukasi dan pelayanan terkait penyakit pernapasan akibat kerja.

Tunjangan Sosial Menghadapi El Nino

Cuaca ekstrim, debu hingga kabut asap yang merupakan dampak El Nino perlu perhatian serius. Salah satu dampak adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Pengalaman saat terjadi El Nino tahun yang lalu, dalam kurun waktu 3 bulan saja, karhutla telah menyebabkan sebanyak 144.000 orang terserang ISPA. Data Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat  warga sejumlah provinsi di Pulau Sumatera dan Kalimantan yang terdampak Karhutla terserang infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

Pemangku kepentingan terkait kesehatan di negeri ini mesti peduli dengan bencana kabut asap. Termasuk pihak BPJS Ketenagakerjaan harus proaktif dan antisipasi kasus kecelakaan kerja akibat petaka kabut asap. Bencana yang ditimbulkan akibat El Nino hendaknya jangan hanya ditangani oleh dinas sosial daerah yang bertindak ala kadarnya.

Menyikapi dampak buruk El Nino seperti temperatur ekstrim, debu ekstrim, dan karhutla para pekerja, organisasi serikat pekerja meminta pemerintah agar mendesak sejumlah perusahaan mengeluarkan tunjangan sosial bagi para pekerja dan keluarganya. Terutama yang bekerja dekat dengan lokasi terdampak atau titik-titik api penyebab karhutla.

Para pekerja sangat rentan terkena dampak kabut asap , temperatur ekstrim serta debu beterbangan yang bisa membahayakan jiwanya. Sayangnya belum ada tunjangan sosial untuk sebagian pekerja yang terdampak bahaya diatas. Yang ada baru sebatas pembagian masker dan alat bantu oksigen. BP Jamsostek ( BPJS Ketenagakerjaan ) perlu antisipasi dan merumuskan secara baik terkait dengan kasus kecelakaan kerja akibat petaka kabut asap.

Pemerintah harus turun tangan menegaskan kepada masing-masing perusahaan untuk mengeluarkan CSR, yang diperuntukkan untuk pekerjanya. Setidaknya dampak yang dirasakan oleh para pekerja akibat kabut asap akan lebih tenang, karena perusahaan tempatnya bekerja sudah menjamin akan kesehatan dan keselamatan pekerjanya.

BP Jamsostek juga mesti berkontribusi dan proaktif terkait kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Selama ini pihak BPJS Ketenagakerjaan menggunakan dua pendekatan menyikapi petaka El Nino khususnya bencana kabut asap.Pertama, pendekatan lingkungan melalui bantuan perlindungan dari gangguan kabut asap. Kedua, upaya mencegah kecelakaan tenaga kerja. BPJS Ketenagakerjaan dipastikan menanggung jika ada pekerja yang mengalami kecelakaan akibat gangguan kabut asap.

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa dampak kesehatan akibat cuaca ekstrim dan karhutla dikelompokkan tiga macam. Pertama, tingkat kepekatan asap yang diukur melalui Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Kedua, berapa banyak asap yang dihirup, dan ketiga adalah tingkat imunitas atau kekebalan tubuh.

Meski risiko kematian kecil, namun ada tiga kemungkinan kabut asap bisa berakibat fatal bagi seseorang. Pertama, infeksi sistem pernapasan bisa menjadi pneumonia jika tidak tertangani dengan cepat.  Apalagi jika seseorang dengan daya tahan tubuh sedang lemah, maka ia bisa langsung gagal paru-paru lalu meninggal dunia.

Musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino menyebabkan terjadinya peningkatan temperatur udara yang ekstrim. Masyarakat tersengat teriknya matahari dan diperparah lagi dengan terjadinya polusi udara. Temperatur ekstrim berdampak negatif terhadap kehidupan kota, antara lain rawan bahaya kebakaran dan timbulnya penyakit. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Arif Minardi
Tentang Arif Minardi
Aktivis Serikat Pekerja

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 14:50

Islam di Kerajaan Demak: Warisan Peradaban dan Hukum Islam

Kemunculan Demak tidak terlepas dari melemahnya Majapahit yang memberi kesempatan bagi para penguasa Islam di pesisir Jawa untuk membangun kekuasaan.

Masjid Agung Demak, yang terletak di Kauman, Demak, Jawa Tengah, dibangun pada abad ke-15 M oleh Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, bersama para Wali Songo. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hastosuprayogo)
Wisata & Kuliner 17 Jul 2026, 13:56

Panduan Wisata ke Pantai Legon Pari Sawarna, Laguna Tersembunyi di Ujung Jalan Setapak

Panduan lengkap Pantai Legon Pari Sawarna, mulai dari harga tiket, rute menuju lokasi, aktivitas, camping, hingga rekomendasi penginapan terbaru.

Pantai Legon Pari Sawarna. (Sumber: wisatasawarna.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 13:42

Soedirman dalam Tulisan Tempo

Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.

Buku "Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir" (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nahla Lisana, 2026)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 12:33

Persib dan Mimpi Menjadi Kekuatan Indonesia

Persib memiliki peluang menjadi salah satu lokomotif perubahan sepak bola di Tanah Air.

Pemain Persib Bandung melakukan selebarasi saar mengalahkan tamunya Selangor FC dengan skor 2-0. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:45

Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali

Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.

Peringatan Hantu dan CCTV pun tidak mengurungkan niat seseorang untuk membuang sampah sembarangan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)