Potensi Bisnis Mall Bandung Menguat di Tengah Tren Konsumsi dan Gaya Hidup Urban

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Kamis 27 Nov 2025, 19:55 WIB
Ilustrasi. Mall di Bandung tidak lagi sekadar menjadi ruang transaksi, melainkan telah bertransformasi menjadi destinasi pengalaman yang menyatukan belanja, hiburan, kuliner, dan interaksi sosial. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

Ilustrasi. Mall di Bandung tidak lagi sekadar menjadi ruang transaksi, melainkan telah bertransformasi menjadi destinasi pengalaman yang menyatukan belanja, hiburan, kuliner, dan interaksi sosial. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

AYOBANDUNG.ID -- Bandung sebagai kota kreatif dan pusat gaya hidup urban terus menunjukkan dinamika baru dalam industri ritel modern. Mall di kota ini tidak lagi sekadar menjadi ruang transaksi, melainkan telah bertransformasi menjadi destinasi pengalaman yang menyatukan belanja, hiburan, kuliner, dan interaksi sosial.

Fenomena ini terlihat jelas dari langkah 23 Paskal yang menghadirkan ā€œGreat Christmas Dealsā€ sepanjang Desember 2025, sebuah terobosan yang menggeser tradisi lama midnight sale menjadi perayaan belanja yang lebih modern, nyaman, dan penuh atraksi. Transformasi ini sejalan dengan tren konsumsi masyarakat yang semakin mencari pengalaman holistik.

Data Badan Pusat Statistik Jawa Barat menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025, dengan kontribusi lebih dari 55 persen terhadap PDRB. Angka ini menegaskan bahwa mall berperan sebagai kanal penting dalam distribusi konsumsi, sekaligus menjadi ruang yang membentuk pola belanja baru di kalangan masyarakat urban.

23 Paskal sendiri telah menegaskan diri sebagai lifestyle destination dengan lebih dari 271 tenant, meningkat dari 185 tenant sebelumnya. Kehadiran tenant internasional, zona anak, hingga area kuliner terbuka menjadikan mall ini bukan hanya ruang belanja, tetapi juga ruang rekreasi keluarga dan komunitas.

Leasing & TCR Manager 23 Paskal, Ilham Arif Akbar, menegaskan bahwa customer kini mencari pengalaman terlebih dahulu sebelum berbelanja. Karenanya, kata dia, mall di Bandung harus terus berinovasi agar relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

ā€œExperience ini yang secara konsisten kami terus kembangkan, kami terus tumbuhkan. Apalagi, dunia mall bisnisnya kan cukup dinamis. Kebiasaan customer juga perubahannya cukup signifikan makanya kami juga harus selalu beradaptasi terhadap perubahan-perubahan,ā€ ujarnya.

Konsep ini pun sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Bandung yang kini dinilai datang ke mall bukan hanya untuk membeli barang, melainkan untuk merasakan ambience, musik, kenyamanan parkir, hingga atraksi hiburan yang membangun pengalaman menyeluruh.

Ilham mencontohkan, event internasional seperti PokƩmon Play Lab, Lego Christmas Tree dari Denmark, hingga Skyward Project menjadi magnet baru yang memperkuat citra Bandung sebagai kota dengan mall yang berani tampil berbeda. Kehadiran program tematik mancanegara ini, kata Ilham, bukan hanya memperkaya pengalaman belanja, tetapi juga memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi wisata urban yang mampu bersaing dengan kota besar lain di Indonesia.

Senada, Campaign Manager 23 Paskal, Indra, menambahkan bahwa angka kunjungan saat peak season di mall ini mencapai rata-rata 60 ribu orang per hari, bahkan pernah menembus 74 ribu. Pasalnya, lanjut Indra, mall kini diposisikan sebagai ruang ketiga setelah rumah dan kantor, tempat masyarakat mencari pengalaman sosial sekaligus hiburan.

ā€œAs a third space, sebenarnya balik lagi kita selalu ingin menjadi the iconic mall di Bandung. Yang artinya di mana kita ingin menjadi ruang experience penuh bagi orang yang datang untuk bisa merasakan pengalaman yang berbeda,ā€ ujarnya.

Strategi 23 Paskal ini juga memperlihatkan bagaimana mall menjadi ruang diferensiasi di tengah persaingan tenant yang relatif serupa. Indra menekankan pentingnya strategi ā€œalways being differentā€ dengan menghadirkan tenant eksklusif seperti Popmart yang hanya tersedia di 23 Paskal. Diferensiasi ini menjadi kunci daya tarik bagi generasi muda Bandung yang mencari eksklusivitas dan pengalaman unik.

Tak hanya itu, kehadiran mall sebagai ruang publik juga memperkuat ekosistem industri kreatif kota. Dari konser, pameran, dan kolaborasi komunitas yang rutin digelar di 23 Paskal memperlihatkan bagaimana mall dapat menjadi wadah bagi ekspresi kreatif sekaligus memperkuat identitas Bandung sebagai kota kreatif.

Mall tidak lagi sekadar ruang komersial, tetapi juga ruang budaya yang menyatukan masyarakat. Dengan lokasi strategis di Paskal Hypersquare, 23 Paskal menjadi pintu gerbang wisatawan yang datang ke Bandung. Tak hanya sebagai ruang belanja, strategi destinasi wisata urban ini juga memperkuat citra kota sebagai pusat gaya hidup.

Hal ini sejalan dengan data BPS Kota Bandung yang mencatat peningkatan signifikan kunjungan wisatawan domestik pada 2025, yang secara langsung berdampak pada lonjakan konsumsi di sektor ritel dan hospitality.

Generasi muda Bandung, khususnya Gen Z, menunjukkan preferensi yang kuat terhadap mall yang menawarkan ruang interaktif, hiburan tematik, dan tenant eksklusif yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Tren ini mendorong mall untuk terus berinovasi agar mampu menjadi trendsetter dalam industri ritel.

ā€œKarena ternyata orang-orang yang datang ke 23 Paskal misalnya, itu mereka mencari experience dulu, mereka merasakan dulu ambience, musiknya, parkirnya, dan lain-lain yang sifatnya experience itu, yang akhirnya mengmbuat mereka impulsif untuk belanja. Dan ini yang diharapkan sama 23 Paskal dan industri mall yang lain,ā€ ujar Ilham.

Alternatif produk UMKM Fesyen atau serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/6AcuUnx95p
  2. https://s.shopee.co.id/50Qx6lD3A2
  3. https://s.shopee.co.id/2qMSWo6oHj
  4. https://s.shopee.co.id/6fZB61jzas

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Des 2025, 16:37 WIB

10 Netizen Pilihan November 2025, Mengulas Fenomena Turisme Bandung

Pada edisi kali ini, tema besar ā€œFenomena Turisme Bandungā€ menjadi sorotan utama.
Jalan Braga tidak hanya menjadi saksi bisu kemegahan masa lalu, tapi juga rumah bagi seniman jalanan yang menantang arus zaman lewat goresan kanvas. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 05 Des 2025, 14:47 WIB

Orang Sunda 'Jago'-nya Ciptakan Akronim Nama Makanan yang Lucu dan Gampang Diingat

Semua akronim itu dibuat para penciptanya untuk memudahkan mengingat, selain juga ada unsur heureuy sesuai karakter urang Sunda.
Cimol. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: AWG97)
Beranda 05 Des 2025, 12:58 WIB

Banjir Bandang Cililin Bukan Lagi Bencana Tahunan, Tapi Alarm Kerusakan Hulu Bandung Barat

Air bah menyapu sedikitnya 5 hektare lahan pertanian, puluhan ton ternak ikan, serta merendam sentra wisata kuliner yang menjadi penggerak ekonomi warga.
Seorang pekerja sedang membersihkan wisata kuliner Lembah Curugan Gunung Putri yang diterjang banjir bandang, pada Kamis 4 Desember 2025. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Restu Nugraha Sauqi)
Ayo Netizen 05 Des 2025, 12:54 WIB

Pedagang Kaki Lima dan Parkir Liar Hantui Mobilitas Kota Bandung

Kemacetan Kota Bandung diperparah akibat PKL dan parkir liar yang memakan badan jalan.
Aktivitas pedagang kaki lima mengurangi ruang kendaraan di ruas Jalan Moch. Toha, Kota Bandung, Selasa (2/12/25). (Sumber: Nathania)
Ayo Netizen 05 Des 2025, 11:54 WIB

Dibangun untuk Olahraga, Taman Fitnes Tak Terawat malah Dipakai Nongkrong

Fasilitas yang berkarat dan kondisi taman yang tak terjaga membuat Taman Fitnes Jl. Teuku Umar tak optimal digunakan.
Tampak depan taman fitnes, dengan suasana sendu disore hari. (02/12/2025) (Sumber: Penulis | Foto: Syafitriani Rahmawati)
Ayo Netizen 05 Des 2025, 10:46 WIB

Perpaduan Cita Rasa Yoghurt dan Ice Cream Tianlala

Perpaduan yogurt segar dan ice cream lembut di Tianlala menawarkan rasa unik yang sulit dilupakan. Suasananya nyaman, harganya ramah, membuat pengalaman mencicipinya semakin menyenangkan.
Tianlala seperti oase kecil yang bisa membangkitkan mood siapa saja yang lewat. (Sumber: Dok. Penulis).
Ayo Netizen 05 Des 2025, 09:38 WIB

Polemik Beton di Atas Awan, Infrastruktur Ikonik Bandung ā€˜Warisan RK’

Kritik kepada wali kota bandung atas aksi lempar melempar tanggung jawab terkait Teras Cihampelas.
Tulisan ā€œTeras Cihampelasā€ yang dulu ramai, sekarang terlihat sunyi dan sepi 
(1/12/2025) (Sumber: Calya Pratista) (Sumber: Calya Pratista | Foto: Calya Pratista)
Ayo Netizen 05 Des 2025, 08:45 WIB

Pisang Ijo Hadir dengan Inovasi Baru di Bojongsoang

Gerai Pisang Ijo di Bojongsoang menawarkan inovasi dengan es krim fla, dan keju.
Gerai Pisang Ijo menghadirkan cita rasa baru jajanan tradisional melalui perpaduan fla manis, keju, dan es krim yang berlokasi di Jalan Raya Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (01/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ruth Sestovia Purba)
Beranda 05 Des 2025, 07:38 WIB

Sinyal Krisis Ekologis Mengintai Jawa Barat

Iwang mendesak agar pemerintah memperketat aktivitas di kawasan hutan dan memperkuat penegakan hukum sebelum kondisi berubah menjadi krisis ekologis yang lebih parah.
Air Sungai Cibitung di Kabupaten Bandung Barat meluap akibat tak mampu lagi menahan debit besar akibat hujan deras. (Sumber: sekitarbandung.com)
Beranda 04 Des 2025, 21:52 WIB

Ratusan Hektare Kebun Teh Malabar Hilang: Benarkah Karena HGU Habis dan Lemahnya Pengawasan?

Secara keseluruhan, dalam satu tahun terakhir, sekitar 150 hektare kebun teh telah hilang akibat penyerobotan dan pembabatan liar.
Ilustrasi kebun teh. (Foto: Rashid/Unsplash)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 20:11 WIB

Polisi Tidur Besar dan Tinggi di Batununggal Seakan Tak Ada Habisnya

Polisi tidur di Batununggal yang terlalu besar dan banyak membuat warga terganggu dan membahayakan pengendara.
Salah satu polisi tidur yang ada di jalan tersebut membuat warga resah. Batununggal, Kota Bandung, Selasa 2 Desember 2025. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Alyssa Aura Jacinta)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 18:41 WIB

Parkir liar di Jalan Riau Kota Bandung Rugikan Hak Pengguna Sepeda dan Pejalan Kaki

Jalan Riau Kota Bandung menjadi saksinya saat trotoar dan jalur pesepeda kehilangan haknya.
Kendaraan parkir sembarangan menutup jalur sepeda dan trotoar di Jalan Riau, Kota Bandung, sehingga mengganggu pengguna trotoar dan jalur sepeda.Jln.Riau, Kota Bandung, Jumat, 28 November 2025 (Sumber: Nazira Takiya | Foto: Nazira Tazkiya)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 18:19 WIB

Talenta Pelajar Bandung dan Urgensi Alat Peraga Pendidikan

Talenta pelajar di Bandung banyak yang sulit berkembang karena kondisi sekolah kekurangan alat peraga pendidikan dan fasilitas laboratorium sekolah.
Alat peraga pendidikan di Pudak Training Center Gedebage Bandung (Sumber: Dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 17:53 WIB

Tari Merak dan Dinamika Gen Z, Menari Sambil Mengejar Karier

Usia transisi antara remaja dan dewasa umumnya menjadi masa seseorang membangun karier.
Rani Nurhayani memperagakan keindahan kostum Tari Merak pada Jumat (31/10/2025) di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Nadia Khaerunnisa)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 17:45 WIB

Minimnya Penerangan di Sebagian Jalan Soekarno-Hatta Bandung pada Malam Hari

Kurangnya penerangan jalan pada beberapa titik Jalan Soekarno-Hatta Bandung menjadi keluhan warga dan pengguna jalan.
Salah satu ruas jalan Soekarno Hatta Bandung ketika malam hari yang minim dengan  penerangan, Minggu, 30 November 2025, Jalan Soekarno Hatta Bandung. (Sumber: Dok. Penulis | Foto: Sela Rika)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 16:46 WIB

Tahura Gunung Kunci Wisata Alam Bersejarah di Sumedang

Tahura Gunung Kunci di Sumedang bukan hanya tempat wisata alam yang asri, tapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya penting.
Ruang bunker pertahanan Belanda yang mempunyai 17 ruangan di dalamnya, yang terletak di Desa Citamiyang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis ( 6/11/2025 ). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Aulira)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 16:35 WIB

Y2K Fever di Bandung: Gaya Lama yang Menjadi Simbol Diri Generasi Z

Gaya Y2K kini kembali menjadi tren lifestyle di kalangan Gen-Z.
Beberapa anak muda sedang berbelanja pakaian bergaya Y2K di toko Disclosure, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, pada Selasa (4/11/2025) (Sumber: Adventia)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 15:21 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Coffee Matter Jadi Tempat Nongkrong Plus Event Komunitas di Bandung

Lagi cari spot ngopi yang santai tapi tetep aesthetic? Coffee Matter bisa jadi jawabannya.
Sajian Coffee Matter. (Sumber: Dok. Penulis | Foto: Najla Fayrus)
Ayo Netizen 04 Des 2025, 15:06 WIB

Antara Popularitas dan Progres: Sepuluh Bulan Pemerintahan Farhan–Erwin

Refleksi 10 bulan pemerintahan Farhan-Erwin.
Walikota dan Wakil Walikota Bandung, M. Farhan dan Erwin. (Sumber: Pemprov Jabar)
Ayo Jelajah 04 Des 2025, 13:04 WIB

Jejak Lutung Kasarung, Film Indonesia Perdana Diputar di Bandung Tahun 1926

Sejarah pemutaran film Loetoeng Kasaroeng pada 1926 di Bandung, produksi pribumi pertama yang memadukan legenda Sunda, dukungan bangsawan Bandung, serta upaya teknis awal industri film Hindia Belanda.
Para pemain film Loetoeng Kasaroeng. (Sumber: KITLV)