Challenge Gokart Paling Seru di Bandung Timur

Zaidan Muafa
Ditulis oleh Zaidan Muafa diterbitkan Minggu 16 Nov 2025, 20:01 WIB
Sejumlah gokar sedang menjalani perawatan rutin di dalam bengkel yang berlokasi di Jl. AH. Nasution Kecamatan Cibiru, Kota Bandung(10/11/2025) (Foto: Zaidan Muafa)

Sejumlah gokar sedang menjalani perawatan rutin di dalam bengkel yang berlokasi di Jl. AH. Nasution Kecamatan Cibiru, Kota Bandung(10/11/2025) (Foto: Zaidan Muafa)

Bosan dengan rutinitas nongrong di kafe yang itu-itu saja? Sudah lsaatnya cari kegiatan yang lebih seru! Tinggalkan nongkrong biasa yang membosankan dan mari kita tantang nyali serta skill mengemudi di lintasan balap sungguhan.

Bandung punya arena yang sempurna untuk menguji sportivitas dengan teman yaitu di Zone 73! Zone 73 bukan sekadar tempat main gokart biasa, melainkan medan pertempuran kecepatan yang buka sampai larut malam. Merasa tertantang? ayo datang ke Zone 73 yang terletak di Jl. AH. Nasutin, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Berdiri sejak 2015, Zone 73 memiliki beberapa permainan seperti futsal, atv, panahan, gokart, paintball, dan arena bermain padel yang baru mereka buka diawal 2025 kemarin. Dengan harga yang terjangkau kalian bisa bermain beberapa permainan yang seru.

Ade selaku staff dari tim gokart Zone 73 Bandung menawarkan pengalaman balapan yang intens karena berfokus pada kualitas. Lupakan gokart yang lambat dan sulit dikendalikan. Di sini, para pengunjung akan mengendarai gokart performa tinggi yang dirancang untuk memberikan sensasi balapan yang sesungguhnya dengan spek mesin 200cc.

“Kami disini menggunakan mesin serbaguna yang ditenagai dengan bensin sebesar 200cc, tetapi karena mesin tersebut menahan beban maka, spek mesin tersebut akan menyerupai mesin 150cc,” ucapnya

Suasana mendung menyelimuti area sirkuit pada sore hari di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung (10/11/2025) (Foto: Zaidan Muafa)
Suasana mendung menyelimuti area sirkuit pada sore hari di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung (10/11/2025) (Foto: Zaidan Muafa)

Dia juga ingin memastikan pengalaman balapan yang aman dan optimal bagi semua pengunjung, di Zone 73 menerapkan peraturan ketat mengenai tinggi badan minimal bagi pengemudi gokart, yaitu 120 cm.

“Kami disini memiliki standar minimal untuk bermain gokart, yaitu tingginya minimal 120 cm, kalau tingginya kurang maka kami tidak izinkan untuk bermain,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa gokart disini cocok untuk para pemula yang baru pertama kali main gokart dan juga cocok untuk mereka yang ingin memasuki dunia kompetitif.

“Gokart disini sangat cocok untuk pengunjung yang pemula dan ingin mulai berkarir di gokart, karena disini akan kami latih dan jika sudah bisa menyelesaikan 1 putaran dengan waktu 1 menit, kami akan mengirimkan orang tersebut ke Jakarta agar dilatih lebih baik lagi oleh orang yang lebih berpengalaman,” ujarnya.

Aturan ini bukan sekedar formalitas, melainkan kebutuhan penting terkait keselamatan. Gokart dirancang dengan pedal gas dan rem yang memerlukan jangkauan kaki tertentu, serta setir yang perlu dipegang dengan posisi duduk yang ergonomis.

Jika pengemudi memiliki tinggi di bawah 120 cm, dikhawatirkan bagi mereka tidak dapat menjangkau pedal atau mengendalikan kemudi dengan maksimal, yang dapat membahayakan diri sendiri dan pembalap lain di lintasan. Oleh karena itu, pastikan semua anggota geng yang ingin berpartisipasi dalam challenge balapan memenuhi standar tinggi ini agar dapat menikmati sensasi memacu kecepatan dengan nyaman dan aman.

Zone 73 adalah wisata yang cocok bagi pengunjung yang ingin bermain gokart di Bandung, dengan harga yang terjangkau para pengunjung bisa merasakan sensasi balapan yang menyenangkan dan dapat mempererat pertemanan kalian. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Zaidan Muafa
Tentang Zaidan Muafa
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University 24

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 25 Feb 2026, 10:24

Bukan Sekadar Bangun Pagi, 5 Tradisi Sahur Penuh Cinta

Ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Tradisi, iya. Cari amal, iya. Hiburan juga iya. Tapi yang paling terasa itu silaturahmi. Karena di luar Ramadan jarang sekali bisa kumpul seramai ini.

Tradisi membangunkan sahur di kota dan pedesaan. (Sumber: Instagram | Foto: @sekeloaselatann)
Beranda 25 Feb 2026, 06:39

Makhluk Kecil Ini Ungkap Kondisi Sebenarnya Air Sungai di Teras Cikapundung

Penelitian terbaru di Teras Sungai Cikapundung menunjukkan bahwa kualitas air di hulu sungai Bandung kini berada dalam status tercemar sedang akibat limbah domestik dan aktivitas peternakan

Petugas bersama masyarakat melakukan bersih-bersih Teras Cikapundung, Kota Bandung, Kamis 16 Mei 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 24 Feb 2026, 18:47

Di Simpul Kredit dan Hunian: Transformasi Pembiayaan Perumahan dalam Lanskap Stabilitas Perbankan

Di simpul antara kebijakan makro dan kebutuhan rumah tangga, pembiayaan perumahan berdiri sebagai jembatan.

Warga beraktivitas di salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Beranda 24 Feb 2026, 15:31

Ramadan di Masjid Lautze 2: Saling Berbagi dan Tak Pernah Bertanya Latar Belakang

Pengemis, pengemudi ojek online, pekerja harian, musafir, hingga warga sekitar yang sekadar ingin mampir, duduk dalam barisan yang sama. Tak ada kursi khusus, tak ada sekat sosial.

Suasana ramadan di Masjid Lauetze 2 di Jalan Tamblong, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 15:01

Miskin di Ruang yang Rusak: Menggugat Politik Kemiskinan Ekologis di Indonesia

Mengkritik politik kemiskinan ekologis: warga miskin hidup di ruang rusak, sementara bansos hanya jadi solusi tambal sulam struktural.

Gundukan sampah. (Sumber: Pexels | Foto: Mumtahina Tanni)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 13:37

Ramadan yang Bukan Sekadar Fasting dalam Bahasa Inggris

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, seseorang tidak cukup hanya memahami konsep fasting.

Umat Muslim beribadah di Bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Annas Arfnahri)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 11:58

15 Istilah Penting Ramadan yang Mudah Dipahami WNA Nonmuslim di Indonesia

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, memahami istilah-istilah kuncinya adalah langkah awal yang penting.

Pedagang takjil di bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Umar ben)
Beranda 24 Feb 2026, 11:52

RW 15 Tembus FYP, Bangunin Sahur Jadi Wadah Berkarya Anak Sekeloa Selatan

Tradisi bangunin sahur anak-anak muda Sekelo Selatan sudah berjalan sejak 2007. Bukan sekadar keliling kampung, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi yang kini viral di media sosial.

Anak-anak muda Sekeloa Selatan pelaku tradisi bangunin sahur. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 08:09

Puasa Perisai Konsumtif

Jangan sampai nilai-nilai Ramadan ini tereduksi menjadi sekadar simbol dan rutinitas di tengah derasnya arus budaya konsumtif.

Pengunjung belanja pada Gelar Produk Pasar Tani di Bale Asri Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa 18 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 20:20

Reforma Agraria di Punclut: Negara Hadir atau Abai?

Di lereng yang menjadi bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU) itu, warga telah puluhan tahun menggarap lahan ex-erfpacht verponding.

Pertemuan warga Punclut (Foto: Dokumen Mang Aqli)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 16:20

Kumpulan Kata yang Mendadak Ramai Diucap Pas Ramadan

Berikut kumpulan kata khas Ramadan yang sering digunakan beserta maknanya.

Ilustrasi santri. (Sumber: Pixabay)
Bandung 23 Feb 2026, 15:25

Strategi Bertahan Gado Gado Gerobakan Cibadak Menembus Batas Zaman dan Pandemi

Merintis bisnis bukanlah wacana yang mudah. Perencanaan yang matang hingga eksekusi bisnis sampai di tahap mempunyai pelanggan setia, bukanlah proses yang mudah.

Kuliner tradisional yakni gado-gado gerobakan di kawasan Cibadak milik Efendi Wahyudin. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 14:18

Di Balik Kumpulan Kata Khas Ramadan, Memahami Bahasa dan Makna Sosial

Memahami istilah-istilah khas Ramadan berarti memahami bagaimana bahasa berfungsi sebagai medium pengalaman kolektif.

Seorang anak sedang mengaji. (Sumber: Pixabay | Foto: Joko_Narimo)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 12:13

Bahasa yang Menjadi Kontrol Sosial Kala Ramadan

Di Bulan Suci ini, bahasa menjaga puasa kita tetap tuntas dengan baik.

Ilustrasi orang Indonesia berkumpul di sebuah warung. (Sumber: Pexels | Foto: Noval Gani)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 09:07

Mendadak Pasar Takjil Ramadan

Yang membuat Pasar Takjil menarik, di antaranya adalah suasananya yang meriah dan penuh kejutan.

Pasar Takjil dadakan di Jalan Gading Tutuka, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 18:04

Sejarah Es Cendol Elizabeth yang Selalu Menjadi Minuman 'Bintang' di Saat Ramadan

Kisah Es Cendol Elizabeth berawal dari cerita Haji Rohman pada 1972 yang ditinggal pergi ayahnya.

Es Cendol Elizabeth. (Sumber: Instagram @escendolelizabethofficial)
Bandung 22 Feb 2026, 15:08

Manisnya Berkah Ramadan di Jalan Cibadak, Kisah Pak Heri Merawat Tradisi Es Goyobod di Tengah Gempuran Zaman

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini.

Eksistensi pedagang Es Goyobod di kota kembang membuktikan bagaimana peran kuliner tradisional tetap hidup di zaman yang terus berkembang dan tak terbatas ini. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 15:02

Ngabuburead: Menemukan Ketenangan di Tengah Riuh Ramadan Jawa Barat

Inilah tren 'Ngabuburead', cara baru menepi lewat konten digital yang lebih intim dan berisi.

Media digital. (Sumber: Unsplash | Foto: @felirbe)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 11:43

Lembang Tempo Dulu

Dahulu Lembang adalah sebuah kawasan hijau yang pada masa VOC memiliki sebuah upeti istimewa.

Alun alun Lembang tahun 1902. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 22 Feb 2026, 09:36

Miéling Poé Basa Indung: Jejak Panjang Pers Sunda

Denyut pers Sunda sebenarnya telah terdengar sejak akhir abad ke-19 melalui penerbitan seperti Sunda Almanak (1894) dan Panemu Guru (1906).

Wajah baru Majalah Mangle dalam manajemen Pusat Budaya Sunda Unpad. (Sumber: Dokumentasi Penulis)