Menikmati Kuliner dengan View Sawah di Cimaung

2 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Menikmati Kuliner View Sawah (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Menikmati Kuliner View Sawah (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Tiga Puluh menit dari kabupaten Bandung terdapat sebuah kafe dengan pemandangan asri. Sawah-sawah hijau luas sepanjang mata memandang. Lalu tiba-tiba bisa menguning ketika masa panen akan datang. Gemercik air terdengar di tengah sepi, saat sepanjang aliran sungai bernama Cisangkuy memancarkan keeksotisannya.

La Cabin Cafe & Resto, merupakan sebuah kafe dengan pemandangan alam yang masih asri. Berlokasi di Jl. Babakan Cianjur Rt.02 Rw.03, Malasari, Kec. Cimaung, Kab. Bandung Jawa Barat.

Sepanjang perjalanan menuju lokasi ini akan melewati pemukiman warga, pesawahan juga beberapa pohon yang menjulang cukup tinggi. Akses jalan sebagian besar sudah terbuat dari aspal, meski masih ada beberapa berlubang dan tak kunjung mendapat perbaikan.

Di pintu masuk terdapat gapura mirip dengan ornamen khas Ubud Bali. Di tengah terdapat ruangan kaca untuk pemesanan. Berdampingan dengan undakan panggung kecil yang sepertinya digunakan untuk live musik.

Ada beberapa spot yang bisa dipilih saat berkunjung kemari. Lantai dua dengan ornamen kayu yang cocok untuk private dan acara keluarga. Sementara pada bagian bawah terdapat meja dengan konsep lesehan beralaskan rumput sintesis.

Sambil menunggu makanan berat, saya memesan tempe mendoan dengan sambal kecap dan potongan cabe rawit. Ditemani segarnya es kuwut khas bali. Tiga puluh menit kemudian satu piring Nasi Goreng La Cabin dengan bumbu segar dari cikur juga rasa gurih dari bumbu rahasia cukup memanjakan lidah.

Sambil sesekali memandang hijaunya sawah, membuat diri merenung dan mensyukuri kehidupan yang diberikan sampai detik ini. Ditutup dengan dessert manis ala La Cabin bernama "La Cabin Coconute, berisi beberapa potongan buah segar dan manis, varian rasa dari ice cream juga dipercantik dengan sprinkle berwarna-warni.

Pemandangan Sungai Cisangkuy dari Bawah Jembatan Jagabaya (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Pemandangan Sungai Cisangkuy dari Bawah Jembatan Jagabaya (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Makan di sini cukup menyenangkan, suasana yang tenang, alunan musik yang membuat rileks dan pemandangan yang begitu memanjakan mata.

Sayangnya ketika makan terdapat cukup banyak lalat yang beterbangan. Kondisi ini cukup mengganggu karena makan terasa buru-buru. Mungkin kedepannya kafe bisa menyediakan lilin di tengah meja hidangan untuk meminimalisir jumlah lalat yang ada.

Serunya berkunjung ke La Cabin adalah bisa menyapa warga sekitar yang sedang bertani. Melihat anak-anak kecil yang bermain air disekitaran sungai, rasanya seperti pulang ke kampung halaman.

Berada di bawah jembatan tak kalah seru, rasanya seperti nonton film Si Bolang (Si Bocah Petualang). Bisa blusukan tapi bukan ke gorong-gorong seperti para birokrat.

Blusukan kali ini cukup sederhana, hanya ingin menyapa rerumputan kering di pinggir jalan yang membawa akses menuju pinggir sungai. Bukan untuk mencari atensi warga sekitar tapi murni hanya ingin menikmati alam yang sudah disuguhkan oleh Tuhan.

Jembatan Gantung Jagabaya Cimaung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Jembatan Gantung Jagabaya Cimaung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Mengambil sebuah pose di Jembatan Jagabaya menjadi sebuah kenangan yang patut untuk di coba. Jembatan ini dibuat untuk menghubungkan Desa Jagabaya dengan Desa Mulyasari.

Berdasarkan informasi dari warga setempat jembatan ini sangat berguna sebagai aksesibilitas masyarakat untuk menuju lahan pertanian, sekolah, pesantren dan kegiatan muamalah berupa komoditas sayuran antar desa. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 06 Okt 2026, 19:22

Ruang Kreatif Revitalisasi Bahasa Ibu

Sering kali orang tua jarang menggunakan bahasa daerah di rumah karena memilih membiasakan anak berbahasa Indonesia. Terkait ini ketika orang tua berlatar beda suku dan beda bahasa.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 18:23

Mengenang Peristiwa G30S Melalui Lembaran Berita Yudha

Membuka kembali Berita Yudha edisi 30 Oktober 1965, berarti membuka sebuah jendela menuju Indonesia beberapa pekan setelah G30S.

Halaman Muka surat kabar Berita Yudha edisi Oktober 1965, yang merekam pemberitaan mengenai situasi dan peristiwa penting di Indonesia pasca-G30S. (Foto: Kin Sanubary)
Bandung 06 Okt 2026, 17:53

Mengintip Potensi Ekonomi Kreatif Kota Bandung Lewat Layar Perfilman dan Kolaborasi Komunitas

Tren pemutaran film independen, festival sinema alternatif, hingga pertumbuhan ruang pemutaran komunitas di Kota Kembang membuktikan tingginya dahaga publik terhadap ragam narasi visual.

Bandung World Cinema (BWC) 2026 dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem perfilman sekaligus mendorong pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif di Kota Bandung.
Sejarah 06 Okt 2026, 17:16

Sejarah Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

Jejak naturalisasi Timnas Indonesia bukan fenomena baru. Perjalanan dari Van der Vin pada era 1950-an hingga gelombang diaspora saat ini.

Pemain Timnas Indonesia dalam laga kontra Thailand dalam Asean Cup 2026. (Sumber: Vidio)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 17:03

Bandung, Banjir, dan Rutinitas Tahunan yang Tak Pernah Ada Solusi

Banjir di Bandung kerap kali menjadi event tahunan yang tidak pernah menemukan solusi yang pasti.

Banjir Tahunan di Kab. Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 16:29

Pesona Garut: 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Lanskap alam Kabupaten Garut menyajikan kekayaan vegetasi dan topografi yang memikat.

Situ Cangkuang, Leles, Garut. (Sumber: Wikimedia Commons/Lisensi CC | Foto: Mssetiadi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 15:33

Cagar Budaya dan Ragam Gaya Bangunannya di Kota Bandung

Jelajahi pesona sejarah Kota Bandung melalui jejak Cagar Budaya. Temukan kisah unik di balik arsitektur ikonis Art Deco, situs kolonial dan warisan legendaris yang tetap lestari hingga kini.

Gedung Sate, Bandung, 2024 (Sumber: Wikipedia | Foto: Rahmat Denas)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 13:08

RT/RW di Bandung Tidak Perlu Jadi Densus 88 Kecil-kecilan

Teror adalah peristiwa langka. Pergantian penghuni kontrakan adalah peristiwa sehari-hari.

Tim Densus 88. (Sumber: ayobandung.com | Foto: suara.com via ayobandung.com)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 10:49

Membincangkan Hujan di Musim Kemarau

Membicarakan hujan dalam kacamata kesadaran lingkungan dan seni.

Ilustrasi musim hujan. (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 06:30

PHBS Sebagai Modalitas Kesehatan Warga Kota Bandung

Tahun 2026 ini, influenza tipe A ini menjadi gambaran yang sama, meski oleh pemerintah tidak lagi di-covidkan. Namun kekhawatiran masyarakat tetap trauma dan ketakutan berlebihan.

Ilustrasi penderita influenza.
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 20:09

Ruang Terbuka Hijau di 30 Kecamatan di Kota Bandung

Artikel ini mengulas kondisi Ruang Terbuka Hijau di 30 kecamatan Kota Bandung. Temukan sebaran, fasilitas publik, keasrian lingkungan dan upaya pelestarian taman kota demi Bandung yang lebih asri.

Aktivitas warga di taman Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 9 Juli 2022. (Sumber: Ayobandung | Foto: Magang Foto/Algifari Tohaga Abdillah)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 19:22

Ketika Wajah-Wajah Populer Mengisi Halaman Majalah Selecta Edisi Oktober 1970

Membuka kembali majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Begitu pula ketika kembali membaca Majalah Selecta edisi Oktober 1970.

Hastarita Abdullah, fotomodel 17 tahun, tampil di sampul depan Majalah Selecta edisi Oktober 1970. Sementara Trio Nindya Sisters, tiga bersaudari asal Solo, tampil di sampul belakang, 56 tahun silam. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 17:03

10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 16:16

Ronda Malam: Mereka yang Berjaga saat Warga Terlelap

Ketika warga terlelap, petugas ronda tetap terjaga. Di RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, ronda malam menjadi ikhtiar keamanan sekaligus bukti bahwa semangat gotong royong masih menyala.

Ilustrasi warga Indonesia sedang ronda. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 15:02

Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

Kota Bandung kini terus berbenah menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain berfungsi menjaga keseimbangan alam dan menekan polusi, kehadiran taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi warga.

Taman di Jl. Tongkeng No.46, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 13:41

Mencegah KBGO di Kampus: Bukan Lagi Soal Perempuan Menjaga Diri

Seruan agar perempuan "pandai menjaga diri" di ruang digital tak lagi cukup. Kampus harus hadir secara sistemik menjamin ekosistem belajar yang aman bagi mahasiswi.

Pembukaan Latsar CPNS Tahun 2022 (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SkTAN)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 11:04

Kesehatan Mental Kita di Hari Sumpah Pemuda

Refleksi peringatas Sumpah Pemuda dengan isu keshatan mental.

Sumpah Pemuda & Kesehatan Mental. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 10:14

Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota

Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.

Lahan pekuburan di salah satu sudut Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 19:10

Batik dari Warisan Budaya Tradisional Menuju Fashion Internasional

Tahun 2009, UNESCO telah telah memasukkan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Batik perlu bergerak dari craft based economy menuju creative fashion industry. Dan dari produk menjadi nilai.

Koleksi batik Retno Mulyo. (Sumber: Batik Retno Mulyo)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 16:38

Memikirkan Kembali Sumber Daya Energi Baru: Terbarukan Berbiaya Murah dan Ramah Lingkungan

Mengulas solusi energi baru dan terbarukan yang murah serta ramah lingkungan.

Pengelola Waduk Jatiluhur menyebutkan kemarau panjang pada Juli 2023 menyebabkan tinggi muka air waduk mengalami penyusutan hingga 10 meter atau 2 meter diambang batas kritis. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)