Semangat Aditya Warman Menyajikan Rasa Nusantara Lewat Bakmitopia

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Sabtu 23 Agu 2025, 20:48 WIB
Sejumlah menu bakmi di Bakmitopia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Sejumlah menu bakmi di Bakmitopia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

AYOBANDUNG.ID -- Aditya Warman tak pernah membayangkan bahwa semangkuk bakmi bisa menjadi medium pelestarian budaya. Namun sejak mendirikan Bakmitopia, ia menjadikan kuliner sebagai cara untuk merayakan warisan rasa Indonesia dan Bandung menjadi panggung penting dalam perjalanan itu.

“Bakmi ini buat saya bukan cuma makanan. Kuliner ini membawa cerita, aroma, dan sejarah dari berbagai daerah,” ujar Aditya.

Langkah ekspansi ke luar Jabodetabek pun bukan sekadar strategi bisnis. Bagi Aditya, Bandung adalah kota yang menghargai eksplorasi rasa dan narasi di baliknya.

“Kami ingin hadir di kota yang punya semangat kuliner kuat. Bandung adalah tempat yang tepat,” katanya.

Bakmitopia menyajikan lebih dari sekadar bakmi ayam. Menu andalannya mencakup Bakmi Aceh, Bakmi Godog Jawa, Bakmi Ayam Panggang Kecombrang, hingga Bakmi Arang yang eksotis.

Setiap resep dirancang untuk merepresentasikan kekayaan rasa dari berbagai penjuru nusantara. Ia bekerja sama dengan koki lokal dan peneliti kuliner untuk memastikan setiap menu punya akar budaya yang kuat.

“Kami riset langsung ke daerah asalnya. Kami ingin rasa yang otentik, bukan versi instan,” jelas Aditya.

Tak berhenti di bakmi, Bakmitopia juga menghadirkan minuman khas seperti Es Kopi Rempah, Teh Pandan Gula Aren, dan Wedang Jahe Lemon. Minuman ini bukan pelengkap, melainkan bagian dari narasi rasa yang ingin disampaikan.

“Minuman kami dirancang untuk mendampingi bakmi, tapi juga berdiri sendiri sebagai representasi bahan lokal,” kata Aditya.

Ia percaya bahwa setiap elemen dalam sajian harus punya makna. Aditya juga mengamati bagaimana masyarakat Bandung menikmati makanan, dan bagaimana mereka merespons cerita di baliknya.

“Kami belajar banyak dari Bandung. Ini bukan hanya soal selera, tapi juga soal cara menghargai makanan,” ujarnya.

Outlet Bakmitopia di Bandung juga menjadi tempat eksperimen menu baru. Beberapa varian bakmi dan minuman lahir dari interaksi langsung dengan pelanggan lokal. “Kami terbuka terhadap masukan. Bandung memberi kami ruang untuk berkembang,” kata Aditya.

Selain itu, dia menyebut bahwa loyalitas pelanggan tumbuh karena kejujuran rasa dan konsistensi pelayanan. Bakmitopia juga mengedepankan standar keamanan pangan. Semua outlet telah mengantongi sertifikasi halal dari MUI dan Sertifikat Laik Sehat dari Dinas Kesehatan setempat.

“Kami ingin pelanggan merasa aman dan nyaman. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kualitas,” jelas Aditya.

Kini, Bakmitopia telah memiliki sejumlah outlet di berbagai kota. Namun Bandung tetap menjadi titik penting dalam perjalanan mereka. “Bandung bukan hanya pasar, tapi juga inspirasi,” kata Aditya.

Ia berencana membawa Bakmitopia ke kota-kota lain yang punya semangat pelestarian rasa. Namun ia menegaskan bahwa setiap ekspansi harus tetap berpijak pada nilai budaya dan kejujuran rasa.

“Tujuannya menjaga rasa Indonesia tetap hidup. Lewat bakmi, kami ingin orang mengenal Indonesia lebih dalam,” tutup Aditya.

Alternatif produk dan UMKM kuliner serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/5VLMx4aH4A
  2. https://s.shopee.co.id/1LVnzJFidJ
  3. https://s.shopee.co.id/6VDu8p4iig

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Profesi dan Hobi Harus Seimbang: Seorang Guru SMA Membuktikan Ambisinya

Guru SMA Lisda Nurul Romdani sukses menaklukkan maraton dan trail run (35 km) di tengah jadwal padat, membuktikan ambisi, mental, dan konsistensi.
Lisda Nurul Romdani seorang guru SMA membuktikan hobinya sebanding dengan rutinitas mengajar saat mengikuti Half Marathon Pocari Sweat Run 2024 di Bandung. (Sumber: @lisdaanr | Foto: @fotoyu_official Pocari Sweet RUN 2024)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Kekurangan Vitamin D, Masalah Nutrisi Anak yang Masih Mengakar di Indonesia

Kekurangan vitamin D masih cukup sering ditemukan pada anak usia sekolah dan dapat berdampak pada kesehatan tulang dan gigi.
Ilustrasi kekurangan vitamin D masih menjadi masalah nutrisi yang cukup umum pada anak dan remaja, termasuk di Bandung. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 17:19 WIB

Resolusi 2026 Warga Bandung: Berharap Transportasi Umum yang Lebih Terintegrasi

Keluhan warga Bandung mengenai transportasi umum yang dinilai belum efisien dan kurang terintegrasi.
Suasana metro jabar trans dipenuhi penggunana di sore hari sepulang kerja (03/12/2025). (Sumber: Pribadi | Foto: M. Kamal Natanegara)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 16:18 WIB

Penyairan Masa Kini: Bahasa yang Mencari Rumah Baru

Penyair masa kini menjaga kedalaman di tengah riuh digital, merawat bahasa, melampaui klise, dan menghadirkan ruang hening saat dunia bergerak terlalu cepat.
Puisi mencari napas baru, sementara penyair menjaga jantung bahasanya. (Sumber: Pixnio/Bicanski)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 16:06 WIB

Gen Z dari Scrolling ke Running, Gaya Hidup Baru yang Menggerakkan Pasar Kebugaran

Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru.
Ilustrasi. Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 14:34 WIB

'Doom Spending' dan Generasi yang Menyerah Membeli Masa Depan

Mengapa anak muda memilih "kebahagiaan kecil" yang mahal saat impian besar seperti rumah makin mustahil dicapai gaji UMR.
Ilustrasi dompet kosong. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 13:13 WIB

Bandung Makin Macet, Transportasi Umum Bisakah Jadi Penolong?

Kesenjangan Pusat Kota yang Diperhatikan dan Pinggiran Kota yang Terlupakan
Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 11:37 WIB

Chopper: Sejarah dan Makna Desain Mesin Kebebasan Roda Dua

Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an.
Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an. (Sumber: Pexels | Foto: Rachel Claire)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 10:19 WIB

Tren Coffee Shop Jadi Markas Mahasiswa Bandung 'Ngebut Tugas' Menjelang UAS

Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 09:34 WIB

Menjadi Mahasiswa IKIP Bandung (Bagian Dua)

Di sekitar kampus IKIP Bandung (UPI), Jalan Setiabudhi dulu berjajar penjual pisang Lembang.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 07:50 WIB

Ngopi, Duduk, dan Biarkan Pikiran Bernapas

Bagi Kopi menawarkan ruang sederhana dan hangat di tengah malam yang tenang.
Sederhana saja, secangkir kopi dan ketenangan di Bagi Kopi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 20:01 WIB

Pentingnya Pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai Upaya Memperkuat Sistem Tata Kelola Pemerintahan

RUU Perampasan Aset hadir sebagai instrumen yang dapat menutup celah tindak korupsi.
Ilustrasi kriminalitas. (Sumber: Pexels | Foto: Kindel Media)
Ayo Jelajah 12 Jan 2026, 19:17 WIB

Hikayat Perburuan Komplotan Komunis Bandung, Priangan dalam Kepungan Polisi Kolonial

Operasi besar polisi kolonial memburu komplotan komunis di Bandung dan Priangan pada 1927 yang membuat kota hidup dalam kecurigaan.
Berita tentang dugaan plot komunis di Bandung di koran De Avondpost edisi 19 Oktober 1927.
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 18:47 WIB

Menyelami Riuhnya Ekspresi Seniman Bandung: Dari Ruang Kreatif Hingga Panggung Kontemporer

Di balik hiruk-pikuk jalan dan lalu lintasnya, Bandung tak pernah kehabisan nada, warna, dan kisah. Kota ini bukan sekadar pusat kuliner dan fashion, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi seni.
Suasana pembukaan Pasar Seni ITB. (Sumber: fsrd,itb)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 18:27 WIB

Rumah Pertama Jadi Mimpi Jauh, 65 Pesimis Gen Z Pesimis Mampu Membeli

Memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z.
Ilustrasi memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 17:26 WIB

Tumbler Dan Gejala Sosial Baru

gejala sosial tentang gaya hidup membeli tumbler
Tumbler. (Sumber: Pexels | Foto: Ivan S)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:49 WIB

Hafal Daftar Cicilan, tapi Lupa Impian

Gen Z sering dianggap generasi manja, padahal banyak dari mereka yang memikul beban finansial keluarga di pundaknya.
Ilustrasi cicilan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Shvets)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 16:38 WIB

Saat Angka Pengangguran Masih Tinggi, Keterampilan Jadi Harapan Baru

Salah satu penyebab utama tingginya pengangguran adalah ketidaksesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan pasar.
Pelatihan perbaikan AC dan handphone Ini ditujukan bagi masyarakat tidak mampu agar mereka memiliki keterampilan praktis yang bisa langsung diaplikasikan. (Sumber: Dok BSI Maslahat)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:07 WIB

Es Pisang Ijo Saparua: Perpaduan Sederhana Rasa Luar Biasa

Rekomendasi es viral yang enak di Kota Bandung sambil olahraga pagi menjelang siang.
Foto diambil langsung di Saparua Sport sambil menikmati indahnya pemandangan. (Foto: Rizki Hidayat)