Errin Ugaru, Dari Pencarian Gaya ke Manifesto Fesyen yang Merayakan Kekuatan Perempuan

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Selasa 08 Jul 2025, 15:29 WIB
Bagi Errin Ugaru, nama yang kini dikenal sebagai pelopor gaya edgy dalam busana muslim, proses membangun bisnis adalah perjalanan penuh eksplorasi. (Sumber: Errin Ugaru)

Bagi Errin Ugaru, nama yang kini dikenal sebagai pelopor gaya edgy dalam busana muslim, proses membangun bisnis adalah perjalanan penuh eksplorasi. (Sumber: Errin Ugaru)

AYOBANDUNG.ID -- Tidak semua brand lahir dari visi yang jelas sejak awal. Bagi Errin Ugaru, nama yang kini dikenal sebagai pelopor gaya edgy dalam busana muslim, proses membangun bisnis fesyen adalah perjalanan penuh eksplorasi, ketekunan, dan keberanian.

Di balik koleksi serba hitam dan bahan kulit yang khas, ada cerita tentang transformasi ide dan pencarian jati diri kreatif yang dirangkai perlahan oleh sang founder.

“Tante Errin itu bukan sekadar desainer. Dia itu visioner yang tahu betul apa yang ingin dia sampaikan lewat setiap potong busana,” ungkap Petri Anika, Asisten Brand Fesyen Errin Ugaru kepada Ayobandung.

Brand Errin Ugaru resmi berdiri pada tahun 2009, namun Petri mengakui bahwa pada tahap awal, gaya rancangan Errin masih dalam proses pencarian.

“Di awal-awal itu masih nyari-nyari style yang cocok dengan karakter Tante Errin sebagai owner sekaligus designer kami,” cerita Petri.

Koleksi fesyen dari Errin Ugaru. (Sumber: Errin Ugaru)
Koleksi fesyen dari Errin Ugaru. (Sumber: Errin Ugaru)

Transformasi terjadi perlahan, hingga pada 2011, karakter desain mulai menemukan bentuknya. Cutting yang tegas, pemilihan bahan yang berani seperti kulit, dan proporsi pundak yang tajam menjadi elemen khas yang mengokohkan identitas brand.

Bagi Errin, desain bukan sekadar estetika. Ia ingin menjadikan busana sebagai simbol kekuatan perempuan. “Konsep kami adalah merayakan sisi kuat perempuan. Ada kelembutan, tapi juga power yang nggak kalah penting,” kata Petri.

Nama "Errin Ugaru" bukanlah kebetulan. Errin adalah nama sang desainer, sementara "Ugaru" adalah akronim dari "Urang Garut", mengacu pada akar budaya Errin yang berasal dari daerah tersebut.

Filosofi lokal ini, kata Petri, memberikan napas otentik dalam narasi brand yang kini tampil di panggung mode nasional.

“Errin itu nama founder kami. Ugaru adalah singkatan dari ‘Urang Garut’, karena Tante Errin berasal dari sana,” jelas Petri.

Desain gelap nan edgy yang identik dengan brand ini pun bukan untuk membentuk kesan gotik atau kelam, melainkan ingin menunjukkan bahwa warna-warna gelap dapat menciptakan gaya yang kuat dan mengagumkan.

“Tante Errin ingin menunjukkan kalau warna-warna gelap itu bisa dipadupadankan menjadi style yang mengagumkan dan beda,” tegas Petri.

Koleksi serba hitam dari brand Errin Ugaru. (Sumber: Errin Ugaru)
Koleksi serba hitam dari brand Errin Ugaru. (Sumber: Errin Ugaru)

Tak hanya itu, salah satu elemen yang konsisten muncul di setiap koleksi adalah ritsleting. Zipper bukan hanya fungsi, melainkan bagian dari narasi visual brand Errin Ugaru.

“Tante Errin suka banget sama material ritsleting. Di semua koleksi pasti ada zipper, itu semacam identitas desain,” ungkap Petri.

Selain itu, penggunaan teknik layering jadi ciri khas terbaru. Banyak koleksi yang terlihat kompleks, padahal secara teknis hanya terdiri dari dua lapisan utama.

Konsep play pieces memberi keleluasaan pada pemakai untuk mengekspresikan diri dengan berbagai kombinasi. Tak berhenti di gaya gelap, Errin juga berani menjelajahi palet warna terang dalam tema seasonal.

“Contohnya di koleksi summer, Tante Errin eksplor gabungan warna gelap dengan terang. Tapi tetap ada benang merahnya,” ungkap Petri.

Koleksi fesyen dari Errin Ugaru. (Sumber: Errin Ugaru)
Koleksi fesyen dari Errin Ugaru. (Sumber: Errin Ugaru)

Bagi Petri, proses membangun brand Errin Ugaru bukan hanya soal fashion show atau koleksi, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap karakter desain yang unik dan konsisten.

Brand ini perlahan dikenal sebagai rumah bagi perempuan muslim yang ingin tampil berani namun tetap modest. Prosesnya tidak instan, dari pencarian gaya, eksplorasi desain, hingga penegasan identitas yang kini melekat kuat.

Informasi Errin Ugaru

Instagram: https://www.instagram.com/errin_ugaru

Order by WA: 081214901233

Shopee: https://s.shopee.co.id/AUirBa54Te

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Jan 2026, 19:48 WIB

Kenapa Americano Jadi Favorit Baru Anak Muda? Ini Manfaatnya!

Americano lagi viral karena rasanya ringan, dan kalorinya rendah.
Ini dia manfaat dari kopi Americano yang perlu kamu ketahui! (Sumber: Freepik)
Ayo Jelajah 13 Jan 2026, 18:47 WIB

Riwayat Bandung Tiris, saat Hawa Dingin Kepung Kota Cekungan

Letak geografis Bandung membuat udara dingin mudah terperangkap dan menciptakan sensasi sejuk hingga menggigil sejak dulu.
Ilustrasi cuaca dingin Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan al Faritsi)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Profesi dan Hobi Harus Seimbang: Seorang Guru SMA Membuktikan Ambisinya

Guru SMA Lisda Nurul Romdani sukses menaklukkan maraton dan trail run (35 km) di tengah jadwal padat, membuktikan ambisi, mental, dan konsistensi.
Lisda Nurul Romdani seorang guru SMA membuktikan hobinya sebanding dengan rutinitas mengajar saat mengikuti Half Marathon Pocari Sweat Run 2024 di Bandung. (Sumber: @lisdaanr | Foto: @fotoyu_official Pocari Sweet RUN 2024)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Kekurangan Vitamin D, Masalah Nutrisi Anak yang Masih Mengakar di Indonesia

Kekurangan vitamin D masih cukup sering ditemukan pada anak usia sekolah dan dapat berdampak pada kesehatan tulang dan gigi.
Ilustrasi kekurangan vitamin D masih menjadi masalah nutrisi yang cukup umum pada anak dan remaja, termasuk di Bandung. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 17:19 WIB

Resolusi 2026 Warga Bandung: Berharap Transportasi Umum yang Lebih Terintegrasi

Keluhan warga Bandung mengenai transportasi umum yang dinilai belum efisien dan kurang terintegrasi.
Suasana metro jabar trans dipenuhi penggunana di sore hari sepulang kerja (03/12/2025). (Sumber: Pribadi | Foto: M. Kamal Natanegara)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 16:18 WIB

Penyairan Masa Kini: Bahasa yang Mencari Rumah Baru

Penyair masa kini menjaga kedalaman di tengah riuh digital, merawat bahasa, melampaui klise, dan menghadirkan ruang hening saat dunia bergerak terlalu cepat.
Puisi mencari napas baru, sementara penyair menjaga jantung bahasanya. (Sumber: Pixnio/Bicanski)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 16:06 WIB

Gen Z dari Scrolling ke Running, Gaya Hidup Baru yang Menggerakkan Pasar Kebugaran

Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru.
Ilustrasi. Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 14:34 WIB

'Doom Spending' dan Generasi yang Menyerah Membeli Masa Depan

Mengapa anak muda memilih "kebahagiaan kecil" yang mahal saat impian besar seperti rumah makin mustahil dicapai gaji UMR.
Ilustrasi dompet kosong. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 13:13 WIB

Bandung Makin Macet, Transportasi Umum Bisakah Jadi Penolong?

Kesenjangan Pusat Kota yang Diperhatikan dan Pinggiran Kota yang Terlupakan
Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 11:37 WIB

Chopper: Sejarah dan Makna Desain Mesin Kebebasan Roda Dua

Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an.
Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an. (Sumber: Pexels | Foto: Rachel Claire)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 10:19 WIB

Tren Coffee Shop Jadi Markas Mahasiswa Bandung 'Ngebut Tugas' Menjelang UAS

Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 09:34 WIB

Menjadi Mahasiswa IKIP Bandung (Bagian Dua)

Di sekitar kampus IKIP Bandung (UPI), Jalan Setiabudhi dulu berjajar penjual pisang Lembang.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 07:50 WIB

Ngopi, Duduk, dan Biarkan Pikiran Bernapas

Bagi Kopi menawarkan ruang sederhana dan hangat di tengah malam yang tenang.
Sederhana saja, secangkir kopi dan ketenangan di Bagi Kopi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 20:01 WIB

Pentingnya Pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai Upaya Memperkuat Sistem Tata Kelola Pemerintahan

RUU Perampasan Aset hadir sebagai instrumen yang dapat menutup celah tindak korupsi.
Ilustrasi kriminalitas. (Sumber: Pexels | Foto: Kindel Media)
Ayo Jelajah 12 Jan 2026, 19:17 WIB

Hikayat Perburuan Komplotan Komunis Bandung, Priangan dalam Kepungan Polisi Kolonial

Operasi besar polisi kolonial memburu komplotan komunis di Bandung dan Priangan pada 1927 yang membuat kota hidup dalam kecurigaan.
Berita tentang dugaan plot komunis di Bandung di koran De Avondpost edisi 19 Oktober 1927.
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 18:47 WIB

Menyelami Riuhnya Ekspresi Seniman Bandung: Dari Ruang Kreatif Hingga Panggung Kontemporer

Di balik hiruk-pikuk jalan dan lalu lintasnya, Bandung tak pernah kehabisan nada, warna, dan kisah. Kota ini bukan sekadar pusat kuliner dan fashion, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi seni.
Suasana pembukaan Pasar Seni ITB. (Sumber: fsrd,itb)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 18:27 WIB

Rumah Pertama Jadi Mimpi Jauh, 65 Pesimis Gen Z Pesimis Mampu Membeli

Memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z.
Ilustrasi memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 17:26 WIB

Tumbler Dan Gejala Sosial Baru

gejala sosial tentang gaya hidup membeli tumbler
Tumbler. (Sumber: Pexels | Foto: Ivan S)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:49 WIB

Hafal Daftar Cicilan, tapi Lupa Impian

Gen Z sering dianggap generasi manja, padahal banyak dari mereka yang memikul beban finansial keluarga di pundaknya.
Ilustrasi cicilan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Shvets)