Cerita Warga Jelang Laga Panas Persib vs Persija, Euforia Nobar Menyala di Kiaracondong dan Cigereleng

Ilham Maulana
Ditulis oleh Ilham Maulana diterbitkan Minggu 11 Jan 2026, 08:09 WIB
Wildan Putra Haikal bersama kawan-kawannya di Cigereleng bersiap menggelar nobar Persib vs Persija. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

Wildan Putra Haikal bersama kawan-kawannya di Cigereleng bersiap menggelar nobar Persib vs Persija. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

AYOBANDUNG.ID – Ribuan pasang mata bobotoh di Kota Bandung akan tertuju pada satu momen yang selalu dinanti. Laga Super League 2025/2026 sarat gengsi antara Persib vs Persija di Gelora Bandung Lautan Api mulai pukul 15.30 WIB!

Menjelang laga panas tersebut, euforia mulai terasa di berbagai sudut kota. Tidak hanya di stadion, semangat bobotoh juga hidup di ruang-ruang publik, salah satunya melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di Kecamatan Kiaracondong dan Kelurahan Cigereleng, Kecamatan Regol.

Sejak siang hari, halaman Kantor Kecamatan Kiaracondong tampak lebih sibuk dari biasanya. Karpet digelar di area nobar, monitor dipasang, dan panitia memastikan seluruh fasilitas siap digunakan sebelum kick-off besok sore. Bagi pihak kecamatan, laga Persib kontra Persija bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang bagaimana euforia warga dapat difasilitasi secara aman dan tertib.

Jaka Sonia, seorang staf keamanan dan ketertiban di Kecamatan Kiaracondong. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Lukman Hidayat)
Jaka Sonia, seorang staf keamanan dan ketertiban di Kecamatan Kiaracondong. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Lukman Hidayat)

Jaka Sonia (34), staf keamanan dan ketertiban Kecamatan Kiaracondong sekaligus panitia nobar, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak siang hingga malam hari. Fokusnya tidak hanya pada aspek teknis acara, tetapi juga pada pengaturan ruang dan keamanan.

“Dari siang kita sudah beberes. Mulai dari pasang monitor, ngatur tempat, sampai konsumsi juga kita siapkan. Persiapannya paling sampai malam, supaya besok tinggal jalan dan warga bisa nonton dengan nyaman,” ujar Jaka.

Berbeda dengan nobar di tempat komersial, panitia memilih konsep lesehan tanpa kursi. Karpet digelar agar warga dapat duduk bersama, lebih rapi, dan mudah dikendalikan. Kapasitas awal disiapkan sekitar 200 orang, meski pengalaman sebelumnya menunjukkan jumlah warga yang datang kerap melebihi perkiraan.

“Kita biasanya siapin sekitar 200 orang. Tapi pengalaman sebelumnya, yang datang bisa lebih. Kadang sampai ratusan, karena memang animo warga tinggi kalau Persib lawan Persija,” katanya.

Menurut Jaka, informasi nobar cepat menyebar melalui media sosial kecamatan dan komunikasi antarwarga. Sekali nobar digelar, warga dari berbagai kalangan langsung berdatangan.

“Yang datang itu bukan cuma anak muda. Anak kecil, orang tua, ibu-ibu juga ada. Ibu-ibu biasanya sambil lihat jajanan, anak-anak ikut ramai. Bahkan bukan warga Kiaracondong juga banyak, jadi suasananya benar-benar kumpul,” ujarnya.

Lokasi nobar persib di Kantor Kecamatan Kiracondong. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Lokasi nobar persib di Kantor Kecamatan Kiracondong. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

Namun di balik suasana meriah tersebut, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama. Pengawasan dilakukan sejak nobar dimulai hingga warga meninggalkan lokasi.

“Alhamdulillah selama ini aman. Yang paling kita jaga itu pas selesai nobar, supaya pulangnya tertib. Jangan sampai euforia kebawa ke luar dan jadi hal yang tidak diinginkan,” kata Jaka.

Menurutnya, menyediakan ruang nobar justru menjadi cara paling realistis untuk mengelola antusiasme bobotoh dibandingkan berkumpul tanpa fasilitas atau memaksakan datang ke stadion.

“Daripada ke mana-mana, lebih baik difasilitasi di sini. Ada aturan, ada yang jaga, jadi euforia tetap ada tapi aman,” ujarnya.

Sementara itu, suasana serupa juga terlihat di Kelurahan Cigereleng, Kecamatan Regol. Di halaman kelurahan (aula), layar proyektor dan sistem suara mulai dipasang sejak sore hari. Sejumlah pemuda tampak bergotong royong memastikan persiapan nobar berjalan lancar.

Menurut Moch Maulana Dwiyanto, Kelurahan Cigereleng rutin menggelar nobar Persib sejak tiga tahun terakhir (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Menurut Moch Maulana Dwiyanto, Kelurahan Cigereleng rutin menggelar nobar Persib sejak tiga tahun terakhir (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

Moch Maulana Dwiyanto (17), ketua pelaksana nobar di Kelurahan Cigereleng, mengatakan kegiatan nobar Persib sudah menjadi agenda rutin warga sejak tiga tahun terakhir. Namun, laga melawan Persija selalu menghadirkan antusiasme yang berbeda.

“Kalau Persib lawan Persija itu pasti beda. Yang nonton lebih ramai, suasananya lebih hidup. Dari sore juga biasanya warga sudah mulai datang,” ujar Maulana.

Ia menyebut persiapan nobar melibatkan banyak pihak, mulai dari anak-anak muda hingga perangkat kelurahan. Fasilitas seperti layar, infokus, speaker, hingga konsumsi sederhana disiapkan secara swadaya.

“Kita siap-siap dari jam tiga sore. Layar, infokus, speaker, kopi-kopian juga disiapin. Pengamanan juga koordinasi sama Linmas dan panitia lain,” katanya.

Bagi Maulana, nobar bukan sekadar menonton pertandingan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul warga. Menonton bersama dinilai jauh lebih seru dibanding menyaksikan pertandingan sendirian di rumah.

“Kalau nonton bareng itu rasanya beda. Lebih ramai, lebih seru, bisa sama-sama teriak, ketawa bareng,” ujarnya.

Antusiasme itu juga dirasakan Wildan Putra Haikal (21), salah seorang pemuda Cigereleng yang berencana datang nobar besok. Ia mengaku hampir selalu menonton Persib bersama warga karena suasananya yang hangat dan meriah.

“Biasanya nonton di depan kelurahan. Di sini ketemu teman-teman, bapak-bapak, semua kalangan ada. Lebih ramai weh. Kalau nonton di rumah sendirian mah bosen,” kata Wildan.

Menurutnya, laga Persib kontra Persija merupakan pertandingan yang paling ditunggu-tunggu karena rivalitas panjang kedua tim.

“Ini laga klasik Indonesia. Gengsinya beda. Semua orang nungguin,” ujarnya.

Meski berharap Persib meraih kemenangan, Wildan juga menekankan pentingnya menjaga suasana tetap kondusif saat nobar berlangsung.

“Harapannya Persib menang, tapi yang paling penting nobarnya tetap aman. Yang nonton ke stadion juga aman, enggak ada apa-apa, jangan sampai ada ribut-ribut,” katanya.

Menjelang kick-off Persib vs Persija, layar-layar besar yang terpasang di Kiaracondong dan Cigereleng bukan sekadar media menonton pertandingan. Layar itu menjadi simbol bagaimana sepak bola menghadirkan kebersamaan, mempertemukan warga lintas usia, dan mengubah ruang publik menjadi ruang perayaan bersama.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 25 Jan 2026, 18:15 WIB

Mencintai Kota seperti Kekasih: Kota Bandung, Konferensi Asia Afrika, dan Tanggung Jawab Kita

Bagaimana rasanya mencintai kota seperti kekasih? Dari Bandung yang terasa asing di kening hingga Bandung yang asyik untuk dikenang.
Bangku yang terduduk di Perpustakaan Kota Bandung (Sumber: Koleksi Pribadi Penulis | Foto: Penulis)
Ayo Jelajah 25 Jan 2026, 17:21 WIB

Sejarah Pasar Cimol Gedebage Bandung, Surga Thrifting Kota Kembang di Ujung Jalan

Jejak sejarah Pasar Cimol Gedebage bermula dari Cibadak hingga menjadi pusat pakaian bekas terbesar di Bandung.
Pasar Cimol Gedebage. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 16:13 WIB

Toponimi Kampung Muril: Serasa Berputar karena Gempa Sesar Lembang

Bila makna kata berputar-putar dikaitkan dengan toponimi Kampung Muril, sangat mungkin, penduduk di sana pada masa lalu pernah merasakannya.
Sangat mungkin toponim Muril karena pernah terjadi gempabumi yang menyebabkan serasa berputar-putar. (Sumber: T. Bachtiar)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 13:38 WIB

Gali Potensi, Raih Prestasi

Pengalaman LDKB menjadi bekal berharga bagi kita untuk terus menggali potensi diri, memperbaiki diri, meraih prestasi
Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 11:05 WIB

Interior Bus Listrik Metro sebagai Pengalaman Ruang Bergerak di Kota Bandung

Transportasi publik dalam konteks ini, dipahami sebagai ruang interior bergerak yang dialami secara nyata oleh pengguna/penumpang.
Bus listrik metro. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Biz 24 Jan 2026, 21:30 WIB

Menyelami Dinamika Properti Indonesia: Antara Regulasi, Pasar, dan Integritas Developer

Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti.
Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti. (Sumber: Freepik)
Beranda 24 Jan 2026, 09:15 WIB

Memaknai Filosofi Warna Wayang Golek sebagai Cermin Karakter dan Arti Kehidupan

Tak hanya posisi mahkota, warna pada wajah wayang juga menjadi kunci untuk memahami filosofi karakter.
Tatang Ruhiana dan koleksi wayan goleknya yang dijual di galeri Alan Ruchiat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 22:10 WIB

Normalisasi Sungai Mandiri: Kepemimpinan RT/RW Menjawab Tantangan Banjir

Kabupaten Bandung termasuk wilayah yang hampir setiap musim penghujan mengalami banjir di sejumlah titik.
Ketua RT 02 dan warga membersihkan tumbuhan liar dan semak semak di aliran sungai. (Foto: Jumali indrayanto)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 20:43 WIB

Kualitas Perjalanan Warga Bandung Menurun, Evaluasi Infrastruktur Transportasi Mengemuka

Kemacetan di Bandung membuat perjalanan harian warga lebih lama, menurunkan produktivitas, dan menurunkan kenyamanan mobilitas. Perlu pengaturan lalu-lintas lebih baik.
Pengendara terjebak macet di Buah Batu Ketika hujan turun, Senin (01/12/2025). (Foto: Nabila Khairunnisa P)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 19:47 WIB

Lisa Blackpink di Bandung Barat: Antara Gengsi Global dan Ujian Tatakrama Kita

Lisa Blackpink syuting di Bandung Barat? Intip alasan Netflix memilih Citatah dan bagaimana warga menyikapi bocornya lokasi syuting tersebut.
Salah satu tebing karst yang terus dijaga bersama adalah Tebing Citatah 125 karena di sinilah sejarah panjat tebing Indonesia bermula. (Sumber: Eiger)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 17:24 WIB

Industri Sepak Bola Putri Indonesia Sedang Bertumbuh di Tengah Kekosongan Liga Resmi

Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat.
Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat. (Sumber: MilkLife Soccer Challenge)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:58 WIB

Menata Ulang Wajah Transportasi Bandung

Lalu lintas Bandung yang terbilang sangat padat telah menjadi masalah bagi warga sejak tahun 2024.
Kemacetan Bandung Pada malam hari (21.52 WIB) di Jln. Terusan Buah Batu. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Muhammad Airell Fairuzia)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:24 WIB

Kota Wisata dengan Beban Mobilitas Tinggi: Tantangan Tata Transportasi Bandung

Pemerintah sudah mencoba menerapkan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan kemacetan, namun masih tak kunjung menemukan solusi yang tepat.
Kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan Buah Batu, Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, menjadi pemandangan sehari hari bagi warga yang melintas (03/12/2025). (Sumber: Ramadhan Dwiadya Nugraha)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 15:58 WIB

Menjaga Pertumbuhan di Tengah Krisis Fiskal: Strategi Obligasi dan Sukuk Jawa Barat

Ekonomi Jawa Barat pada Triwulan II 2025 tumbuh solid sebesar 5,23% year-on-year. Namun, di balik angka yang tampak menjanjikan itu, terdapat bayangan tantangan fiskal yang semakin nyata.
Ilustrasi obligasi dan sukuk daerah memperluas inklusi keuangan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 15:01 WIB

Ketika Mobilitas Tersendat, Kepercayaan Publik Ikut Tergerus

Kemacetan yang terus menerus terjadi membuat masyarakat Bandung semakin resah.
Pengendara mobil dan motor yang menunggu macet di malam hari (02/11/2025). (Foto: Sherina Khairunisa)
Ayo Jelajah 23 Jan 2026, 14:03 WIB

Kisah Para Warga Bandung yang Terjerat Tipu Daya Judi Online Kamboja

Judi online jaringan Kamboja menjalar hingga Bandung lewat iklan kerja digital. Anak muda direkrut sebagai operator dari rumah kontrakan atau luar negeri dengan janji gaji bulanan yang terlihat wajar.
Ilustrasi judi Kamboja.
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 13:38 WIB

Dana Indonesiana Tertunda, Pelestari Budaya Ngada Alami Tekanan Mental

Dana Indonesiana belum cair, program budaya Ngada tertunda, pelakunya menghadapi tekanan sosial dan mental di kampungnya sendiri.
Desa Adat Bena. (Sumber: Arsip pribadi narasumber)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 12:08 WIB

Catatan Awal Tahun dari Wargi Bandung

Januari 2026 tiba, udara Bandung terasa berbeda.
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 10:07 WIB

Semestinya Kita Berefleksi dari Bencana Sumatra

Peristiwa ini bukan sekadar kabar duka dari satu wilayah, melainkan cermin rapuhnya kesiapsiagaan kita menghadapi bencana yang berulang.
Sisa banjir di Sumatra Barat pada awal Desember 2025. (Sumber: pkp.go.id)
Beranda 23 Jan 2026, 06:49 WIB

Konsistensi infoantapani Menyapa Warga Antapani Selama 12 Tahun, Bukan Cuma Urusan Algoritma dan Engagement

Akun ini tidak ingin dipandang sebagai media yang semata-mata mengutamakan kecepatan, namun juga tidak memilih gaya bahasa yang saklek, kaku, atau terlalu formal.
Owner dan founder @infoantapani, Venda Setya Nugraha. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)