Hardiknas Jangan Sekedar Jadi Kalender

2 menit baca
Kin Sanubary
Ditulis oleh Kin Sanubary diterbitkan
Sekolah Sabtu-Minggu Odesa di Cisanggarung Wetan, Sekebalingbing, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Antusias mereka untuk mengenal literasi lebih baik. Bekal mereka untuk tumbuh adaptif. (Foto: Agus Wahyudi)
Sekolah Sabtu-Minggu Odesa di Cisanggarung Wetan, Sekebalingbing, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Antusias mereka untuk mengenal literasi lebih baik. Bekal mereka untuk tumbuh adaptif. (Foto: Agus Wahyudi)

Setiap tanggal 2 Mei, linimasa media sosial selalu ramai oleh ucapan "Selamat Hari Pendidikan Nasional". Foto Ki Hadjar Dewantara kembali berseliweran, lengkap dengan kutipan-kutipan inspiratif tentang pentingnya belajar. Sekolah mengadakan upacara, para siswa mengenakan pakaian adat, sementara para pejabat menyampaikan pidato tentang masa depan pendidikan Indonesia.

Namun setelah itu, sering kali semuanya kembali berjalan seperti biasa.

Hari Pendidikan Nasional seharusnya bukan sekadar penanda kalender. Harus ada sesuatu yang benar-benar meningkat setiap tahunnya. Kalimat sederhana itu terasa relevan hingga hari ini.

Sebab kenyataannya, persoalan pendidikan memang seolah tidak pernah selesai. Dari perubahan kurikulum yang terus berganti, standar pendidikan yang kerap berubah arah, hingga kesenjangan kualitas sekolah di berbagai daerah. Pendidikan sering menjadi proyek besar yang sibuk dibahas, tetapi pelaksanaannya masih menyisakan banyak pekerjaan rumah.

Sekolah Sabtu-Minggu Odesa di Cisanggarung Wetan, Sekebalingbing, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Antusias mereka untuk mengenal literasi lebih baik. Bekal mereka untuk tumbuh adaptif. (Foto: Agus Wahyudi)
Sekolah Sabtu-Minggu Odesa di Cisanggarung Wetan, Sekebalingbing, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Antusias mereka untuk mengenal literasi lebih baik. Bekal mereka untuk tumbuh adaptif. (Foto: Agus Wahyudi)

Belum lagi polemik sistem zonasi yang sejak awal memunculkan perdebatan panjang. Di satu sisi, zonasi diharapkan menghapus label sekolah favorit dan membuka akses pendidikan yang lebih merata. Namun di sisi lain, banyak orang tua dan siswa merasa kebijakan ini masih menyisakan ketimpangan kualitas antar sekolah. Akibatnya, zonasi kerap dianggap belum sepenuhnya menyelesaikan akar persoalan pendidikan yaitu pemerataan mutu pengajaran dan fasilitas.

Perdebatan juga muncul dalam program MBG atau Makan Bergizi Gratis yang belakangan ramai diperbincangkan. Ada yang melihat program ini sebagai langkah penting untuk membantu pemenuhan gizi anak sekolah, terutama di daerah yang rentan stunting dan kekurangan nutrisi. Tetapi tak sedikit pula yang mempertanyakan kesiapan anggaran, distribusi, hingga pengawasannya agar benar-benar tepat sasaran. Sebab pada akhirnya, pendidikan memang tidak hanya berbicara soal ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana negara menjamin anak-anak dapat belajar dengan sehat dan layak.

Di tengah semua itu, guru tetap datang paling pagi ke sekolah. Murid-murid tetap membawa harapan lewat seragam yang mereka kenakan. Orang tua tetap bekerja keras demi biaya pendidikan anak-anaknya. Ada perjuangan sunyi yang terus berjalan setiap hari.

Pendidikan bukan hanya soal angka rapor, nilai ujian, atau deretan kurikulum baru. Pendidikan adalah tentang membentuk cara berpikir, menjaga rasa ingin tahu, serta menumbuhkan keberanian untuk bermimpi. Dan yang paling penting, pendidikan harus mampu memberi kesempatan yang adil bagi siapa pun.

Sekolah Sabtu-Minggu Odesa di Cisanggarung Wetan, Sekebalingbing, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Antusias mereka untuk mengenal literasi lebih baik. Bekal mereka untuk tumbuh adaptif. (Foto: Agus Wahyudi)
Sekolah Sabtu-Minggu Odesa di Cisanggarung Wetan, Sekebalingbing, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Antusias mereka untuk mengenal literasi lebih baik. Bekal mereka untuk tumbuh adaptif. (Foto: Agus Wahyudi)

Jangan sampai Hari Pendidikan Nasional hanya berhenti sebagai perayaan tahunan. Sebab pendidikan tidak cukup diperingati dengan spanduk dan seremoni. Ia harus hidup dalam perhatian, kebijakan, dan keberpihakan yang nyata.

Selamat Hari Pendidikan Nasional.

Semoga pendidikan di negeri ini tidak hanya ramai diperingati, tetapi juga sungguh-sungguh diperjuangkan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)